NovelToon NovelToon
Life After Divorce

Life After Divorce

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / CEO / Pernikahan Kilat / Nikah Kontrak
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Dua bulan lalu, Luella Brynn dipaksa menikah dengan seseorang Bernama Edric Alton yang tidak ia inginkan dan tidak ia kenal. Hanya untuk mengikuti permintaan mendiang orangtua Edric. Pernikahan hanya sebatas formalitas di hadapan orangtua Edric, dan begitu orangtua Edric meninggal. Luella di ceraikan begitu saja oleh Edric. Tidak ada kata perpisahan, hanya ada selembar cek dengan nominal fantastis sebagai rasa terimakasih karena Luella bersedia membantu Edric. Lalu bagaimana dengan kehidupan Luella dan Edric pasca bercerai? Dengan status baru yang akan mereka bawa satu sama lain, sedangkan usia Luella terbilang masih sangat muda bahkan usianya terpaut 15 tahun dengan Edric.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

“Pak Edric, apa tidak apa-apa kita seperti ini” tanya Luella sedikit hawatir.

 

“Tidak apa-apa Luella, sesekali kita harus membahagiakan orang” jawab Edric santai.

 

Luella terdiam, dia menatap wajah Edric dengan lekat saat Edric sedang sibuk dengan ponselnya.

 

Tatapan tersebut terlihat penuh dengan rasa kagum, dibalik sikapnya yang tegas dan dingin tersembunyi sikapnya yang begitu hangat.

 

Toktoktok!

 

Luella segera membuka pintu kamarnya, kemudian menerima beberapa pakaian untuknya dan untuk Edric yang bisa mereka gunakan malam ini, karena keduanya tidak membawa pakaian ganti.

 

“Ini bajunya Pak” ucap Luella.

 

“Kamu mandi saja dulu, setelah itu saya yang mandi”

“Baik pak”

 

Meninggalkan Edric sibuk dengan ponselnya, Luella segera menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya. Setelah itu dia menggunakan pakaian yang dikirimkan oleh Soraya kepadanya.

 

“Kenapa pakaian ini pendek sekali” Batin Luella.

 

Luella keluar dari kamar mandi kemudian menuju meja rias untuk mengeringkan rambutnya. Sementara Edric yang telah selesai dengan pekerjaannya, dia melepas blazer dan segera menuju ke kamar mandi.

 

Namun saat ia berdiri, ia melihat paha Luella yang terlihat begitu mulus. Luella sepertinya tidak menyadari hal tersebut, tapi Edric juga tidak ingin membuat Luella merasa malu, jadi Edric membiarkan wanita itu tetap dengan kesibukannya.

 

Setelah mandi, edric menggunakan celan panjang, dan kaos santai. Pakaian yang pernah Luella lihat sekali, saat ia masih menjadi istri Edric.

 

“Luella, kamu lapar?” tanya Edric.

 

“Tidak Pak. Pak Edric lapar?”

“Sedikit”

“Saya ambilkan makanan ya”

“Boleh. Terimakasih”

 

 

Luella keluar kamar kemudian menuju ke dapur. Dia tidak melihat keberadaan Soraya, tapi di dapur ada beberapa pelayan yang sedang membersihkan dapur dan alat-alat masak.

 

“Permisi” sapa Luella sopan.

 

“Iya Bu, ada yang bisa di bantu” ucap salah seorang pelayan.

 

“Ada buah tidak Bu? Saya perlu buah untuk makan malam suami saya”

“Oh ada Bu, saya potongkan”

“Tidak usah Bu, saya bisa kok. Ibu bisa lanjutkan pekerjaannya”

“Baik Bu, ini pisau dan buahnya akan segera saya ambil”

 

“Terimakasih” ucap Luella.

 

Setelah mendapatkan buah, Luella segera memotong dan meletakkannya di piring. Kemudian membawanya menuju ke kamar.

 

Ceklek!

 

“Pak Edric” panggil Luella pelan, karena Edric tertidur.

 

Luella duduk di samping Edric, dan meletakkan buah tersebut. Kemudian tangannya mulai menyentuh bahu Edric, hingga Edric membuka matanya.

 

“Sorry Luella, saya ketiduran” ucap Edric.

 

“Tidak apa-apa Pak, maaf saya harus bangunkan karena tadi Pak Edric bilang lapar”

“Iya gak apa-apa”

“Saya bawa buah untuk Pak Edric, silahkan di makan”

 

Edric menerima buah tersebut, kemudian ia mulai makan satu persatu buah potong yang ada di piringnya.

 

Sementara Luella, sedang duduk di tepi ranjang sambil membalas pesan dari beberapa orang termasuk Cal dan Henry.

 

“Luella, besok mau saya jemput? Kebetulan saya di apartemen dekat rumah kamu” – Cal

“Kamu dimana Luella?” – Henry

 

Luella terlihat begitu malas ketika membaca pesan Henry, karena selain dia suka memaksa, Henry juga berbohong saat mengatakan ingin bersamanya.

 

“Pak Cal, saya sedang di luar kota dirumah Tante saya, mungkin next time ya Pak” – Luella

 

Sementara Luella tidak menghiraukan pesan Henry. Selain kecewa, Luella juga tidak ingin dianggap sebagai perusak rumah tangga orang.

 

“Luella” panggil Edric dengan lembut.

 

“Iya Pak” jawab Luella sambil mendekat kearah Edric.

 

“Kamu tidak keberatan kita tidur satu tempat tidur?”

“Tidak Pak”

“Oke, saya sudah mengantuk. Saya boleh ke bed?”

“Oh, tentu Pak. Silahkan”

 

Edric menuju kamar mandi untuk membersihkan wajah dan menggosok giginya, kemudian ia membaringkan tubuhnya di tempat tidur.

 

Sementara Luella, juga berada di tempat tidur yang sama. Luella memang canggung, tapi ia tidak ingin membuat Edric merasa semakin bersalah karena tidur bersamanya.

 

Luella mulai merebahkan dirinya. Dia miring kearah Edric, menatap Edric yang sepertinya sudah mulai terlelap. Senyum manis Luella terukir dengan indah.

 

“Tampan” batin Luella.

 

Dengan menatap Edric, lama-lama Luella mulai mengantuk. Kemudian ia meulai menutup matanya, dan Luella tertidur dengan pulas.

 

Sementara Edric, dia membuka matanya, dia melihat kearah Luella. Edric ternyata belum tidur sama sekali, dia hanya sedikit membohongi Luella, karena jika Edric tidak tidur mungkin Luella juga akan terjaga semalaman.

 

Edric memahami perasan Luella yang mungkin hawatir dengan karena ini adalah malam pertama dimana mereka berada di dalam sebuah kamar dan berada di atas ranjang yang sama.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!