seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kedatangan ibu suri ke istana Phoenix
Ke esokan harinya,,ibu suri yang sudah sadar dan setelah menyelesaikan sarapan,dia pergi mendatangi istana Phoenix,dia benar-benar marah saat tau Aluna tinggal di istana Phoenix.
Ibu suri juga akan membuat Aluna mengingat status nya yang sebagai seorang putri selir.
Dan setelah sampai di depan istana Phoenix,ibu suri yang di temani oleh Ema menatap kedua pengawal yang berwajah datar itu dengan tidak ramah.
" buka pintunya apa kalian tidak mengetahui siapa orang yang ada di hadapan kalian ini !!! " bentak Ema yang merasa geram pada kedua pengawal.
Pengawal itu seolah tidak mendengar nya,mereka tetap berdiri kaku dan menatap lurus kedepan.
" apa kalian tidak mendengar ucapan ku !! kalian berani melawan ibu suri !! " teriak Ema yang merasa geram.
Sama seperti ibu suri dia merasa tidak senang dengan pengawal Aluna,dan sebelum ibu suri membuka suara tiba-tiba mereka melihat kedatangan seorang pelayan yaitu Lilis.
" Ratu mengatakan biarkan mereka masuk " ucap Lilis dan setelah itu dia pergi dari sana.
Ibu suri merasa marah saat melihat pelayan itu tidak sopan dan tidak memberinya hormat.
" dasar pelayan tidak tau diri,,aku akan memberikan pelajaran padamu nanti,,,dan aku juga akan membuat perhitungan pada anak sialan itu " kecam ibu suri yang sudah berjalan memasuki istana Phoenix.
dia benar' kagum melihat keindahan istana ini,,,sudah lama dia menginginkan istana ini tapi karna ini istana suci dia merasa segan menempati nya dan itu tidak ada di perbolehkan oleh Raja.
. setelah sampai di depan ruangan mereka melihat Aluna yang sedang bersantai disana,anak itu terlihat mengenakan baju kebesaran nya khas seorang Ratu penguasa.
Ibu suri tersenyum remeh menatap Aluna,dia berdiri dan bersiap Aluna memberikan salam padanya.
tapi dia malah melihat Aluna mengacuhkan nya ? Tangannya mengepal dia melirik pelayan nya dengan dingin,seolah mengerti Ema mengangguk dan menatap aluna dengan mata melotot.
" apa kamu tidak memberikan hormat mu pada ibu suri ? " ucap Ema pada Aluna yang terlihat tidak sopan.
Aluna mendongak,dia menaikkan alisnya dan melirik ibu suri hanya sekilas, setelah itu dia kembali melihat lukisan yang baru saja dia Lukis.
" tidak " jawab Aluna dengan singkat,,mereka yang mendengar itu tercengang Ema sontak memukul meja yang membuat Aluna tersentak.
Brakkkkkkkkkkkkkkkk
" kamu berani...apa karna kamu sudah menjadi Ratu kamu bisa bersikap lancang pada ibu suri !! Bahkan Raja sekalipun tetap memberikan salam pada ibu suri,,tapi kamu yang hanya anak seorang selir berani bersikap lancang di depan ibu suri !! kamu benar-benar tidak memilik aturan !! " bentak Ema yang terlihat nafas nya memburu.
Aluna mendongak kembali,dia menatap Ema dengan tatapan begis nya,melihat tatapan itu ema merinding,tapi dia menutup menutupi nya dengan wajah angkuh nya.
" Arjuna... !! " panggil Aluna,,dan Arjuna pun datang datang dengan wajah datarnya.
" tampar pelayan rendahan ini sebanyak 20.kali karna dia sudah berani bersikap tidak sopan pada Ratu ini !! " perintah Aluna dengan tersenyum dingin.
" baik yang mulia ratu " ucap Arjuna dan langsung menarik tangan Ema sebelum dia membuka suaranya.
" tidakkk lepaskan aku...ibu suri tolong aku....lepaskan tangan ku sialan...lepas..." teriak Ema tapi Arjuna tetap menyeret nya dan membuat nya berlutut dihadapan Aluna setelah itu.
Plakkkkkkkkkkkkkk
plakkkkkkkkkkkkkk
Ema berteriak kesakitan,dan ibu suri yang sejak tadi melihat bagaimana Aluna tidak memperdulikan kehadiran nya dan menghukum pelayannya merasa marah.
" hentikan ! " teriak ibu suri,,tapi Arjuna malah tidak berhenti dia menggosok-gosok tangannya dan kembali menampar wajah Ema.
Plakkkkkkkkkkkkkk
plakkkkkkkkkkkkkk
melihat pengawal Aluna tidak mendengar perintah nya,,ibu suri tersenyum jengkel,dia menatap Aluna dengan marah.
" cepat hentikan pengawal mu.!! Apa kamu tidak mendengar ucapan ku ! " ucap ibu suri padaa Aluna.
" Arjuna sudah berapa kali kamu menampar nya ? " tanya Aluna tanpa melihat dan mendengar ucapan ibu suri.
" lapor yang mulia,,baru 17 kali " Arjuna menatap Aluna apakah hukuman nya sudah selesai fikirnya,,tapi melihat Aluna mengangguk dan mendengar ucapan nya dia tersenyum lebar.
" kalau begitu pas kan 20 kalo,,bukankah aku memerintahkan mu menampar nya 20 kali ? " tekan Aluna yang membuat Arjuna tersenyum dan mengangguk.
"baik yang mulia Ratu" semangat nya dan kembali menampar wajah Ema,suara teriakan Ema membuat para prajurit dan pelayan yang lewati dari istana Phoenix merinding,,mereka benar-benar kasihan dengan nasib Ema meski dia pelayan kesayangan ibu suri.
Ibu suri memijit pelipisnya,dia tidak menyangka Aluna sangat keras kepala,,dan karna lelah berdiri dia duduk dengan menahan amarahnya.
" aku tau kamu sekarang sudah menjadi Ratu tapi kamu harus tau batasan mu ! Jika kamu berani menyalahgunakan kekuasaan mu aku tidak akan tinggal diam ! " ancam ibu suri.
Aluna menggeser kepalanya kesamping ibu suri yang membuat nya terkejut,karna wajah Aluna saja yang mendekat ke hadapan wajahnya sembari Aluna menaiki meja.
" dan aku takut karna sekarang aku sudah menjadi Ratu tidak akan ada orang yang bisa mengatur ku,, mungkin kamu belum tau seluruh pejabat sekarang ada di pihakku ! " tekan Aluna sembari menyeringai licik.
Ibu suri tersenyum remeh,dia benar-benar mengira Aluna ini bodoh,, tapi lebih dari bodoh,,bahkan sangat bodoh.
" hanya pejabat kecil yang berani mendukung mu,,, sedangkan orang yang berada di belakang ku memiliki kekuasaan penuh dan kamu tidak akan bisa melawan nya,,jadi aku peringatkan padamu jangan berani bermain-main dengan ku !! " tekan ibu suri dengan terkekeh kecil.
Dia merasa lucu anak kecil tetaplah anak kecil,,tapi wajahnya menjadi masam saat melirik Ema yang terlihat pingsan karena tamparan Arjuna tidak main-main.
" kamu harus meminta maaf padaku karna berani menghukum pelayan ku,,, menghukum pelayan ku itu sama saja kamu menghina ku,,jika kamu masih tetap keras kepala secepatnya kamu akan kehilangan kedudukan mu " ibu suri berdiri dia akan memerintahkan pelayan nya nanti menjemput pelayannya.
Sedangkan Aluna yang mendengar itu tiba-tiba tertawa terbahak-bahak yang membuat ibu suri menghentikan langkahnya,dia berbalik badan dan menatap Aluna dengan bingung.
" ada apa kenapa kamu tertawa ? Kamu kira aku main-main dengan ucapan ku,,kamu terlalu senang karna menduduki singgasana makanya kamu menjadi orang tidak waras " sinis ibu suri.
Aluna menghentikan tawa nya,dia turun dari atas meja dan berjalan mendekati ibu suri,melihat itu ibu suri menatap nya.
" apa orang yang berada di belakang mu itu Markurius ?? Atau orang yang punya kekuasaan yang kamu maksud itu Duke?? " tanya Aluna dengan tersenyum sinis.
Ibu suri membalas nya tak kalah sinis.
" bagus lah kamu sudah tau orang yang aku maksud,,dan aku membiarkanmu mu menduduki tahta untuk sementara ini,,jadi jangan terlalu besar kepala " ibu suri berbalik badan dan berjalan meninggalkan Aluna.
" ckckckck...tapi sayang sekali... ibu suri !! apa kamu tidak tau orang yang kamu andalkan itu sudah aku hukum mati tadi siang ? Apa kamu benar-benar tidak mendengar berita itu ? sayang sekali,,,Arjuna antar ibu suri dari istana Phoenix!! " Aluna pergi setelah mengatakan itu.
Deggggggggggggggg
ibu suri menghentikan langkahnya,dia berbalik badan,, tubuhnya bergetar dia menatap Arjuna yang tersenyum padanya dan menatap kepergian Aluna yang sudah jauh.
" itu tidak mungkin,,,,dia pasti membohongi ku,,ya..dia hanya takut dengan ancaman ku,,,kamu katakan padamu ucapan nya tadi bohong!! " bentak nya pada Arjuna..
Arjuna menaikkan bahunya,dan menurunkan tangannya dihadapan ibu suri.
" silahkan pergi dari sini ibu suri dan saya sarankan cari tau apa yang terjadi setelah itu baru ancam yang mulia ratu " sindir Arjuna yang berani.
Mata ibu suri melotot,dia menunjuk wajah Arjuna dengan wajah merah,,pelayan ini sungguh berani bersikap lancang padanya.
" tunggu...tunggu saja aku akan membuat perhitungan padamu ! " setelah itu ibu suri pergi dengan wajah merah padam.
" saya tunggu ibu suri,,tangan lupa ya..." teriak Arjuna yang cekikikan,dia benar-benar bangga dengan dirinya sendiri karna bisa mengancam seorang berkuasa dan itu adalah ibu suri.
****************
istana naga
setelah marah ibu suri pergi menemui putranya,,disinilah dia sekarang berada di menceritakan segalanya pada Raja,,dan ibu suri juga sudah mendengar berita kematian Duke dan markurius.
" kenapa kamu bisa melahirkan anak sialan itu,,aku sangat ingin membunuh anak itu,,dan dia telah membunuh Duke juga markurius siapa lagi yang bisa aku andalkan,, hikkkssssssssss aku benar-benar tidak habis fikir kenapa nasib ku seperti ini,,dosa apa yang telah aku lakukan" Isak ibu suri.
Raja Theo hanya menatap ibunya dengan tatapan datar,,dia juga sebenarnya kaget mendengar Aluna mengeksekusi Duke dan markurius tanpa berunding dengan para pejabat.
dan bahkan para pejabat hanya diam saja dan tidak ada yang berani bersuara ? Hanya rakyat yang mencela Aluna dan mengatakan nya kejam juga tak berperasaan.
" menurut ku apa yang dia lakukan itu sudah benar,, seperti nya aku sudah benar-benar rela memberikan tahta ku pada anak itu,,dia bisa menjadi pemimpin yang baik dan bijaksana,,,juga rakyat Utara yang kelaparan telah dia selesaikan dengan cepat,,,ini benar-benar di luar dugaan ku " batin Raja menghela nafas.
Ada satu pelayan yang tulus merawat nya,dan ternyata Aluna juga memerintahkan nya agar menjaga Raja Theo,,dia akan membuat ayahnya itu shock saat melihat kedatangan ibunya nanti.
" apa kamu mendengar ku..kenapa kamu hanya diam saja.. hikkkssssssssss aku benar-benar tidak punya muka lagi jika bertemu dengan para pejabat,,seorang anak kecil berani mengatur ku bahkan dia tidak menghormati ku sebagai nenek nya " cerocos ibu suri yang dari tadi tidak berhenti berbicara.
Raja Theo pusing mendengar keluhan ibunya,dia membuang muka dan melihat kearah jendela,disana dia melihat para pelayan dan prajurit yang sibuk berjalan mondar-mandir.
" apalagi yang akan anak itu lakukan? Apa dia ingin mengadakan acara ? tapi rangka apa " batinnya tiba-tiba dia mendengar ucapan ibunya lagi.
" aku akan membebaskan permaisuri!! Dan aku sangat yakin kuasa militer pasti ada ditangannya,,dengan begitu aku masih bisa melawan anak itu ! lihat saja setelah aku berhasil mendapatkan kuasa militer keluarga permaisuri aku akan menurunkan nya dari tahta dan mengasingkan nya di Padang tandus " tekat nya,dia berdiri dan melirik putranya dengan sinis.
Dia benar-benar salah tempat meluapkan seluruh keluhan nya,tanpa bertanya bagaimana keadaan putranya wanita tua itu hanya pergi dengan wajah acuh nya.
" haaa...bahkan ibuku saja tidak perduli dengan keadaan ku,,dia datang kesini hanya mengeluh dan tidak melihat keadaan ku yang sekarang,, aku ingin lihat apa yang akan ibu ku lakukan pada anak itu jika dia berhasil mendapatkan kuasa militer,,aku rasa tidak semudah itu dia mendapatkan nya " batin Raja yang kurang yakin permaisuri mau memberikan kuasa militer ayahnya.
*************
di perbatasan kota,kereta kuda dari lambang kerajaan tetangga melewati pengungsi, terlihat pengungsi merasa bahagia karna telah mendapatkan bahan pangan dan bahan makanan untuk mereka bertahan hidup beberapa bulan ini.
Ternyata Ratu mereka sangat royal terhadap rakyat nya,dan kabar itu juga tengah menghebohkan di kerajaan kota,ada yang merasa itu berlebihan dan ada yang ikut senang karna Ratu itu sangat bijaksana dan dermawan.
" hidup yang mulia Ratu Aluna,,hidup yang mulia Ratu Aluna "
suara sorakan semua orang terdengar ramai disana,,dan kereta kuda dari lambang kerajaan tetangga mengalihkan perhatian nya,dia menghentikan kereta kuda dan menatap semua pengungsi dari jendela keretanya.
" mereka sampai segitunya memuja nya,,itu sangat berlebihan,,dia hanya seorang anak kecil yang tidak pantas mendapatkan Fujian itu,,hanya aku yang pantas mereka puja bukan anak kecil itu,,lihat saja setelah aku mendapatkan tahta itu,,aku akan membuat semua orang memuja ku " gumamnya dengan tangan mengepal.
Kemudian dia menjalankan kereta kuda mencari tempat penginapan karna hari sudah mulia gelap,dia akan memasuki istana besok pagi dan membuat anak kecil itu ketakutan pada nya.
Terima kasih Thor cerita nya.. keren loh😍😍
lanjut up lagi thor
lanjut up lagi thor