Pernikahan adalah sebuah rumah bagi setiap pasangan yang telah menikah untuk berpulang. namun apa jadinya kalo Seorang suami tidak menginginkan dirinya. sedangkan di hatinya masih belum bisa melupakan wanita lain yang sudah bahagia dengan suami dan anaknya tersebut.
Itu lah yang di alami oleh Rania
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda sri ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24. Di Usir
” Tante maafkan Syifa Ya gara-gara Syifa di membuat kita diusir oleh lintang hiks hiks hiks." kata Syifa yang menangis di hadapan wanita baru tersebut sambil duduk di sebuah taman yang tidak jauh dari rumah Lintang.
”Kamu nggak salah sayang, harusnya Tante minta maaf atas perlakuan lintang terhadap kamu yang begitu kasar. sikap Lintang terhadap orang tuanya sudah saling berubah bahkan mamanya sendiri pun tega diusir begitu saja padahal tante adalah ibu yang mengandung serta melahirkannya tapi tidak ada belas Kasihannya yang sama sekali." ujar Mama sita yang terlihat marah dengan sikap sang putra yang sangat keterlaluan, serta mengusir mereka seperti sebuah sampah begitu saja.
Pasalnya tadi setelah bintang pergi masuk ke dalam kamarnya mau tidak mau Mama sita dan Syifa pun terpaksa pergi dari sana padahal melihatnya mereka ingin menginap di sana untuk beberapa hari namanya semuanya jadi hancur belur karena kemarahan lintang dan juga sikap Syifa yang seperti itu membuat lintang bertambah marah.
”Jadi sekarang kita harus ke mana Tante apa kita pulang aja ke Jakarta." kata Syifa yang terlihat sudah tidak nyaman lagi.
” Jangan dong sayang, kan kita sudah datang ke sini masa mau pergi begitu saja. Apa kamu nggak mau mendapatkan hati anak tante dan meluluhkan bh ya agar mau sama kamu sayang."
” Syifa mau Tante, cuman Lintang saja enggak suka sama Syifa Bagaimana Syifa mau mendekatinya, bahkan saat kita tadi mau menenangkan Lintang malah Syifa dianggap sebagai wanita yang tidak punya harga diri membuat hati Syifa sakit." lanjut Syifa yang berpura-pura sedih dengan apa yang tadi dia alami.
” Udah pokoknya kamu jangan sedih ya Tante bakal mengupayakan apapun agar kamu tetap menjadi calon menantu tante. walaupun bintang menolak tante tetap akan memaksakan dia untuk menikah dengan kamu secepatnya." tutur Mama sita sambil memeluk tubuh wanita itu. sedangkan Syifa sendiri terlihat tersenyum miring di belakang Tante sita.
*
sedangkan di rumah Lintang sendiri terlihat Rania kinitengah membereskan bekas makan mertua serta wanita tersebut yang belum habis karena kedatangan lintang yang secara tiba-tiba membuat suasana menjadi mencengkam. padahal waktu masih siang biasanya pria itu pulang sore hari dari bekerja.
Namun ntah kenapa tiba-tiba saja pria tersebut pulang secara mendadak membuat dirimu terkejut begitupun dengan yang lainnya.
Apalagi sewaktu melihat kemarahan pria tersebut perannya tidak dapat berkata apa-apa karena Ini pertama kalinya Rania lebih besar dari sebelumnya.
Setelah selesai membereskan meja makan dan meletakkan sisa makanan tadi di dalam tudung saji dan membersihkan rumah dapur rania pun berniat untuk masuk ke dalam kamarnya yang berada di lantai atas.
Tetapi saat rania baru saja menginjakkan kakinya di lantai atas tiba-tiba saja pria itu membuka pintunya kamarnya, dan menghadang Rania yang hendak masuk ke dalam kamarnya sendiri, membuat Rania sedikit bingung dengan sikap pria tersebut apalagi kini dengan memandangnya dengan tajam.
”Apa saja yang tadi terjadi saat saya gak ada?" Tanya Lintang secara to the poin kepada wanita tersebut.
Sontak mendengar pertanyaan dari pria dingin tersebut membuat Rania sedikit terkejut. Kenapa tiba-tiba pria itu bertanya apa yang sebenarnya terjadi saat kedatangan mereka tadi pagi.
Apakah Rania yang harus bilang kalau dirinya dianggap sebagai pembantu di rumah itu oleh mereka dan di rendahkan oleh wanita sombong itu.
Namun buat apa juga Rania harus memberitahukan apa yang terjadi kepada pria tersebut Sedangkan pria itu saja tidak ada memberitahukan kalau mereka sudah menikah pada kedua orang tua pria tersebut.
”Gak.adantar jadi jadi Anda nggak usah khawatir saya tahu posisi saya berada di mana." jawab Rania dengan tegas kalau dirinya tidak mengharapkan hal yang berlebih dalam pernikahan tersebut.
Walaupun dalam hati kecilnya Rania ada keinginan yang lain namun dirinya tidak yakin bisa menggapai itu semua.
Lintang sendiri yang mendengar jawaban dari wanita di hadapannya kurang percaya, apalagi Lintang mendapati setitik kebohongan dari kedua mata wanita tersebut yang tidak jujur kepadanya. karena Lintang paham kalau sama mama tidak mungkin tidak melakukan sesuatu saat mereka datang lagi.
Entah suatu kebetulan atau bagaimana firasat lintang yang sejak dari berangkat bekerja tadi tidak enak akhirnya pun memutuskan spulang siang itu. dan ternyata benar kalo sang mama dan wanita itu datang karena yang membuat dirinya marah pada mamanya itu.
Apa lagi sikap wanita itu yang lancang memeluknya sembarangan membuat lintang murka hingga mengusir sang mama serta wanita itu.
Melihat keterdiaman pria dingin tersebut membuat Rania pun memutuskan masuk kedalam kamar yang tidak jauh dari kamar pria itu.
Lintang sendiri yang baru menyadari kalo wanita itu sudah pergi pun mengerang kesal karna belum siap bertanya sudah di tinggal pergi begitu saja.
”Wanita itu!" gumam Lintang yang tampak kesal. lalumemutuskan masuk ke dalam ruangan kerjanya yang berada di ujung ruangan tersebut. apalagi banyak pekerjaan yang belum ia selesaikan saat tadi siang pulang ke rumah.
Apq lagi mood-nya yang sudah tidak baik dengan kedatangan mamanya tersebut, membuat Lintang malas untuk kembali ke kantor lagi dan lebih memilih mengerjakan pekerjaan tersebut di rumah saja.
.
Sedangkan Rania sendiri yang tadi meninggalkan pria itu begitu saja kini tengah duduk di atas ranjang sambil mengambil handphonenya karena saat ia masuk ke dalam kamar tadi handphonenya tiba-tiba saja berdering menandakan sebuah pesan masuk dari ponselnya.
📩” Assalamualaikum Rania." Isi pesan tersebut yang membuat Rania bertanya tanya siapa kah yang mengirimkan pesan tersebut.
”Nomor siapa ini."Tanya Rania dengan pelan. karena Rania setahu siapa saja orang yang ada di handphonenya itu sudah ia simpan semua nomornya.
Kalo nomor pria yang sudah meninggalkan dirinya di detik detik pernikahan Rania sangat hapal sekali. apa lagi nomor pria yang sudah mempermalukan dirinya beserta keluarganya sudah ia blokir beserta akun media sosial lainnya.
....
saking banyaknya list cerita yg di baca 😁😁
rajin up dong 🙏🙏🙏
dan ternyata sy jatuh cinta sama cerita nya.. dan suka alur seperti ini 👍👍🤗🤗🤗
gak sabar saat si Lintang malah berubah haluan dalam memperhatikan Rania 👍🤩😁😁