NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Tuan Dewa

Istri Rahasia Tuan Dewa

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:895.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: nur danovar

Vania gadis lugu dan polos tidak pernah menyangka akan menjadi pengganggu di rumah tangga Dewa Askara seorang CEO terkenal dna sukses serta istrinya Daniela seorang artis terkenal.

Dewa membiayai pengobatan adik Vania hingga sebagai imbalan ia meminta Vania menjadi istri rahasianya.

Bagaimana nasib Vania? apakah ia akan di singkirkan dari kehidupan Dewa atau Daniela mau berbagi suami dengannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nur danovar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part24 Permintaan maaf Dewa

Vania mengikuti Dewa hingga ke kamar, pria itu duduk diam di kursi depan meja rias. Perlahan Vania mengeringkan rambut Dewa dengan handuk kering. Dewa hanya terdiam tidak memandang Vania tidak juga bicara. Vania membantu melepas jas dan kemeja yang di kenakan Dewa.

Melihat Dewa telanjang dada Vania segera mengambil baju ganti dari dalam lemari. Ia meraih sebuah kemeja berwarna biru lalu dasi berwarna navy dan celana panjang hitam.

"Ganti baju dulu kak nanti sakit" kata Vania sembari mengulurkan satu stel pakaian pada Dewa. Tanpa Vania duga Dewa meraih lengannya dan menariknya ke pangkuan pria itu.

"Maafkan aku Vania, aku tidak percaya dengan penjelasan mu kemarin" Dewa mendongak menatap wajah manis Vania. Gadis itu tersenyum membelai wajah suaminya dengan jemari lentiknya.

"Ayo cepat ganti baju" kata Vania mencubit hidung Dewa.

"Auh sakit! Kau berani mencubit ku? Apa kau mau aku membalas mu?!" Dewa menggendong Vania membaringkannya di atas ranjang. Dengan jahil ia menciumi wajah Vania.

"Sudah kak hentikan aku geli!" kata Vania setengah berteriak. Dewa terus melancarkan aksinya pada Vania hingga tanpa di sadari ia baru keluar dari kamar setelah dua jam lamanya. Tentu saja itu membuat Daniela semakin marah dan panas.

Daniela berbaring di sofa sembari memijat pergelangan kakinya yang masih nyeri.

"Sialan! Awas kau Vania! Aku akan membalas semua ini lihat saja jika hari ini kaki ku terkilir maka aku juga akan berbuat sama pada kaki mu!" gumam Daniela.

"Bu Daniela saya harap anda tidak berbuat nekat lagi" kata Rafly.

Daniela terkejut ia tidak tahu jika Rafly masih ada di rumah itu. Ia pikir Rafly sudah pergi ke kantor lebih dulu.

"Kau pengganggu Rafly! Untuk apa kau membela Vania? Oh atau kau memang menyukai gadis kampung itu?!"

Rafly tersenyum ia menyerahkan segelas air putih obat yang ia tebus dari apotik untuk Daniela.

"Sebaiknya bu Daniela minum obat lalu istirahat" kata Rafly yang menyobek bungkus obat lalu menyerahkan sebutir untuk Daniela.

Daniela memandang Rafly yang meski selalu ia marahi dan ia hina tapi Rafly masih bersikap baik padanya.

"Kenapa kau bersikap perhatian padaku? Apa ini bagian dari rencana mu?!"

Rafly kembali tersenyum ia meraih gelas yang masih di pegang Daniela lalu meletakkannya di atas meja.

"Karena pak Dewa menggajiku dalam jumlah besar, jadi stok sabar ku berlapis bu" tentu saja Rafly tidak serius ia hanya berseloroh. Dewa memang membayar gajinya dalam jumlah besar tapi perhatiannya pada Daniela tulus tidak ada hubungannya dengan gaji.

Daniela langsung bangkit dari duduknya begitu melihat Dewa menuruni anak tangga.

"Sayang...kaki ku sakit sekali sepertinya aku harus ke rumah sakit" rengek Daniela sembari mendorong Vania yang berdiri di samping Dewa.

"Kalau begitu pergilah ke rumah sakit biar Vania menemani mu"

"Apa?! Ih aku tidak mau aku mau kau yang menemaniku!" Daniela melirik tajam Vania agar ia menolak ide dari Dewa barusan.

"Aku harus meeting, Raf antar Daniela ke rumah sakit"

"Baik pak"

"Sayang aku tidak sudi pergi dengan Rafly! Sayang...!"

Dewa tidak bergeming ia melangkah cepat menuju mobilnya sembari melihat jam tangan. Vania membuatnya terlambat pergi meeting.

"Mari saya antar ke rumah sakit" kata Rafly ia menawarkan bantuan untuk memapah Daniela.

"Singkirkan tangan mu!" bentak Daniela yang malah membuat Vania dan Rafly ingin tertawa karena Daniela selalu marah-marah.

"Bu Daniela jangan marah terus nanti cepat tua" seloroh Rafly.

"Diam kau Rafly! Aku tidak perlu bantuan kalian terutama kau Vania! Pergi dari sini!"

Karena gagal mengambil perhatian Dewa Daniela menyusun rencana baru. Kali ini ia harus memenangkan hati Dewa dan membuatnya meninggalkan Vania.

Yah satu-satunya cara adalah aku harus hamil agar Dewa tidak menceraikan ku!

"Tapi bagaimana aku hamil kalau Dewa tidak lagi mau menyentuh ku, apa ia tahu jika aku pernah tidur dengan....tidak mungkin Dewa tahu tentang rahasiaku"

Dengan tertatih Daniela menyambar ponselnya ia menghubungi manajernya untu di antar ke rumah sakit memeriksakan kakinya ia harus segera sembuh dan segera menjalankan rencana berikutnya.

1
Axell Saimima
luar biasa
Fitri Astriah
bolamatanya kuning k hijauan😄😄
Khoerun Nisa
ms udh klh baru beberapa hari nikah dih
Rismawati Damhoeri
zaman sekarang mana pakai cek, transfer melalui m banking kalii...
Alif
pnya mantu baik di benci, pnya mantu yg pernah sekingkuh malah di sayangi, jgn boleh dia melihat cucunya vania klo sdh lahir biar tau rasa
Alif
memang dewa tdk belajar menyesal ah kau dewa
Febby fadila
seburuk apapun perlakuan suami pada kita jika ada musibah disitu hati seorang istri akg rapuh
Febby fadila
dewa knp nggak sadar diri gimana dulu kamu meminta restu untukmu dan vania
Febby fadila
sabar Axel suatu saat Daddy dewa akan merestui pernikahan kalian,
Febby fadila
waa berarti dewa salah memilih suami untuk putrix kasihan kaia
Febby fadila
sungguh kisah cinta yg rumit ya xel,,
Febby fadila
kok sombong si dewa, angkuh banget, egois JD orang tua
Febby fadila
cinta anak remaja, hati² Axel jangan sampai omahmu tau bisa² Amelia nggak bisa bernapas dengan baik didunia karna hinaan Oma kamu itu
Febby fadila
benar itu mam dewa harus dikasih sadar
Febby fadila
dewa kamu harus tegas sama mama kamu jangan sampai Vania kenapa napa
Febby fadila
mamax dewa egois
Febby fadila
pertanyaan yg bagus Calista 👍👍🤣🤣
Febby fadila
semoga itu jodohmu rafly
Febby fadila
nggak tau malu si karina
Febby fadila
jangan bilang Karina ini mau JD penghalang lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!