NovelToon NovelToon
Suicidal Project

Suicidal Project

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kencan Online / Tamat
Popularitas:778
Nilai: 5
Nama Author: lilbonpcs

Ini adalah memoar hidup aku. Segala hal yang aku ceritakan di sini adalah kejadian nyata yang pernah aku alami. Nama tokoh aku samarkan untuk melindungi privasi orang-orang yang bersangkutan. Aku menulis ini karena aku pelupa, jadi aku cuma enggak mau suatu saat apa yang aku ceritakan di sini aku lupakan begitu saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lilbonpcs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 - Online

Vati… siapakah dia?

Aku sebenarnya enggak tahu apa-apa soal dia, bahkan sampai sekarang. Ini juga baru aku sadari beberapa bulan lalu, sebelum aku mulai nulis ini.

Intinya… Vati itu dulu sekolah di salah satu SMA swasta yang dekat sekolah SMK aku. Lalu tiba-tiba saja dia muncul begitu saja dalam hidup aku, menemani masa SMA aku.

Aku benar-benar berpikir ulang pas aku mutusin untuk nulis part-nya dia di buku aku ini. Aku sempat berpikir, “Ah… enggak saja kali ya.” Soalnya, di mata aku yang sekarang, cerita aku sama dia benar-benar terlalu memalukan.

Tapi aku harus jujur, kalau dia memang part of story of my life, jadi aku akhirnya masukin dia.

Tentang dia… aku enggak bisa ngomong banyak, karena semuanya terasa abu-abu. Dia ini kayak sosok yang nge-trigger sisi dewasa aku sebagai seorang cowok.

Ini aku lanjut enggak, ya?!

Gini deh, mulai dari kenapa cerita tentang dia itu memalukan buat aku.

Alasannya karena sampai detik aku nulis ini, aku belum benar-benar pernah bertemu tatap muka sama dia. Ini serius. Dia seperti sosok bayangan.

Awalnya kita itu cuma sekadar “say hi” di SMS, tapi berlangsung terus-menerus sampai akhirnya jadi kebiasaan. Tanpa rasa. Karena seperti yang aku bilang di bab sebelumnya, “Aku enggak akan jatuh cinta ke cewek yang belum aku temui.” Itu benar-benar sudah jadi prinsip aku.

Sampai di titik kita berdua saling curhat soal romansa. Ini kayaknya jadi trigger. Aku mulai merasa nyaman sama dia, kayak kehadiran dia dalam hidup aku itu jadi semacam pelengkap kalau dia ada.

Aku tahu ini cuma sugesti aku. Aku juga enggak pernah nyangka kalau pemikiran dia jauh lebih dewasa dari aku. Oh… umurnya juga satu tahun lebih tua dari aku.

Yang aku enggak tahu, ternyata Vati masih berhubungan baik sama teman aku yang ngenalin dia ke aku. Dia juga ada di posisi yang sama kayak aku, sering SMS-an sama dia.

Pas tahu itu… aku cemburu.

Hubungan aku sama teman aku itu memburuk. Kita sekelas, tapi kita diam-diaman. Aku konfirmasi ke Vati, dan dia bilang sejujurnya ke aku kalau dia juga ada hubungan sama teman aku itu.

Aku tanya ke dia, “Kamu pilih yang mana?”

Jawaban yang cukup menohok, katanya, “Aku nyaman ngobrol sama kamu, kamu orangnya asyik. Tapi si A, dia orangnya baik, dan aku lebih dulu kenal dia daripada kamu.”

Ah… patah hati hebat.

Ini aneh. Padahal aku belum pernah ketemu sama dia, tapi rasa patah hati ini lebih dari perasaan saat aku patah hati sama si Vita.

Dan duar…!!!

Kebiasaan baru aku muncul: aku ngebanting handphone aku. Seperti aku harus melampiaskan perasaan kecewa aku ini ke sesuatu, dan handphone aku selalu jadi korbannya.

Tapi… pada akhirnya aku selalu luluh kembali.

Vati, dia memang pintar meredam kemarahan pria. Aku kembali berhubungan lagi sama dia. Hubungan yang aneh. Belum pernah ketemu, tanpa status apa-apa, tapi ada rasa di dalamnya, bahkan lebih jauh lagi.

Aku merasa nyaman ada dia di hidup aku. Aku merasa nyaman SMS-an sama dia. Bahkan aku mulai enggak peduli dengan wujudnya yang sebenarnya. Aku enggak peduli mau dia jelek, cantik, kurus, karena aku benar-benar sudah jatuh ke jurang gelap cinta online yang enggak ada ujungnya.

Vati… cewek ini juga yang ngenalin aku sama “SMS seks”. Aku benar-benar polos soal seks, bahkan saat SMK. Tapi cewek ini ngenalin aku sesuatu yang asing. Sesuatu yang enggak lazim pada zamannya.

Aku benar-benar polos waktu itu. Aku kayak bocah yang lagi dituntun sama cewek dewasa. Aku ingat-ingat, ini benar-benar bikin aku malu.

Tapi obrolan aku sama Vati enggak selalu soal seks. Kita pernah ngobrolin masa depan… hahaha. Masa depan yang faktanya sekarang enggak pernah terwujud sama sekali.

Kita pernah berkhayal, seandainya kita punya anak cewek. Soalnya, memang dari dulu aku pengin banget punya anak cewek, dan dia pun juga begitu.

Kita bahkan punya nama untuk anak khayalan kita itu. Namanya Ica.

Ada sebuah alasan kenapa aku dan dia kasih nama Ica, tapi alasan itu benar-benar sudah terlupakan. Aku cuma ingat nama Ica saja.

Hufh… pada akhirnya, semua yang kita ucapin dulu tinggal kenangan. Enggak ada satu pun yang benar-benar terwujud.

Aku coba ingat-ingat alasan kenapa pada akhirnya kita berhenti untuk saling berhubungan.

Hubungan ini bukan hubungan yang benar-benar…

Aku enggak pernah ungkapin perasaan aku ke dia. Aku pernah ngobrol serius perkara cinta sama dia. Dia punya perasaan aneh dan cinta secara bersamaan, sama kayak aku.

Ah, meski enggak pernah ketemu sama sekali, ada momen romantis menurut aku…

Aku bukan yang benar-benar belum pernah ngelihat dia.

Tanpa sengaja, aku pernah berpapasan sama dia di jalan. Dia lagi sama teman ceweknya. Aku lihat dia, berlalu begitu saja. Tapi aku waktu itu masih terlalu naif untuk manggil dia.

Satu lagi, lewat teman aku yang kebetulan pacarnya satu sekolah sama dia, dia nitipin gantungan kunci couple gitu. Aku pegang yang bentuk love, dia pegang yang bentuk panahnya.

Jadi semacam bukti kalau kita berdua benar-benar saling mencintai, tapi dalam keadaan yang aneh.

Aku mulai ingat…

Alasan kenapa pada akhirnya hubungan ini berakhir total.

Jadi, aku mulai posesif. Terlalu banyak perasaan curiga dan cemburu di otak aku. Bikin semua hal yang kita bicarakan selalu berakhir dengan perdebatan. Lama-lama, kita jadi sama-sama capek.

Ending-nya…

Dia ketahuan couple-an akun Facebook sama cowok. Aku kecewa, sempat marah, tapi enggak ada gunanya lagi.

Satu kalimat pernah dia bilang ke aku, “Pasir kalau kamu genggam erat, pasir itu akan hilang.”

Aku yang terlalu posesif dan malah jadi toxic pada akhirnya, ujung-ujungnya bikin dia mulai jengah.

Dan hubungan kita berakhir dengan cukup mudah.

Aku berhenti ngehubungi dia lagi. Bahkan aku sempat ganti nomor.

Cara aku ngelupain dia lumayan di luar nalar…

Aku mulai tenggelam dalam rasa cinta aku ke musik. Waktu itu aku ingat banget, enggak ada hari yang aku laluin tanpa ngulik lagu. Sampai akhirnya aku benar-benar lupa tentang perasaan, lupa tentang semua hal yang pernah kita obrolin di SMS itu.

Tapi faktor paling besar yang bikin aku pada akhirnya benar-benar bisa lepas dari bayang-bayang dia waktu itu, karena Veny dan Vita mulai berhubungan baik lagi sama aku.

Vita…

Meski aku kubur perasaan itu, aku sejujurnya masih menyimpan perasaan sayang itu. Tapi hubungan aku sama dia cuma sebatas Patrick dan Spongbob saja, dan enggak lebih.

Sementara Veny?

Dia unik…

Aku akan ceritain part penuh dari Veny.

---

Kalau kalian suka, kalian bisa mentraktirku kopi, dengan mengklik link di profilku, atau search link ini di browser kalian https://trakteer.id/lilbonpcs thanks sudah mengapresiasi karya ini...

1
Zanahhan226
‎Halo, Kak..

‎Datang dan dukung karyaku yang berjudul "TRUST ME", yuk!

‎Kritik dan saran dari kakak akan memberi dukungan tersendiri untukku..
‎Bikin aku jadi semangat terus untuk berkarya..

‎Ditunggu ya, kak..
‎Terima kasih..
‎🥰🥰🥰
David ☚⍢⃝☚ Rajin Up Novel
ini beneran kisah nyata atau cuma cerita di buat² bang? Walaupun gitu tetap semangat bang, bahkan Kita harus membayangkan Sisyphus bahagia. Sisyphus tahu hidupnya absurd mendorong batu ke puncak gunung, jatuh lagi, diulang selamanya.

Tidak ada tujuan akhir disana. Tidak ada hadiah menanti. Tapi justru saat dia menyadari absurditas itu dan tetap memilih untuk mendorong batu, di situlah kebebasannya muncul.

Bahkan dalam penderitaan, Sisyphus bahagia
bukan karena penderitaannya menyenangkan,
melainkan karena penderitaan itu tidak lagi menguasainya🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!