Han Xinyu adalah putri dari seorang Presdir terkaya no.1 di dunia. Dari kecil Han Xinyu sudah diajari Bela diri, Wushu, Tewkondo, dan lain lain, dia juga diajarkan menari kesenian, menulis puisi, menari, menyanyi, dan sbg.
Tapi siapa sangka dia mengalami kecelakaan karena di dorong oleh seorang nenek miaterius yang pernah ia tabrak saat bersepeda.
Akhirnya Xinyu bereinkarnasi kembali ke tubuh seorang anak berumur 15 tahun, yang selalu di campakkan oleh ayahnya sendiri.
Akahkah Xinyu dapat menerimanya?
Akankah Xinyu dapat menemukan jodohnya di Zaman Tersebut?
Silahkan baca di novel ini..
Asli Karya Author
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Handayani#242, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Racun Telur Naga
1 bulan berlalu sejak Xinyu berlatih di ruang dimensinya, sebelum memasuki dimensi Xinyu sempat memeberitahu Lily bahwa ia melarang siapapun masuk ke kediamannya, jadi dia tidak terlalu khawatir akan ketahuan.
Setelah sebulan Xinyu menerapkan teknik yng dipelajarinya, kini Xinyu telah Berhasil mendalami 3 Teknik dari 3 teknik keseluruhan kitab Es Surgawi, dan 1 Teknik Kitab Pedang Phoenix.
Sungguh jenius!
Setelah selesai dalam pelatihannya, Xinyu memutuskan untuk keluar dari dunia dimensinya dan kembali ke dunia nyata, karena dia yakin pasti Lily sangat menghawatirkannya karena 1 Hari penuh tidak keluar kamar.
Swush!!
Tubuh Xinyu menghilang bersamaan hembusan angin halus menerpa ruang berlatihnya.
Dunia Nyata~
Kini didalam kediaman Mawar Merah, tepatnya di dalam Kamar Xinyu terlihat cahanya menerangi tubuh Xinyu bersamaan dengan hilangnya tanda Phoenix diganti dengan tanda kelopak bunga mawar biru dan tanda garis merah diatas mawar biru terlihat seperti sebilah pedang meruncing ke atas di dahi Xinyu yang berarti dia telah berhasil mendalami Kitab Es surgawi dan Pedang Phoenix.
Setelah beberapa saat akhirnnya mata Xinyu terbuka, dan langsung menatap ke arah Jendela."Sepertinya masih pagi, sebaiknya aku membersihkan diri dulu badanku lengket rasanya setelah tidak mandi 1 hari penuh." gumam Xinyu.
"Lily..!!" Beberapa saat setelah Xinyu berteriak muncul seorah gadis cantik berpakaian pelayan masuk kekamar Xinyu, gadis itu adalah Lily pelayan setia Xinyu.
"Iya Nona? apa yang bisa saya bantu?" Lily menunduk hormat kepada Xinyu.
"Siapkan aku air dingin, dan isi dengan wewangian lavender." Setelah Xinyu memberi perintah, Lily langsung mengangguk dan pergi ke arah kolam pemandian Xinyu.
Lily sempat Bingung, Kenapa tanda di dahi nonanya berubah ubah? apa nonanya memakai ilmu hitam? namun dia menepis pemikiran tersebut dan dia percaya pada nonanya bahwa nonanya tidak mungkin memakai ilmu tersebut.
Xinyu yang sedang duduk di ranjangnya berjalan ke arah cermin, karena merasakan hawa dingin sekaligus panas di dahinya, meski cermin di dunia ini buram dan tidak jelas, tapi dia tetap acuh toh yang penting dia dapat melihat rupanya jadi apa salahnya?
Setelah Xinyu tiba di deoan cermin, alangkah terkejutnya dia melihat wajahnya sendiri.Wajahnya hari ini terlihat begitu cantik dan bersinar walau tanpa riasan apapun, Xinyu tetap sangat cantik! dengan wajah putih bersih, bibir merah merona, dan rambut yang hitam berkilau semakin menambah kecantikannya.
Xinyu juga terkejut dengan tanda di dahinya.setelah lama berfikir, akhirnnya Xinyu mengambil kesimpulan bahwa itu adalah tanda dari dia mempelajari 2 kitab yang ditemukannya di dunia dimensi.
Setelah lama melamun, akhirnya sebuah suara menyadarkan lamunannya." Nona air mandi anda sudah siap." ucap Lily.
Setelah Xinyu keluar dari lamunannya dan mendengar suara tersebut, Xinyu langsung pergi ke pemandiannya karena badannya sudah sangat lengket karena seharian tidak mandi.
Di Sisi Lain, Di Kediaman Anggrek Putih~
Di kediaman anggrek terlihat Xiao fu sedang memberikan sesuatu pada pelayan di depannya.
"Kau, berikan ini pada Kakaku, katakan padanya bahwa hari ini makanan di antarkan ke kediaman bukan di ruang makan." Uacap Xiao Fu memberikan sebuah kotak makan kepada pelayannya.
"Dan oh ya! jangan beritahu bahwa aku yang memberikannya, katakan saja bahwa ayah yang memberikannya." Lanjutnya.
"Baik Putri." Jawab pelayan tersebut sambil menunduk, dan langsung pergi meninggalkan Xiao Fu yang tengah tersenyum sinis.
"Hahahaha! terima itu Xinyu! itu akibatnya jika kau berani menyinggungku! dan berani mengalahkan kecantikanku!, mulai hari ini akulah gadis tercantik di kerajaan ini, dan aku yang akan bertunangan dengan pangeran jiang! Hahaha." Ucap Xiao Fu sambil tertawa seram yang membuat penjaga dan para pelayan merinding bahkan sempat berfikir bahwa Xiao Fu gila.
Kediaman Mawar Merah~
Kediaman Mawar Merah, Xinyu telah selesai membersihkan diri dan sudah memakai hanfu, kini Xinyu tengah duduk beraandar di ranjangnya sambil membaca buku yang ditemani oleh Lily.
Tok..tok...
Terdengar suara ketukan dari arah pintu Xinyu, entah siapa yang mengganggunya di saat santai santai begini.
Lily kemudian membuka pintu kamar Xinyu, setelah dibuka muncul seorang gadia pelayan yang sedang membawa kotak makan.
"Ada keperluan apa Kau kesini Yuri?" Tanya Lily pada oelayan yang bernama Yuri tersebut.
"Aku sedang mengantarkan makannan untuk Putri pertama, hari ini makanan tidak di sajikan di ruang makan melainkan di antarkan ke kediaman masing masing." Ucap Yuri.
"Oh, benarkah? Siapa yang telah berbaik hati mengantarlan makanan padaku?" Tanya Xinyu yang tiba tiba berada di pintu, dengan nada menyindir.
"Kaisar, Putri." Jawab Yuri.
"Oh, aku baru tahu bahwa ayahku akan sangat perhatian padaku? apa benar itu diantar oleh ayah? lalu, kenapa kau yang mengantarnya? bukankah ayah selalu di dampingi kasim daripada gadia pelayan sepertimu?." Ucap Xinyu menaruh tangannya di dagu seolah sedang berfikir.
"Dan, bukankah kau adalah pelayannya si Fufu?." Lanjutnya dengan memicingkan mata.
"B-benar Putri, I-ini dikirim langsung oleh Kaisar." Ucap Yuri sedikit gugup.
"Oh? sejak kapan ayahku punya pelayan wanita?" Tanya Xinyu lagi.
"A-anu.." Yuri terdiam dengan tangan gemetar.
"Hahah! aku hanya bercanda, sini makanannya aku mau makan!" Ucap Xinyu mengambil Kotak makan di depannya dan langsung pergi ke ranjangnya.
"B-baiklah, saya pergi dulu Putri" Ucap Yuri langsung melenggang pergi.
Xinyu yang sudah menerima kotak makan tersebut langsung ke ranjangnya dan membukanya, sedangkan Lily sedang menutup Pintu nonanya, dan pergi menyusul nonanya.
"Nona, tidakkah nona curiga? pasalnya Yuri itu pelayan dari Putri ke dua?" Tanya Lily dengan cemas.
"Siapa bilang aku tidak curiga?, tentu saja aku curiga." Ucap Xinyu Acuh.
"T-terus kenapa nona mengambil kotak itu?" Tanya Lily menunjuk ke arah kotak makan itu.
"Aku mau tau, racun apa yang di berikan fufu itu padaku hehe." Ucap Xinyu dengan seringai kejamnya.
Setelah itu, Xinyu membuka kotak makannya dan langsung mengendusnya.Setelah mengendus, Xinyu terkejut dengan racun tersebut.
"Keparat! sepertinya dia ingin sekali membunuhku ya." guman Xinyu.
"Nona racun apa itu?" Ucap Lily penasaran.
"Racun Telur Naga." Lilly terkejut saat mendengar ucapan Xinyu pasalnya racun itu adalah racun yang mematikan, apalagi sampai saat ini belum ada penawarnya.
Racun Telur Naga adalh racun yang sangat mematikan, karena bila seseorang meminumnya orang itu akan Demam terlebih dahulu kemudian kejang kejang, tubuhnya membusuk dan mati.
Setelah Xinyu berkata seperti itu, dia langsung pergi ke taman untuk merefreshkan pikirannya.
tapi maaf alurnya terlalu bertele-tele 🙏