Kehidupan seorang gadis yang cantik nan manis. Yang memiliki segudang prestasi. Seorang anak gadis yang hidup dengan kemewahan. Tetapi tidak untuk kebahagian dalam keluarganya. Ia hanya mendapatkan kecerian dari seseorang yang dikagumi. Dan lama-lama kegaguman itu berubah menjadi cinta.
Tetapi apakah semua yang dimiliki nya bisa ia rasakan sendiri?
Apakah kehidupan nya akan secantik dan semanis dia?
Bagaimana jika ia bertemu dengan seseorang yang dimana itu adalah orang di masa lalu orangtua nya?
Dan apa jadi nya ketika ia mengetahui sesuatu hal yang besar tidak terduga?
ayo kita intip kisah nya👀
@deendam21
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DindaM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
NoTtle 6!
HAPPY READING :)
.
.
.
Sampai lah mereka semua di Mall. Mereka menuju salah satu resto di Mall tersebut. Rea kaget lantaran tiba-tiba poselnya berdering. Jadi ia sempat izin sebentar ke toilet. Sesampai Rea di toilet, ia langsung mengangkat panggilan tersebut.
" Hallo Ais, loe dari semalam kemana aja sih? Udah si Zafran juga kgak ada kabar. Gila loe ya bikin gue dan Maya kelimpungan." ucap Rea sedikit kesal kepada penelfon yang ternyata adalah Aisyah.
" Maaf ya, loe sekarang dimana? biar gue dan Zafran menyusul, dan pokoknya loe cegah Papa Mama gue kalau mau pergi cariin gue." kata Aisyah.
" Hm, kami sekarang sedang makan di Grand City Mall."
" Ok, bentar lagi gue kesana. Loe tunggu disana, jangan pergi sebelum gue datang."
" Ya, jangan kelamaan. Gue udah kgak punya alasan lagi buat beralasan ke orangtua loe."
" Iya iya, tidak akan lama. Ya sudah gue tutup dulu telfon nya."
" Ya ok."
Setelah panggilan terputus Rea kembali ke meja dimana mereka akan makan. Maya yang melihat Rea kesal jadi penasaran apa yang terjadi.
" Loe kenapa?" bisik Maya saat Rea sudah duduk di sampingnya.
" Ais telfon." jawab Rea dengan lirih.
" Terus terus." ucap Maya penasaran.
" Shutthh, jangan gusar, nanti saja gue ceritain." kata Rea sambil melihat Shah dan Dilara yang masih sibuk memilih menu karena takut kalau mereka tahu yang sebenarnya.
Akhirnya Maya diam dan hanya menganggukan kepala nya saat mendapat jawaban dari Rea.
Setelah memilih menu, sekarang mereka tinggal menunggu pesanan mereka datang. Saat sedang menunggu, Dilara sekelibetan seperti melihat wanita yang selama ini ia takuti kehadirannya. Dilara langsung panik dan mengalihkan pandangannya ke arah lain.
Shah yang merasa aneh dengan tingkah Dilara pun penasaran.
" Ada apa mah?" tanya Shah.
" Em, tidak ada Pah." jawab Dilara.
Shah pun mengabaikan apa yang terjadi. Dan pesananan pun datang. Mereka langsung memakan makanan itu.
" Ayo kita lanjut cari rumah Zafran." ucap Shah setelah semuanya selesai makan. Dilara hanya mengangguk setuju.
Rea yang mendengar ini langsung bingung. Maya yang melihat Rea seperti iti langsung paham apa yang terjadi tadi.
" Nanti dulu Om, kita main-main saja dulu. Tante tidak ada niatan buat lihat-lihat baju atau kosmetik disini?" ucap Maya tiba-tiba.
" Tapi kita harus cepat mencari Ais." jawab Shah.
" Ya siapa tahu Ais juga sedang ada di Mall ini Om. Jadi sekalian kita cari Ais disini." kata Rea.
Shah dan Dilara saling pandang, dan mengangguk bersama.
" Ya sudah ayo kita keliling disini, siapa tahu benar kalau Ais sedang ada disini." ucap Dilara setuju.
Rea langsung menghembuskan nafasnya lega. Dan mereka langsung melangkahkan kakinya untuk berkeliling.
Saat Rea dan Maya sedang melihat-lihat pakaian yang ada di salah satu toko, tiba-tiba ada yang menarik mereka.
" Hei siapa kalian." teriak Rea dan Maya sambil memejamkan matanya. Tapi mulut mereka langsung di bungkam dengan tangan orang yang menarik mereka.
" Shutthh ini kami." ucapnya sambil melepaskan bungkaman tersebut.
Rea dan Maya membuka mata dan terkejut saat melihat siapa yang melakukan itu.
" Apa kalian gila?" ucap Rea kesal.
" Bagaimana kalau tadi kami teriak minta tolong, bisa-bisa kalian dikira penjahat." kor Maya yang juga kesal.
" Hahaha, maaf." kekeh dua orang tersebut.
" Lalu mau bagaimana ini?" tanya Rea pada dua orang tersebut.
Maya melihat ke arah Shah dan Dilara yang untung lagi asik melihat-lihat jam tangan di depan toko.
" Gue akan kesana menemui mereka." ucap Aisyah dan langsung melangkah menemui Shah dan Dilara.
Ya orang yang tadi menyeret Rea dan Maya ternyata adalah Aisyah Zafran.
" Tunggu gue ikut." kor Zafran yang sedikit berlari dibelakang Aisyah.
Rea dan Maya mengikuti apa yang akan dilakukan Aisyah dan melihat apa yang akan terjadi setelah ini.
~"-*-"~
Beuh, alurnya aku lamain ya gaes, biar kgak ke cepetan, saat dimana semua dimulai konflik yang sebenarnya akan terungkap. Jangan bosen ya gaes😭😂
Thank you💞
@dinda_mahardhika21
Anyway boomlike dari "amor phase" jangan lupa mampir ya. have a nice day 💖🌻
semoga cerita nya bagus....
semangat thot.....
Jangan lupa baca episode baru CIC
Salam dari Calon Istri Ceo☺💖
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
Sukses iya buat karyanya.
Jangan lupa mampir di karya pertamaku. Yang menceritakan seorang lelaki letoy yang selalu ditolak sama cewek dalam judul THE FAILED PLAYBOY.
terimakasih 🙏
💓💓💓
terus berkarya aku mendukungmu
salam dari yuppy
"Diikuti makhluk ghaib"