NovelToon NovelToon
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Misteri / Romansa / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sang_Imajinasi

JUARA 3 YOU ARE A WRITER 2025 (KATEGORI IV)

Terlahir kembali sebagai Tian Feng di Desa Batu Angin yang terpencil, ia merasakan keputusasaan total.

Mantan Dewa Langit, kini terperangkap dalam tubuh lemah tanpa Dou Qi, menjadi sasaran cemoohan.

Titik baliknya adalah penemuan batu hitam misterius yang ternyata menjadi wadah bagi Yao Ling, seorang ahli Dou Zun yang disegel.

Di bawah bimbingannya, Tian Feng tidak hanya melatih Dou Qi dari nol, tetapi juga melatih kembali jiwanya untuk menerima kondisi fananya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 27

Tepat saat Tian Feng menelan Pil Esensi Api terakhir dari kantong pil pertamanya, pintu tempat pribadi Tetua Huo yang tertutup rapat berderit terbuka untuk pertama kalinya dalam sebulan.

Tetua Huo melangkah keluar, tampak lebih kacau dari sebelumnya. Rambutnya berdiri ke segala arah, dan ada bekas ledakan kecil di pipi kirinya. Matanya yang merah menyala tampak liar, dipenuhi oleh kegembiraan seorang peneliti yang berada di ambang penemuan besar. Ia mengabaikan Tian Feng pada awalnya, berjalan mondar-mandir sambil menggumamkan istilah-istilah alkimia kuno.

Tiba-tiba, ia berhenti dan hidungnya mengendus udara. Matanya yang liar akhirnya terfokus pada Tian Feng.

"Bau Pil Esensi Api berkualitas tinggi," geramnya. "Dan aura Dou Zhe Bintang Dua yang stabil, dipelihara oleh Sutra Hati Api Neraka. Hmph."

Ia melesat maju, kecepatannya tidak sesuai dengan penampilannya yang tua. Tangannya yang seperti cakar kering meraih pergelangan tangan Tian Feng. Aliran Dou Qi yang panas dan dahsyat langsung masuk ke tubuh Tian Feng, memeriksa setiap meridian dan sudut.

Tian Feng tetap tenang di bawah penyelidikan yang kasar itu. Beberapa saat kemudian, Tetua Huo melepaskannya, matanya kini dipenuhi oleh keterkejutan yang tulus.

"Luar biasa," gumamnya. "Tidak ada kerusakan internal sama sekali dari Api Hati. Meridianmu justru menyerapnya, menjadi lebih kuat. Dan kau benar-benar sudah menjadi Alkemis Tingkat 2. Satu bulan..."

Ia menatap Tian Feng seolah sedang melihat monster langka. "Kurasa kau tidak sepenuhnya tidak berguna."

Bagi Tetua Huo, itu adalah pujian tertinggi.

"Tapi," lanjutnya dengan cepat, kembali ke sifat tidak sabarannya, "pengetahuan tanpa ujian adalah omong kosong. Seorang alkemis yang hanya bisa bersembunyi di laboratorium adalah perajin, bukan seorang master. Kau perlu tekanan. Kau perlu dunia nyata untuk menempa hatimu."

Ia melambaikan tangannya dengan tidak peduli. "Aku dengar para bocah di Divisi Luar sedang mengadakan Turnamen Peringkat Akhir Tahun mereka hari ini. Sebuah acara monyet yang pamer kekuatan."

Ia menatap tajam ke arah Tian Feng. "Pergi ke sana."

"Pergi ke sana?" ulang Tian Feng, sedikit bingung.

"Jangan membuatku mengulanginya!" bentak Tetua Huo. "Pergi ke sana dan menangkan tempat pertama. Jangan habiskan waktu lebih dari yang diperlukan. Aku tidak mau punya murid yang dikalahkan oleh sekelompok anak ingusan. Sekarang pergi! Jangan kembali sebelum kau membawa token juara pertama!"

Dengan itu, ia berbalik dan kembali masuk ke laboratoriumnya, membanting pintu hingga tertutup.

Tian Feng berdiri terdiam sejenak. Ini adalah gaya mengajar tuannya yang aneh. Ia menghela napas, tetapi sebersit semangat muncul di matanya. Sebulan penuh hanya berlatih membuatnya sedikit kaku. Menguji kekuatannya yang baru terdengar seperti ide yang bagus.

Untuk pertama kalinya dalam sebulan, ia melangkah keluar dari menara Tetua Huo.

Cahaya matahari yang cerah terasa sedikit asing. Ia melihat murid-murid berlalu-lalang, dan untuk pertama kalinya ia menyadari betapa lambat dan lemahnya aura mereka. Perspektifnya telah berubah total.

Ia tidak tahu di mana turnamen itu diadakan, jadi ia hanya berjalan menuju area murid luar yang paling ramai. Saat ia melewati sebuah jembatan batu, dua sosok menghampirinya.

"Tian Feng!"

Itu adalah Ling Yue dan Han Xue.

"Kau akhirnya keluar!" seru Ling Yue, matanya yang cerdas langsung memindai Tian Feng dari atas ke bawah. Ia terkesiap. "Auramu... kau menerobos ke Bintang Dua?"

Han Xue tidak berkata apa-apa, tetapi matanya yang tajam menyipit. Ia bisa merasakan kekuatan yang terkendali namun berbahaya di dalam tubuh Tian Feng. Itu bukan hanya peningkatan level, kualitas Dou Qi-nya terasa sama sekali berbeda. "Kau... menjadi lebih kuat," katanya, sebuah pengakuan dari seorang jenius petarung.

"Tuanku menyuruhku untuk ikut turnamen murid luar," jelas Tian Feng.

Ling Yue tertawa. "Tetua Huo mengirimmu ke sana? Itu seperti menggunakan meriam untuk membunuh seekor lalat. Tapi hati-hati, karena status barumu, kau akan menjadi target utama. Mengalahkanmu akan memberikan ketenaran instan bagi siapa pun."

"Itu bagus," kata Tian Feng datar. "Akan menghemat waktuku untuk mencari lawan."

Mereka bertiga berjalan bersama menuju arena utama murid luar. Tempat itu adalah sebuah panggung batu raksasa yang dikelilingi oleh ribuan tempat duduk yang sudah penuh sesak. Sorak-sorai dan teriakan menggema di udara saat dua murid bertarung sengit di atas panggung.

Tian Feng melihat ke arena. Para 'jenius' murid luar, yang bertarung dengan kekuatan Dou Zhi Qi Puncak atau Dou Zhe Bintang Satu yang baru stabil, kini tampak seperti anak-anak yang sedang bermain di matanya.

Ia melihat ke arah kerumunan, pada wajah-wajah yang penuh semangat dan ambisi. Bagi mereka, memenangkan turnamen ini adalah segalanya. Itu adalah tiket mereka menuju kehidupan yang lebih baik sebagai murid dalam.

Tian Feng mengalihkan pandangannya kembali ke panggung. Sebuah ketenangan yang dingin menyelimutinya.

Bagi mereka, ini adalah sebuah gunung yang harus didaki.

Pikirannya berhenti sejenak, tatapannya kini sedalam langit malam.

Bagiku, ini hanyalah sebuah batu loncatan.

1
Yeye Te
tp mo Chen saat Tian Feng pergi,,dia masih dikota alkemis yg sangat jauh
Yeye Te
GUI Yan, Xue Jian,mo Chen,,mrk hanya tingkat daoling,, sementara Tian Feng itu tingkat Dao Zong,,, jarak mrk ibarat bumi dan langit,,, seharusnya dgn kentut Tian Feng mrk bisa mati 🤣🤣🤣🤣tapi entahlah,, namanya cerita suka suka author 🙏🙏
Yeye Te
untuk tingkat sekarang,, GUI Yan bukan lagi lawan si bocah,, sekali sentak,, GUI Yan bisa mati,,tp ntah lah,, mungkin nanti author punya bnyak typo lg 🤭🤣🤣🤣
Yeye Te
🤣🤣🤣🤣 author dah tua,,, katanya tingkat si bocil saat keluar dari alam roh udah tingkat Dao Zong,tapi skrg jauh turun di Dao Ling tingkat 4,, makanya sblm update, coba di baca lg,sblm diterbitkan, ini jd bingung pembaca, tingkat si bocah dan nama sektenya ber ubah ubah 🤣🤣🤣🤣
Yeye Te
tapi tetua pertama' tingkat Dao wang,,kok bisa turun ke Dao Ling,,, sedangkan Tian Feng jauh diatas kekuatan tetua Wei,, Krn Tian Feng saat keluar dari alam roh udah tingkat Dao Zong,jadi Dao wang bukan apa2,,knp author sering lupa,bnyak typo
Yeye Te
buat apa takut tingkat daowang,,kan si bocah udah tingkat Dao Zong,,, diatas Dao wang
Yeye Te
ganti lah sesukamu Thor,,mau langit senja,mau langit baru, mau langit lama, langit purba,, terserah,,yg penting saya baca aja 🤣🤣🤣
Yeye Te
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Yeye Te
sekarang jadi lagi langit senja,,, bentar bentar ganti nama sektenya,, nanti langit baru 🤭
Yeye Te
knp bisa hmpir hancur sekte nya,, apa para tetua yg hebat dan master sekte hnya melihat saja saat sektenya dihancurkan,dan hnya menyuruh murid-muridnya utk pertahankan 🤣🤣🤣
Yeye Te
langit senja dalam 2 tahun jadi langit baru 🤣
Yeye Te
rapat yg diikuti anak SD yg tingginya kurang lebih satu meter, bayangkan 😄🤣🤭
Yeye Te
dari sekian ribu murid,, hanya beberapa orang yg tingkat daozhe dan daoling,jd kmn yg murid utama tetua,murid inti dan murid dalam lainnya 🤣🤣
Yeye Te
tingkat empat saat dao zhe,, sekarang tingkat 3 daoling,,, artinya sdh naik tingkat lg,dan ini skrg udah bisa kalahkan tetua sekte,,
Yeye Te
namanya juga cerita fantasi,,,jd silahkan berfantasi ria😄🤭🤭🤭🤭🤭
Yeye Te
yg ber usia 8 tahun,,,
Yeye Te
tp yg didapat ujung tombak,knp BS jadi pedang langit,,,???
Yeye Te
bila dia bisa mengalah kan tetua,,, takkan Feng Kuan yg seorang murid inti BS lbh jago dari tetua,dan ngga mungkin nanti Tian Feng BS ngalahkan,, walaupun dia jenius,
Yeye Te
dia udah dapat tempat tinggal dgn gurunya tetua Huo,,, bayangkan anak umur 8 THN punya rumah besar dan apa2 sendiri 🤣
Yeye Te
knp ngga ada cincin ruang ya,,,biar mudah,, daripada kantong kulit 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!