NovelToon NovelToon
Because Of Alea

Because Of Alea

Status: sedang berlangsung
Genre:Badboy
Popularitas:439.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: irra

Malam itu Alea terbangun setelah menangis sepanjang hari karena Rey, sang kekasih yang tak datang ke acara pernikahan mereka. Alea berharap semuanya adalah mimpi buruk namun siapa sangka saat ia bangun dan membuka mata, itu lebih dari mimpi buruk

" Aku suamimu!" Begitu terkejutnya Alea dengan pria yang sedang duduk manis menampilkan senyum smirk yang menyebalkan untuk Alea, ia merasa kunang-kunang berputar dikepalanya

Bagaimana bisa presdir baru ditempatnya bekerja kini menjadi suaminya? Apa yang harus Alea lakukan dengan pria yang pernah menjadi cinta satu malamnya itu?




Ikuti kisahnya ➡️

Jangan tinggalkan jejak, like, rate dan vote

Salam hangat Author 🌞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon irra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gaya pacaran

🍃🍃🍃🍃

Keesokan paginya Danish baru pulang setelah semalaman menghabiskan waktu berparty bersama teman-temannya yang lain dan tentunya dengan kehadiran Rebecca disisinya. Danish yang sudah bebas tentu merasa ini hal yang biasa, Danish pikir itu bukan masalah meskipun kini ia punya seorang istri

Namun nyatanya sangat berbeda, ia kini disambut wajah kesal Alea

" Dari mana? tidak pulang semalaman?"

" Temanku, Lesley berulang tahun dan mengadakan party." Saut Danish perlahan mendekati Alea dan menjulang tinggi didepannya. Entah kenapa Danish merasa bersalah pada istrinya itu, ia menyentuh pipi Alea dengan lembut

" Party?"

" Hmm." Saut Danish

" Apa ada wanitanya juga?"

" Tentu saja." Alea menepis jemari Danish yang betah dipipinya dengan pelan

" Kau main-main dengan mereka?" Danish terdiam, sebenarnya semalam ia juga menghabiskan waktu dengan Rebecca setelah puas minum, membuat wanita itu terkulai lemas diranjang

" Pak, kau melirik mereka?"

" Tidak Alea, tidak ada yang cantik!" saut Danish lalu melewati Alea, menghindari wanita itu

" Kau sudah rapi? mau kemana?" Danish mencoba mengalihkan pembicaraan

" Aku akan bekerja hari ini." Jawab Alea memutar tubuhnya menatapi punggung Danish yang dipundaknya tersampai jas mahalnya

" Memangnya kau sudah sembuh?" tanya Danish sambil berjalan menuju dapur diikuti Alea, sejenak ia terpaku saat melihat masakan rumahan sudah siap diatas meja makan. Danish memutar tubuhnya untuk melihat Alea

" Kau yang menyiapkan semua ini?" Tanya Danish sembari menunjuk meja makan

Alea mengangguk lemah, wajahnya masih diselimuti rasa penasaran

" Untukku?" tanya Danish

" Untuk kita berdua." Danish tersenyum tipis

" Aku mandi sebentar."

" Aku sudah terlambat, aku akan berangkat lebih dulu."

" Tidak, kita berangkat bersama." Saut Danish mengurungkan niatnya kedapur dan mendekati Alea lagi

" Aku akan selesai dalam sepuluh menit." Sautnya lalu berlari menuju kamar mereka

Alea duduk dimeja makan, menatapi makanan diatas meja itu dengan pikiran berlalu lalang. Setelah dikhianati Rey mana mungkin Alea bisa percaya dengan mudah apa yang pria ucapkan, terutama Danish yang belum ia kenali lebih dekat

Alea terus melamun sampai 10 menit berlalu dan Danish menepati ucapannya. Pria itu sudah rapi dan mendudukan dirinya disamping Alea

" Wahh kau masih ingat kesukaanku!" Ucap Danish menatapi sepiring nasi juga beberapa masakan seafood kesukaan Danish. Pria itu menoleh pada Alea, wajah murung Alea membuat Danish merasa bersalah

" Aku tidak melakukan apapun, itu hanya party biasa." Ucap Danish menghibur dengan berbohong, Alea menoleh melihat kedua mata Danish

" Aku hanya minum semalam dan Benny membawaku ke rumah. Aku tidak mau kau melihat sisi burukku." Ucap Danish dan Alea mulai tampak percaya

" Bagaimana bisa aku mengenalmu jika kamu tidak memperlihatkan semuanya padaku, apapun yang terjadi beritahu aku, kita cari jalan keluarnya bersama." Danish semakin merasa bersalah dengan perkataan yang terasa tulus itu

" Baik, akan kulakukan untukmu!" sautnya lalu tersenyum. Alea membalas senyuman itu dengan begitu manis

Seusai makan, keduanya berjalan beriringan keluar dari rumah. Alea tak henti tersenyum saat Danish menautkan jemarinya pada Alea, Danish juga tidak mengerti, dengan Alea ia jadi pria yang berbeda. Mungkin juga karena kepribadian wanita itu yang selalu manja, pikir Danish dalam hati

Keduanya sudah disambut Benny dibasement, pria itu membukakan pintu lebih dulu untuk Danish kemudian Alea. Setelah keduanya masuk dikursi belakang barulah Benny masuk untuk melajukan mobilnya menuju kantor Danish

" Alea, besok aku ada pekerjaan di Belgia." Ucap Danish membuat Alea menoleh

" Berapa lama?" Tanya Alea

" Mungkin satu minggu!" Wajah Alea mendadak murung dan ia palingkan dari Danish

" Tidak apa-apakan, kau sendiri di Penthouse?" Tanya Danish menyentuh pundak Alea tapi wanita itu malah melamun, membuat Danish perlahan mendekat

" Apa yang mengganggumu!"

" Pak aku takut, aku tidak terbiasa hidup sendiri."

" Alea, ini hanya satu minggu!" Alea menggelengkan kepala membuat Danish tampak berpikir sembari menatapinya

" Kau mau ikut?" tanya Danish, Alea menoleh lagi menatap Danish

" Sekalian kita liburan bersama." Tambahnya lagi

" Memangnya boleh? seminggu sangat lama. Bagaimana dengan pekerjaanku." Danish tertawa begitupun Benny

" Nona, harusnya Nona tidak mengkhawatirkan hal seperti itu" Benny menyaut

" Alea, kau pikir suamimu siapa?" tanya Danish, Alea tersipu malu tapi dalam hatinya sangat senang. Wanita itu berhambur memeluk tubuh Danish dengan begitu erat, bersama Danish ia melupakan rasa sakit dan sedihnya dengan begitu cepat

" Aku mau ikut." Jawabnya dengan suara pelan dan malu-malu menyembunyikan wajahnya didada Danish. Danish membelai rambut yang tergerai itu dengan lembut, sejak bersama Alea hidupnya terasa lebih berwarna, mungkin karena sifat manja dan penurut Alea yang membuat Danish semakin tertarik

Kini Benny telah memarkirkan mobilnya di basement perusahaan. Danish melirik Alea yang langsung melepaskan pelukannnya, ia memegang lengan Alea lalu melihat Benny dan berdehem pelan

Benny yang mulai memahami Danish segera keluar dari mobil, melangkah dua langkah dan berdiri membelakangi mobil

" Pak aku sudah terlambat." Gerutu Alea menoleh

" Saat kita berdua, bisakah tidak memanggilku seperti itu?" tanya Danish menatap lekat wajah cantik Alea

" Lalu aku harus memanggilmu?"

" Panggil Dan, keluargaku, teman-temanku memanggilku begitu." Alea tersenyum senang

" Baiklah Dan." Sautnya

" Bisakah aku mendapatkan ciuman sebelum kita berpisah, ketahuilah Alea itu gaya pacaranku."

Cup

Alea mencium bibir itu sekilas membuat Danish senang

" Sekarang lepaskan aku!"

" No!"

" Pak, emmh maksudku Dan!" Danish menyeringai ia menarik lengan itu hingga tubuh Alea menempel padanya. Secepat kilat ia meraup bibir Alea yang kini memakai lipstik merah menyala

Mendapat ciuman yang menghanyutkan Alea terlena, ia membalas setiap belaian bibir Danish pada bibirnya. Kedua tangannya tak diam menjalar didada Danish lalu mencengkram jas dan kemeja putih pria itu

Sedangkan Danish kini menarik satu paha Alea, menaikan keatas pahanya. Jemarinya naik menyusup pada rok pink selutut Alea

" Uuhmm." Alea melenguh dalam ciuman itu ketika Danish merremmas pahanya dengan kuat. Danish sangat penasaran dengan apa yang Alea katakan mengenai hubungannya dan Rey yang tidak pernah melampaui batas

Dan Alea sungguh terkejut saat jemari Danish memaksa masuk kedalam dua celana hitamnya. Alea sampai memaksa melepaskan bibir Danish." Dan." Ucap Alea menggelengkan kepala

" Sebentar Alea." saut Danish dengan tatapan lurus memandangi kedua mata Alea

" Aahkkk." Alea menjerit, cenkramannya kian kuat pada baju Danish. Rasanya sakit ketika Danish memaksakan jari tengahnya masuk kedalam area sensitif Alea yang memang masih rapat, tiga tahun tak pernah terjamah siapapun

" Uuhh berhenti." Rengek Alea memegang lengan Danish

" Sangat sempit dan hangat Alea." Bisik Danish nakal lalu melepaskan Alea, pria itu menarik lagi jemarinya dari milik Alea, bibirnya tersenyum puas, ia berikan kecupan lembut bibir Alea sekilas

" Selamat bekerja!" Ucapnya lagi

Alea segera merapihkan tampilannya. Tanpa mengatakan sepatah katapun ia keluar dari mobil. Wajah Alea memerah apalagi saat Benny memutar tubuh untuk membukakan pintu untuknya. Alea langsung berlari menuju lift

Sedangkan Danish tampak puas, ia benar-benar mendapatkan daging segar sekarang, ia mencium jari tengah yang menguarkan aroma khas yang memabukan bagi pria

" Rey, kau tidak sejantan itu ternyata. Bagaimana bisa kau menganggurkan Alea dan malah menghamili wanita lain." ledek Danish dalam hati

-

-

1
Muhammad Bagus
baca cerita kaya gini yg dikorbankan selalu si perempuan.

bener2 lho. nasib perempuan dibuat rendah banget di novel. hanya dijadikan istri yg tersakiti. capedeee

terinspirasi ikan terbang banget blm lagi penuh dgn pelakor. seakan masalah rumahtangga selalu peremuan terobsesi.
Rynda
idih..kepedean si irene
Rynda
ISS....jijik, gampangan banget burungnya
Rynda
Luar biasa
Titin Nur
romantis😍😍👍👍👍
dhe styles
karyawan atuh bukan kariawan nga sekalian sariawan🤪🤣🤣🤣
Sandisalbiah
Hiatussssss..
Yuen
Ishhh laki kotor
Yuen
Menjijikan hoekkkk gak setia smg kena hiv
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "ketika suami ku mendua" makasih kak
total 1 replies
Yuen
Aduh lakinya masih suka masuk lobang lain apa ga hiv nanti si alea? Kasian bgt 😓
Yuen
Kukira setelah menikah akan baik tetapi malah menjijikan 😝 sama siapa aja mau iyuihhh najis
Yuen
Cemburunya anti mainstream langsung srudukkkk aje 😆😆😆
Yuen
Kok tokoh utamanya gak kuat cantiknya thor hahaha
Uswatun Fidayati
apa kabar author knp gk up lg
Ariani Syahfitri
kok lama 😪🤧🤧🤧
enungdedy
koq gk lanjut
Rois Farzan El-FarizQy
kpn update lginya ka udan lma bgt ditungguin blm update 2 aja
Esa Sugi Yanti
biuh updatenya lama sekali dan satu bab saja
Naufal Ardhian
so sweeetttt
🌻Ruby Kejora
Halo kak
Aku mampir
Salam kenal 💐❤️
Sunrise🌞: iya hallo
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!