NovelToon NovelToon
Ternyata Aku Istri Ketiga

Ternyata Aku Istri Ketiga

Status: tamat
Genre:Poligami / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:76.3k
Nilai: 5
Nama Author: Kidung Mesra

Merlin tak menyangka, penolakannya terhadap Jecko, membuat dunianya menjadi berbalik arah.

Ia tak menyangka ternyata menjadi istri ketiga dari orang yang meluluhkan hatinya sesaat itu.

Perjuangan-perjuangan ia lalui demi berpisah dari David.

Akan kemanakah ia labuhkan kembali hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kidung Mesra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Usaha Merlin

Sudah setahun Merlin dan Jecko berumah tangga. Hari ke hari mereka lalui dengan bahagia. Arza dan Lala pun sudah tidak terlalu merepotkan Merlin dalam mengurusnya. Aktivitas sebagai ibu Bhayangkari pun mulai dijalani Merlin. Jika ada kegiatan, maka ia akan memboyong Arza dan Lala ke rumah mamanya. Dan dengan senang hati Nyonya Claulia menjaga ke dua cucunya itu.

Beberapa hari ini, hati Merlin galau betul. Pengeluaran semakin banyak. Mau meminta dengan Jecko rasanya hanya memberatkan suaminya itu. Merlin berpikir untuk mendapatkan penghasilan tambahan. “Apa aku harus mengulang usaha laundry dan katering lagi kah?” batin Merlin lagi.

Menjelang sore Jecko pulang. “Assalamualaikum!” salam Jecko lalu masuk ke rumah.

“Waaalaikumussalam!” jawab Merlin.

Merlin langsung membuatkan minuman hangat untuk suaminya yang baru pulang kerja itu.

“Ini, Pa, minumannya!” kata Merlin lalu duduk di depan Jecko.

“Eleh, eleh, itu mukanya kenapa ditekuk, enggak biasanya?” kata Jecko.

“Iya, juga enggak biasanya duit habis kayak gini!” kata Merlin dengan bibir dikerucutkan.

“Jadi istriku sayang ini, maunya gimana?” tanya Jecko.

“Mama mau buka kateringan lagi sama laundryan lagi, boleh?” kata Merlin.

“Boleh, sayang, asal kamu gak malu ngelakuinnya, tahan-tahan hati, kita ini tinggal di lingkungan yang gajinya hampir sama!” 

“Iya, iya, besok mama mulai bergerilya di grup chat!” kata Merlin dengan mengepalkan tangannya tanda menyemangati diri sendiri.

“Ce ile, bergerilya, udah macam tentara aja!” kata jecko sambil mengacak-acak rambut Merlin.

“Anak-anak pada ngapain, Mah?” tanya Jecko.

“Tidur, tadi mereka habis mandi!” kata Merlin.

“Oh, kalau gitu kita tidur dulu yuk, baru mandi, main bola sebentar!” kata Jecko tanpa basa-basi menggendong Merlin ke kamar.

“Ih, Mama bau Pah, belum mandi!” 

“Mana, harum gini kok, nanti aja mandinya!”

“Emangnya Papa gak capek?” tanya Merlin lagi.

“Ini obat capek tau, udah jangan bawel!” kata Jecko memulai permainannya dengan gesit.

“Ah, Pah, aduh, aduh, pelan-pelan dong!” kata  Merlin di sela-sela rintihan hangatnya.

“Ini juga sudah pelan kok sayang!” balas Jecko.

Beruntung sore itu anaknya berdua belum bangun hin  a permainan mereka selesai.

“Kalau enggak ingat mau magrib, Papa minta satu ronde lagi lah!”. Kata Jecko lagi dengan santainya, padahal dia sudah jor-joran dari ronde pertama hingga ronde ke dua.

“Udah, ah, nanti malam saja di sambung lagi!” kata Merlin mengambil handuk lalu langsung ke kamar mandi.

“Benar ya!” kata Jecko menggoda lagi.

Jecko pun menyusul Merlin untuk mandi setelah istrinya itu selesai juga mandi.

***

Pagi ini Merlin terlihat sibuk. Ia mulai membeli perlengkapan laundry dan katering yang kurang. Beberapa perlengkapan yang masih bisa digunakan dari usaha Merlin tahun lalu, dipilih dan dibersihkan untuk dipakai. Merlin sudah mempromosikan usaha yang dia mulai rintis di sekitaran asrama melalui chat grup yang digunakan kumpulan ibuk-ibuk Bhayangkari.

Merlin mencatat pesanan yang akan diantar besok pagi. Beberapa orang sudah akan memesan pagi-pagi sekali untuk sarapan. Ada juga yang langsung memesan untuk lauk-pauk untuk makan siang. Belum banyak sih yang memesan. Merlin juga sadar ini baru pertama kali menjajakan di dalam Asrama.

“Sayang titip anak-anak dulu ya, mau ke blok depan!” kata Merlin pada suaminya itu.

“Iya, enggak apa-apa, cepetan ya!” kata Jecko sambil berlalu pergi ke kamar mandi.

“Oke, cinta!” kata Merlin.

Merlin mengantar kan sarapan pagi berupa nasi kuning khas Jawa Barat. 

“Wah, terima kasih ya jeng Merlin, ini uangnya!” kata istri atasan suaminya itu.

Dalam hatinya senang. Pagi ini ia hanya mendapat pesanan sepuluh bungkus nasi kuning. Sesuatu yang ia syukuri. Terkadang terpikir oleh Merlin, kasihan dengan Jecko membiayai anaknya Arza. Sementara, ayah kandungnya saja tutup telinga untuk biaya hidup Arza.

Sampainya di rumah, ia melihat anak-anaknya baru bangun. Lalu ia mempersiapkan pakaian dinas Jecko.

“Sayang, jangan dipaksain kalau keteteran, kasihan anak-anak, masih butuh perhatian kamu!” kata Jecko.

“Namanya juga cari duit sayang, apalagi mama segan sama papa, papa harus menafkahi Arza, sementara ayahnya sendiri lepas tangan!” kata Merlin masih duduk di pinggir tempat tidur bermain-main dengan Arza dan Lala.

“Arza sudah jadi anak papa dari kemarin-kemarin, gak usah bawa-bawa lagi nama papanya, kayak masih cinta aja!” kata Jecko.

“Ya, enggak gitu juga, sayang. Makanya mama cari sampingan biar kondisi keuangan kita gak sampai tengah bulan lagi!” 

“Iya, sayang, ngerti kok yang kamu bilang. Intinya kamu jangan capai ya!”

“Papa, berangkat kerja dulu ya!” kata Jecko.

“Iya, hati-hati, kerja yang rajin, tapi jangan rajin-rajin kali, nanti atasannya kesenangan!’ kata Merlin sambil tertawa tipis.

*** 

“Eh, jeng Merlin, jualan ya?” sapa jeng Sheila setelah Jecko pergi ke kantor.

“Iya, jeng, lumayan menyalurkan hobi!” kata Merlin sambil menyapu halaman rumanya yang tak seberapa besar itu.

“Emangnya, hobi jeng itu apa ya?” tanya jeng Sheila lagi.

“Hobi megang duit sendiri Jeng!” kata Merlin masih melanjutkan menyapu.

“Memangnya gaji papa Arza kurang ya?” tanya jeng Sheila lagi.

“Jelas kurang jeng, saya juga kan pengen liburan kemana-mana, beli-beli baju branded, pengin sekolahin anak di tempat yang bonafit!” kata Merlin agak meninggi, untuk membuat diam tetangganya itu.

“Oh, gitu ya, memangnya kalau jualan sama laundryan itu gak buat malu papanya Arza, jeng!” tanya jeng Sheila lagi.

“Ya, enggak bakal malu-maluin lah jeng, nanti waktu jalan-jalan kita upload ke media sosial, gitu jeng, biar capek kita itu gak bikin malu suami, malah membuat bangga punya istri mandiri, BNI, serta BCA!” kata Merlin sekali lagi meledek jeng Sheila.

“Ih, jeng Merlin bisa ngebanyol juga, kalau gitu saya juga ingin jualan juga deh jeng, tapi bingung jualan apa?” kata buk Sheila. Merlin yang mendengar jadi geleng-geleng kepala. “Ini tetangga mesti diajuin untuk pasukan perdamaian nih kayaknya!” kata Merlin dalam hati.

“Loh, jeng, mau jualan kok malah tak tahu apa yang mau di jual jeng, memangnya jeng pernah jualan?” tanya Merlin.

“Ya, enggak lah, saya ini anak komisaris polisi yang selalu dimanja, jadi enggak pandai berjuang. Ini saja menikah juga karena perjodohan, si bapaknya anak-anak  enggak lulus-lulus masuk polisi, trus dibantu jeng sama ayang saya, baru lulus, makanya keluarganya hutang budi sama saya, jadi deh kami dinikahkan, padahal saya punya pacar kemaren jeng, ya terpaksa putus!” kata jeng Sheila curhat.

“Haiya, pagi sudah diajak menggosip aye, kenyang duluan nih!” kata Merlin dalam hati.

“Iya deh jeng, saya turut prihatin. Saya ke dalam dulu ya jeng Sheila, banyak kerjaan soalnya!” kata Merlin, lalu berlalu masuk ke rumahnya dan mengunci pintu depan.

“jeng, jeng, saya belum siap cerita jeng!” namun suaranya tenggelam kemudian, sepertinya jeng Sheila mengundurkan diri dari pergosipan pagi ini.

1
Nm@
Kok End, Kak?
Nm@
Jangan pisahkan ibu dan bayinya, thor!
Nm@
Kok malah Merlin pergi k klub, bknx dia duluan yang ga mau d ajak nikah?
Nm@
"My Brother" hadir, Kak!
Erni Handayani
salam kenal othor🤭
Cut anda husna
Baru nyimak kak
🦋⃟ℛ⭐ʀᴀᴅɪsʏᴀ⭐🦋ᴬ∙ᴴ࿐
TOP LABEL⭐⭐⭐⭐⭐

🤩🤩🤩🤩🤩
ceritanya singkat tp enak buat dibaca..semangat thor, teruslah berkarya
El_Tien
semangat Kak
El_Tien
Lika liku kehidupan
El_Tien
lanjut kak... kayaknya bakal hujan air mata nih
El_Tien
hai kakmaaf baru mampir di sini
Sweet chicie💞
otewe 😇😇
~🌹eveliniq🌹~
bintang 5 buat kk yang cantik
Yuli Fitria
aku cuma mau bilang betul, Jecko sama aku aja yuukk 😂
Yuli Fitria
Dan Jecko punya Cinta yang tulus 😢 kenapa dulu tidak di terima saja ya Merlin...
Mungkin kah Merlin ini yang dinamakan takdir? bertemu lagi setelah kamu menyia nyiakan nya, dan menikah dengan lelaki beristri 😢
Yuli Fitria
Ee anu aku jadi ingat donat kalau lagi baca Jecko 😂✌️
Yuli Fitria: Lah kakak Author nih pinter deh kasih nama panggilan, bikin laper 😂 gegara inget donat 🥴
total 2 replies
~🌹eveliniq🌹~
hadir lagi nih support selalu
Shen月呀
mampir kal
~🌹eveliniq🌹~
mampir lg semangat selalu ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!