NovelToon NovelToon
Jerat Cinta Sang Kakak Tiri

Jerat Cinta Sang Kakak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Kriminal dan Bidadari / Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Cintapertama
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia

Aruna Arabella, gadis cantik yang terlibat hubungan asmara dengan seseorang laki-laki tampan yang tak lain adalah kakak tirinya setelah sang mama memutuskan untuk menikah lagi dengan seorang duda kaya, yang mempunyai seorang putra.

Aruna harus menelan pahitnya kehidupan di dalam keluarga nya, sang papa berselingkuh takala usia Aruna menginjak tujuh tahun, tak hanya itu, sang papa serta pelakor tersebut membawa kabur kakak laki-laki Aruna.

Setelah kejadian itu Aruna tingal bersama dengan mama nya, yang bekerja sebagai penjahit di sebuah butik kecil sederhana.

Karena kepintaran nya, Aruna di terima masuk di sebuah sekolah elite, ia mendapat beasiswa, di sanalah Aruna memulainya, kisah cinta dengan seorang laki-laki posesif yang ternyata adalah anak laki-laki dari pria yang menjadi papa sambung nya.

Dari sini lah kisah cinta terlarang itu di mulai ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 09

"Lo yang punya mobil merah itu?" ucap Aruna sambil menunjuk wajah laki-laki tersebut.

"Iya," jawab nya dengan jujur.

Seketika Aruna menjadi semakin geram, dia meletakkan dua tangan di kedua pingang nya dan bersiap untuk mengumpat laki-laki tersebut.

"Dasar cowok buta! Lo hampir aja bikin nyawa gue melayang, bisa gak sih kalian itu orang-orang kaya jangan sombong kalau bawa kendaraan! Lihat makanan yang gue bikin buat mama gue jadi tumpah semuanya, mau makan apa siang ini gue? Itu persediaan terkahir gue sama mama gue tau gak!?" ucap Aruna dengan suara lantang.

"Eeeeh, ssst! Sssst!" ujar si laki-laki sambil menempelkan jari telunjuk nya di bibir Aruna

"Apaan sih!" Aruna segera menepis tangan laki-laki itu dari bibir nya.

"Galak banget ni cewek, oh ya, kok kayak pernah lihat, tapi di mana ya?" batin laki-laki itu sambil terus menatap Aruna.

"Kenapa diem? Cepat ganti makanan gue! Atau gue teriakin Lo, biar orang-orang tau kalau Lo hampir bikin gue jadi ayam penyet," ucap Aruna lagi dengan emosi yang memuncak.

"Lo bisa gak sih gak usah emosi, lagian gue juga gak sengaja, siapa suruh Lo jalan di tengah-tengah jalan, lagian sekarang Lo sehat walafiat gak ada tuh yang namanya jadi ayam penyet," ucap Erlan tak lagi berbicara lembut karena lawan bicara nya sangat galak.

Ya laki-laki yang hampir menabrak Aruna tersebut, adalah Erlan yang saat itu sedang balapan bersama dua temannya di jalan tersebut.

"Gue? Jalan di tengah? Mata Lo buta ya? Lo aja yang ke pinggir banget, mentang-mentang kaya gak lihat pejalan kaki," balas Aruna tak mau kalah.

"Cukup ya! Dari tadi bilang kaya-kaya mulu, nih ambil, gue ganti makanan Lo," ucap Erlan yang mengambil dompetnya dan kemudian menyerah kan beberapa lembar uang seratusan ke tangan Aruna.

Aruna terdiam, sudah lama dia tidak memegang uang sebanyak itu.

"Astaga gue bakal kalah nih," ucap Erlan yang teringat kalau dia sedang dalam lomba balap dengan teman-teman nya.

Ia pun segera meninggalkan Aruna dan kembali ke mobil nya, dalam hitungan menit mobil tersebut sudah kembali melaju.

"Ini terlalu banyak," kata Aruna hendak mengembalikan uang tersebut kepada Erlan namun karena terlalu fokus ke uang itu, ia malah tidak menyadari kalau lawan berdebat nya sudah tidak ada di hadapan nya.

"Lah kemana tu cowo? Kok hilang?" Ucap Aruna sambil celingak-celinguk.

Tidak peduli seberapa lama Aruna mencari keberadaan Erlan, setelah melihat mobil itu tidak ada lagi di jalan ia pun tau kalau Erlan sudah pergi.

"Tajir banget ya dia? Sampai-sampai uang segini buat gantiin makanan gue yang gak seberapa, tapi bagus deh, gue jadi bisa beli makanan enak buat mama, meksipun tangan gue sakit," ucap nya sambil tersenyum bahagia karena dengan mendapatkan uang ganti rugi tersebut ia jadi bisa beli makanan yang enak untuk mama nya.

Aruna pun meninggalkan tempat ia terjatuh dan membawa uang yang dia punya sekarang pergi untuk membeli makanan.

Setelah itu ia pun segera menuju butik usang milik mama nya.

Setibanya di sana sang mama kaget melihat penampilan Aruna yang sedikit kotor, baju dan celana nya ada rumput juga noda tanah.

"Astaga Aruna, kamu dari mana nak? Kenapa pakaian mu kotor seperti ini? Dan kenapa ini? Kenapa tangan mu?" tanya sang mama khawatir sambil melihat tangan Aruna yang terdapat goresan dan sedikit bekas darah.

"Gak apa-apa ma, tadinya Aruna masak dan bawain mama makanan dari rumah, tapi tadi di jalan Aruna gak sengaja jatuh karena ada orang yang bawa mobil kenceng banget, tapi orang nya udah minta maaf dan ganti rugi kok, ini Aruna bawain makanan enak buat mama," ucap Aruna terlihat sangat bahagia dan penuh semangat.

"Ya tuhan sayang, benar-benar tidak apa-apa kan? Ayo duduk lah dulu, mama ambilkan obat, letakkan dulu makanan nya di sini," ucap mama Dinda yang kemudian mengambil kursi membuat sang putri duduk di kursi lalu segera mengambil kotak p3k untuk mengobati nya.

"Ma, makan aja, Aruna gak apa-apa kok, cuma luka kecil," ucap Aruna sambil tersenyum.

"Kecil pun bisa membuat infeksi sayang," kata sang mama tidak peduli dan terus membersihkan luka tersebut dan mengoleskan obat.

Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya pengobatan itu pun selesai.

"Udah ma?" tanya Aruna.

"Sudah sayang," ujar sang mama lagi.

"Yaudah, kita makan ya ma, Aruna laper banget," ujar Aruna.

"Iya sayang, pesan mama lain kali hati-hati ya, perhatikan benar-benar jalan jangan sampai seperti ini lagi, kau adalah satu-satunya harta yang mama punya, putri kecilnya mama, mama tidak mau terjadi apa-apa kepada mu," ungkap mama Dinda dengan begitu lembut.

"Iya ma, maafin Aruna ya ma, udah bikin mama khawatir," ucap Aruna merasa bersalah.

Bagi Dinda, Aruna adalah putri kecilnya yang dia anggap harta satu-satunya yang dia miliki, jika tidak ada Aruna dia mungkin sudah lama memilih untuk mengakhiri hidupnya, Aruna akan selalu kecil di matanya meksipun anak itu semakin lama semakin tumbuh besar sebagai seorang gadis cantik jelita.

"Yasudah ayo makan," ucap sang mama yang memutuskan untuk menyuapi Aruna

Ini lah yang di namakan sebuah kebahagiaan dalam keluarga, tidak punya harta, tidak punya uang yang banyak, namun bukan berarti kita tidak bisa bahagia, bahagia itu kita sendiri lah yang menciptakan nya, bukan di ukur dari seberapa banyak nya uang dan harta kita.

Kasih sayang orang tua bahkan bisa mengalahkan harta dan juga uang yang berlimpah.

Setelah selesai makan, Aruna pun mengeluarkan sisa uang yang dia dapatkan dari Erlan tadi.

"Ma, kayaknya dia terlalu banyak ngasih nya, mama aja ya yang simpan," kata Aruna memberikan uang tersebut kepada mama nya.

"Sayang, kau baik-baik saja, kita juga makan dengan kenyang, sebaiknya kembalikan uang itu kepada nya, kita sudah mengambil seberapa yang seharusnya dia ganti, dan ini seharusnya bukan milik kita lagi," kata sang mama sambil tersenyum memegang kedua pundak Aruna.

"Iya ma, Aruna tau, tapi gimana caranya kembaliin uang ini, Aruna sendiri gak kenal dia gak mungkin ketemu lagi ma," jelas Aruna.

"Kalau begitu simpan saja dulu, siapa tau nanti bertemu lagi, kan bisa langsung di kembalikan," kata sang papa sambil mengelus rambut Aruna.

"Baik ma, Aruna paham,"ucap Aruna yang kemudian kembali menyimpan uang tersebut ke saku celana nya.

Sementara itu di sisi lain.

"Hahaha, Lo kalah Erlan sesuai janji, mobil Lo buat gue," kata seorang teman yang menjadi lawan balap nya Erlan.

"Gak masalah," ucap Erlan yang kemudian melemparkan kunci mobil nya kepada teman nya tersebut.

"Yess, oh ya, kok bisa sih Lo kalah? Apa emang hari ini hari keberuntungan gue doang?" tanya teman nya lagi.

****

1
Felycia R. Fernandez
penasaran kenapa Maura meninggal kk Thor
👑公爵夫人🪷: sabar nanti juga tau🥹🥹🥹
total 1 replies
D_wiwied
baru kali ini aku dukung orang yg playing victim 🤣😆
👑公爵夫人🪷: wkwkwkw orang kayak gitu lawan nya juga harus yang kayak gitu kak
total 1 replies
Nana Biella
lanjut kak
Felycia R. Fernandez
lama lama aku eneg liat Reyhan...
sama aja kek Vani ,gak jelas apa mau nya.dulu Aruna dihina karena dekat ma dia,sekarang udah jauh Deket ma Erlan juga salah.mau nya kalian apa sih...
Felycia R. Fernandez
mau Lo apa sih Jalang...
Aruna udah jauh dari Reyhan pun Lo gak puas...
Aruna Deket cowo lain Lo pun sewot...
gak jelas juga itu otak lho 🤣🤣🤣
D_wiwied
Erlang aja bs menilai si Vani si ular berbisa, cm kamu aja yg bodoh Reyb🤭😆
Felycia R. Fernandez
Harus gtu pake kata "butik usang" ???🤬
🇦 🇵 🇷 🇾👎
kau cp... ud hbt... sok bgts... moga gmbel ya🤣
Felycia R. Fernandez
vibes nya udah kek punya suami aja ya Aruna...
jiaaah nih bocah cowo kudu di jitak kepalanya...
buat anak gadis orang cenat cenut aja
🤣🤣🤣🤣
D_wiwied
usia 21 dan masih SMA 🤔🤔
👑公爵夫人🪷: baca dulu penjelasan nya agar gak salah paham kakak
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
ngajakin bobo bareng nih Erlan...
jangan Ngadi Ngadi ya bocil 🤣🤣🤣
jagain Baek Baek tuh adek ketemu gede
Felycia R. Fernandez
Rahan lagi???
👑公爵夫人🪷: maaf kak typo maksudnya Erlan
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
Rahan ini siapa kk Thor??
Felycia R. Fernandez: ok kk👍
total 2 replies
Widisukma Arta
lanjut kak
Felycia R. Fernandez
Erlan gak seburuk itu,malah mereka seperti kk dan adik kandung...
kk dan adik udah biasa berantem ajaa,saling jahil.abg ku aja yang paling besar suka nyelipin kepala ku di keteknya ,kayak miting gtu.padahal aku udah punya anak.auto ngamuk aku,dianya malah lari keliling rumah
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
🇦 🇵 🇷 🇾👎
gk nydr
🇦 🇵 🇷 🇾👎
enk... otak busuk mu kn tau🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎
mampus
🇦 🇵 🇷 🇾👎
jgn" nnt kk ny erlan🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!