NovelToon NovelToon
Aku Berharga Saat Ku Jatuh

Aku Berharga Saat Ku Jatuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa pedesaan / Cinta Seiring Waktu / Menjadi Pengusaha / Cinta Murni
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Arias Binerkah

Aurely Tania Baskoro, dulu percaya hidup akan selalu memihaknya. Cantik, mapan, dicintai, dikagumi. Ia tak pernah mengenal kata kekurangan.

Namun ketika kebangkrutan merenggut segalanya, Aurely harus meninggalkan kota, kampus, dan orang-orang yang katanya mencintainya.

Desa menjadi rumah barunya, tempat yang tak pernah ia inginkan.

Di sana, ia melihat ayahnya berkeringat tanpa mengeluh. Anak-anak kecil bekerja tanpa kehilangan tawa, orang-orang yang tetap rendah hati meski punya segalanya... Dan Rizky Perdana Sigit, pemuda desa yang tulus menolongnya..

Pelan pelan, Aurely belajar bahwa jatuh bukan akhir segalanya. Harga diri tidak selalu lahir dari kemewahan. Dan kadang pertemuan paling penting… terjadi saat kita berada di titik paling rendah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arias Binerkah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 12.

Aurely tersenyum kecut. “Sepi ya.. Baru sadar… aku nungguin mereka.” Gumam Aurely lirih setengah jujur, “Elin dan Elang.” Ucapnya lagi sambil tersenyum. Tanpa menyebut nama Rizky lagj.

Bu Lastri yang mendengar berkata pelan “Itu tandanya kamu mulai betah di sini, kalau sudah ada yang ditunggu.”

“Apalagi lebih dari satu orang.” Ucap Bu Lastri lagi sambil tersenyum.

“Kios ini memang semakin ramai kalau ada Elin dan Elang. ” Ucap karyawan yang lain.

Siang menjelang jam istirahat. Bu Wiwid muncul di ruang packing..

“Rel,” panggilnya, “ikut aku yuk.”

“Ke mana, Bu?” tanya Aurely sambil menatap Bu Wiwid yang sudah tidak memakai apron dan membawa tas kecil di tangan

“Jemput Elin dan Elang.”

Jantung Aurely berdetak lebih cepat. “Boleh?”

Bu Wiwid menatapnya sambil tersenyum. “Kenapa tidak?”

Mereka naik mobil catering.. Bu Wiwid dan Aurely duduk di jok belakang kemudi.

“Bu Wiwid , sudah lama punya usaha catering?” tanya Aurely memecah keheningan.

“Lumayan, sejak Elin dan Elang masih bayi.” Jawab Bu Wiwid tersenyum dan pandangan menerawang jauh.. seakan menatap masa lima tahunan lalu.

“Awalnya hanya usaha di rumah. Tidak menyangka juga semakin besar.” Ucap Bu Wiwid selanjutnya.

“Bu Wiwid, asli orang desa sini?” tanya Aurely lagi.

“Bukan. Aku pendatang. Dari kota meskipun bukan dari Ibu kota.”

“Bu Wiwid ikut suami ke sini?” tanya Aurely lagi..

Bu Wiwid menoleh menatap Aurely yang duduk di sampingnya.. hingga jantung Aurely berdetak lebih kencang. Takut. Karena ekspresi wajah Bu Wiwid tiba-tiba berubah. Tidak ada lagi senyuman di wajahnya.

“Tidak. Justru saat aku ke sini, aku sedang sendiri.” Ucap Bu Wiwid lirih. “Aku baru saja kehilangan bayi dan suamiku.”

Aurely menutup mulut dengan satu tangan nya.. Kaget tidak menyangka. Bu Wiwid punya masa lalu lebih buruk dari dirinya. “Ooh.. maaf Bu..”

“Mereka meninggal ?” tanya Aurely lagi, “karena kecelakaan Bu?”

“Bayiku meninggal, tapi suamiku menceraikan aku.”

Kedua mata Aurely melotot.. lebih kaget lagi.. “Bu Wiwid sangat kuat.” Ucap lirih Aurely.

“Kita harus kuat Rel. Waktu terus berjalan.. ada masa depan yang lebih baik. Asal kita mau berusaha dan berdoa. “ ucap Bu Wiwid sambil mengusap lembut lengan Aurely..

Mobil mulai berjalan pelan pelan.. di depan sudah terlihat gedung sekolah sederhana.

Perjalanan singkat itu terasa sangat penting bagi Aurely. Ternyata Bu Wiwid juga tercerabut dari kota dan ditinggalkan oleh orang tercintanya. Seperti dirinya yang ditinggalkan oleh Kevin.

Sekolah Elin dan Elang tidak besar. Bangunan sederhana, catnya mulai pudar. Di depan gerbang, anak-anak mulai berhamburan dari dalam kelas.

Elin dan Elang muncul di punggung mereka ada tas kecil. Sedangkan tangan mungil mereka membawa box transparan yang berisi jasuke dagangan mereka.

Tampak beberapa anak anak menatap mereka, ada yang tersenyum, ada yang menertawakan mereka. Ada yang menunjuk-nunjuk, menutup mulut sambil tertawa.

“Yeeeaa masih banyak ya?”

“Nggak laku ya? Kasihan...”

“Ha... ha... rugi dong, udah capek capek bawa.” Ucap seorang anak yang terlihat lebih besar.

“Eh… itu anak jasuke!”

“Hahaha, jualan lagi!”

Aurely cepat cepat membuka pintu mobil. Ingin segera turun untuk membela Elin dan Elang..

Namun Bu Wiwid mencegahnya.. “Kita tunggu di sini saja.”

“Tapi Bu, anak anak itu menertawakan mereka. “ ucap Aurely tidak tega.

“Lihat mereka dari sini. Baru kalau membahayakan, kita turun.” Ucap Bu Wiwid tetap tenang.

“Iya Mbak, tenang saja..” ucap Pak Sopir yang sajak tadi diam.

Dan benar Elin dan Elang… justru tertawa.

“Nggak rugi kok!” kata Elin lantang. “Ini jasuke spesial. Enak!”

Elang mengangkat boxnya.

“ Ayo ayo beli satu, murah!”

“Diskon.. diskon!” Teriak Elin lagi. “Borong lebih murah lagi!”

Beberapa anak justru berhenti tertawa. Ada yang mendekat, ada yang ragu.

“Satu berapa?” tanya seorang anak.

“Seribu!” jawab Elin ceria.

Dalam hitungan menit, jasuke itu berpindah tangan. Elin menghitung uang receh dengan serius. Elang membantu menuang susu dan keju parut pada cup cup yang sudah diisi jagung manis.

Tidak ada wajah tertunduk. Tidak ada air mata. Tidak ada rasa malu.

Aurely duduk terpaku. Dulu… satu bisikan saja bisa membuatnya hancur.

Satu ejekan cukup membuatnya merasa tidak berharga.

Tapi dua anak kecil ini… berdiri tegak di tengah tawa orang lain.

“Mereka hebat ya Bu..” gumam Aurely.

Bu Wiwid melirik Aurely. “Mereka meskipun berbeda dengan anak anak lainnya. Tapi sama mereka juga punya perasaan. Mereka juga pernah menangis jika hatinya terluka.”

“Dulu mereka juga pernah nangis,” katanya pelan. “Tapi saya bilang… yang memalukan itu bukan jualan. Yang memalukan Itu jika takut dan malas untuk bekerja.”

Aurely menelan ludah. Dadanya sesak.

Elin dan Elang berlari menghampiri mobil catering yang menjemputnya..

“Yeeeaa... ada Mbak Aurely..” teriak mereka berdua..

“Ma, Mbak ! Lihat! Habis!”

Aurely menatap anak anak itu yang masuk ke dalam mobil..

“Kamu nggak sedih ditertawakan?”

Elin mengernyit.

“Kenapa sedih?”

Elang menimpali serius.

“Kita jualan buat bantu Mama. Itu keren.”

Kata keren itu… menghantam lebih kuat dari ejekan Kevin mana pun.

Di perjalanan pulang, Aurely diam. Matanya menatap jalan, tapi pikirannya jauh.

Ia teringat dirinya dulu—yang hidup untuk dipuji, takut jatuh, takut terlihat rendah.

Dan kini, ia melihat kebahagiaan yang tidak bergantung pada tepuk tangan siapa pun.

“Bu…” suara Aurely bergetar.

“Apa saya selama ini salah?”

Bu Wiwid tersenyum lembut.

“Kamu hanya terlalu lama hidup di tempat yang mengukur manusia dari luar.”

Aurely menatap langit siang. Dadanya terasa penuh, tapi hangat. Hari itu, ia tidak hanya belajar bekerja. Ia belajar tidak malu menjadi dirinya sendiri.

Ia juga belajar … bahwa kuat bukan berarti tidak pernah terluka, melainkan tetap melangkah meski pernah patah.

Mobil catering berhenti di depan kios. Elin dan Elang turun lebih dulu, berlari kecil sambil berceloteh, menceritakan siapa saja yang membeli jasuke hari itu. Bu Wiwid menepuk pundak mereka bangga, lalu menyuruh masuk dan cuci tangan.

Aurely turun terakhir. Ia berdiri sejenak, menatap kios yang semakin ramai di siang hari. Tidak megah. Tidak glamor. Tapi di sanalah ia menemukan sesuatu yang tidak pernah ia dapatkan di tempat sebelumnya, rasa diterima tanpa syarat.

“Rel,” panggil Bu Lastri dari dalam, “makan dulu. Jangan lupa istirahat.”

Aurely tersenyum. “Iya, Bu.”

Saat duduk di bangku kayu sambil membuka jatah kotak makan . Elin menyodorkan satu cup jasuke terakhir. “Buat Mbak,” katanya polos. “Yang ini paling enak. Kita simpanin... full kejunya..”

Aurely menerimanya dengan mata berkaca-kaca.

“Terima kasih,” ucapnya pelan. “Mbak bangga sama kalian. Kalian hebat.”

Elang mengangguk mantap. “Mbak juga hebat. Mbak kerja terus, nggak galak lagi.”

Kalimat sederhana itu membuat Aurely tertawa kecil. Ia menunduk, menyeka sudut matanya...

Namun sesaat terdengar bunyi banyak notifikasi di ponsel yang belum lama ia aktifkan..

1
Lisa
😊😊 ya Kak..ada yg iri tuh..
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
aduh aduh ada yg kebakaran tapi bukan hutan, ada yg membara tapi bukan arang 😋 bolehnya iri, bolehnya kesal, bolehnya marah, bolehnya ngancam /NosePick//NosePick/
Siti Naimah
tantangan hidup Aurel masih berlanjut.semangat pantang menyerah Aurel.. buktikan bahwa kamu mau maju
Siti Naimah
Aurel biar bertambah pengalaman hidup.bahwa tidak semua orang seperti Bu wiwid.yg well come sama dirinya.bu Retno ibunya Rizky pribadi yg berbeda..semoga engkau lulus Aurel
Siti Naimah
ibunya Rizky Bu Retno kelihatan nya galak ya? semoga saja Aurel aman.
gak banyak drama2 yg bikin hatinya bertambah luka
Siti Naimah
penasaran banget deh...kok ada aja yang tahu kehidupan keluarga Aurel..
sampai2 ada yg dapat foto ayah Aurel pas lagi bekerja? kayaknya niat banget deh ngepoin keluarga Aurel
Siti Naimah
itulah Aurel.. biarpun hidup di desa namanya peluang untuk maju tetep saja ada.makanya harus ikhtiar dan selalu optimis 💪
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎♉
pokok e ttp smgt mbk yu
optimis bahwa kmu bisa
suatu saat pasti menang dan karya mu jdi luar biasa
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎♉
ahhhh tepat sasaran deh
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎♉
hahahahha hayo mulai deh
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎♉
lha tetbawa juga hadeh rel knp suka kali gyu dikit2 mewek sih jd lebih kuat napa
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎♉
hahh saiapa itu
Ranti Calvin
👍
Siti Naimah
nha..Aurel sekarang kamu dapat ilmu kan?tentang kisah hidupnya Bu Wiwid.
juga.. dapat pelajaran juga dari elang dan elin..kamu tidak sendirian...karena terlalu lama di zona nyaman🤭
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
tuuh kan... ceu @Ai Emy Ningrum bener kan.. 🤣🤣🤣
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 3 replies
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎♉
lha ada apa cari2 pemilik
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎♉
ehh .. ngaku juga
dan hebat aurel
harus lebih kuat dong rel
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎♉
hayao siala tuhh
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎♉
wehh lucu ini orng dia di bantu mlh ngejek pula hadeh dasar org muna wis angel
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎♉
healah sastro2 kok ya segituya
tp tak apa ya pak bas slow aja spa tau nnti dpt yg lebih gede lagi rezekinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!