Nova lisma, gadis desa yang tiba-tiba mendapat sistem keberuntungan, tentu saja terkejut. namun, dia langsung memanfaatkan semuanya. dan dia yang mengupayakan untuk kuliah, benar-benar memanfaatkan sistem tersebut.
dia mengumpulkan modal dari hadiah sistem, dan kemudian perlahan membuka usahanya sendiri.
sementara, setelah dirinya mendapatkan sistem, dia pun jadi melupakan kebiasaannya yang selalu menempel pada seorang laki-laki yang merupakan seniornya. Julian.
lalu bagaimanakah selanjutnya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tirta_Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
2. transaksi pertama sistem
Tiba-tiba Nova merasakan sesuatu yang berbunyi dan berdengung di telinganya. Dia mencoba untuk mendengarkan dengan seksama, agar dia bisa mengikutinya.
Tip klik klik klik
"Sistem keberuntungan telah aktif..! Tuan pemilik rumah telah terdeteksi." Nova yang mendengar itu langsung melongo. Sesaat kemudian dia langsung sadar kalau ada sebuah hologram tembus pandang di depannya. Menyadari hal itu, dia langsung segera bangkit dengan keterkejutannya.
"Astaga!!" Serunya. Dia pun langsung duduk dan mengamati di sekitarnya. Memastikan kalau tidak ada orang lain di sana selain dirinya.
"Sistem keberuntungan telah aktif. Silakan Tuan tekan yes untuk memulai operasional. Sistem akan memberikan keuntungan kepada tuan 50 kali lipat." Ucap sistem itu yang kembali membuat mata Nova melotot.
"Ada ya sistem keberuntungan..?" Tanyanya dengan kebingungan. Dia menggarut Garut kepalanya dan bahkan mengucek-ngucek matanya sendiri.
"Apa Aku sedang berhalusinasi..? Apa karena saking miskinnya aku sampai harus memiliki pemikiran seperti ini.!!" Serunya dengan penuh keterkejutan sekaligus keheranan.
"Nona tidak perlu heran, nama pemilik sistem adalah Nova lisma, umur 18 tahun, jurusan geografi pemetaan. Kemampuan standar, kepintaran nol, dan tak memiliki keahlian. Untuk itu, sebelum mengoperasikan sistem keberuntungan, silakan nonaktifkan yes untuk memulai operasional." Ucap sistem itu lagi.
Nova yang mendengar biodatanya disebutkan secara gamblang itu langsung menggigit bibirnya sambil menatap kesal.
"Sialan ini sistem.. kamu malah benar-benar membacakan kekuranganku.." ucapnya langsung merasa sedih untuk dirinya.
"Ah sudahlah!! Kalau begitu aku akan klik tombol ya untuk membuktikanmu." Dengan cepat dia menyentuh kata yes dari tampilan hologram seperti infocus itu.
Klik
"Terima kasih karena pemilik rumah sudah melanjutkan operasional. Sekarang sistem sedang mendeteksi."
Klik klik klik
"Sistem selesai mendeteksi. Tuan pemilik rumah Nova lisma, miskin dan tidak memiliki uang sepersen pun dalam aplikasi m-banking. Tapi sistem menemukan barang yang bisa ditukar di dalam sistem. Setiap transaksi yang Nona lakukan, akan mendapatkan cashback 50 kali lipat." Ucapnya.
Nova yang tidak terlalu bodoh-bodoh amat tentu saja mengerti apa yang dikatakan oleh sistemnya. Walaupun dia masih merasa tidak percaya dan takut kalau ini hanyalah sebuah halusinasi semata. Awalnya dia sempat terkejut dan tersinggung ketika sistem mengatakan kalau dia adalah pemilik akun yang miskin dan tidak memiliki uang sepersen pun di dalam m-banking nya.
Namun dia mendadak menghilangkan rasa kesal dalam hatinya dan bercampur dengan rasa penasaran, ketika mendengar sistem mengatakan kalau semua barang bisa ditukar dalam sistem, dan akan memberikan uang. Dan cashback juga senilai kali lipat apabila sang pemilik akun melakukan transaksi.
"Emang iya..? Gue benar-benar sudah gila ini..!" Dia pun langsung terkeke lucu. Namun untuk menghilangkan rasa penasaran di dalam hatinya, dia tetap mencari sesuatu yang bisa ditukarkan dalam sistem seperti yang dikatakan oleh sistem tersebut.
Di sana dia menemukan pena yang sudah kehabisan tintanya. Kemudian langsung menukarkannya secara virtual ke dalam sistem.
"Pulpen my gel, dibeli dengan harga rp10.000. Anda mendapatkan cashback senilai lima ratus ribu rupiah. Dan uangnya sudah dikirim ke rekening anda."
Ting
Seketika bunyi notifikasi m-banking nya pun langsung menyadarkannya. Nova dengan sedikit malas mengintip notifikasi tersebut. Namun sesaat kemudian matanya langsung terbelalak ketika melihat uang sejumlah rp500.000 memasuki aplikasi m-banking-nya.
"APA!! UANGNYA BENERAN MASUK!!" Serunya dengan suara yang sedikit meninggi. Namun dia langsung menutup mulutnya Ketika tersadar dirinya terlalu heboh.
"Betul nona!! Setiap barang yang Nona tukarkan ke dalam sistem akan dikalikan 50 kali lipat dari harga pembelian pertama. Dan uangnya akan langsung dikirim ke dalam m-banking anda." Nova yang mendengar itu jadi kegirangan. Dia bahkan tidak percaya dengan apa yang terjadi sampai-sampai dia berani mencubit tangannya sendiri.
"Auch.. sakit!! Apakah ini benar-benar mendapatkan untung dari sistem..?" Ucapnya dengan suara yang tertahan karena kegirangan.
"Wah kalau begitu tidak boleh disia-siakan ini!! Aku akan menukar semua barang-barang yang tidak terpakai lagi.." Akhirnya dia pun mulai memilih dan mencari-cari barang-barang yang sudah tidak dipakainya. Yang penting memiliki daya guna dan harga.
Di sana dia menggantikan beberapa baju yang sudah jarang ia gunakan, dan dengan harga awal yang hampir mencapai 50 dan 60.000 perhelai baju, membuatnya langsung mendapatkan sekitar 10 juta dalam sehari. Melihat itu, Nova tentu saja sangat kegirangan.
"Kalau seperti ini..! Aku bener-bener akan menjadi kaya raya.." girangnya. Untung saja tidak seberapa orang yang ada di sekitar kamar mereka. Karena biasanya, sore-sore begini para anak-anak kos sudah mulai pergi melakukan aktivitas sore lainnya. Ada yang pergi lari sore bersama dengan teman-teman mereka, ada juga yang pergi jalan-jalan untuk mencari hiburan bersama pasangannya. Palingan yang akan tinggal di sana itu hanya sekitar satu atau dua orang saja.
"Kalau begini, aku harus cepat mengambil uangnya. Aku harus segera membayar uang kosan sebanyak 2 bulan. Sama membayar uang tunggakan bulan ini." Gumamnya pada dirinya sendiri. Tanpa pikir panjang, Nova pun langsung bersiap dan kembali menggunakan jilbabnya serta pakaian berlengan panjang. Untung saja, ada ATM di sekitar universitasnya, sehingga dia tidak perlu capek-capek pergi ke tempat.
Dan perlu diketahui, uang di dalam sakunya itu hanya tertinggal 5.000 saja. Dan itu hanya cukup untuk membeli satu bungkus mie saja. Karena itulah, setelan Nova mendapatkan uang dalam m-banking-nya, dia tentu saja tidak akan menyia-nyiakannya.
Nova pun berjalan sendiri menuju mesin ATM yang jarak tempuhnya sekitar 10 menit dari rumah kosannya. Sampainya dia di sana, dia mendapati kalau ATM dalam keadaan sepi. Dia pun langsung segera masuk ke dalam dan mengeluarkan kartu untuk menarik uang di dalamnya
"Bismillahirohmanirohim.. mudah-mudahan beneran ada uang di dalamnya.." dia pun langsung memasukkan kartu ATM itu ke dalam mesin. Dia memasukkan 6 digit pin ATM-nya, dan langsung berlari ke icon pemeriksaan saldo. Dan ketika dia menaikkan informasi saldo, matanya langsung terbelalak sempurna, karena ternyata di dalamnya beneran ada uang senilai rp10.000.000.
"Eooaaaa.... Beneran ada!! Masya Allah.. terima kasih banyak ya Allah.." ucapnya dengan penuh kegirangan. Dia pun langsung segera cepat-cepat menarik uang di dalamnya. Dia mengambil sekitar 5 juta rupiah, untuk memenuhi semua kebutuhan hidupnya. Dan besok, dia berencana akan pergi ke pasar untuk membeli beras karena kebutuhan sembakonya sudah sangat menipis.
Kini Nova sudah kembali pulang dengan membawa uang sebesar 5 juta rupiah di dalam saku celananya yang ditutup rapat oleh baju panjangnya. Di sana dia langsung mengelompokkan uang-uang itu untuk membayar semua kebutuhannya yang tertunda termasuk sewa kamarnya. Dengan cepat dia menyisahkan satu bulan uang tunggakan, dan dua bulan uang untuk membayar kosannya di dua bulan yang akan datang.