NovelToon NovelToon
Lazy Emperor

Lazy Emperor

Status: sedang berlangsung
Genre:Budidaya dan Peningkatan / Action
Popularitas:246
Nilai: 5
Nama Author: kristanto artsx,....

setelah menyebrang, aku ingin berkultivasi dengan santai tetapi semua orang memubuat ku bekerja keras, saat aku berkata bahwa aku berkultivasi dengan bekerja keras, orang-orang ngin menghajar ku berkata bahwa aku orang termalas di dunia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kristanto artsx,...., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

cap 23. membeli berbagai teknik

Keesokan pagi nya, ary terbangun dari tidurnya saat hari masih sangat pagi namun iya segera menutupi selimut hingga ke kepalanya ingin kembali tidur.

Saat ary masih di hutan, iya selalu bangun pagi pada jam ini dan langsung keluar dan berlatih, iya melakukan hal itu karena terpaksa, jika iya tak segera menerobos, penampilan nya akan terus menua dan iya juga mungkin tak berhasil menerobos karena penurunan kinerja tubuh karena usia tua, jika itu terjadi, iya akan mati saat usianya mencapai batas.

Ary tentu tak ingin mati, jadi iya berlatih keras.

Sekarang, ary telah menerobos, penampilannya sudah kembali muda, iya juga memiliki banyak waktu untuk menyusun rencana dan berlatih perlahan, iya tak ingin berlatih keras seperti di hutan lagi. " Hidup berarti saat kau menikmatinya" Itu adalah slogan ary.

Ary yang menutupi tubuh nya dengan selimut bermaksud tidur bebrapa saat lagi sebelum bangun namun ternyata, ary tak bisa lagi kembali tidur, sepertinya tubuh nya sudah terbiasa bangun pagi sehingga iya sama sekali tak mengantuk.

Ary yang tak mengantuk kemudian terpaksa bangun pagi juga untuk hari ini. Iya mandi membersihkan diri.

Setelah itu ary keluar dari penginapan dan berjalan jalan.

Iya berkeliling kota perlahan dan melihat-lihat suasana kota.

Meskipun waktu masih sangat pagi menunjukan sekitar pukul 5, Orang-orang di kota ini sudah bangun dan mulai beraktivitas.

Ary berkeliling kota beberapa saat namun kalimat yang paling sering iya dengar dari orang-orang di jalanan adalah "Tuan muda dou ke ketakutan dan noda kuning memenuhi celananya".

Sungguh, sepertinya karir dou ke sebagai pemuda tampan sudah habis, iya akan sulit menemukan pasangan kelas atas dan akan terus di kenal sebagai si cepirit.

Setelah berjalan-jalan beberapa saat lagi, ary sampai ke sebuah pasar, bukan pasar buah buahan atau sayuran tapi pasar khusus untuk menjual belikan barang-barang yang di butuhkan oleh seorang kultivator, Ary kemudian masuk dan melihat-lihat.

Kebanyakan barang yang di jual di pasar ini adalah ramuan kualitas terendah yang biasanya hanya di beli kultivator pemurnian tubuh, kemudian ada juga daging monster, beras kualitas rendah, dan ada juga beberapa toko senjata.

Ary mampir dan melihat-lihat ke beberapa toko, iya mengamati ramuan yang di pajang di toko dengan hati-hati.

Iya ingat bahwa mc di sebuah novel biasanya menemukan ramuan kuat di antara ramuan biasa di pasaran, ary ingin menirunya namun sayang nya, iya tak memiliki banyak pengetahuan tentang ramuan, jya melihat-lihat beberapa saat dan menyerah, iya hanya memiliki pengetahuan tentang ramuan yang umum jadi iya tak mampu menemukan ramuan yang baik di antara ramuan kualitas rendah di sini.

Setelah menyerah pada ramuan, ary kemudian berkeliling dan mendatangi satu demi satu toko senjata.

Iya melakukan itu tentu karena seprti sebelum nya, iya ingin meniru mc yang menemukan barang bagus di tumpukan sampah.

Berbeda dengan ramuan, meskipun ary juga tak memiliki pengetahuan untuk membedakan senjata yang bagus, ary tetap membeli banyak barang dari toko senjata.

Hal ini karena ary ingin mengandalkan keberuntungan.

Ary berkeliling dari satu toko senjata ke toko lainnya, kriteria pembelian barang nya sederhana,

baik itu barang utuh maupun pecahan, selama barang itu terlihat tak mencolok, terlihat tua atau kuno dan berkarat ary akan membelinya.

Barang-barang dengan kriteria itu biasanya sangat murah namun, selama ary sedikit beruntung iya mungkin bisa menemukan barang bagus di antara mereka.

Ary melakukan ini karena iya mengingat bahwa mc sebuah novel biasanya mendapat artefak bagus di pasaran dengan harga murah, jenis artefak bisa bermacam-macam namun artefak yang di beli penampilan awalnya selalu sama, tak mencolok, terlihat seperti barang tua dan kadang pecah ataupun berkarat.

Ary berkeliling toko-toko senjata di pasar tanpa melewatkan satupun dan membeli cukup banyak barang.

Untung nya barang-barang itu murah dan iya juga kaya jadi iya mampu membeli mereka dengan mudah.

Setelah melakukan semua itu, ary kemudian mencari tempat yang sedikit terbuka di pasar mengeluarkan tongkat dan menggantung spanduk yang iya siapkan sebelunya dan menancapkan nya di tanah.

Spanduk itu bertuliskan" Membeli teknik kultivasi dan teknik bertarung"

Setelah menancapkan tongkat spanduk itu, ary mengeluarkan sebuah bangku kecil dan duduk.

Iya melipat tangan nya dan menutup matanya, biasanya, inilah pose yang di lakukan seorang ahli di sebuah novel.

Setelah ary menancapkan spanduk itu, banyak orang segera tertarik padanya, beberapa orang segera menghampirinya dan bertanya.

" Saudara, seperti apa kriteria teknik yang ingin kau beli" Tanya seorang pria kekar mampir karena melihat spanduk ary.

"Teknik kultivasi atau teknik bertarung apapun setingkat pemurnian qi atau lebih" Ucap ary santai

"Begitu, baguslah, Aku memiliki sebuah teknik pedang yang tak sengaja ku temukan di sini, jika saudara dapat memberikan harga yang bagus, aku akan menjual nya" Ucap pria berotot mengeluarkan sebuah buku setelah mendengar jawaban ary

Ary meihat buku itu mengamilnya dan membaca halaman depan nya" 5 batu spiritual" Ucap ary setelah melihat halaman depan teknik itu.

"Baik sepakat. " ucap pria beroto itu senang, iya langsung puas dengan harga yang di berikan ary, harga itu seudah termasuk tinggi, iya juga mengerti bahwa ary langsung mengeluarkan harga seperti itu yang berarti tak ada lagi negosiasi.

Jika iya masih bicara tentang kenaikan harga, itu pasti hanya membuang waktu.

Transaksi segera terjadi di antara mereka.

Setelah pria berotot itu pergi, ary berhasil membeli beberapa teknik kultivasi dan teknik bertarung dari beberapa orang lagi sayang nya semuanya adalah teknik tingkat pemurnian qi, tak ada teknik tingkat pendiri fondasi atau lebih

Terlebih setelah iya membaca teknik-teknik itu, iya sedikit kecewa, teknik-teknik ini tak lagi mampu memuaskan nya, paling banyak, teknik-teknik ini hanya memberinya sedikit inspirasi untuk kultivasi ataupun gaya bertarung nya.

Meski sedikit kecewa, ary tetap menyimpan teknik-teknik itu, iya kemudian kembali menutup matanya dan menunggu berharap seseorang akan membawa teknik yang lebih baik.

Saat ary menutup matanya, iya tiba-tiba merasakan seorang pria berhenti di depan nya namun ary tak membuka matanya.

"Teman, apa kau membutuhkan teknik tingkat pendirian fondasi" Ucap pria yang berhenti di depan ary

Mendengar pertanyaan itu, ary berkata tanpa membuka matanya" Benar, apakah orang yang sudah mengikutiku sejak lama ingin memberiku teknik seperti itu" Ucap ary dengan nada tak senang.

Benar saja, ary sudah lama tahu bahwa seseorang mengikutinya, saat keluar dari penginapan, iya bahkan tahu siapa orang itu.

Setelah menjadi kultivator pendirian fondasi, ary sangat peka terhadap energi alam dan mampu merasakan perubahan energi di radius beberapa meter darinya.

Setiap orang baik yang berkultivasi maupun yang tak berkultivasi memiliki jejak energi di tubuh mereka yang berbeda dengan anergi alam di sekitar.

Jumlah dan jenis energi alam dalam tubuh seseorang juga berbeda tergantung cara kultivasi mereka, hal ini membuat ary mampu mengenali membedakan orang yang ada di sekitar nya dengan merasakan energi mereka.

"ini... teman jangan salah paham sebenarnya aku mengikutimu bukan karena maksud jahat" ucap orang yang berhenti di depan ary yang adalah Lin feng

"sebenarnya aku ingin menemuimu untuk memintamu untuk melakukan sesuatu bersama ku namun aku kemudian menyadari bahwa aku sedang miskin dan tak memiliki banyak batu spiritual, hal ini membuat ku malu untuk menemuimu jadi aku tak sengaja mengikutimu, barulah setelah melihatmu sepertinya menginginkan teknik bertarung, aku kemudian mengingat bahwa aku memiliki sebuah teknik pedang tingkat pendirian fondasi yang bisa ku jual jadi aku memberanikan diri untuk menemuimu teman tolong jangan tersinggung" ucap lin feng menjelaskan dengan malu karena iya sudah ketahuan

Sebenarnya, saat iya berpisah dengan ary kemarin, iya kemudian mencari ary di seluruh kota, iya ingin mengajak nya bertarung untuk mencari tahu kenapa perasaan takut muncul saat ary menatap nya sebelum nya.

Iya kemudian berhasil menemukan ary di sebuah penginapan besar, namun iya kemudian menyadari bahwa menantang seseorang secara gegabah mungkin akan membuatnya tersinggung, terlebih jika iya ingin mencari tahu apa yang membuat ary terlihat menakutkan, iya mungkin harus memaksa ary bertarung dengan sangat serius.

Jika itu sampai terjadi, itu mungkin akan menjadi pertarungan hidup dan mati, lin feng tentu tak ingin itu terjadi.

hal ini membuatnya bingung, kemudian lin feng tiba-tiba mengingat bahwa iya akan pergi berburu bersama seorang teman dan harus masuk jauh kedalam hutan.

Jika iya bisa mengajak ary ikut dan pergi berburu bersama mereka, iya akan bisa mengamati ary dari dekat. namun iya kemudian memiliki masalah lagi.

Seperti yang iya katakan, iya sangat miskin, iya bingung bagaimana mengajak ary jadi iya kemudian menunggu.

pagi harinya saat ary berkeliling, lin feng kemudian mengikutinya hingga ke pasar ini.

barulah saat iya melihat ary membeli teknik bertarung, iya ingat bahwa iya memiliki sebuah teknik yang cukup bagus, iya kemudian memberanikan untuk menemui ary.

iya tak menyangka bahwa ary sudah mengetahui bahwa iya mengikutinya sejak awal.

mendengar teknik pedang teknik pedang tingkat pendirian fondasi, barulah ary membuka matanya.

" apa yang harus ku lakukan untuk mendapat teknik itu" ucap ary setelah mendengar penjelasan lin feng.

Iya tak terlalu mempermasalahkan di ikuti, yang terpenting adalah mendapat teknik yang iya butuhkan.

"besok aku dan seorang teman akan pergi berburu beberapa monster tingkat pendirian fondasi namun, aku merasa kekuatan kami masih sedikit kurang jika hanya berdua jadi aku ingin teman ini ikut bersama kami dan membantu kami" ucap lin feng setelah mendapat jawaban positif

"aku tak bisa ikut, kau bisa mencari orang lain saja" ucap ary langsung setelah mendengar kata-kata lin feng

mendengar pergi berburu, ary langsung kehilangan minat, iya terlalu malas untuk kembali ke hutan untuk bertarung dengan monster, iya baru saja datang ke kota setelah pelatihan melawan monster yang melelahkan, bagaimana bisa iya mau kembali ke hutan saat baru sehari di kota.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!