Zhang Liu gadis malang yang di paksa menikahi seorang raja aneh, demi menolak pernikahan dan menjaga kesucian Zhang Liu bunuh diri dengan menenggelamkan diri di dalam danau, namun siapa yang menyangka setelah kepergian Zhang Liu dari tubuhnya, seorang gadis dari dimensi lain terjebak di dalam tubuhnya, apakah yang akan di lakukan gadis itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auliya Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Apa kelebihannya?
Istana putri agung penuh suka ria, menyimpan harta harta yang baru di ambil, di lain tempat, tepatnya di kediaman Zhang malah terlihat kacau, sang pemilik kediaman (Zhang Lan) malah sedang dalam suasana hati yang sangat buruk, bagaimana tidak, kediaman ini hampir di kosongkan oleh dua pengacau
bukan itu saja, bahkan ia masih harus kehilangan papan roh wanita yang paling ia cintai, selama bertahun tahun tak ada yang bisa mengantikan Hu Xuan di hatinya, akan tetapi?, karena hasutan seorang selir ia kehilangan semuanya.
"Tuan ini, Liu Yan sudah mengatur semuanya dengan baik" Ming Rao pun tak menyangka jika ia akan masuk dalam jebakan gadis jalang itu.
"Semua terjadi karena kau, kau yang sangat serakah, dari mana datangnya kepercayaan diri mu itu, berani mencuri harta nyonya kediaman, kau tak membawa apapun ke kediaman ini, masih berani berangan untuk menjadi penguasa"
"Tuan, jika bukan karena kebutuhan yang mendesak bagaimana mungkin saya berani" Ming Rao membela diri
Kediaman Zhang sangat besar, ia mengatur semuanya dengan bangga, menggunakan harta nyonya untuk mendukung kediaman ini, siapa yang menyangka jika hari ini akan datang, hari di mana ia harus kehilangan semua harta yang selama ini menjadi kebanggan nya
"Aku memiliki tunjangan bulanan, dan jumlahnya bukan sedikit, aku sudah memperingati mu, jaga mahar itu dengan baik, aku meminta kau menjaga, bukan mencuri, A Xuan ku telah di bawa mereka kembali ke istana Hu, selama ini kau terlalu nyaman hingga berani mengusiknya, aku tak memperlakukan mu dengan buruk, tapi ini balasan yang ku dapat?, istri ku tercinta, papan rohnya pun sudah tak ada, dan aku tak berdaya, aku sangat membenci ketidak berdayaan seperti ini" ia berteriak dengan penuh amarah
Jika Ming Rao tak terlalu serakah maka ia hanya akan kehilangan harta saja, karena keserakahan Ming Rao ia bahkan harus kehilangan papan roh istri tercintanya juga
"Tuan, kau masih memikirkannya?, dari sisi mana ia lebih dari ku, tuan, aku sudah mengabdikan diri ku selama belasan tahun ke kediaman Zhang ini, apakah kau begitu buta untuk tidak melihatnya?, mengapa kau hanya menginginkan dia dan mengabaikan aku" Ming Rao nampak tak puas, ia sudah bekerja begitu keras namun keberadaannya bahkan tak pernah di hargai
"Kau, dasar pelayan hina, dari sisi mana kau bisa di bandingkan dengan A Xuan ku?, kau hanya pelayan kecil yang serakah, naik ke ranjang ku saat aku mabuk, kau hanya jalang tak tau diri"
"Ayah" Lin Zhi berteriak tak percaya, ayah yang selama ini memanjakannya malah meneriaki ibunya
"Kau, kembali ke halaman mu dan salin kitab suci selama satu bulan, ibu mu bodoh karena ia di besarkan sebagai seorang pelayan rendahan, tapi diri mu?, kau didik bersama guru guru terbaik, apa kau benar benar tak bisa menghentikan ibu mu yang bodoh ini"
"Ayah, mengapa ayah, apa kau sudah tak menyayangi kami lagi?" Lin zhi menatap tak percaya
Kapan ayahnya menjadi begitu tajam, kapan ayahnya menjadi begitu sinis, ia menjalani kehidupan stabil selama bertahun tahun, namun, baru 1 hari Bajingan Liu Yan itu meninggalkan kediaman dan kediaman sudah begitu ribut
"Bawa dia kembali dan jangan biarkan dia keluar tampa izin ku" Ia menatap dengan tatapan dingin dan dalam sekejap belayan menarik Lin Zhi keluar dari ruangan.
"Bajingan, dia bukan hanya pergi dari kediaman ia juga menghancurkan kediaman" Teriak Lin Zhi penuh kesal menghancurkan barang barang yang ada di kediaman, ia kesal dan marah dengan semua yang telah terjadi saat ini
Dan ia marah, marah pada kebodohan ibunya, ia hanya sedikit tak enak badan kemarin dan hari ini harta itu sudah di tukar, ibunya bodoh tapi juga tak begitu berani melakukan hal ekstrim seperti itu.
"Nona tenangkan diri anda"
"Plak" Tamparan mendadak pada Xu Tang
"Jalang, siapa yang meminta mu berbicara, dasar budak rendahan"
"Nona maafkan kelancangan saya, hanya saja marah seperti ini hanya akan membuat Nona besar semakin senang"
"Dia bukan nona besar lagi, dia hanya jalang kecil yang di usir dari keluarga Zhang"
"Nona benar, dia hanya orang yang di buang oleh keluarga Zhang, nona jika larut dalam amarah bukankah ini akan membuatnya tambah bahagia"
"Apa maksud mu?"
"Dalam beberapa bulan dia masuk ke istana raja Han, akan tetapi semua orang di ibukota jelas tau jika nona Liu memiliki kisah cinta dengan putra mahkota, akan tetapi ia menikahi raja Han yang pemurung apakah ia bisa puas dengan keputusan ini" Pelayan di sisinya terlihat lemah di luar namun ada banyak ide buruk yang telah ia pikirkan dan
"Putra mahkota?" Lin Zhi menaikan alisnya
"Benar"
"Putra mahkota?, ia bahkan sangat mencintai jalang itu, jika tidak bagaiman ia bisa mendekam di perbatasan selama bertahun tahun, belum lagi ia akan segera menikahi putri bangsawan Wu setelah pernikahan raja Han dan jalang itu, apa kau ingin mendorong ku menjadi selir, dasar budak rendahan" Lin Zhi menampar pelayan kecilnya dengan kesal
Ia tak akan menjadi selir, ia ingin menjadi istri sah dan bisa menang dari Liu Yan dalam aspek manapun, Liu Yan hanya wanita bodoh yang tak di inginkan ayahnya, selain lahir dari istri resmi tak ada hal apapun yang dapat di banggakan olehnya, berbeda dengan Lin Zhi meski bukan keindahan No 1 ia juga memiliki tempat di hati masyarakat kota
Saat namanya di sebut maka pujian lah yang akan selalu mengiring setelahnya, ia begitu puas dengan kemampuan yang ia usahakan selama ini
"Nona, ampuni saya, menjadi selir juga bisa mengubah status menjadi lebih tinggi, posisi putri mahkota mungkin sudah di isi akan tetapi posisi permaisuri masa depan tak ada yang bisa memastikannya" Istana begitu ramai, ada banyak persaingan, hanya yang paling kuat yang bisa bertahan hingga akhir, dan yang bisa bertahan akan duduk di kursi megah kekuasaan
"Kau, kau benar, baiklah, ambilkan kuas dan kertas, putra mahkota sangat mencintai jalang itu, jadi lihat apa yang akan terjadi di hari pernikahannya" Selama beberapa tahun ini putra mahkota cukup sering datang berkunjung ke kediaman perdana Mentri,
Putra mahkota memperlakukan dirinya dengan baik, meskipun setiap saat putra mahkota hanya akan mengungkit Liu Yan, akan tetapi Liu Yan akan segera menikah.
Cinta mereka seberapa dalam pun juga tak ada gunanya, putra mahkota tak akan melepaskan kekuasaan hanya karena seorang wanita
"Baik nona" Xu Tang berucap pelan dan membantu Lin Zhi bersiap
"Liu Yan, jalang, tunggu pembalasan dari ku, sedari lahir kau memang di takdirkan memiliki nasib yang buruk" Ia berdecih, selama bertahun tahun hubungan Liu Yan dan putra mahkota sangat baik, hingga seluruh ibukota tau jika keduanya berada dalam hubungan istimewa.
Tapi akhirnya sebuah perjodohan lama muncul, membuat siapa saja terkejut, Liu Yan adalah kekasih putra mahkota akan tetapi putri agung menjodohkannya dengan Han Bing yakni raja Han yang kejam.
Bukan itu saja kabar mengejutkan juga datang dari pihak putra mahkota yang seketika mengumumkan pertunangan dengan putri bangsawan besar bermarga Wu
Ini berada di luar dugaan semua orang dan, setiap orang menantikan apa yang akan terjadi selanjutnya, jika ia berusaha lebih keras ia yakin ia bisa mendapatkan putra mahkota.