NovelToon NovelToon
Ambillah!

Ambillah!

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Mafia
Popularitas:38.8k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

"Ambil, ambillah dia! Aku ikhlaskan dia untukmu."

Suara seorang wanita terdengar begitu nyaring ketika berada di depan rumah wanita yang menjadi selingkuhan suaminya.

Didepan keluarga besar sang pelakor dia tak gentar meski pun sendirian.

Hancur hati Arundari saat mengetahui bahwa gadis yang sudah dia anggap sebagai adiknya sendiri itu tega menjadi duri dalam daging pada biduk rumahtangganya.

Tampilannya yang religius sungguh tidak berjalan lurus dengan perbuatannya.

Tak ingin sakit hati terlalu lama, Arundari memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan Heri.

Apakah Arundari bisa kembali merasakan cinta setelah dirinya disakiti?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rame 23

Suasana HTU benar-benar sangat sibuk. Bukan sibuk karena pekerjaan melainkan sibuk menjawab panggilan dari para klien, sibuk menghapus komen-komen yang ada di media sosial, dan juga sibuk menghadapi keributan yang disebabkan oleh atasan mereka.

"Mas! Mas Heri!"

Drap drap drap

Jelita datang ke kantor dengan langkah terburu-buru. Dia juga manggil nama Heri dengan sedikit berteriak. Sedangkan para karyawan, menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan. Ada tatapan benci, ada tatapan penuh tanya, dan ada tatapan tidak suka bahkan jijik. Akan tetapi mereka menutupi itu dengan sangat baik, kecuali satu orang. Anis, gadis itu benar-benar geram sampai-sampai mengepalkan tangannya dengan erat.

"Dasar pelakor murahan,"ucap Anis dengan gigi yang bergemelutuk. Anis bahkan memilih untuk pergi dari kantor karena ia merasa muak dengan Jelita dan juga Heri.

Saat dia sudah sampai di luar gedung dan masuk ke dalam mobilnya, gadis itu mengambil ponselnya. Entah apa yang dilakukannya, tapi seringai terbit dari bibir gadis tersebut.

Di dalam, suasana semakin memanas ketika Jelita berbicara dengan begitu keras kepada Heri, sampai-sampai banyak karyawan yang mendengarnya.

"Apa-apaan ini, Mas? Kenapa kamu nggak cepet buat ambil tindakan sih. kata-kata mereka udah sangat keterlaluan tahu nggak. Paling nggak hapusin komen-komen itu secepetnya dong, Mas. Jangan diem aja kayak gini."

Fyuuuuh

Heri membuang nafasnya kasar, dia juga memijit keningnya yang berdenyut. Bagaimana tidak, masalah yang menimpanya datang berturut-turut dan tanpa permisi.

Ditambah lagi Jelita datang dengan marah-marah. Dia bukannya datang bekerja lebih awal akan tetapi malah datang terlambat lalu diiringi dengan kemarahan yang tidak jelas seperti ini.

"Kamu beneran nggak tahu apa nggak lihat sih, Jel. Lihat, lihat mereka lagi kerja. Mereka lagi ngelakuin apa yang kamu bilang tadi itu. Dari pada kamu cuma marah-marah nggak jelas, lebih baik kamu ikut kontribusi. Kamu megang akun youtube kita kan, nah coba edit lalu upload video yang dibikin beberapa waktu lalu. Coba naikin viewer, terserah gimana caranya. Pancing mereka buat komentar," jawab Heri panjang lebar.

Setelah berkata demikian, Heri kembali sibuk menerima telpon yang masuk ke ponselnya. Dia bersikap tak acuh kepada istri barunya itu.

Jelita yang melihat Heri memperlakukan dirinya seperti itu jelas merasa tidak senang. Bukannya melakukan apa yang diperintahkan oleh Heri, Jelita justru duduk di sofa dan menatap Heri tajam.

"Kamu ngapain masih di sini?" tanya Heri setelah dia selesai dengan satu penelpon.

"Aku mau tanya sama kamu, Mas. Kemana kamu pergi semalam?" balas Jelita.

Wajah Heri tidak terkejut sama sekali, malah terkesan tenang dan datar mendengar pertanyaan Jelita.

"Apaan sih Jelita, aku semalem pergi ke HTU. Banyak yang perlu dikerjakan. Dan ternyata para klien batal pake jasa HTU. Kalau kayak gini, kita bisa bangkrut. Kamu mikir sampai gitu nggak, Jel? Dan kamu malah sibuk nanyain kemana aku semalem? Saat kayak gini, please kerja sama buat pertahanin HTU."

Ucapan Heri sangat tenang, tidak ada kegugupan dan tidak ada keraguan sama sekali. Hal tersebut membuat Jelita langsung percaya ucapan Heri. Meski sebenarnya juga tidak serta merta percaya.

Semalam dia sangat terkejut mengetahui bahwa Heri tak ada di sebelahnya. Jelita bahkan mencari-cari keberadaan Heri di seluruh sudut rumah, tapi tidak menemukannya.

Pikiran Jelita lansung mengarah ke Arundari. Dia berpikir bahwa Heri pergi ke rumah mantan istrinya tersebut. Jelita juga mencoba menghubungi Heri, tapi ponselnya mati.

Dan pagi harinya, Jelita sengaja datang terlambat ke kantor karena berharap Heri akan menghubunginya. Namun ternyata tidak demikian. Malah dia mendapatkan sebuah fakta yang mengejutkan dimana komentar netizen sangat buruk tentang dirinya. Serta foto dan video saat dia menikah dengan Heri tersebar.

"Udah kan, udah puas dengan jawabannya. Sekarang pergi dan lakuin tugas yang aku beri tadi,"ucap Heri datar.

"Mas, kok kamu sekarang gini sih sama aku. Kok sekarang kamu dingin banget, cuek. Kita lho baru aja nikah, tapi sikap kamu ke aku berubah banget. Nggak hangat, nggak ada lembut-lembutnya."

Agaknya Jelita masih tidak ingin beranjak dari ruangan Heri. Dan saat ini dia malah membicarakan sikap Heri terhadapnya.

"Jelita, tahu tempat dan tahu kondisi dong. Kamu nggak lihat apa kantor lagi crowded begini. Kita lagi ada dalam masa krisis, seharunya kamu bisa ngesampingin dulu urusan pribadi. Udahlah Jel, sana kerjain apa yang aku bilang tadi,"sahut Heri tanpa sedikit pun mengalihkan pandangannya dari laptop miliknya.

Huh!

Jelita nampak kesal. Dia menghentakkan kakinya dengan begitu keras ke lantai karena ucapan suaminya. Tak hanya itu, dia juga menutup pintu ruangan itu dengan begitu keras.

Brak!

Heri sampai terjingkat atas ulah Jelita. Tapi karena banyak yang harus diurusnya, pria itu bersikap acuh tak acuh.

Jelita melenggang keluar, dia melihat semua orang yang ada di kantor. Mereka semua sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Jelita entah mengapa merasa sangat kesal. Alhasil dia memilih pergi.

"Foto dan video itu, siapa yang nyebarin ya. Jangan-jangan tuh orang. Sialan dia, berani-beraninya ngusik aku,"ucap Jelita geram.

Wanita itu kemudian masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan kantor HTU. Tangannya menggenggam erat setir kemudi saat mengingat apa yang dialaminya hari ini.

Ada sebuah tempat yang hendak ia datangi. Tempat dimana ada orang yang ia yakini adalah dalang dibalik menyebarnya video dan juga foto pernikahan dirinya.

Ckiiit

"BUKA PINTUNYA, CEPAT!" teriak Jelita tanpa sopan santun saat sampai di tempat tujuan. Padahal itu adalah rumah orang lain, dimana dirinya datang sebagai seorang tamu.

"Maaf, anda cari siapa di sini? Setahu saya Nyonya tidak ada janji dengan siapapun,"jawab seseorang yang muncul dari balik gerbang.

"Mbak Arun, aku mau bicara sama Mbak Arun. Biarin aku masuk, jadi cepet buka pintu gerbangnya,"sahut Jelita dengan nada tinggi sekaligus memaksa.

Ya, tempat yang dituju oleh Jelita adalah Arundari. Dia menganggap bahwa orang yang ada dibalik kerusuhan di HTU adalah Arundari. Mengapa demikian? Karena menurut Jelita hanya Arundari yang ada di rumahnya waktu itu. Hanya Arundari yang melihat dirinya dan Heri menikah.

Sungguh lucu bukuan, Jelita tidak menelaah ke dalam diri tapi malah menyalahkan orang lain.

"Tapi maaf, saya tidak bisa memanggilkan Nyonya karena beliau tidak pernah berpesan kepada saya tentang kedatangan Anda,"ucap Anton.

Grrrrrtt

Jelita semakin geram. Dan karena saking tidak sabarnya, dia mendorong gerbang yang terbuat dari teralis besi.

Grek grek grek

"Mbak Arun, keluar kamu!" pekik Jelita.

"Mbak, kalau Anda tetap nekat saya akan panggil polisi,"ucap Anton memperingatkan.

Akan tetapi agaknya Jelita tidak peduli. Dia terus mendorong-dorong gerbang dan malah semakin keras.

"Dasar nggak tahu sopan santun. Ups, dia aja berani nyolong laki orang, ya kali punya sopan santun."

Jeeeeng

TBC

1
cinta semu
suka banget ..sok religi tapi kelakuan kayak mbk Kunti...
cinta semu
penyanyi religi belum tentu paham makna & arti ny...kan jual suara apalagi suara bagus begh...laris manis banyak yg ngelike & subscribe...😁g heran sich dah ada tu pelaku ny ,,viral juga tapi dah lama banget g dengar suara ny....
cinta semu
arundari terlalu lelet ... mereka udah nikah masih aja ,,mager ...
cinta semu
satu team kompak banget ...tapi nama ny dosa pasti ada cela itu terungkap
Esther
Anis yang nyebarin video dan sekarang malah didukung sama Adyaksa.
Ada maksud tersembunyi nih dari Adyaksa😄
Sri Supriatin
vuma up 1 bab yah thor🤭
Nie
Siapin fisik dan mental kalian ya,karna sebentar lg kalian akan semakin terkenal 🤭
Nanin Rahayu
good job Anis
Miss Typo
bagus Anis biar mereka berdua kapok menderita
dewi rofiqoh
Ternyata benar, anis yang udah nyebarin video itu. Tapi benar nis, heri dan jelita harus dapat sanksi sosial
Miss Typo
cie cieeee dikirim makanan sm Arun, jantung Adyaksa jedag jedug 😁
partini
Anis TK kira laki" ,
Isabela Devi
Anis yg upload semua itu
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
kalo bisa jdiin Istri y Ben,hihihi
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
tuhkan aku dah curiga m anis
Isabela Devi
semoga Arun jd pilihannya
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
baru x ini bos disuruh nunggu
GiZaNyA
wahhh beneran Anis tooo.. kirain si Adyaksa.. 😁😁
Apakah Anis nanti nya akan berjodoh sama Beni yaa..? hhmmm... 🤣🤣
Sunaryati
Arundari banyak orang yang sayang, dan siap membantu serta melindungi kamu.
LIXX
nyuruhnya agak kurang ajar ya🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!