NovelToon NovelToon
Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Elzaluza2549

Aluza, seorang Office girl cantik di Bandara, terjebak dalam kenangan Ivan mantan kekasihnya yang sudah lama meninggal.

Namun di hari pertama Aluza bekerja ia di pertemukan kembali dengan seorang pilot bernama Bara yang wajahnya sangat mirip sekali dengan Ivan

Tapi Bara yang mirip Ivan itu ternyata memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Dia kasar, angkuh, dan tidak peduli dengan perasaan orang lain.

Aluza terjebak dalam dilema, apakah dia bisa melupakan Ivan dan jatuh cinta dengan Bara, atau justru Bara akan menjadi racun yang menghancurkan hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ternyata Anak Pembantu

Bara keluar dari kamar Aluza, hendak menutup pintu bewarna putih itu kembali.Di depan pintu ALuza kakek tengah berdiri sambil melirik celah pintu yang hampir tertutup.

“Apa itu Aluza calon istri mu..”Seruh kakek. Membuat Bara tersentak kaget.

“Kakek! mengagetkan Aku saja.kakek kenapa ada di sini, apa kakek belum mau tidur?"

"Sudah lama Aku berdiri di sini, Bara," ujar kakek sambil mengerutkan kening, matanya masih tertuju pada pintu kamar Aluza yang sudah di tutup sepenuhnya oleh Bara.“Katakan apa yang sebenarnya terjadi pada calon istri mu itu?"

Bara membuang nafas, serta mengusap bahunya sendiri.'Andai saja kakek tau jika aku dan ALuza hanya berpura-pura pacaran pasti kakek akan kecewa'Ujarnya membatin.

“Keyla yang membawa Aluza ke sini kek.karena Keyla bilang kalau Aluza sedang kesusahan mencari tempat tinggal, sebab kontrakan nya kebanjiran"

Kakek mengangguk perlahan, namun kerut di dahinya belum hilang. "Oh begitu.Keyla memang anak yang baik hati ya, dia tau saja mana yang terbaik untuk kakak nya" ujarnya sambil melihat ke arah kamar Aluza.

Bara merangkul kakek, berusaha untuk mengantar kan nya kembali ke kamarnya.“Ayo kek, ini sudah malam lebih baik kakek tidur sekarang."

“Tapi Bara, kakek ingin sekali bertemu dengan Aluza"

“Tidak sekarang kek, besok saja. kita akan kumpul di ruang makan"jawabnya sambil mulai mengantarkan kakek menjauh dari pintu kamar Aluza.

...****************...

Diva bersama teman-temannya berada di sebuah clubbing. Tapi untuk malam ini suasana klub benar-benar berbeda dengan hari-hari biasa lampu warna-warni berkelip-kelip menyilang langit-langit, musik elektronik berdenyut menggetarkan lantai.Diva berdiri di dekat meja bar sambil merokok.

Salah satu teman dekatnya yang sama-sama bekerja sebagai pramugari sebut saja namanya Nanda.“Masak sih seorang Diva, seorang pramugari terkenal harus kalah saingan sama seorang ob hahahaha"

Diva menghembuskan asap rokok perlahan, matanya sedikit menatap jauh ke arah panggung dansa sebelum melirik Nanda dengan tatapan yang tidak terlalu suka.“Menurut kamu aku akan diam saja begitu, lihat saja aku tidak akan pernah membiarkan wanita rendahan seperti dia merebut Bara dari ku!"

Nanda mengangkat kedua alisnya dengan ekspresi senang, bahkan sedikit menggairahkan. "Akhirnya keluar juga yah sikap asli nya seorang Diva! Ini yang aku tungguin nih!" ujarnya sambil mengetuk meja bar pelan.

Diva menghela nafas dan mematikan rokoknya di atas tempat pembuangan puntung. "Yang penting kan aku orang kaya, kerja sebagai pramugari, ob seperti dia sih bukan lah tandingan ku"

Tiba-tiba seorang pria tua datang dan merangkul pundak Diva,serta mencium pipinya.

“Hallo Diva sayang, sudah lama sekali om tidak melihat kamu. Malam ini mau kan tidur sama om lagi"

Diva terkejut dan segera menarik diri sedikit dari cengkeraman pria tua itu.“Om..Hendra...!"

Pria tua yang disebut Om Hendra hanya tersenyum lebar dan masih mencoba merangkul pundak Diva "Om tahu kamu sering datang kesini, sayang. Kamu kan suka dengan apa yang om berikan bukan Uang, barang mewah, bahkan om kangen sekali tidur dengan kamu lagi.

Nanda sudah tau watak asli Diva hanya tersenyum singkat.“Om ngapain ke sini nanti istri om Hendra marah!"Kata Nanda.

Om Hendra menggeleng perlahan dengan senyum yang masih tetap ada di wajahnya ia mengeraskan suaranya, "Istri ku! Dia kan hanya perempuan biasa yang tinggal di rumah aja. Sudah lama aku memberi dia apa yang dia butuhkan, jadi dia tidak akan berani menggangguku!

Diva semakin merasa tidak nyaman, dia menjauh lebih jauh dari Om Hendra dan menyeringai dengan paksa. "Om lebih om Hendra pergi dari sini sekarang juga. karena kita tidak ada hubungan lagi!"bentak Diva.

Namun Om Hendra tidak mau menyerah, dia mendekat lagi dan menarik lengan Diva dengan sedikit kuat. "Jangan sok sombong ya sayang. Kamu tahu kan tanpa bantuan ku, kamu tidak akan bisa hidup menjadi Pramugari terkenal.

Om Hendra benar kalau bukan dari bantuan om Hendra maka Diva tak akan bisa menjadi pramugari karena waktu itu Diva merupakan anak dari seorang pembantu dan dia baru saja di adopsi oleh mama ayu dan papa Reno sebagai anak angkatnya setelah ia berhasil lolos menjadi pramugari.

Tak ada yang tau tentang masa kelam Diva yang sering tidur dengan om-om untuk mendapatkan uang, serta kemewahan kecuali temanya Nanda.Sekarang setelah ia telah sukses menjadi pramugari dan tinggal di rumah orang kaya, Diva benar-benar meninggalkan dunia gila itu demi mengejar cinta nya Bara.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sinarnya matahari pagi sedikit menyilaukan pandangannya, membuatnya menyipitkan matanya sebentar sebelum menyesuaikan diri. Ia melihat ke sekeliling kamar yang sudah terasa lebih terang, sinar matahari masuk melalui celah tirai yang terbuka sedikit.tak lama ia terkejut sendiri ketika menyaksikan jam di dinding sudah menunjukkan pukul 8 pagi.“Astaga sudah jam 8 pagi!"Aluza menepuk jidatnya sendiri. kemudian ia memeriksa ponselnya yang mati di atas lemari kecil di samping nya.“Harus aku cas dulu ini, siapa tau banyak panggilan penting."

Tok... tok... tok...

Pintu kamar Aluza di ketuk dengan pelan, namun samar-samar ia mendengarkan suara Keyla yang memanggil namanya untuk sarapan pagi bersama.

"Kak Aluza sudah jam 8 nih Kak! ayo kita sarapan dulu ke bawah"

Aluza langsung menjawab dari dalam kamar dengan suara sedikit tergesa-gesa, "Ah iya tunggu sebentar yah."

Aluza membuka pintu kamar perlahan di sana sudah ada Keyla yang masih berdiri di depan pintu kamar nya dengan senyuman.“Kak ayo sarapan dulu ke bawah soalnya keluarga ku sudah berkumpul di sana!"

Aluza menghela nafas.rasanya ia tidak enak hati untuk bertemu mama Keyla lagi hanya gara-gara Aluza bergabung pada moment sarapan pagi bersama.“Aduh maaf yah Key, mending kakak sarapan di luar saja sekalian kakak mau pamit pulang sama kamu untuk kembali ke kontrakan kakak"

Keyla langsung menahan lengan Aluza agar dia tidak pergi, wajahnya menunjukkan rasa khawatir. "Tidak boleh Kak! Kok tiba-tiba mau pulang begitu saja?" ujarnya dengan nada cemas.“yah aku tau kakak pasti takut kan mama marah-marah lagi sama kakak, tapi pokoknya kakak tenang saja jika mama marah, ada aku, ada kak Bara, papa, dan juga ada kakek yang pasti nya membela kakak.

Aluza menarik nafas dalam-dalam lalu menatap Keyla penuh arti.Bahkan tanpa aba-aba Keyla menarik tangan Aluza begitu saja.Namun Aluza hanya pasrah dan mengekori kemana Keyla akan membawanya.

1
anggita
mampir ng👍like sana iklan☝aja. moga novelnya lancar.
Elzaluza2549: terima kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!