NovelToon NovelToon
SUARA 2 [RUKMINI]

SUARA 2 [RUKMINI]

Status: sedang berlangsung
Genre:Horror Thriller-Horror / Iblis / Hantu
Popularitas:30.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Jumillah

"Manut yo, nek gak manut koe mau jadi anak durhaka!?"

"Perempuan iku musti ayu! musti lues! musti biso sekabehane! Koe ndak perlu berpendidikan tinggi, cukup jadi perempuan yang cantik, semua materi datang padamu, nduk."

Lahir dari keluarga miskin, tinggal di rumah gubuk, tapi memiliki orang tua yang berambisi tinggi untuk menjadi kaya. Rukmini, di tempa menjadi anak yang serba bisa. Dia anak satu - satunya tapi tercekik oleh ke egoisan orang tuanya, sehingga tumbuh dendam dan kebencian pada orang tua nya.

Dia melawan aturan, melawan takdir bahkan melawan Tuhan nya, dengan membuat ikatan perjanjian darah dengan yang gelap hanya agar dia bebas dari orang tua nya, tidak peduli apa konsekunsinya..

"WANI TEKO WANI MATI!"

[Novel RUKMINI ini adalah kisah lengkap tentang Rukmini, Sosok ibu yang ada di novel SUARA]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS.31. Malam itu aku lampiaskan sakit hatiku pada bapa, mataku gelap. [RUKMINI]

Sampai malam harinya sekitar jam 10 malam, Rukmini sedang tidur di ranjang nya sendiri. Dia memakai baju tidur sutera warna hitam tipis seperti noni belanda, bahkan ada renda nya. Rukmini tidur membelakangi pintu kamar, dan tiba - tiba pintu kamar nya itu terlihat terbuka pelan - pelan.

Masuk seseorang dan berjalan menghampiri Rukmini, tiba - tiba tangan orang itu melingkar di perut Rukmini. Tapi Rukmini tidak terbangun, tapi saat tangan pria itu mulai meraba - raba barulah Rukmini terkejut.

"Bapak!!" Rukmini terkejut.

Ya itu bapaknya, dia kembali menyerang Rukmini dan kali ini kembali dengan paksaan seperti pertama dulu, tapi.. Entah kenapa Rukmini seolah manjadi perempuan lemah, kedua tangan nya di cekal oleh ayah nya.

"Manut!! Nek ndak manut bapak pukul koe!" Ucap nya.

"Ibu yang salah sama bapak karena hamil di luar nikah, kenapa aku yang bapak siksa!" Teriak Rukmini, dia sambil mencoba memberontak.

"Nek ndak!? Wes toh, lagi pula kue juga ndak bersih toh? Biasanya juga sama banyak laki - laki, ndak usah berontak!" Bentak ayah Rukmini, Rukmini masih berusaha melawan.

"Bapak ndak pernah sama sekali sayang aku?" Ucap Rukmini, ayah nya terkekeh..

"Ndak, tapi nek sekarang.. Bapak bisa sayang koe nek koe manut, manut yo.. iki kewajibanmu gantikan ibumu yang kabur." Ucap ayah nya, mendengar itu lalu entah kenapa Rukmini menatap ayah nya dengan kebencian.

Rukmini diam, dia pasrah tubuh nya kembali di jamah oleh ayah nya. Tapi tatapan nya sama sekali tidak lepas dari ayah nya, dan saat ayah nya sama sekali tidak waspada lagi.. Dia..

"JLEB!"

"ARGH!!"

"Koe! Koe!" Ayah Rukmini kesakitan dan langsung ambruk di atas tubuh Rukmini.

Rukmini menusuk pinggang ayah nya dengan pisau berkarat yang dia ambil dari dapur siang tadi, di tengah kegiatan ayah nya yang sedang fokus menjamah tubuh nya, tangan kanan Rukmini meraih pisau berkarat itu dan kemudian menusuk ayah nya, dan senyum Rukmini terbit.

Rukmini mendorong tubuh ayah nya, dan kemudian dia bangun. Rukmini keluar dari kamar nya dan berjalan keluar dari pintu belakang, ia menuju ke satu pohon besar dan dia mengambil barang - barang yang dia beli, Rukmini membawa nya masuk kedalam kamar.

Rukmini membongkar isinya, isi nya adalah sesajian lengkap. Dia susun sesajian tadi di atas tampah kecil lalu Rukmini membuka karpet yang menutupi tanah di kamar nya, dan mulai merapal mantra mengikuti suara suami ghoib nya.

"Den mas, apa lagi?" Tanya Rukmini pada suami ghoib nya.

"Pakai keris yang den mas bilang, den ayu." Ucap suami ghoib Rukmini, dan Rukmini mengangguk.

Rukmini mengeluarkan sebuah keris yang dia beli dari seseorang sesuai perintah dari suara yang membisikinya, Ya.. Rukmini sempat pergi membeli itu semua saat ayah nya tidur. Dia juga sengaja seolah lemah dan tidak bisa melawan ayah nya agar ayah nya merasa telah menang mengendalikan Rukmini.

Rukmini membuka karpet merah di tanah, dia lalu mengukir sesuatu di sana. Sesuatu seperti simbol yang dia lihat di rumah londo tempo hari lalu, dia mengikuti instruksi "Suara" suami ghoib nya.

"Ikuti aku, den Ayu." Ucap suara yang berada di telinga Rukmini.

Semua yang Rukmini lakukan adalah di bawah perintah "Suara" yang ada di kepala nya, membeli sesajen, menggambar simbol, semua itu atas perintah "Suara" dari sosok suami ghoib yang tidak pernah Rukmini lihat wujud langsung nya.

Rukmini lalu menyeret tubuh ayah nya yang sedang dalam keadaan tidak sadarkan diri tanpa busana itu, ayah nya belum mati. Dia meletakan tubuh ayah nya di tengah - tengah simbol itu, dan kemudian dia sengaja menekan luka ayah nya sampai ayah nya kembali bangun.

"Rukmini! Koe berani nusuk bapakmu!" Ucap ayah Rukmini, senyum miring Rukmini terbit.

"Koe yang bilang toh, koe bukan bapakku. Sekarang bilang begini, koe ndak malu?" Ucap Rukmini, ayah nya hendak bergerak tapi tidak bisa.

"Percuma koe berusaha bangun, pisau berkarat iku, sudah aku rendam dengan obat yang bisa buat badanmu lumpuh." Ucap Rukmini, ayah nya tertegun.

"Sekarang, giliranku yang main." Ucap Rukmini, dia mengacungkan pisau berkarat yang sebelum nya di depan wajah ayah nya.

Tapi ternyata bukan wajah atau leher ayah nya yang Rukmini incar, tapi..

"SRAT!!!"

"AAARRGHH!!!" Ayah nya berteriak kesakitan.

Tanpa pikir - pikir lagi, Rukmini mem beset perut ayah nya sampai mengeluarkan banyak darah. Mata Rukmini berbinar - binar saat dia melakukan itu, seolah dia mendapatkan mainan baru yang seru menurut nya. Dan ya, dia melakukan itu masih di bawah instruksi "Suara" Suami ghoib nya.

"ARGGHH!! HIKS! HIKS!"

Ayah nya menangis kesakitan, tapi Rukmini tidak peduli. Dia menggesek - gesekan pisau tumpul berkarat itu di perut ayah nya.

"SREK! SREK! SREK!" Rukmini seperti mengiris daging yang alot.

Ayah nya tidak bisa melakukan apa - apa, dia hanya bisa berteriak kesakitan sambil melihat Rukmini yang terus mencoba membelah isi perut nya.

"ARRGHH!! MINI KOE GILA!" Teriak ayah nya, Rukmini terkekeh.

"TOLONG!! TOLONG!!"

"Iyo, memang.. Aku sudah gila." Sahut Rukmini dengan santai nya..

"TOLONG! TOLONG, ARGHH!!!"

Dia tidak sama sekali peduli dengan teriakan ayah nya, bahkan sampai akhir nya perut nya sudah robek berarakan, Rukmini lalu merogoh perut ayah nya dan menarik keluar usus nya.

"Lihat iki, aku bisa lebih sadis toh?" Ucap Rukmini, ayah nya sudah lemas.

Darah dimana - mana, di tambah dia syok melihat isi perut nya sendiri. Tubuh nya tidak bisa melawan, hanya bisa menatap lemas melihat Rukmini mengobok - obok isi perut nya.

"To.. Tolong.."

Setelah perut nya di robek, kini Rukmini menatap ke bagian bawah ayah nya, Senyum nya kembali terbit dan kemudian dia mengarahkan pisau karatan nya itu lalu..

"CRESS!!" Rukmini memotong kemaluan ayah nya dengan tangan nya sendiri.

"AAGRH!! HH! HH! HH!!"

"AAAAARRGHHH!!!"

Lalu Rukmini memakan itu di depan ayah nya, Rukmini mengunyah dengan mulut yang berlumuran darah sambil terkekeh dan mata nya menggelap hitam.

"Hh hh he hehehe.." Rukmini terkekeh, tapi ayah nya makin pias dan makin pias.

"MATTIII!!" Teriak Rukmini, dia lalu menancapkan pisau itu lagi.

Ayah nya benar - benar sudah tidak bisa bergerak, Rukmini membabi buta mengobrak abrik isi perut ayah nya sampai akhir nya ayah nya tidak bergerak lagi, tewas.

"Hhehehehe.."

"Hehehehe.."

"HAHAHAHAHA!!" Rukmini tertawa puas dengan tubuh berlumur darah dan mata nya yang gelap.

Rukmini seperti bukan Rukmini, dia kehilangan jati dirinya. Dari tatapan matanya saja sudah tidak terlihat dia manusia, dari tatapan nya hanya ada obsesi membunuh.

Dan setelah selesai mengeluarkan semua isi perut ayahnya, Rukmini kemudian membiarkan darah ayah nya itu mengalir membanjiri garis pola yang dia gambar tadi, kamar nya itu penuh dengan darah.

"Sembah kulo (saya), Gusti.." Gumam Rukmini, dia lalu membungkuk.

BERSAMBUNG!

1
SENJA
hmmn apa khalid awal kejatuhan mini
Nureliya Yajid
semangat thor lanjut
Nureliya Yajid
lanjut thor
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Astaghfirullah... Kenapa harus mengorbankan orang lain? kenapa tidak kalian saja🥺
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Tipu daya iblis memang sedahsyat itu😣
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
untung istri khalid nurut
🏫⃟Sᵐᵖpocing😹
ish bengisnya s rukmini
Desyi Alawiyah
𝘠𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩, 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘪𝘵𝘶... 𝘋𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘯𝘦𝘯𝘦𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘪𝘩
Ai Emy Ningrum: kedji 😠😤
total 3 replies
Hary Nengsih
sadis nget
Desyi Alawiyah
𝘜𝘥𝘢𝘩𝘭𝘢𝘩 𝘒𝘩𝘢𝘭𝘪𝘥, 𝘣𝘪𝘢𝘳𝘪𝘯 𝘢𝘫𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘴𝘢𝘵.. 𝘠𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘯𝘵𝘪𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘯𝘨𝘢𝘵𝘬𝘢𝘯...

𝘈𝘥𝘢𝘱𝘶𝘯 𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶, 𝘪𝘵𝘶 𝘵𝘢𝘯𝘨𝘨𝘶𝘯𝘨 𝘫𝘢𝘸𝘢𝘣 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢.. 😫
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ: iyaa, malah nurut sama dukun 😌
total 3 replies
Desyi Alawiyah
𝘗𝘢𝘩𝘢𝘭𝘢 𝘰𝘱𝘰 𝘵𝘰𝘩 𝘥𝘦𝘯 𝘈𝘺𝘶... 😯😌
≛⃝⃕|ℙ$ °🫧•𖨆٭ Ŋบ𝑟ļịãŊã꙳○𖨆°
Hhhmmm 😤😤
≛⃝⃕|ℙ$ °🫧•𖨆٭ Ŋบ𝑟ļịãŊã꙳○𖨆°
Sudah khalid percuma ngomong sama ibliss 😤
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
astaghfirullah, kenapa sampai mengorbankan orang yang tidak berdosa tidak ini semakin tidak bener saja sesatnya sudah keterlaluan sekali mereka bukan manusia lagi tapi iblis, semoga segera nanti ada yang bisa menumpas mereka semua 😭😭
intan naysila
ya Allah rukmini makin sesat aja, kasian Khalid.. dia mau menyelamatkan justru dia terancam dan terpojok
zoeyy
😍😍
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Yg namanya iblis, pasti aja terus²an nyari cara buat menyesatkan😣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Ya Allah... Semoga kita semua terhindar dari orang² seperti Rukmini ini
Desyi Alawiyah: 𝘈𝘮𝘪𝘯 𝘺𝘢 𝘳𝘢𝘣𝘣𝘢𝘭 𝘢𝘭𝘢𝘮𝘪𝘯.. 🤲
total 1 replies
SENJA
ih mini tega banget 😤
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
bener bener sangat sesat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!