NovelToon NovelToon
Limerence

Limerence

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 5
Nama Author: Septira Wihartanti

Yah, ganteng sih... tapppiiii pekerjaan pacar kamu kan Office Boy. Memangnya kamu ngga bisa cari yang lebih baik?

Disaat yang sama Boss Besar mengirimkan rangkaian bunga dan kalung berlian sebagai apresiasi pekerjaannya sebagai sekretaris.

Jadi, siapa yang harus dipilihnya?

Si Tampan Office Boy, atau si Milyuner Big Boss?

Gals, Yuhuuu..
Novel ini secara teknis sebenarnya sudah tamat di Bab 47, tapiiiiiii karena kesalahan teknis yangvtidak bisa dihapus, tampilannya jadi berantakan. Jdi diriku usahakan membuat cerita extra sampai Bab 65 yaaaa.

Terimakasih Yang Sudah Vote!!
Cup Cup Muahh deh, semoga semua yang Vote dan memberi diriku tips (hehe) hidupnya makin sukses dan selalu bahagia.
Aamiin...

hihi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Septira Wihartanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lelah

Setelah memeluk Angeline yang sedang senang dan menatap mobilnya yang menjauh, Bianca bertemu dengan Bima di lobby ruko.

Pria itu tampaknya juga mau pulang.

Ia menatap Bianca dengan sinis.

"Dasar tipu muslihat...." umpat pria itu saat menyadari bahwa ia dan Angeline dikendalikan oleh Bianca selama ini.

Tapi bibir pria itu menyunggingkan senyum.

Bahagia.

Lega.

Semua bercampur jadi satu.

"Saya sampai minta bantuan Pak Alex untuk mempersatukan kalian. Jadi jangan sia-siakan perjuangan saya." sahut Bianca.

Bima mengulurkan tangannya.

Bianca menyambutnya.

"Thanks." kata Pria itu. "Jihan?"

"Sedang bersama Pak Bara di salah satu ruangan."

"Pak Bara?"

Bianca mengangkat bahunya.

Ia tersenyum penuh arti.

Bima terkekeh.

"Saya baru kali ini lihat senyum kamu, Six. Ternyata kamu cantik banget yah sebenarnya. Cuma bebal aja..."

Bianca berdecak. "Bodo amat." timpalnya.

"Terus ngapain dari tadi di sini?"

"Nunggu jemputan pacar."

Lucas, herannya, disaat yang tepat datang.

Mereka bertiga saling bertatapan.

"Pak Bima." Lucas menyapanya.

"Oh. Ini pacar kamu..." desis Bima. "Beneran bukan akting yah ternyata."

"Bukan urusan Pak Bima juga sih." Timpal Bianca.

"Sendirinya ikut campur urusan orang. Sudahlah saya balik dulu. Semoga hari Senin, Wisnu benar-benar sudah memecat Farah..."

Bima pamit sambil menyisakan pertanyaan bagi Bianca dan Lucas.

*****

Bianca masuk ke kamarnya diikuti Lucas, si Bibi sudah pulang kalau malam tapi dia sempat menyediakan lauk untuk makan malam di meja makan.

Sambil menghela napas, Bianca menjatuhkan dirinya di ranjang dan merebahkan dirinya menatap plafon.

Lucas meletakkan tas Bianca di atas meja riasnya, membuka jaket dan seragam OBnya sehingga menyisakan kaos oblong putih di tubuhnya.

"Gimana hari ini?" Tanya pria itu. Sambil melepas celananya.

"Hari ini kenapa aku sibuk banget yah dari pagi..."

"Banyak kejadian?"

"Buangettt.... Mau aku ceritain?"

"Sambil mandi yah. Aku juga capek banget..."

Bianca menatap Lucas, "Kamu menginap?"

"Kayaknya enggak. Aku paling tengah malem balik. Tapi numpang tidur di sini sebentar yah, capek..."

Bianca kembali menatap plafon, sementara pria itu membuka kancing celana dan menurunkan resleting Bianca, lalu meloloskan celana wanita itu.

"Aku kok...merasa aneh yah ngeliat Pak Bara tiba-tiba dateng..."

"Dia diundang dateng juga kali."

"Ngga mungkin kali, dia diajak karaokean. Dan dia bilang kalau dia mau langsung ketemu Jihan."

"Aku ngga ngerti kamu ngomong apa." sahut Lucas mengalihkan perhatian. Ia tidak butuh cerita mengenai orang lain saat ini. Ia menarik Bianca dari rebahannya supaya wanita itu dalam posisi duduk di tepi ranjang, lalu melepas tuniknya ke atas.

"Ohiya aku belom jelasin dari awal yah..."

Bianca melepas bra dan celana dalamnya lalu menyerahkannya ke Lucas.

"Aku mau bikin teh. Kamu mau apa?"

"Samain aja..." Sahut Bianca sambil masuk ke kamar mandi.

Lucas memasukkan pakaian mereka ke mesin cuci, dan membuat tehnya. Ia bersandar di konter dapur sambil melemaskan lehernya.

Hari ini ia merancang Prototype untuk firewall yang baru, lalu beberapa antivirus. Nilainya bisa milyaran kalau dijual tapi ia akan menggunakannya untuk Beaufort techno. Special for Icarus, itu nama proyeknya. Menjelang malam Leon langsung bilang kalau ia menyerah karena otaknya buntu dan akhirnya kerjanya cuma merokok dan ngopi, karena ngga ingin asistenya ikutan frustasi akhirnya Lucas mengakhiri hari itu dan menjemput Bianca lebih awal.

Untungnya Bianca malah sudah menunggu kedatangannya jadi ia tak perlu berlama-lama di tempat karaoke.

Ia meletakkan tehnya di nakas sebelah tempat tidur dan melepas pakaiannya yang tersisa, lalu masuk kamar mandi menyusul Bianca.

"Geser dikit..." Desisnya, lebih terdengar seperti gumaman karena memang ia terlalu capek hari ini. Bianca memajukan dirinya di bathtub sambil terperangah melihat bagian tubuh lain Lucas.

"Astaga..." Desisnya tertahan "Its that you? gosh...!"

"What?" Lucas berendam di belakang tubuh Bianca sambil meluruskan kakinya dan menengadahkan kepalanya dan memejamkan matanya. Bianca ada di antara pahanya.

Air hangat...finally...pikirnya.

"Ini?!" Bianca menggerakkan pinggulnya.

"Jangan gerak-gerak plis, lagi ngga mood..." Keluh Lucas.

Bianca memperhatikan Lucas. Memperhatikan sosoknya, dan lebih tepatnya tubuh pria itu. Beneran seperti dugaannya, tekstur ototnya luar biasa kayak di iklan susu kesehatan pria.

"Kamu kayaknya capek banget." Sahut Bianca sambil mencuci rambutnya. Lalu ia menaikkan tubuhnya ke atas perut Lucas dan menuangkan shampo lagi. Tangan kurus lentiknya menegakkan kepala Lucas dan mulai mencuci rambut pria itu.

"Kamu ngapain aja tiga hari ini ngga keliatan?" Tanya Bianca.

"Hm... ngurusin Pak Bara dan Pak Leon."

"Loh kamu di kantor pusat toh?"

"Hm..."

Bianca menyalakan shower dan membasuh kepala pria itu. Lalu tangannya mulai penasaran menjelajahi tubuh Lucas. Beberapa gerakan naik dan turun di atas dada pria itu lalu beralih ke otot perutnya.

Lalu naik lagi ke dadanya yang bidang dan membuat gerakan melingkar di salah satu puncaknya.

Lucas menghentikan tangan wanita itu sambil menatapnya tajam.

"Not now..." Sahutnya.

"Are You sure?" Pancing Bianca. "Ngga mau...ini?" Ia mengambil tangan Lucas, lalu menangkupkan tangan pria itu ke dadanya.

"Mau tapi ngga sekarang. Aku beneran capek..." Kata Lucas sambil memandang dada Bianca.

"Tapi kamu tegang." Bianca menggerakkan pinggulnya.

"Itu reflek, sayang..."

"Yakin."

"Hm..." Lucas mencium bibir wanita itu. Bianca menyambutnya dengan antusias. "Ngantuk..." Ia tidak tidur tiga hari. Ia saat ini hanya butuh memeluk Bianca.

"Nginep aja yah, tampang kamu beneran kacau. Leon dan Bara banyak tuntutan ya?"

"Mereka kayaknya lagi ngerjain sistem baru. Tapi mereka sempat tidur sebelum meeting tadi siang sama big boss. Aku harus selesaiin anter surat pas mereka istirahat." Keluh Lucas.

"Ya udah selesai yuk... kita tidur."

Bianca belum mengantuk saat tengah malam, ia sedang melihat-lihat feed instagram teman-temannya. Lucas mendengkur pelan sambil memeluknya dari belakang.

Ia baru kali ini melihat Lucas tidur. Wajahnya terlihat manis. Dan bahkan saat tidur pun pria itu menyunggingkan senyum.

*****

Bianca mengerjabkan mata saat cahaya mentari menyelinap masuk dari sela-sela furing jendela.

Ia menatap sekitarnya.

Lucas tidak ada.

Akhirnya ia mengenakan pakaian dan keluar dari kamar.

"Non Bianca..." Sapa si Bibi yang sedang menyiapkan makan pagi.

"Lihat Lucas Bik?" Tanya Bianca.

"Den Lucas jam 7 tadi pamit pulang itu non...!"

"Oh..." Bianca menghela napas. Padahal ada banyak yang mau ia ceritakan kepada Lucas...

*****

"Binarinya ngga valid, Leonard... Kamu syncronized aja ngga bisa, ah! Bikin kesel aja..."

"Bukannya bapak ngga ngomong ke saya mau bikin yang kayak gimana?!"

"Kerjanya ngelawan terus..."

Leon memicingkan mata menatap Lucas.

"Terus maunya yang seperti apa pak?!"

"Ya liat dong kalo yang 1.3 udah kehabisan source ya kamu harus load yang lebih besar kapasitasnya. Gitu aja nggak ngerti."

"...lagi haid yah pak..."

"Hah?!"

"Ngga papa...."

"Ngebantah terus..."

"Ck...gila gue lama-lama..."

Dan seterusnya.

"Ini CEO techno nya kemana sih dari tadi?!?" Seru Alex ngga sabar. Ia dan Leon sudah 3 jam menunggu kedatangan Bara dan lagipula seharusnya anti virus ini memang pekerjaan Bara, tapi sosoknya tidak muncul. "Gue turunin jadi OB lama-lama! Biar ketemu Rapto sekalian...."

"Ngomel mulu sih pak, sarapan dulu sana..." Sahut Leon ikutan kesal. Lalu ia melihat ponselnya, ada pesan singkat dari Bara.

"Pak CEO Baratadhika sedang mengantar nyonya besar Jihan Haidar USG di rumah sakit ibu dan anak..." Sahut Leon sambil menyeringai.

"Ha...?" Dengus Alex. Lalu ia mengerang frustasi.

Lah bukannya yang mau ngejodohin Bara dan Jihan itu dia sendiri yah, dasar labil... Omel Leon dalam hati.

1
LOVE U TOO¹
aku disini lagi ya ampun..
kalo stag gak nemu novel baliknya kesini lagi kesimu lagi..
Cicak Speed
sesayang itu Alex sama Almira
Reni Otta
sama jangan kan Bianca aku juga suka thor kalo Alex jadi Lucas habis lucu kalo Lucas...🤭
Reni Otta
sumpah seru banget baca nya Thor deg deg ka...👍
Sha_rie
ceritanya buagus. penulisannya enak dibaca.
Khairul Azam
aku klo baca novel ada kisah anak seperti rumi ini bener gak tega buat baca aku sekip aja meski sebagus apa novelnya
Khairul Azam
gimana sih bapak kaya gitu masih diturutin minta uang
Khairul Azam
koplsk koplak 🤣🤣🤣🤣
Khairul Azam
itulah lelaki habis manis sepah dibuang
Khairul Azam
bima aria andre mereka emang bejad tp krisna lebih lebih dan lebih bejad
Khairul Azam
kacau kacau
Khairul Azam
ini kantor kq berantakan begini yak
Khairul Azam
aku jg begitu suka minder suka gak percaya diri 🤭🤭🤭 maluan apa itu yg bikin gak pernah deket sama laki laki 🤭🤭
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
Madam ini paling update, berita blom booming madam udah bikin novel nya. novelnya juga keren , kisah yg serem saat diberita , monoton kadang pas di denger... dikemas dlm novel yg menarik & bahasa yg enak dibaca .
kayak kisah Jihan pacarnya baratadhika , ada di dunia nyata habis diperawanin pacar digilir temen²nya bedanya di dunia nyata sampai meninggal si cewe. sekarang juga lagi viral fantasi cinta sed4rah seperti di novel nya bang Sena. atau seperti kisah Kayla nya Zaki.
aku sabar madam menanti update nya novel ongoing... mungkin madam lagi cari inspirasi, sukses dan sehat selalu madam Septira ♥️

balek lagi ke Andre....
grusah grusuh Andre kiii😔 bawa Dimas yg pinter siasat kek , apa Alex atau pak Sebastian yg kolega nya banyak , apa minta bantuan nenek nya Gerald bagaswirya yg punya bolosewu . pasti dah gengster tanpa disentuh pun mati.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
emang suara Andre bisa bikin org hamil kah Isabel 🤣
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
bener kata siapa kemaren tuh di novel nya Axel Rio, apa pak Damaskus ya yang bilang ... klo owner-nya beaufort labil🤣🤣🤣 cekatan dlm mengambil sikap soal perusahaan tapi kekanan Kanakan masalah perasaan
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
dihapus sama Leon lipstik nya🤣🤣🤣🤣
ncapkin
mantap
Payung Rejo
interesting
Defvi Vlog
novelnya bagus, alur ceritanya agak beda sama yg lain malah makin bagus. tulisannya rapih bahasanya bagus, yg kurang cuman karena aku ga ngerti bahasa inggris 😭, lain kali terjemahin ya tor😁👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!