NovelToon NovelToon
Pahlawan Multiverse Di One Punch Man

Pahlawan Multiverse Di One Punch Man

Status: sedang berlangsung
Genre:One Piece / Kelahiran kembali menjadi kuat / Anime / Harem / Demon Slayer / Jujutsu Kaisen
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ero-Sensei

Seorang pria wibu mendapatkan kekuatan untuk menyalin kemampuan dari 3 orang yang berbeda, dan dunia yang dia kunjungi adalah dunia One Punch Man.

Karena sudah tahu siapa saja orang-orang kuat di dunia ini, wibu itu kemudian berlari ke Kota Z untuk menemui pria botak tertentu untuk menyalin kemampuan nya.

"Aku akan menjadi hero yang terkenal dan menggendong kecantikan disetiap sisi hahahaha"

MC nantinya akan bisa berpindah dunia ke anime lain dan menjadi sosok pahlawan di dunia anime yang sedang terancam.

Genre :
Action, Harem (Wajib)Romance, Fanfiction, Overpower, Bisnis, Mencari Uang, Membuat Kerajaan, Poligami (Wajib), Berpindah Dunia Anime.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ero-Sensei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23. Muzan Tidak Bisa Membaca Suasana

Di suatu malam tepat di Gunung Kumotori, terlihat sosok pria berjalan dengan santai naik ke atas gunung.

Dia adalah Kibutsuji Muzan seorang pria ramping dengan kulit pucat yang tidak wajar sehingga mudah disalahartikan sebagai tidak sehat dan sakit-sakitan. Ia memiliki rambut hitam pendek bergelombang yang disisir ke samping, dengan dua pasang poni keriting bergelombang di setiap sisi wajahnya di bagian tengah, dan mata tajam berbentuk almond. Iris matanya berwarna merah terang dengan pupil hitam vertikal seperti mata kucing, serta retakan yang terlihat di sekitar pupil. Ia juga memiliki kuku biru tajam yang memudar menjadi biru muda di bagian ujungnya pada tangannya.

Secara fisik, ia tampak berusia sekitar dua puluhan. Dia mengenakan fedora putih dengan pita berwarna mahoni gelap dan pakaian yang agak mewah, terdiri dari tuksedo hitam bersulam dengan kancing cokelat dan dasi putih di atas kemeja hitam dan celana panjang putih. Ia juga mengenakan sepatu pantofel hitam.

Alasan mengapa Muzan report-report naik ke Gunung Kumotori adalah karena dia tidak sengaja menemukan informasi tentang seorang pemuda dengan anting-anting hanafuda yang memiliki ciri-ciri yang sama dengan sumber ketakutannya.

Muzan awalnya akan membiarkannya karena dalam hatinya masih ada rasa takut akan kematian yang telah ditanamkan oleh seseorang dengan anting-anting yang sama.

Namun setelah mengingat kalau anak buahnya Sang Iblis Bulan atas Pertama bilang dia sudah membunuh sumber rasa takutnya. Dia juga bilang kalau orang itu tidak memiliki keturunan maupun pewaris tekniknya.

Muzan bukan orang yang mudah percaya pada siapapun bahkan perkataan Iblis Bulan atas pertama.

Namun jika memang benar ada pewaris dari orang itu, Muzan ingin membunuhnya sendiri. Meskipun Muzan masih takut dengan sosok orang itu, namun dia sudah tidak ada.

'Lagipula orang itu hanya manusia, tidak mungkin dia bisa hidup lama, yang tersisa mungkin hanya penerusnya, dan jika informasi itu benar kalau pemilik anting hanya seorang bocah kecil. Maka aku harus membunuhnya sebelum dia berkembang' Itu yang dipikirkan Muzan

Muzan sengaja datang seorang diri karena baginya ini merupakan misi balas dendam, selain itu muzan tidak ingin misi ini gagal. Muzan tidak takut pada Ubuyashiki dan para Korps Demon Slayer, yang Muzan takutkan hanyalah orang itu.

Tsugukuni Yoriichi, Dan jika orang itu muncul sekali lagi di Era ini. Muzan benar-benar tidak bisa melakukan apapun, makanya dia perlu membunuhnya penerusnya ini sebelum dia bisa memiliki kekuatan yang sama dengan Yoriichi.

Namun saat dia datang ketempat tujuannya. dia malah melihat dua sejoli sedang berciuman

***

Saat malam datang saikyou tidak tidur, dia duduk di teras depan, dari dalam Kie datang membawa teh hangat dan menawarkannya pada saikyou. "Saikyou-san anda belum tidur?" Ucap Kie lebih sopan dari biasanya.

"Aku belum mengantuk, kamu sendiri belum ingin tidur Kie-san?"

"Saya juga belum bisa tidur" Pembicaraanpun berakhir, saikyou tidak tahu harus berbicara apa. Dan sepertinya Kie juga.

"Saikyou-san, bolehkah aku bertanya?" Ucap Kie memecahkan keheningan. "Silahkan saja Kie-san"

"Apakah anda seorang Kami-sama(Dewa)" tanya Kie dengan serius.

Mendengar pertanyaan Kie, saikyou terdiam "Aku Dewa? Tentu saja bukan, apa yang kamu bicarakan Kie-san?"

"Saya tahu mungkin anda merahasiakannya tapi, Hanako dan Shigeru berkata anda muncul dari lingkaran hitam. Dan Tanjiro memberitahukan aku anda membawanya melompat Gunung dengan sangat tinggi. Mereka bukanlah anak yang suka berbohong jadi saya mempercayai mereka" Kata Kie sambil menatap mana Saikyou lurus.

"Saya tidak bermaksud memojokkan anda, anda selalu membawakan berkah bagi keluarga kami. Jadi jika anda memang benar Kami-sama(Dewa) biarkan kamu memujamu"

Di era ini, pemujaan pada Dewa sangat lumrah bahkan di dunia modern sekalipun. Jadi saikyou tidak terkejut dengan pemujaannya.

Namun saikyou tidak ingin dipanggil Dewa. "Maaf Kie-san, aku bukanlah seorang Dewa. Aku hanya manusia dengan kekuatan super. Dan apa yang anak kamu lihat hanyalah sebagian kekuatanku" Jawab saikyou berniat untuk tidak berbohong lagi.

"Jadi begitu ya"

'Aku lega dia bukan seorang Dewa, jadi aku bisa-.. Tidak apa yang aku pikirkan?' Mendengar saikyou berkata bahwa dia bukan dewa, ada perasaan lega dihati Kie. Itu tandanya dia bukanlah sosok yang sulit dikejar.

'Apakah aku bodoh, aku seorang wanita tua dengan enam orang anak, selain itu jika aku melakukannya akh akan mengkhianati suamiku' pikir Kie

Melihat Kie yang diam namun wajahnya memerah, saikyou paham dia sedang mengalami dilema. Saikyou bukan orang bodoh. Dia tahu Kie pasti menyukai dirinya.

Setelah ditinggalkan suaminya, dia pasti merasa kesepian. Ditambah saat kehadiran saikyou muncul, dia melihat anak-anaknya gembira dan bisa makan enak hingga kenyang.

Rasa suka Kie murni karena dia merasa tenang jika saikyou mau bersamanya. Saikyou sendiri tidak mempermasalahkan memasukkan Kie kedalam Haremnya.

Hanya saja apakah dia mau akan menjadi pertanyaan berikutnya 'Haruskah aku maju?'

Melihat wajah Kie yang cerah dengan tanda kecantikan dibawah bibirnya yang terlihat lembut. Saikyou menyentuh dagu Kie dan mengarahkannya untuk melihat kearahnya

Saikyou melihat dia cukup terkejut namun tidak melawan. Bibir lembutnya sedikit terbuka memperlihatkan barisan gigi putih.

Saat saikyou mendekatkan wajahnya untuk mengambil bibir cerinya. Kedua tangan mungil Kie menyentuh pipi saikyou untuk menghentikannya. "Jangan" gumamnya lirih.

Meskipun dia menolak mata Kie tidak pernah meninggalkan bibir saikyou. Saikyou ingin sekali menggunakan Telepathy untuk mendengar isi pikirannya.

Namun itu tidak perlu, saikyou lebih memilih untuk menyerang dalam kegelapan. Dorongan tangan Kie tidak terasa sama sekali dihadapan saikyou.

Bibirnya langsung melahap habis bibir lembut Kie. Kie yang belum pernah merasakan silat lidah gaya Perancis benar-benar kewalahan.

'Apa ini?apa yang telah aku lakukan?Kepalaku menjadi kosong?' pikir Kie.

Serangan demi serangan membuat Kie hampir pingsan hanya karena ciuman. lagipula Kie dibuat sulit bernafas selama lebih dari 5 menit.

Karena terlalu intens, saikyou melepaskan bibir lembut Kie hingga meninggalkan jembatan transparan yang bersinar diantara mereka.

Wajah Kie memerah, bibirnya sedikit membengkak, hembusan nafas hangat keluar dari mulutnya. Matanya berair dan tubuhnya tampak lemah hingga jatuh kepelukan saikyou.

"Kie bolehkah aku-" Disaat saikyou ingin melanjutkan ke step selanjutnya. Raut wajah saikyou berubah tidak senang karena sebuah sulur merah meluncur mengarah ke kepala Kie.

Wooosshhh

Sleeeeeeppp

Booom!!!

Kie terkejut melihat telapak tangan saikyou yang mengepal disamping kepalanya. Saikyou dengan mudah menghancurkan sulur merah berduri itu dengan uppercut, saikyou sedikit mengurai tenaganya agar gelombang suara ledakan tinjunya tidak akan melukai telinga Kie.

Saikyou kemudian melihat ke arah sosok yang menggunakan sulur itu. Sosok pemuda pucat aneh yang sangat familiar dimata saikyou.

"Menyerang orang yang sedang bersenang-senang apakah kamu tidak punya sopan santun pria pucat?" Kata saikyou memprovokasi sosok pemuda itu.

Benar saja raut wajahnya terlihat sangat kesal mendengar kata-kata saikyou. Lagipula pemuda itu memang memiliki gangguan kontrol impuls, intinya dia mudah marah.

Bersambung~

1
Bray Bray
jir tor up 3 kali dalam sehari ini
Bray Bray
thor lanjut
Bray Bray
thor gemana kalau mitsuri dan shinobu
Bray Bray: siap bro
total 2 replies
アダム•
banyak dikit Thor up nya 5 bab kek 1hari biar mantep
Pakde
lanjut thor 🙏🙏🙏
Bray Bray
thor tumben malam up nya biasa nya besok atau thor lagi senang
Mojang Epep: mampir di novel ku bng🗿
total 3 replies
Erwinsyah
ini dunia animenya apa aja bro?selain OPM?dan kira" sampe berapa bab?
Mr.Gooner: Bakalan banyak si chapternya, soalnya gw mau bikin mc keliling banyak anime yang butuh pahlawan💪
total 1 replies
Dimas Ryan
a
Bray Bray
seiyou:kau takut muzan hahgahag
Adibhamad Alshunaybir
mantap next author semangat
Adibhamad Alshunaybir
mantap author semangat🔥
Bray Bray
thor lanjut
Pakde
lanjut thor seru sekali 🙏🙏
MP
mitsuri👍
Bray Bray
shinobu
Bray Bray
bang plis lah nezuko dan mitsuri juga shinonu
Bray Bray
dan juga mitsuri thor
Bray Bray
plis thor jadi kan nezuko jadi pacar mc kita
Pakde
up thor semangat terus ya 🙏🙏🙏
Bray Bray
pertama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!