NovelToon NovelToon
Dipaksa Jadi Yang Kedua

Dipaksa Jadi Yang Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: heni

Keinginan Zella, dia ingin tetap menjalani kehidupan tenang dan damainya dengan status janda. Namun hal itu terbentur oleh keadaan yang memaksanya harus menjadi istri kedua pria yang tak dia kenal. Zella dipaksa keadaan masuk dalam rumah tangga orang lain.

Hal ini sangat Zella benci, biduk rumah tangganya dulu hancur karena orang ketiga, namun kini dirinya malah jadi yang ketiga. tapi Zella tak berdaya menolak keadaan ini.

Akankah kehidupan damai berpoligami bisa Zella jalani dengan keluarga barunya? Ataukah malah masuk ke dalam sebuah neraka yang tak berdasar? Ataukah ada keajaiban yang membuka jalan pilihan lain untuk Zella, agar tak masuk dalam paksaan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Kau Tidak Cacat?

Setelah bebas dari tuduhan, Bagas tak bisa diam begitu saja. Bagas kembali ke lingkungan lama yang dulu dia lepaskan. Kembalinya Bagas disambut hangat oleh mantan rekan kerjanya dulu. Bagas mencari tahu siapa dalang yang membuatnya mendekam dipenjara. Tak butuh waktu lama Bagas menemukan sosok itu.

Persis seperti cerita Zella, orang itu tak ada kaitan dengan keluarga Abi. Dirinya hanya sial karena menjadi target pejabat yang haus pangkat. Membalas perbuatan mereka? Itu hal yang mustahil, bagi Bagas saat ini yang terpenting keselamatan Zella. Lingkup kehidupan Abi bukan suatu yang biasa. Bagas tak bisa membiarkan Zella masuk tanpa perlindungan.

Bagas mencari tahu segala hal yang berkaitan dengan Abi, agar dia mengetahui siapa saja yang bersih dan yang mana saja yang berbahaya. Hingga Bagas menemukan sebuah rahasia yang tersembunyi. Ternyata Abi dipermainkan begitu sedemikian rupa oleh keluarganya sendiri. Bahkan wanita yang melahirkannya tega memperdaya Abi.

Tak selesai di situ, Bagas terus berusaha mencari tahu sebab kecelakaan Abi, mengapa Abi yang mempunyai kekayaan yang tak sedikit malah pasrah di kursi roda, apakah kecelakaan itu begitu dahsyat sehingga Abi tak bisa disembuhkan. Pertanyaan itu dijawab lagi oleh informasi yang Bagas terima.

Kelumpuhan Abi dan kebangkrutan itu terjadi bukan karena Abi tidak mampu atau tidak tahu. Tapi Abi membiarkan semuanya, Abi lelah dengan intrik para musuh yang berselimut cinta yang berkeliaran di sekitarnya. Dengan mengalah para pengkhianat itu merasa menang, namun mereka tidak sadar, hal yang mereka dapat bukan dari sebuah kemenangan, tapi memang sesuatu yang sengaja Abi lepaskan untuk kepuasan mereka.

Segala hal yang ingin Bagas ketahui sudah dia dapat. Namun setelah mengetahui hal itu malah membuat Bagas diselimuti banyak pertanyaan. Bagas memutuskan untuk menyusul Abi yang sudah berada di kediaman Zella. 8 jam perjalanan yang melelahkan ditempuh Bagas. Bagas tak merasa letih, baginya kejelasan informasi harus segera dia gali.

Sesampai di rumah Zella, keadaan di sana terlihat ramai. 5 mobil terparkir rapi di sana. Di samping rumah Zella juga berdiri sebuah tenda. Langkah Bagas terhenti saat melihat Zella berjalan santai memasuki rumah yang ditinggali ibunya. Bagas segera menyusul putrinya ke rumah itu.

"Zella!" panggil Bagas.

Senyuman manis seketika terukir di wajah Zella. Zella melempar semua bawaannya ke kursi yang ada di teras rumah Indri, dia berlari menyambut Ayahnya. "Ayah ... akhirnya Ayah pulang. Aku rindu Ayah."

"Zella, sebaiknya batalkan pernikahan kamu dengan Abi. Keluarga Abi tak sesederhana yang terlihat. Ada intrik dan permainan kejam di sana. Sebaiknya kamu jangan masuk!"

Zella merasa ucapan Ayahnya sangat tak baik jika di dengar orang-orang Abi. Zella langsung menarik Ayahnya masuk kedalam rumah Indri.

"Segala urusan sudah dipersiapkan dengan matang, pernikahan hanya menunggu hari. Kata Ayah Abi tak sesederhana yang terlihat. Jika itu benar, apa yang terjadi pada kita semua jika membatalkan pernikahan saat semuanya sudah siap?"

Bagas merasa putus asa dengan jawaban Zella. Namun perkataan Zella juga ada benarnya. "Aku tak tahu harus cerita seperti apa. Kisah manis Abi dan 2 istrinya hanya isapan jempol belaka. Abi tidak bahagia dengan pernikahannya. Kedua wanita itu mengkhianati Abi. Ayah takut kamu jadi sasaran emosi Abi jika jadi istrinya. 2 kali pengkhianatan Zella! Apa Abi masih bisa baik-baik saja? Bahkan Abi menikahi yang kedua hanya untuk membuat cemburu istri pertama dan menyiksa wanita itu dengan rasa sakit dari cemburu dan tidak diperhatikan."

"Ayah tidak rela kalau kamu dimanfaatkan Abi untuk membuat Anjani cemburu. Ini pernikahan! Bukan kesepakatan!"

Zella termangu mendengar perkataan Ayahnya. Sulit percaya kalau Anjani seorang pengkhianat. Zella teringat Rihana, kini dia mengerti mengapa Rihana merasa tak diinginkan Abi, mungkin ini dampak rasa kecewa Abi pada wanita yang melahirkan Rihana.

"Abi tahu sejak kapan kalau dikhianati?"

"Kalau dari istri pertama dia tahu saat anaknya sudah cukup besar. Tapi kalau yang kedua Abi tahu sejak awal, tapi pura-pura tidak tahu." terang Bagas.

Zella menghempaskan bobot tubuhnya pada sofa yang tak jauh darinya. "Jalan hidup mengantarkanku sampai titik ini, mungkin ini cara Tuhan untuk menguatkan Abi, atau cara Tuhan agar membuatku lebih bersyukur karena memiliki kalian semua." Zella menatap sayu kearah Bagas. Perlahan tatapan itu beralih pada 3 orang yang berdiri membisu mendengarkan obrolan mereka.

"Apa pun alasan Abi menikahiku. Aku akan tetap berbakti padanya layaknya seorang istri."

"Ayah tak keberatan kamu menikahi seorang laki-laki cacat, tapi Ayah keberatan kamu masuk zona bahaya kediaman Abi. Ayah takut nyawamu terancam."

"Hidup mati manusia sudah ditentukan. Aku sudah berjanji menjaga kedua anak Abi, berjanji menikah dengan Abi. Bagaimana pun kehidupan kami di depan sana, akan aku terima Ayah."

"Kamu kekeh melanjutkan pernikahan ini, maka Ayah akan turun gunung demi menjagamu! Dan Ayah tak mau mendengar penolakanmu." Bagas langsung pergi dari rumah itu.

Bagas meninggalkan rumah Indri. Langkahnya terus dia pacu hingga dia sampai di rumah Zella yang kini ditempati Abi. Sesampai di sana indra pendengaran Bagas malah di sambut kenangan aib masa lalunya. "Sudah puas membicarakan saya dan segala aib saya?"

Abi dan Miko terkejut dengan kemunculan Bagas. Namun keduanya seketika tertawa.

"Ada yang lucu?" tanya Bagas.

"Sulit aja percaya om. Dulu saat om masih sangat muda, aduhai om suhunya buaya." Abi tak bisa berhenti tertawa mengingat bagaimana korban-korban Bagas masa muda.

"Mana lucunya kisahku yang suka memperdaya wanita dibandingkan dengan kisahmu yang diperdaya wanita?" balas Bagas.

Abi seketika terdiam.

"Nggak enak kan kisah lamanya dibuka. Nah saya juga gitu."

"Maaf om," sesal Abi.

"Kenapa harus putriku yang kau ajak masuk rumahmu?" tanya Bagas pada Abi.

"Bukan aku yang menariknya. Tapi seolah Tuhan mengirim dia sebagai penolongku. Karena kehadiran dia dalam hidupku, membuatku punya alasan untuk bangkit dari keterpurukanku. Om tahu kan selama ini aku putus asa. Aku biarkan usaha yang aku bangun selama ini perlahan roboh. Tapi setelah bertemu Zella aku punya semangat untuk bangkit, membangun dan memulai segalanya."

"Kehidupanmu tak sepele. Libatkan aku dalam garis pertahananmu. Aku ingin menjaga putriku!"

"Apa yang om Bagas mau, kami siap bantu!" sela Miko.

"Aku tak bisa memaafkan diriku, jika di suatu hari nanti ada yang mencelakakan Zella, hanya karena dia istrimu."

"Aku berjanji pada Om Bagas, aku akan menjaga Zella semaksimal mungkin."

"Kamu menjaga anakku? Kamu saja tidak bisa menjaga dirimu sendiri."

"Maksud om Bagas?"

"Lihat dirimu, kau saja butuh bermacam alat bantu untuk mempermudah pergerakanmu. Bagaimana aku bisa percayakan Zella padamu?"

"Walau aku duduk di kursi roda, jangkauan dalam genggamanmu luas. Keterbatasanku tak akan menghalangi kekuatanku."

Bagas menatap dingin laki-laki yang duduk di kursi roda itu.

"Kalau aku bisa berdiri seperti ini? Om bisa percaya padaku kalau aku mampu menjaga Zella?" Tiba-tiba Abi bangkit dari kursi rodanya.

"Kau-kau-kau tidak cacat??" Bagas terperanjat hingga tubuhnya jatuh ke lantai mengetahui Abi bisa berdiri tegak di atas kedua kakinya sendiri.

1
Ma Em
Semangat Thor semoga menjadi yg terbaik dan selalu mendapatkan rating 🤲🤲🤲.
ᗰIՏՏ ᘜᗩᑭTᗴK ᵖⁱⁿⁿ: Aamiin, makasih😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!