NovelToon NovelToon
Anak Kembar Tuan Impoten

Anak Kembar Tuan Impoten

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / One Night Stand / Anak Genius / Hamil di luar nikah / Single Mom / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alif Irma

Sequel Dihamili Tuan Impoten!

Keysa Bintang hidup berdua dengan neneknya yang sakit-sakitan. Sedari kecil dia bekerja banting tulang demi membiayai pengobatan sang nenek.

Tak sampai disitu, hidup Keysa semakin rumit ketika seorang pemilik hotel tempat ia bekerja memperkosanya hingga hamil. Hidup Keysa benar-benar hancur saat itu juga, bahkan pria yang menghamilinya dengan teganya tak ingin mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Saya sedang hamil anak anda, tuan Erlangga Dirgantara!" --- Keysa Bintang.

"Tidak mungkin, bagaimana bisa pria mandul dan impoten seperti diriku bisa menghamili mu. Aku berani bersumpah kalau anak yang kamu kandung bukan anakku!. Jadi untuk apa aku bertanggungjawab!" --- Erlangga Dirgantara.

"AKU BERSUMPAH KAU MANDUL DAN IMPOTEN SELAMANYA!" ucap Keysa dengan suara meninggi lalu melenggang pergi.

Yuk simak kisahnya hanya dicerita Anak Kembar Tuan Impoten!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alif Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

"Lepaskan putrinya!" terdengar suara bariton seorang pria, membuat ketiga preman itu tampak ketakutan.

Salah satu diantara mereka yang menggendong Zara segera menurunkannya dari gendongannya, tanpa perlu mendengar ucapan pria itu kedua kalinya. Sontak saja anak perempuan itu bergerak cepat menghampiri ibunya lalu memeluknya erat.

"Mama, Zala takut." ucapnya mengadu kepada ibunya dengan mata berkaca-kaca.

"Jangan takut sayang, ada mama disini." ucap Keysa sambil mengelus punggung putri kecilnya sembari menenangkannya.

Keysa bernafas lega bisa memeluk putri kecilnya, sedang putranya juga memeluknya. Mereka bertiga saling menjaga satu sama lain.

Tampak sosok pria tinggi berwajah tampan dengan rambut gondrong sebatas bahu melangkah menghampiri ketiga preman pasar tersebut. Tatapan mata pria itu begitu tajam bak mata elang siap menerkam mangsanya.

"A-ayo pergi!" ucap Djamal tergagap kepada teman-temannya dengan raut wajah ketakutan. Djamal benar-benar tidak ingin berurusan dengan pria tersebut. Lalu mereka bergegas naik ke atas motornya masing-masing dan langsung tancap gas meninggalkan tempat tersebut.

Sementara Keysa dan anak kembarnya langsung mengalihkan pandangannya kearah sumber suara. Hingga si kembar tersenyum lebar menatap pria tersebut.

"Paman baik" ucap Zidan dan Zara bersamaan dan terlihat mengenal sosok pria gondrong tersebut.

"Zidan, Zara, apa kalian baik-baik saja?" tanya pria gondrong tersebut dengan tatapan hangatnya mengenali anak kembar tersebut, berbeda saat menatap ketiga preman tadi.

"Iya paman, kami baik-baik saja. Untung paman datang, preman tadi selalu gangguan kami dan selalu gangguin mama." ucap Zidan memberitahu paman baiknya. "Paman, terima kasih ya sudah menolong kami." ucap Zidan dengan antusiasnya.

"Telima kasih paman baik, kalena paman baik sudah nolongin Zala." ucap Zara tersenyum dan terlihat menggemaskan dengan pipinya yang memerah diterpa sinar matahari. Pasalnya anak perempuan itu berkulit putih.

"Iya sama-sama. Paman janji preman tadi tidak akan ganggu kalian lagi." ucap pria gondrong tersebut dengan yakin, membuat si kembar tersenyum mendengar ucapannya.

Keysa hanya diam mendengar pembicaraan anak kembarnya dengan pria asing berambut gondrong. Dia sama sekali belum pernah melihat pria itu di Desa Pesisir.

"Terima kasih sudah....." Keysa tidak melanjutkan ucapannya karena pria gondrong itu memotong ucapannya.

"Ya sama-sama, padahal saya cuma menegur preman tadi. Oh iya, apakah anda ibunya Zidan dan Zara? " tanya Pria gondrong itu dengan ramahnya dan Keysa hanya mampu mengangguk menanggapi ucapan pria gondrong yang dipanggil paman baik oleh anak kembarnya.

"Kenalin nama saya Evan." ucap pria gondrong itu memperkenalkan diri sambil menyodorkan tangannya.

Keysa yang terlihat bingung hanya mampu diam tanpa menanggapi ucapan pria gondrong yang bernama Evan.

"Mama, paman baik ingin berkenalan dengan mama." ucap Zara menegur ibunya yang hanya diam.

Keysa mengerutkan keningnya mendengar ucapan putri kecilnya, dengan ragu-ragu dia perlahan mengulurkan tangannya menyalami tangan pria itu.

"Keysa" ucap Keysa bersikap ramah lalu segera menarik tangannya. Sedang Evan tidak mempermasalahkan sikap dari ibunya si kembar.

"Terus saya panggil anda dengan sebutan Keysa atau ibunya si kembar!" ucap Evan dengan ramahnya di selingi sedikit candaan.

"Panggil Keysa saja." ucap Keysa dengan ketusnya, membuat pria gondrong itu hanya mampu manggut-manggut tanda mengerti.

"Mama, paman baik yang sudah bantuin Zidan menjual produk aksesoris keluar daerah." ucap Zidan memberitahu ibunya.

"Benal mama, paman baik olangnya baik sekali. Kami sudah dua kali beltemu paman baik di pantai saat mencalii kelang belsama ibu-ibu dan paman baik bantuin Zala cali kelang." ucap Zara dengan antusiasnya bercerita tentang paman baiknya.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih karena sudah banyak membantu anak-anak saya." ucap Keysa dengan sopannya dan menganggap pria gondrong itu sudah banyak membantu usaha anak kembarnya.

Tidak salah jika anak kembarnya menganggap pria gondrong itu baik. Dari segi penilaiannya sendiri, pria gondrong itu tidak seperti para pemuda desa yang selalu menatapnya dengan penuh ketertarikan maupun mencari perhatian darinya, sedang pria bernama Evan itu hanya bersikap ramah sesuai porsinya.

"Anggap saja itu sebagai ucapan terima kasihku. Karena Zidan dan Zara juga pernah membantu ku." ucap Evan berbicara santai tanpa beban pada ibunya si kembar.

Keysa hanya mampu mengangguk mendengar ucapan pria gondrong itu.

"Paman baik, kapan-kapan mampir ya kerumah kami." ucap Zidan tersenyum dan begitu berharap paman baiknya datang berkunjung ke rumahnya.

"Eeem pasti, tapi setelah pekerjaan paman selesai." ucap Evan tersenyum tipis sambil mengelus puncak kepala Zidan, seolah-olah anak laki-laki itu adalah teman baiknya.

"Yeaaay holleee, Zala tunggu ya paman." sahut Zara bersorak gembira.

"Iya, paman janji." ucap Evan tersenyum tipis sambil mengangkat jari kelingkingnya, membuat Zara cepat mengaitkannya. Hingga mereka tertawa bersama.

Keysa seakan tidak percaya melihat tingkah kedua anaknya yang begitu dekat dengan pria gondrong itu. Baru pertama kalinya Keysa melihat anak kembarnya seakrab ini dengan orang lain.

"Paman baik kami pulang dulu." ucap si kembar berpamitan kepada paman baiknya. Dimana si kembar sudah berada di atas motor bersama ibunya.

"Ya, hati-hati di jalan." ucap Evan sambil melambaikan tangannya kearah si kembar, membuat si kembar tersenyum lebar.

Keysa ikut tersenyum ramah sambil membunyikan klakson motornya, lalu melajukan motornya menuju kediamannya.

Sementara Evan kembali melanjutkan langkahnya memasuki pekarangan sekolah PAUD yang ingin didatanginya. Kebetulan dia sudah ada janji dengan pengurus sekolah PAUD tersebut.

🍁🍁🍁🍁

Kediaman Dirgantara....

"Mommy, tolong bujuk Daddy. Erina tidak mau menikah dengan anak rekan bisnis Daddy." ucap Erina merengek persis anak kecil dihadapan ibunya.

"Sayang, apa alasanmu tidak ingin menikah dengan anak rekan bisnis Daddy?" tanya Nyonya Hani dengan tatapan hangatnya sambil mengelus rambut halus putrinya.

"Mommy, alasan pertamanya, Erina tidak suka dengan pria kaya, soalnya mereka selalu mempermainkan para wanita dengan harta yang dimilikinya. Alasan keduanya, rata-rata pria kaya kebanyakan penjahat kelamin, Erina tidak mau mommy. Masa Erina yang masih ting ting harus bersanding dengan pria casanova. Pokoknya Erina mau menikah sama pria yang biasa-biasa saja." ucap Erina panjang lebar dengan wajah cemberut.

Erina tidak ingin bernasib sama dengan teman-temannya yang kebanyakan korban pernikahan bisnis dari orang tuanya, hingga mereka semua berakhir dalam perceraian.

"Huff...tidak semua pria kaya seperti itu, sayang. Contohnya Daddy mu, dia sangat mencintai mommy dan apapun akan Daddy lakukan demi membahagiakan mommy. Lagian kamu belum bertemu dengan calon suamimu sudah berpikiran yang tidak-tidak. Mommy sangat yakin dia pria yang baik dan tulus mencintaimu." ucap Nyonya Hani memberikan nasihat untuk putrinya.

Erina hanya mampu mengusap wajahnya dengan kasar, percuma merengek pada ibunya. Karena tak ada satupun yang mau membelanya, dia tidak bisa menerima perjodohannya. Dia harus melakukan cara agar perjodohannya batal.

Sial, waktuku hanya tersisa malam ini. Esok hari pria itu akan datang. Batin Erina sambil mengepalkan tangannya.

"Ya sudah, sebaiknya kamu istirahat sayang. Mimpi yang indah. Jangan lupa besok bangun pagi-pagi." ucap Nyonya Hani mengingatkannya, lalu mencium pipi putrinya sebelum keluar dari kamar putrinya.

"Baik mom, selamat malam." ucap Erina tersenyum lalu menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang empuknya sambil menatap langit-langit kamarnya seolah sedang memikirkan sesuatu.

*

*

*

Keesokan harinya.....

"Tuan, nyonya, nona Erina tidak ada di kamar!" teriak pelayan wanita dengan terkejutnya tak mendapati nona mudanya di kamar.

"Apa!"

Tuan Hans dan nyonya Hani melangkah cepat menuju kamar putrinya, lalu mereka bergegas masuk ke dalam kamar putrinya dan ternyata apa yang diucapkan pelayan benar adanya. Putrinya menghilang.

Erlan yang baru saja sampai di rumah terkejut mendengar ucapan kepala pelayan, dia pun segera menemui orang tuanya.

"Erlan, cepat cari adikmu. Dia kabur dari rumah." ucap Nyonya Hani dengan mata berkaca-kaca.

"Apa!"

Erlan terlonjat kaget dengan kedua mata membulat sempurna mendengar ucapan ibunya. Bagaimana mungkin adiknya bisa senekat itu.

1
Yus Nita
wajar lah hamil, kan sdhafa duami ny 😁😁😁
Dyah Oktina
kenangan manis apa???merkosa gadis & ngak mau tanggung jawab..
Dyah Oktina
kla ada yg ngawasin ya tinggal tanya..😁
Lies Atikah
kjangan merendah ksn diri kesya biar dia mengejar mu biasa anak2 tuh suka nurut dama ma2 nya dari hamil gak di akui ditambah limatahun enak X tak ada balasan nya
Lies Atikah
si lemot bego kemana aja loh baru nyadar basi
Lies Atikah
belum tau ajah mu itu bodoh dan lemot
Lies Atikah
buat lah kehidupan kesya berhasil dan bahagia temukan lah jodoh nya yang menerima dia apa ada nya sukur 2 di pertemukan sama pengusaha kaya hingga si lemot Erlan menyesali sampai ke tulang sum2 nya
Murni Murniati
gimana tak syg ayahnya, krn yg mual muntah dan ngidam ayahnya, smpe ayahnya masuk rmh skt, hmpir smbl bln ayahnya tak bgun kek org hmil
Lies Atikah
kalau si Erlan bener2 sampai ngelupain si keysa gua sumpahin bisulan gak sembuh2
Murni Murniati
salah sendiri, krn waktu itu sblm kesya suruh bertanggungjawab jwb kan udah ditelp rmh skt, tp dia sendiri yg tak mau mndgr, jd rasain tu
Deistya Nur
semangat terus yaa ka 👍💪
Diana Silaen
mantap Thor buat Erlan pusing tujuh keliling 👍👍👍👍👍
Diana Silaen
kasian kamu Keysa malang banget nasibmu😭
Ayachi
bukan bodoh lagi☺️ TAPI TOLOL, GOBLOK, GADA OTAKKKK, GERAM BNGET DRI AWAL SAMA ERLAN INI
Ayachi
cukup binatang yaaahhh lebih binatang daripada bapaknya☺️
Yuningsih Nining
huh mulai dach bau² nya si Shakira ini jadi pelakor Ulat bulu ni
Yuningsih Nining
keysa jatuh kepleset bahkan keseleo segala ini perbuatan duo pembokat ussil sirik,kalian pasti bakal ketauan tunggu nnti balasan buat kalian dari bos kalian
Yuningsih Nining
lanjut thor
Yuningsih Nining
🤣🤣Oma Miranda akalmu bulus cerdik ada bener juga tuh😄
Yuningsih Nining
secepet nya klg erina nemu erina di yayasan nya erina jg udah saling kenal kedua ponakanyng zidan +zara, hrpn erlan ikut nemu erina jg ketemu si kembar yang mirip erlan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!