NovelToon NovelToon
Dosen Posesif

Dosen Posesif

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Dosen / One Night Stand / Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

{Area khusus dewasa}
"Saya mohon tolong lepaskan saya, saya mohon." Permintaan wanita itu dengan suara lirih memohon pada pria itu.

 "Tidak bisa,hanya kamu yang bisa melakukannya, sampai kapanpun kamu tak akan bisa pergi."ucap pria itu dengan nada serius.

  "Tapi kenapa harus saya, masih banyak wanita lain yang mau dengan Anda."

 Wanita itu semakin ketakutan, setelah Apa yang dilakukan oleh pria itu.Berharap mampu bisa menghindarinya, tapi tetap saja tak bisa dia hindari ketika ambisi dari pria itu begitu besar terhadap dirinya.

  Apakah nantinya dirinya akan menerima kehadiran pria itu atau dirinya lebih memilih untuk pergi dari kehidupannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kasus penculikan ~

 Tiba-tiba saja,terdengar suara ketukan dari balik pintu kamarnya.Setelah dia buka ternyata ada sosok pria yang dia kenali.

 "Robi."Malia terlihat bingung melihat kehadiran Robi di kostnya.

 "Darimana dia tahu aku disini."Batin Malia yang terlihat bingung.

 "Hai Malia."Sapa Robi dengan senyuman.

 "Kok kamu bisa tahu tempat kost ku?"Tanya Malia yang mulai mencurigai Robi.

 "Aku tidak sengaja bertanya pada temanmu,maaf jika aku menganggu waktu istirahatmu.Aku hanya ingin bertanya sesuatu padamu." Kata Robi yang mulai terlihat mencurigakan dimata Malia.

 "Bertanya apa?"Tanya balik Malia.

 "Aku hanya ingin bertanya waktu kita ke pesta Wina, kemana saja kamu?"Tanya Robi yang hanya ingin bertanya perihal itu.

 "Aku langsung pulang,ada telepon mendadak yang mengharuskan aku pulang.Memang ada apa kamu bertanya perihal itu?" Malia mulai mencurigai kenapa Robi bertanya perihal itu.

 "A-aku hanya ingin tanya saja."jawab Robi yang sesekali melihat situasi diluar terlihat begitu sepi apalagi waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam.

"Apa boleh aku minta tolong?" Tanya Robi yang diam-diam melancarkan aksinya.

"Tolong apa?" Tanya balik Malia pada Robi.

"Ini, kebetulan mobilku mogok bisa bantu aku."Robi memakai alasan hanya untuk memancing Malia.

Malia akhirnya keluar dari kamar,hingga posisi Malia sudah mendekati mobil milik Robi.Dengan langkah cepat, Robi mendekat dan menutup hidung Malia dengan selaput tangan yang sengaja dia campur obat bius.

 Robi segera mengangkat badan Malia dan segera memasukkan ke dalam mobil.Situasi diluar terlihat sepi bahkan beberapa penghuni kost sudah masuk ke kamar mereka masing-masing.

  Tapi tidak Robi duga,ada seseorang yang sengaja memantau situasi itu.

 Malia langsung dibawa dengan mobil milik Robi yang saat itu dibelakang diikuti oleh orang itu.

 Ditempat lain

  Saat Dio akan hendak pulang,Dio terkejut setelah mendapat informasi jika posisi Malia tidak aman.

 "Apa kamu bilang,cepat ikuti dia.Jangan sampai kalian kehilangan jejak."kata Dio yang benar-benar emosi dengan apa yang terjadi pada Malia.

 "Ada masalah apa?" Tanya tuan Fahril pada putranya.

 "Gawat Pa, Malia diculik." Mendengar berita itu tuan Fahril dan Mama Valia terlihat begitu kaget dan tak percaya yang menimpa calon mantu mereka.

 "Papa bagaimana ini,Pa."Mama Valia menangis setelah mendapat kabar itu.

 "Mama tenang,Mama harus percaya pada Dio. Dia pasti bisa mengatasi itu semuanya." Tuan Fahril menenangkan istrinya.

 Tuan Fahril mendekati putranya."Papa akan menyuruh beberapa orang untuk melacak posisi mereka."Tuan Fahril bergerak cepat hingga Dio menunggu kabar dari orang suruhannya juga.

 Setelah itu Dio mendapatkan informasi jika lokasi sudah ditemukan dan dengan cepat Dio pergi menuju lokasi.

 Posisi Malia tergeletak disebuah ruangan yang dimana kondisi dia masih belum sadarkan diri.Diruangan itu terlihat seorang pria menatap wajah Malia.

 "Jika kamu tidak menolakku,tak mungkin aku akan melakukan ini padamu.Aku benar-benar mencintaimu,tapi kenapa kamu menolak cintaku."Pria itu menatap dengan tatapan sedih di hadapan Malia.

 Tiba-tiba saja Malia perlahan-lahan membuka matanya dan spontan Malia kaget melihat kehadiran Robi didekatnya.

 "Robi."Malia terbangun dari tidurnya,Robi pun membalas dengan senyuman.

  Malia terlihat bingung melirik kanan dan kiri seperti kebingungan dengan posisi dia sekarang.

 "Kita dimana,kenapa aku bisa ada disini." Malia makin kebingungan dan mencoba mengingat apa yang terjadi pada diri.

 "Kita ada di tempat persembunyianku."Mendengar kata itu,Malia kaget.Hingga Robi mengeluarkan semua unek-unek pada Malia dan berakhir ekspresi kecewa pada Malia.

 "Kenapa kamu melakukan itu,aku sudah bilang aku tidak menyukaimu.Kenapa kamu berbuat seperti ini padaku."Malia tak habis pikir dengan cara pikir Robi.

 "Aku hanya ingin membuktikan keseriusanku padamu.Apa salah?"

 "Salah,apa yang kamu lakukan sudah kelewatan."Malia berdiri dan pergi tapi sayangnya tangannya ditahan dan Malia berusaha berontak hingga dia terjatuh terbentur dibagian kepalanya.

 Dari luar terdengar suara dobrakan pintu yang dipaksa dibuka.Saat kejadian itu,Malia merasa perih diarea dahinya dan keluarlah darah di dahinya.

  "Darah." Batin Malia yang mulai terasa sakit disertai pusing di kepalanya.

 Robi yang melihatnya mulai kebingungan,dia tidak sengaja mendorong Malia.

Pintu langsung terbuka dan muncul ada 3 pria yang langsung menyergap Robi.

 "Lepaskan,kalian siapa!"Teriak Robi yang kini posisinya sudah ditahan oleh 3 orang pria.

  Barulah Dio datang dengan arah pandangannya mengarah Malia yang sudah tergeletak dengan luka di dahinya yang berdarah.

 "DASAR BRENGSEK!"Teriak Dio yang langsung menghajar Robi tepat diwajahnya.

 "Bawa orang ini ke kantor polisi sekarang juga." Perintah Dio yang sudah terbakar emosi, Dio lari menghampiri Malia yang tergeletak dengan luka di dahinya.

 "Sabar sayang,kita pergi dari sini."Dio langsung mengangkat tubuh Malia dan segera masuk ke dalam mobil yang dimana dimobil itu ada Rian yang menyetir dengan cepat karena kondisi Malia bersimbah darah dengan adanya luka memar di kepalanya.

 "Setelah semua tugas selesai ,kamu urus pria itu dan cepat masukkan pria itu di dalam penjara kasus penculikan dan penganiayaan." Pesan Dio pada Rian.

 "Baik tuan." Jawab Rian yang kini tugasnya makin menumpuk karena ulah pria itu.

  Setelah posisi mereka sampai dirumah sakit,Malia langsung di atasi oleh dokter yang memeriksanya dan segera menangani pasien.

 Dio menunggu diluar dengan ekspresi tegang bercampur ketakutan jika terjadi sesuatu pada diri Malia.

 "Tuan." Dio segera bangkit dari duduknya dan menghampirinya.

 "Bagaimana keadaannya?" Tanya Dio pada dokter itu.

 "Semua baik-baik saja tuan,hanya ada luka di dahinya yang terpaksa harus kami jahit karena lukanya terlalu dalam.Untuk semuanya baik-baik saja,hanya luka memar biasa saja yang tidak terlalu parah." Mendengar informasi itu,Dio merasa lega.

 "Baiklah,pindahkan ke tempat VIP dirumah sakit ini." Perintah Dio yang ternyata rumah sakit itu milik keluarganya, dengan cepat mereka merespon segera melakukan apa yang diperintahkan.

 Dio akhirnya lega,hingga dari arah samping terlihat Mama Valia dan tuan Fahril datang menghampiri putranya.

  "Bagaimana keadaannya?" Tanya Mama Valia pada putranya.

 "Baik-baik saja Ma,kini posisi Malia sedang ditangani oleh dokter." Mendengar informasi keduanya terlihat begitu lega dengan kondisi Malia tak begitu mengkhawatirkan.

Kini posisi Malia sudah berada dikamar VIP, yang di tempat itu sudah ada mereka semua yang sengaja menunggu Malia.

 "Ternyata masih muda."

 "Maksud Papa?"

 "Calon istrimu itu." Mendengar jawaban itu,Mama Valia menyela pembicaraan mereka berdua.

 "Tak masalah jika dia masih muda, yang terpenting putramu bisa sembuh dan akhirnya kalian memberikan cucu untuk Mama." Dio hanya bisa menghela nafas mendengar permintaan mamanya seperti itu.

1
Blueberry Solenne
enaknya jadi Dosen tinggal tunjuk aja bawain tugas muridnya😁
Blueberry Solenne
Lokal banget namanya tapi bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!