NovelToon NovelToon
Aku Kembali Ayah!

Aku Kembali Ayah!

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Action / Romansa / Fantasi Wanita / Konflik etika / Balas Dendam
Popularitas:62.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Aruna Putri Rahardian harus menelan pil pahit ketika ayahnya menuduh sang ibu berselingkuh. Bahkan setelehnya dia tak mengakui Aruna sebagai anaknya. Berbeda dengan adiknya Arkha yang masih di akui. Entah siapa yang menghembuskan fit-nah itu.

Bima Rahardian yang tak terima terus menyik-sa istrinya, Mutiara hingga akhirnya meregang nyawa. Sedangkan Aruna tak di biarkan pergi dari rumah dan terus mendapatkan sik-saan juga darinya. Bahkan yang paling membuat Aruna sangat sakit, pria yang tak mau di anggap ayah itu menikah lagi dengan wanita yang sangat dia kenal, kakak tiri ibunya. Hingga akhirnya Aruna memberanikan diri untuk kabur dari penjara Bima. Setelah bertahun-tahun akhinya dia kembali dan membalaskan semua perlakuan ayahnya.

Akankan Aruna bisa membalaskan dendamnya kepada sang ayah? Ataukah dia tak akan tega membalas semuanya karena rasa takut di dalam dirinya kepada sangat ayah! Apalagi perlakuan dari ayahnya sudah membuat trauma dalam dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Kembali Ayah! 23

"Lady kita memang yang terbaik! Beruntung kita memiliki Lady Runa. Sehingga kita selalu bisa menang dan menguasai banyak wilayah!" teriak mereka bahagia menyambut kemenangan mereka kali ini.

Hidup lady Runa

Lady Runa

Lady Runa

Setelah tiba di markas mereka kembali bersorak gembira memanggil nama Lady Runa. Wanita satu-satunya di kelompok mereka yang berhasil membuat nama kelompoknya disegani oleh semua orang. Bahkan kini kelompok mereka merupakan salah satu kelompok besar di antara tiga kelompok yang ada di sana.

"Astaga! Kalian terlalu berlebihan. Jangan terlalu memujiku seperti itu nanti malah membuat aku besar kepala," ucap gadis yang akan menginjak usia delapan belas tahun itu.

Mereka semua begitu menghargai dan menghormati Aruna. Walau mereka semua sudah tahu jika hubungan antara Aruna dan ayahnya yang tak lain pemimpin mereka tidaklah baik. Tapi mereka tetap menghargai dan menghormati Aruna karena kemampuannya yang luar biasa. Aruna juga tidak besar kepala atau bertingkah seperti anak-anak pimpinan lainnya yang terkesan sombong.

Mereka semua membubarkan diri untuk beristirahat. Besok Bima akan datang, selalu seperti itu setiap mereka menang. Besoknya Bima akan datang. Pria itu memang jarang datang ke markas. Hanya sesekali saja dia datang untuk mengecek keadaan dan saat menginginkan mereka menyerang lawannya. Aruna masuk ke dalam dapur dan mengambil es untuk mengompres luka di pipinya yang mulai terasa bengkak.

"Apa kamu yakin akan pergi meninggalkan kami juga Runa?" tanya Ramon dengan wajah sedihnya. Pria yang sekarang berusia sekitar tiga puluh duaan, sedangkan Edwin tiga puluh limaan. Dan keduanya belum ada yang menikah.

"Kita masih bisa berkomunikasi, Om!" jawab Aruna memberikan juga kantong yang berisi es kepada Edwin dan Ramon.

Mereka akan sangat kehilangan Aruna, apalagi selama empat tahun lebih Mereka sudah terbiasa dengan kehadiran Aruna di sana. Kehadiran adik kecil mereka yang memberi warna dalam kehidupan mereka di dalam sana. Bukan Hanya mereka berdua yang akan kehilangan, tapi juga anggota lainnya yang sudah dekat dengan Aruna. Tapi Aruna juga memiliki impian lain di luar sana.

"Apa kamu akan menyerang kami pada akhirnya Aruna?" tanya Edwin to the point membuat Aruna menatap ke arah pria yang selalu bisa menebak perasaannya dan niatnya itu. Aruna menghela napas panjang. Dan mencoba menenangkan perasaannya.

"Om tahu niat dan tujuanku dari awal saat dipaksa menjadi algojo di tempat ini oleh pria itu. Dari sanalah aku bertekad untuk membalas dendam kepada pria itu, bukan kepada kalian. Ibuku meninggal di tangan dia dalam keadaan keguguran, hidupku menjadi seperti ini karena dia. Sedangkan dia saat ini bersenang-senang dengan istri baru dan anak-anaknya. Bahkan Om tahu sendiri adikku, Arkha tak pernah bahagia bersama dia. Senyumnya selalu palsu, karena pria itu sudah mulai berani membentak dan juga memukul Arkha, anak laki-laki yang selalu dia banggakan di depan semua orang. Aku tak ingin Arkha menjadi sepertiku, Om. Aku harus menyelamatkan dia dari pria b******* itu. Cukup aku dan ibu yang menjadi korban keke-ja-man-nya," jelas Aruna menetap kosong lurus ke depan.

"Kalau kamu butuh bantuan jangan sungkan bicara dengan kami. Kami akan selalu ada untukmu, bisa mungkin kami akan membantumu. Kamu adalah adik kami!" ucap Ramon sedangkan Edwin menangkap lain dari ucapan Aruna.

"Terima kasih Om!" jawabnya.

"Jangan membuat diri kamu berada dalam bahaya Aruna. kamu tahu seperti apa ayahmu, dia ayah kandung dan aku memiliki bukti tes DNA yang ia lakukan," ucap Edwin membuat Aruna tersenyum getir.

"Hidupku selama ini sudah selalu berada di dalam bahaya, lalu apa yang aku takutkan? Bahkan aku berkali-kali berada di ujung kematian. Apakah dia peduli padaku? Jawabannya tidak, bahkan mungkin yang dia inginkan adalah melihat aku mati di depan matanya sendiri. Namun Tuhan belum mengizinkan aku mati, karena dia ingin memberiku kesempatan membalas denda kepadanya," jawab Aruna.

"Aku memang anak kandungnya, Om. Walau hatinya mengakui tapi bibirnya selalu menyangkalnya. Dia tak menginginkan aku karena aku seorang wanita, dia menuduh dan mem-bu-nuh ibuku untuk menutupi kebohongan dan hal be-jad yang dia lakukan selama ini. Aku tahu itu semua, tapi semuanya sudah tidak berarti lagi untukku. Aku bukan anak dari Bima Rahardian. Aku adalah Aruna Saraswati Mahardika. Aku adalah anak ibuku," jawab Aruna.

Edwin dan Ramon hanya saling pandang mendengar jawaban Aruna. Mereka tahu seberapa besar kebencian dan kemarahan Aruna kepada Bima. Apalagi sekarang Bima sudah terang-terangan memperlihatkan kebenciannya kepada Aruna. Dia menghukum Aruna di depan semua anak buahnya. Biasanya dia akan memanggil Aruna ke rumahnya hanya untuk sekedar memberi dia hukuman.

"Kamu akan tinggal dimana setelah ini? Kamu akan memberitahu kami kan?" tanya Ramon.

"Kita lihat nanti Om. Kerena aku yakin pria itu akan mencari jejakku melalui kalian. Mungkin untuk sementara waktu aku tidak akan menghubungi kalian berdua. Tapi usah keadaan mulai tenang Aku akan menghubungi kalian berdua," jawab Aruna.

"Dan kamu Om Edwin. Jangan pernah mencoba menyimpan pelacak lagi padaku. Caramu menyimpannya sudah sangat kuno, aku sudah tahu kau menyimpan pelacak padaku lagi kan?" kesal Aruna melemparkan tiga alat pelacak yang disimpan oleh Edwin.

"Yah, ketahuan deh," kekeh Edwin sedangkan Aruna mencebikkan bibirnya kesal sekali kepada Edwin yang selalu menganggapnya anak kecil.

Melihat kekesalan Aruna membuat mereka malah tertawa terbahak. Ternyata garis yang sudah mulai menuju dewasa di depannya itu tidak bisa lagi dibohongi oleh mereka. Cara mereka sudah dihafal betul-betul oleh Aruna. Apalagi garis itu sangat pintar sehingga dengan mudah memahami setiap apapun yang mereka ajarkan. Tanpa sadar sepertinya Bima sudah menyiapkan lawan tangguhnya tanpa dia sadari. Bima tanpa anak buahnya bukanlah apa-apa, bagaimana jika semua anak buahnya membelot dan lebih memilih Aruna dibanding dirinya? Bima sepertinya tidak memperhitungkan hal itu. Malah dengan sengaja membuat calon lawan kuatnya itu di tempa dan belajar menjadi wanita yang sangat kuat dan bahkan sangat disegani di dunia bawah.

"Tidur dan istirahatlah. Sepertinya besok akan menjadi hari yang berat untukmu. Besok hari terakhirmu bersama dengan kami dan juga besok hari terakhir kamu bertemu dengan pria itu. Jangan buang energimu sekarang, persiapkanlah semuanya untuk melawan dia nanti. Mungkin suatu saat kita akan menjadi lawan, tapi ingatlah kami selalu menyayangi kamu, Aruna," Edwin bangkit dari duduknya dan menepuk baru Aruna sebelum pergi.

"Maaf kalau suatu hari aku akan menjadi lawan kalian. Terima kasih untuk 4 tahun yang kita lalui bersama. Aku sangat menyayangi kalian berdua, kalian yang selalu melindungi Aku selama ini. kalian yang selalu ada di saat aku terpuruk, kalian jugalah yang selalu membuat aku terluka dan babak belur setiap hari," jawab Aruna meneteskan Ari mata untuk pertama kalinya lagi.

Ramon berdiri dan memeluk adik kecilnya. Dia tahu sebagaimana kerasnya Aruna mencoba membentuk dirinya menjadi wanita yang kuat dan hebat. Tapi di sisi lain dalam dirinya hanyalah ada seorang gadis kecil yang butuh perhatian dan kasih sayang. Mereka tahu jika Aruna sudah lelah menghadapi Bima. Mereka akan melepaskan Aruna seperti yang dia inginkan. Edwin ikut memeluk adiknya juga. Kalau saja bisa di ungkapkan dialah yang paling berat melepaskan Aruna.

1
nely_48
teu sabar nunggu kakek tua mahardika lumpuh n sekarat
Baek chanhun
next thort ❤️💪
Cicih Sophiana
hadeh aki aki kok gak sadar juga... apa kurang siksaan dari anak tiri mu.. kapan mo sadar nya sih aki aki ini di kasih umur panjang untuk sadar ki biar ngurangin dosa...
nely_48
tah lbh baik kau nurut perintah s sandy, biarkan obat pelumpuh syaraf itu menyiksa s tua bangka ga sadar diri biar cpt maot
Yam_zhie: bener kan 🤣
total 1 replies
Allea
udahlah jgn terlalu dibuat santay thor drngan hal sepele dengan urusan wanda n geng satset aja kebalas dendam aruna 😁
Yam_zhie: iya akak nanti pindah season 2 yang sat set nya ya
total 1 replies
partini
dih tua Bangka karma mu belum lah
kamu yg berbuat masa ankmu juga sama ga fair,
tapi sekarang ga gitu kayanya secara di depan mata ku yg berbuat dia yg kena karma sendiri Al Fatihah untuk nya semoga di ampuni segala perbuatannya yg tidak baik Aamin
Yam_zhie: bahkan sampai di siksa kan😭
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
hadeeeeeeeeeh , aki aki teh nya kalah ngacapruk kamana karep wae ath , naon hese na menta maaf ath bari ngobrol jg tembok lain ie mah nyesel2 eeeeh ujung2na pikasebeln deui ngomngna teh
Ambu Rinddiany Thea: sungguh terlalu
total 6 replies
Cicih Sophiana
mengurus perusahaan dari mana?yg ada jg menggerogoti dan memindahkan aset ke milik nya...
Yam_zhie: tau dah tuh nenek sihir 🤣
total 1 replies
Cicih Sophiana
rasain kalian... benalu klo di potong ya begitu... lama lama kan akan mati juga..
Yam_zhie: di buang terus di bakar 🤣
total 1 replies
Wulan Sari
wanda wanda ngurusi perusahaan sambil korup ya 🤦🏻‍♀️,gitu kok mengembangkan perusahaan sadar dong, ayo biyar kapok singkirkan sj semua,... lanjut Thor semangat 💪 salam 👍❤️🙂🙏
Yam_zhie: maksih kaku Udha baca karya othor 😘
total 1 replies
nely_48
kasih sianida n hengrim buat Wanda n the gank,,,
Yam_zhie: nanti kudu di peletak kepalana🤣
total 1 replies
Cicih Sophiana
jgn di kasih kan Aruna... sejelek nya pak Mahardika itu kakek kamu yg sekarang sdh menyesal dan mencari ibu mu dan kamu cucu nya... klo Mahardika meninggal keenakan mereka mengambil semua harta nya...
Ambu Rinddiany Thea
harta te ngajami sagalana bahagia , lier loba harta tp te bisa adil te guna ,
Yam_zhie: ups 🤐
total 3 replies
nely_48
nyawa udh d ujung tenggorokan br mengalihkan harta untuk anak n cucu kandung,, makin cepet mati az kau kakek mahardika,,
Yam_zhie: jangan cepet-cepet biar ngerasain sakit hati anak-anak dan cucunya 😭
total 1 replies
partini
si kakek dapat tekanan batin kapan ini thor menunggu ini
partini: ok this mantappp 👍👍👍👍
total 2 replies
nely_48
pancing trs, umpan bom atom dmn² ,kpn waktu siap meledak maka boooooom , hancur semua..Good job runa 😍😍
Ambu Rinddiany Thea
obatnya jadikan senjata makan tuan buat semuanya runa kecuali kake mu jagang kou kasihkan , obatnya buat keluarga s sandy the geng aja biar pada ngerasain tuh efek dr obat nya itu . biar bagaimana pun dia kake kandungmu .
Ambu Rinddiany Thea: ke urg d gorowoken na seeng teh
total 4 replies
nely_48
Thor bs ga sih dewi n Kanaya kecelakaan mobil trs cacat, biar ngurangin org² modelan mrk ini
Ambu Rinddiany Thea
pd sekali kalian ya , heloooo mama vilolet mana mau kenal sama kalian mama violet udh punya pawang nya , paling2 kalian mah bakalan d jeblosin ke kandang harimau smaa mama violet ..
Ambu Rinddiany Thea: /Facepalm//Facepalm/
total 4 replies
Cicih Sophiana
manusia manusia benalu di pelihara sih... anak kandung di siksa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!