NovelToon NovelToon
Dear, My First Love

Dear, My First Love

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Teman lama bertemu kembali / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Dokter Genius / Aliansi Pernikahan / Cintapertama / Tamat
Popularitas:19.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mae_jer

Anson adalah putra tunggal dari pemilik rumah sakit tempat Aerin bekerja. Mereka bertemu kembali setelah tiga belas tahun. Namun Anson masih membenci Aerin karena dendam masa lalu.

Tapi... Akankah hati lelaki itu tersentuh ketika mengetahui Aerin tidak bahagia? Dan kenapa hatinya ikut terluka saat tanpa sengaja melihat Aerin menangis diam-diam di atap rumah sakit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Anson memasuki ruangan papanya. Dari kemarin ia sudah ingin bertanya pada pria itu tentang Aerin, tapi baru sekarang ada waktu. Dia penasaran.

Laki-laki itu sudah duduk berhadapan dengan papanya yang biasa dipanggil orang-orang profesor Sadam. Tangan Anson memainkan sebuah benda yang ada di atas meja kerja laki-laki paruh baya itu.

"Kenapa, kau ingin menanyakan sesuatu?" tanya prof Sadam menatap putranya.

"Aku dengar kau yang memasukan perempuan bernama Aerin itu ke tim ku?" ujar Anson tanpa embel-embel menyebut Aerin dokter. Ia merasa aneh saja memanggil Aerin dengan sebutan dokter.

Apa karena Aerin adalah seseorang yang sudah ia kenal dari lama atau memang gadis itu yang tidak cocok menjadi dokter, sekali lagi itu hanya menurut pendapatnya saja.

Papanya, profesor Sadam menatap lelaki itu dengan alis naik turun.

"Ya benar. Kenapa, kau merasa keberatan?" tanyanya.

Anson mengangkat bahu.

"Tidak sama sekali. Aku tidak peduli, hanya saja staf yang lain merasa perempuan itu tidak cocok." katanya acuh tak acuh.

"Dia bukan perempuan itu Anson, panggil dia dokter Aerin. Biar bagaimanapun gadis itu adalah seorang dokter."

Kening Anson berkerut. Ia memicingkan matanya menatap laki-laki tua di depannya.

"Apa hubungan kalian? Kau tidak mungkin berselingkuh dengannya kan?" kata-kata itu meluncur begitu saja dari mulut Anson.

Pria itu sungguh tidak akan melepaskan Aerin kalau sampai gadis itu merusak keluarganya. Mama kandungnya memang sudah meninggal, tapi bukan berarti ia tidak punya mama yang lain. Papanya menikah lagi dan istrinya itu cukup dekat dengan Anson.

Anson sudah menganggapnya seperti pengganti mamanya. Profesor Sadam pun langsung membelalak menatapnya.

"Kau gila? Bagaimana kau bisa memikirkan ide gila seperti itu?"

Anson tertawa. Dari ekspresi pak tua itu, sepertinya memang tidak mungkin dia punya hubungan yang special dengan Aerin.

Tapi ...

Bagaimana papanya bisa merekomendasikan gadis itu?

"Baiklah, karena kau penasaran aku akan bilang kenapa aku memasukannya ke tim-mu." ujar prof Sadam kemudian.

"Gurunya adalah profesor besar yang aku hormati, kebetulan sahabatku juga." kali ini Anson mengangkat kepala menatap papanya. Oh jadi begitu. Pantas papanya kenal Aerin. Entah kenapa hatinya merasa lega begitu mendengar perkataan papanya.

Pria tua itu menatapnya sebentar lalu melanjutkan perkataannya.

"Gurunya yang memberi rekomendasi padaku. Kau tahu, sahabat itu sepanjang hidupnya hanya menerima dua orang murid. Yang satunya sekarang bekerja sebagai dokter spesialis jantung terbaik di luar. Jadi, aku juga percaya kalau muridnya satu ini sangat berbakat juga. Kau pasti akan membutuhkan dokter-dokter berbakat sepertinya.

Anson tercenung. Apa dirinya tidak salah dengar?

"Kau yakin?" lelaki itu masih ragu. Mungkin saja sang profesor berbohong. Ia melihat papanya menggeleng.

"Aku tidak yakin pada gadis itu, tapi aku sangat yakin pada gurunya. Karena itu aku menempatkan dia di timmu. Kau bisa mengamatinya. Kalau dia tetap bermalas-malasan marahi saja, jangan keluarkan dari tim. Aku tidak enak pada profesor Dartan. Bagaimana jika gadis itu benar-benar adalah ahli bedah paling berbakat seperti yang dikatakan gurunya?"

Anson tersenyum paksa. Pikirannya terbagi. Apakah semua itu benar? Sepertinya tidak. Mana ada orang berbakat terlihat bodoh seperti itu. Lelaki itu tersenyum miring. Ia berdiri dari ruangan itu dan berbalik keluar.

1
Rusmini Mini
apa Zuya jodohnya Shawn ya 🤭🤭🤭
Rusmini Mini
Horang kaya mah bebas...apalagi jd pemilik rumah sakit mo cuti setahun dua th bebas bebas aja 😄😄😄
Rusmini Mini
ternyata oh ternyata Indy dan Philip ada hubungan terlarang kalo sdh dgn Bpknya kenapa menginginkan anaknya jg...dasar perempuan jalang
Rusmini Mini
jgn jgn Indy yg suka jual diri biasanya kan kebalikannya ☹️☹️
Rusmini Mini
itu perbuatan Indy Nick ... dia gak trima kamu tolak nick....
Rusmini Mini
tunggu saja pembalasan si buta dr goa hantu 😄😄
Rusmini Mini
gak kasihan apa sama pemirsa yg masih jomblo Son ☹️☹️
Rusmini Mini
dasar bocil suka ngabek an
Rusmini Mini
tau nya Nick kan Andrea cewek bebas nah ternyata Andrea masih virgin 😍😍
Rusmini Mini
😍🙈🙈🙈
Rusmini Mini
aq ngefans sama Indy Barend entar kalo punya anak cewek aq namain Indy eh anaku lahir cewek tp aq lupa kasih nama Indy 🤭🤭🤭
Rusmini Mini
kagak bisa tidur 7 hari 7 malam nih Dr Nick kebayang body nya Andrea 😄😄
Rusmini Mini
walaupun dlm hati jahat jg tuduhan Nick pd Andrea
Rusmini Mini
yakinkan hati Andrea....
Rusmini Mini
astaga Anson Aerin 🫢🫢
Rusmini Mini
gigitan Zuya jd tanda mata bwt Shawn 🤭🤭
Rusmini Mini
Shawn menjadikan Laras sbg tameng begitu jg Anson di jadikan tameng oleh Ajal
Rusmini Mini
ajal maut sialan .../Curse//Curse/
Rusmini Mini
untung ada Shawn...cpt tolongin Aerin Shawn 😦😦
Rusmini Mini
jgn bilang hidup bersama alias kumpul kebo entar di gropyok warga loh 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!