NovelToon NovelToon
GAURI, PENGANTIN PILIHAN DEVAN

GAURI, PENGANTIN PILIHAN DEVAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter / Anak Yatim Piatu / Teen School/College / Romantis / Cintamanis / Idola sekolah
Popularitas:667.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Devan kaget saat tiba-tiba seseorang masuk seenaknya ke dalam mobilnya, bahkan dengan berani duduk di pangkuannya. Ia bertekad untuk mengusir gadis itu, tapi... gadis itu tampak tidak normal. Lebih parah lagi, ciuman pertamanya malah di ambil oleh gadis aneh itu.

"Aku akan menikahi Gauri."

~ Devan Valtor

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Persiapan berangkat

"Devan juga ikut? Ya ampun, ini gak mimpi kan?! Aku pikir Gino aja."

Ella, salah satu alumni SMA yang sekelas dengan Devan cs bersorak gembira. Mereka sedang berada di rumah ketua penyelenggara liburan alumni. Ada Diana juga di sana. Tentu dia dengar.

"Gila, gila! Akhirnya setelah lebih dari enam tahun gak liat dia, kita bisa liat si ganteng Devan lagi! Gue masih gak percaya."

"By the way, kok bisa dia mau ikut? Karena si Gino maksa? Kayaknya gak mungkin deh."

"Mungkin emang lagi pengen liburan aja. Bisa aja kan dia lagi bosen mau ngapain, terus kebetulan banget alumni kita bikin program liburan." para wanita itu tak berhenti-berhenti mengucapkan nama Devan saking heran dan senangnya mereka dengar si mantan penjolan sekolah itu bakal ikut liburan.

"Din, gue denger Devan jadi guru di tempat lo ngajar ya?" Ella menatap Diana yang sejak tadi sibuk memilah snack di meja, pura-pura tak terlalu mendengar.

Diana berhenti sejenak, mengangkat wajahnya pelan.

"Iya… baru sebulanan." jawabnya singkat.

"HAH? Serius? Jadi tiap hari lo ketemu dia? Ya ampun, hidup lo enak banget!" seru Mila sambil menepuk bahu Diana, membuat wanita itu hanya bisa tersenyum canggung.

Ella langsung duduk mendekat.

"Lo ngeliat dia berubah nggak? Masih cool? Masih jago banget matematika? Masih nggak suka ngomong sama orang, masih ..."

"Devan masih sama kok. Gak berubah." balas Diana tersenyum. Dia memposisikan dirinya sebagai wanita pendiam dan berkelas di antara teman-teman wanitanya.

Padahal mereka tidak tahu saja kalau dia sampai harus ambil pinjaman di Shopee pinjam cuma gara-gara baca di grup sudah rame Devan mau ikut liburan. Diana memang lagi tidak ada duit, duitnya sudah dia habiskan belanja pakaian keluaran terbaru. Dia bukan terlahir dari anak orang kaya, hanya di kira saja dia kaya karena memakai barang-barang bermerek.

Aslinya, semua barang-barang itu hasil dia menabung mati-matian dari gaji bulanannya, berburu diskon, bahkan beberapa hadiah dari orang-orang yang dulu pernah dekat dengannya. Tapi teman-temannya tak perlu tahu itu. Mereka terlanjur percaya bahwa dia anak orang kaya. Dan hal itulah yang membuatnya di terima di circle mereka.

"Eh, si Agam gak ikut?" Sari, penggemar berat Agam angkat suara.

"Nggak. Gue denger dia sibuk banget, gak bisa ikut. Maklum, profesi dokter tuh hampir gak ada liburnya."

"Oh, padahal gue pengen banget liat dia."

Sari kecewa.

"Ya udah lah, yang penting Devan sama Gino ikut. Itu aja udah bikin liburan ini naik level," celetuk Mila sambil merapikan poni dan mematut diri di cermin kecil yang ia keluarkan dari tas.

Diana hanya tersenyum kecil, meski hatinya berdebar tak karuan. Mendengar nama Devan berkali-kali membuatnya makin tidak sabar menunggu hari liburan mereka. Dia bisa cari perhatian pria itu bukan di hari kerja. Karena hari kerja, pria itu selalu cuek padanya. Mungkin Devan akan lebih banyak bicara dengannya kalau bertemu di luar sekolah.

Aku harus tampil agar di lirik Devan.

Ucapnya dalam hati.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Paginya, pagi-pagi sekali Devan sudah berada di apartemen Agam untuk menjemput Gauri. Ia mengenakan setelan santai yang jarang dilihat orang lain, kaos abu muda sedikit oversized, jaket tipis warna navy, dan celana chino hitam yang membuatnya terlihat jauh lebih muda dari sosok 'guru killer' yang dikenal murid-muridnya. Rambutnya yang biasanya disisir rapi kini sedikit berantakan alami, justru membuatnya terlihat lebih approachable.

Ketika memasuki apartemen Agam, Gauri keluar dengan dress pink selutut yang memberikan kesan manis sekali. Gadis itu memang masih muda sekali, dan wajahnya sangat manis. Matanya seperti boneka, membuat laki-laki mana saja yang lewat akan berhenti sebentar hanya untuk menatapnya.

Devan tersenyum, Gauri segera berlari padanya begitu melihatnya. Tangannya memeluk boneka beruang pemberian Devan dua minggu lalu.

"Kakak ganteng!"

Devan mengusap lembut rambut Gauri begitu gadis itu berhenti di depannya.

Ares yang tengah membantu mengemasi barang-barang Gauri ke dalam koper besar miliknya ikut menatap ke Devan. Sahabat kakaknya itu masuk sendiri karena sudah tahu password apartemen. Agam lagi sibuk sekali hari ini, jadi hanya ada Ares yang membantu Gauri packing pakaian dan beberapa barang gadis itu. Gaya Ares sudah seperti pengasuhnya Gauri saja. Devan bahkan heran melihat koper super besar yang di dorong Ares keluar dari kamar Gauri.

"Pagi bang." sapa Ares.

"Pagi." balas Devan. Pandangannya tak lepas dari koper di tangan Ares. Seolah tahu arti tatapan itu, Ares terkekeh kecil dan angkat suara.

"Aku udah bujuk dia bawa koper yang kecil aja karena perginya tiga hari doang, tapi dia gak mau bang. Maunya yang ini karena bisa isi bonekanya."

Ares memiringkan kepalanya, menatap Gauri yang berdiri sambil menggendong boneka beruang dengan wajah tak berdosa. Devan ikut tertawa, tidak mengeluhkan besarnya koper itu. Tangannya kembali memegang kepala Gauri.

"Gauri sudah siap?" tanyanya. Gadis itu langsung mengangguk kuat.

"Ya sudah, ayo."

"Ayo!"

Tangan kiri Devan meraih tangan Gauri, tangan kanannya mengambil koper milik Gauri tapi Ares dengan cepat menawarkan biar dia yang bawa sampe tempat Devan di parkir.

"Biar aku aja bang." bahkan sebelum Devan menolak, Ares sudah keluar dari apartemen lebih dulu. Devan pun berjalan sambil menggenggam tangan Gauri. Gadis itu tampak begitu riang, dan Devan senang melihatnya.

Sesampainya di bawah, Gauri langsung masuk sendiri ke mobil Devan. Ia sudah terbiasa naik mobil pria itu walaupun pake seatbelt-nya tetap di pakein sama Devan.

"Gauri, inget, jangan nakal-nakal di sana ya. Harus terus sama bang Devan atau bang Gino. Gak boleh makan permen terlalu banyak, jangan gampang percaya sama orang ba ..."

"Ih, Ares cerewet banget sih!" seru Gauri kesal. Wajah cemberutnya persis anak-anak.

"Itu kan buat kebaikan kamu juga. Ini pertama kalinya kamu pergi beberapa hari dari aku sama bang Agam. Harus dengar-dengaran sama bang Devan ya di sana."

Gauri segera menutupi telinganya nggak mau dengar lagi. Ares tertawa kecil dan mencubit pipinya.

"Bang, kalo ada apa-apa jangan lupa kabarin ya. Ini pertama kalinya Gauri liburan semenjak dia sakit."

Devan tersenyum menganggukkan kepala. Ponselnya sudah bergetar berkali-kali sejak tadi. Pasti Gino. Mereka semua sudah sepakat kumpul di bandara jam 8 pagi.

"Kami pergi dulu." ucap Devan. Ares melambaikan tangan. Setelah mobil Devan mulai bergerak barulah Gauri melambai kencang ke Ares.

Mobil melaju pelan meninggalkan halaman apartemen. Gauri masih menempelkan wajahnya ke jendela, melambai sampai sosok Ares tak terlihat lagi.

Begitu Ares hilang dari pandangan, gadis itu memutar badan dan menatap Devan dengan mata berbinar.

1
Anonim
Devan gak tanggung-tanggung membikin Gauri enak sampai tak bisa berjalan dengan sempurna. Sekali melakukan, Devan kecanduan.

Makan malam bersama lengkap ada kedua orang tua Agam dan Ares, Gino. Ares, Agam, juga tante Vit.

Mereka melihat cara berjalan Gauri pada senyum-senyum.

Bunda Vini bicara tanpa saringan, bikin Devan terbatuk. Agam dan Gino langsung tertawa. Gauri sudah merah wajahnya.

Bunda Vini suka meledek pengantin yang baru bisa melaksanakan kewajiban sebagai suami istri yang sesungguhnya.

Suasana di meja makan penuh tawa, Gauri ikut tertawa, jadi sedikit rileks.

Gauri rencana mau masuk sekolah minggu depan. Devan tidak jadi resign.

Tante Vit mengingatkan Devan dan Gauri tidak boleh ciuman di sembarang tempat. Gauri akan tetap di hukun kalau sampai ketahuan.
~HartiWyn_Dee_
bagus Gauri km harus gerak cepat rebut kembali hak mu dari orang licik dan serakah seperti om licik,,, tenang Gauri km ga sendiri sekarang ada suami kamu yg selalu ada di samping mu
~HartiWyn_Dee_
🤣🤣🤣🤣 abis dah pasangan Devan sama Gauri jadi bahan ledekan di meja makan
Desyi Alawiyah
Diana masih gimana yah kabarnya? Pasti dia syok banget sih pas tahu Gauri udah sembuh.. ☺

Gauri, nanti pas ketemu Diana, kamu jangan lemah yah... Lawan dia.. hehe
Desyi Alawiyah
Devan makin bucin sama Gauri.. cieeee...
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 mentok dah buat bela diri ...
Hanima
😍😍👍
faridah ida
mendingan sekarang biar urus surat2 itu dulu sebelum benar2 di ambil adik tiri papa nya ..
nyaks 💜
😂😂
nyaks 💜
😅😅😅
mis.be
bukannya waktu itu udah diambil alih sama devan ya
Al Fatih
Buah kesabaran kak Devan menunggu kesembuhan jiwanya Gauri....,,ga sia2...,, Gauri sudah sembuh dan juga membalas cinta yang sama dengan kak Devan...,, jadi pasangan bucin skrg
Fitria Syafei
kk cantik kereen 😍😍 terimakasih 🥰
sum mia
selamat datang di duniamu yang sebenarnya Gauri . bukan dunia anak kecil lagi , tapi dunia yang penuh tanggung jawab , penuh kuasa , penuh kesibukan , dan pasti penuh kebahagiaan .

lanjut terus kak semangat moga sehat slalu 😍😍😍
Dwi Winarni Wina
Devan tidak uring-uringan lagi setelah berhasil pecah telur😄devan jadi semangat sekali dan tenaganya full semalam abis ngecas😄

Wajah gauri kayak kepiting rebus menahan malu diledekin abis-abisannya, gauri sangat bersyukur sekali punya suami sangat tulus mencintainya, devan suami idaman bingit...

devan sangat posesif dan bucin akut sm gauri😄gauri telah sembuh total tunjukan semua orang gauri tidak mudah ditindas lagi/diremehkan lagi...
gauri sekarang lebih kuat dan bukan gauri yg lemah lagi....
Dwi Winarni Wina: bisa jadi bunda disabotase....
total 2 replies
Eli Suryani
lanjut ronde 3 gk tuh 😆🤭
🍁 Naura ❣️💋👻ᴸᴷ
ikutan ngos ngosan🤣🤣
Ita rahmawati
masih 18 th kan ya gaurinya,,lgsg dibuat hamil aja gitu Van,,sekolah geh blm lulus🤣🤦
Rita
akhirnya jadi mantan,Devan berasa kasih tutorial 😂
Rita
gaasss ya Van remnya blong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!