NovelToon NovelToon
Dinikahi Duda Kaya

Dinikahi Duda Kaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Nikah Kontrak / Chicklit
Popularitas:242.1k
Nilai: 5
Nama Author: Eli Priwanti

Setelah ibu mertuanya meninggal, Zara Hafizah dihadapkan pada kenyataan pahit. Suaminya, yakni Jaka telah menceraikannya secara tiba-tiba dan mengusirnya dari rumah. Zara terpaksa membesarkan anaknya yang masih berusia 6 tahun, seorang diri

kehidupan Zara semakin membaik ketika ia memutuskan hijrah dan bekerja di Ibu Kota.
Atas bantuan teman dekatnya,

Suatu hari, Zara bertemu dengan Sagara Mahendra, CEO perusahaan ternama dan duda dengan satu anak. Sagara sedang mencari sosok istri yang dapat menjaga dan mencintai putrinya seperti ibu kandungnya.

Dua orang yang saling membutuhkan tersebut, membuat kesepakatan untuk menikah secara kontrak.

Sagara membutuhkan seorang istri yang bisa menyayangi Maura putrinya dengan tulus.

Dan Zara membutuhkan suami yang ia harap bisa memberinya kehidupan yang lebih baik bagi dirinya serta Aqila putrinya.
Bagaimanakah perjalanan pernikahan mereka selanjutnya, akan kah benih-benih cinta tumbuh di antara mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli Priwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulutmu setajam pisau

Tepat pukul sembilan malam, Sagara telah tiba di kediaman Syailendra. Hari ini ia merasa begitu lelah karena banyaknya pekerjaan yang harus segera di selesaikan. Saat ia masuk menuju ruang tamu, ada satu pemandangan yang membuatnya cukup terkejut, yakni dimana putri kecilnya sedang mengobrol serius dengan neneknya.

"Mam, kenapa Maura belum tidur? Ini kan sudah jam sembilan malam, malah hampir mau jam sepuluh!" ucapnya sambil menatap sinis ke arah Maura.

Ditatap seperti itu, Maura langsung menundukkan kepalanya.

"Saga, biarkan saja, gak tiap hari ini kok Maura kaya gini, lagian hari ini putrimu sedang merasa bahagia, mangkanya Mamah sedari tadi mendengarkan ocehannya!" jawabnya mencoba membela cucunya.

"Saga tidak peduli Mah, di rumah ini ada aturannya, Suster cepat kau bawa Maura ke kamarnya, ganti pakaiannya dengan pakaian tidur, dan jangan lupa Maura harus meminum segelas susu!" perintahnya dengan netranya tertuju ke arah Maura, kemudian Maura memberanikan diri menatap wajah Papahnya, tatapan seorang anak yang sangat membutuhkan kasih sayangnya, berharap saat Papahnya pulang dirinya di peluk serta mendapatkan sebuah ciuman hangat yang bisa membuatnya merasa di sayangi dan di cintai, namun apa yang Maura dapat? hanya omelan lah yang ia terima, Maura pun sudah sangat jengah dengan keadaanya saat ini.

Tanpa berkomentar apapun, Maura bergegas pergi menuju kamarnya, dibantu oleh Suster Mira.

Hatinya menangis saat Papahnya menatapnya dengan tatapan dingin, sepanjang jalan menuju kamar tidurnya, Maura hanya bisa menangis, dan suster Mira telah menjadi saksi bisu kesedihan Maura.

Ketika Sagara akan melangkahkan kakinya menuju lantai dua, tiba-tiba saja Mamahnya memintanya untuk duduk di kursi sofa, tepat di sebelahnya, awalnya Sagara ingin menolaknya, namun ia urungkan.

"Iya Mah ada apa?" tanyanya sambil duduk di samping Mamahnya.

"Begini Saga, Mamah cuma mau tanya sama kamu, apakah kau sudah mendapatkan calon istri untuk menjadi ibu sambungnya Maura?" tanya Mamah Jelita.

Mendengar Mamahnya bertanya seperti itu, Sagara terlihat malas untuk menjawabnya.

"Kenapa Mamah menanyakan hal ini lagi? berapa kali Saga bilang sama Mamah, kalau Saga belum bisa melupakan Naura, Saga sangat mencintainya sampai kapanpun!" tegasnya sedikit emosi.

Namun Mamah Jelita berusaha untuk tidak menjawabnya dengan emosi, karena ia tahu jika watak putranya sangat keras kepala.

"Kau jangan egois Saga, pikirkan Maura..Ia masih membutuhkan sosok seorang ibu!" tegasnya seolah menekan putranya.

Sagara malah menghela nafas panjangnya.

"Kan ada suster Mira yang selalu ada untuk Maura, jadi untuk apa Saga menikah lagi! Saga sudah malas membahas masalah ini, Mah!" jawabnya sambil memijit pelipisnya.

"Itu beda Saga, kau itu selalu saja tidak peka dengan apa yang di butuhkan oleh Maura saat ini, kau selalu sibuk dengan pekerjaanmu sehingga kau tidak pernah ada waktu untuk anakmu, kenapa kau menjadi kejam seperti ini, setelah istrimu meninggal?" sungutnya mulai geram.

"kalau boleh Saga memilih, lebih baik Naura tidak usah memiliki seorang anak kalau ujungnya malah merenggut nyawanya."

Duar...

Tanpa di sadari rupanya Maura diam-diam menguping percakapan Papahnya dengan Neneknya, suster Mira yang turut menyaksikannya langsung, ia begitu tidak tega melihat seorang gadis kecil yang tidak berdosa telah tersakiti seperti ini. Maura terus saja menangis tanpa bersuara, ia menahan rasa sesak di dadanya.

Mendengar putranya berkata seperti itu, Nyonya Jelita semakin kesal dibuatnya.

"Kau jangan keterlaluan Saga, Maura tidak ada kaitannya dengan kematian istrimu, ini semua sudah menjadi suratan takdir, bukankah kau sedari dulu sangat mendambakan seorang anak, tapi setelah tuhan mengabulkan keinginanmu, kau malah menyia-nyiakannya, Mamah kecewa sama kamu!"

Sagara pun terdiam, kemudian menoleh ke arah Mamahnya yang sedari tadi terus menatap ke arahnya.

"Lantas maunya Mamah apa?"

"Jika kau tidak bisa memberikan kebahagiaan untuk Maura, setidaknya carilah seorang ibu sambung yang bisa dengan tulus menyayangi Putrimu, itu akan jauh lebih beradab ketimbang putrimu di perlakukan seperti itu oleh Papah kandungnya sendiri, dan sepertinya putrimu sudah menemukan orangnya, Saga!"

Mendengar ibunya berkata seperti itu, Sagara malah beranjak dari tempat duduknya.

"Maaf Mah, aku belum bisa menikah lagi! Sampai kapan pun tidak ada yang bisa menggantikan posisi Naura di hatiku!" tegasnya bersikukuh.

"Tapi ini semua demi Maura, tolonglah kau dengarkan ibumu ini nak?" pintanya memohon.

Namun sayangnya Sagara benar-benar tidak menghiraukannya, dan ia lebih memilih untuk meninggalkan ibunya seorang diri di ruang tamu.

......................

Pagi-pagi sekali Zara terpaksa harus sudah berada di tempat ia bekerja, beruntungnya ada Dewi yang mau menjaga Aqila di Rumah sakit.

Setibanya di tempat ia bekerja, ternyata pekerjaannya sudah sangat menumpuk, meskipun saat ini kondisinya tidak sedang baik-baik saja karena Zara mengalami kurangnya istirahat. Apalagi saat di rumah sakit menjaga Aqila, ia sangat sulit untuk memejamkan matanya.

Ketik Zara melintasi area Ballroom Hotel, para karyawan di bagian pelayan menatapnya dengan tatapan tidak sukanya.

"Akhirnya, pacarnya si Bos besar sudah kembali lagi ke kesini! Wah hebat ya kamu Zara, bagi tipsnya dong, biar si Bos tampan bisa aku taklukan juga!" ejek Lina.

Beruntungnya Zara tidak menghiraukannya, ia malah bergegas pergi ke Laundry untuk mengambil sepre serta selimut untuk kamar Hotel

"Woy, elo bisu ya? Gue ngomong sama elo!" bentak Lina sangat geram

Zara hanya bisa mengusap dadanya atas kejadian barusan, benar-benar ia harus menebalkan kupingnya atas tuduhan yang tidak-tidak.

"Zara tunggu!" panggil Dini, salah satu teman Zara yang dekat dengannya.

"Dini? Aku kira siapa?" jawabnya sambil menoleh.

 Dini adalah teman satu profesi dengan Zara

"Emangnya kamu kira siapa? Sudah Ra, kau tidak usah menghiraukan para pelayan menyebalkan itu, perasaan setiap hari hobby nya ngomongin kamu terus, gak ada topik lain apa?" sungutnya mulai kesal.

"Alhamdulillah Din, itu artinya dosa-dosa ku sebagian ditanggung oleh mereka, setidaknya ada yang mengurangi dosa-dosa ku!" ucapnya tersenyum tipis.

"Aish, terserah kau saja lah Ra, tapi aku salut sama kamu, kamu tidak mudah terpancing oleh mulut busuknya si Lina, kalau aku jadi kamu, sudah habis aku cakar dan aku jambak rambutnya!" geram Dini sembari melotot ke arah Zara.

"Sudahlah Din, ngapain juga meladeni mereka!"

"Betul sih Ra, oh iya ngomong-ngomong gimana keadaan putrimu Ra?"

"Alhamdulillah sudah mendingan Din, yasudah ayo kita segera bekerja, biar pekerjaan kita bisa cepat selesai." ajaknya bergegas pergi menuju laundry.

hari ini Zara terpaksa lembur karena pekerjaanya yang cukup banyak, bahkan tadi ia sempat keteteran, akibat banyaknya tamu yang check out hari ini.

Sekitar pukul delapan malam, akhirnya semua tugasnya telah selesai, ia pun buru-buru pergi menuju rumah sakit.

 Perusahaan Syailendra Group

"Tuan, semua berkas untuk bahan meeting besok sudah selesai semua, dan ruang meeting yang anda minta di hotel Raflesia sudah seratus persen siap untuk di gunakan besok!" ucapnya yang kemudian mengasongkan beberapa file dalam sebuah map berwarna coklat.

"Syukurlah kalau begitu Jhon, aku suka cara kerjamu yang cekatan, oh iya setelah ini aku ingin meninjau langsung tempat untuk meeting besok." pintanya dan langsung bersiap-siap pergi menuju hotel Raflesia.

Jhon pun merasa ada sesuatu yang janggal dengan Tuannya.

'Sejak kapan Tuan mau meninjau langsung tempat meeting untuk besok? Biasanya juga Tuan tinggal terima beres? Hemmm...ini sangat mencurigakan, sepertinya bukan karena ruang meeting? Akan tetapi ada hal lain, ck..ck! Tuan..Tuan, anda akan kena batunya sendiri!' gumamnya, yang kemudian pergi menyusul Sagara yang sudah berada jauh darinya.

Setibanya di Hotel Raflesia, saat menuju area parkir, tanpa di sengaja Zara melintas di samping mobil Sagara, namun kali ini Zara terlihat berjalan sempoyongan sambil memijit pelipisnya, wajahnya sudah terlihat pucat.

Melihat kondisi Zara seperti itu, entah kenapa Sagara meminta Jhon untuk menghentikan laju mobilnya, dan dengan segera Sagara membuka pintu mobil.

Kini netranya fokus ke arah Zara, sedangkan Zara tidak tahu jika dibelakangnya ada Bosnya yang sangat menyebalkan itu.

"Ya Rabb, kenapa kepalaku mendadak menjadi pusing begini!" keluhnya yang secara tiba-tiba menghentikan langkah kedua kakinya, lalu pandangannya telah berubah menjadi kabur hingga akhirnya Zara tumbang dan tidak sadarkan diri.

Beruntungnya Sagara buru-buru mendekat ke arahnya, dan kini tubuh Zara telah jatuh kedalam pelukannya.

"Hey wanita menyebalkan, kenapa kau pingsan di sini sih? cih merepotkan sekali!" keluhnya sembari mendengus kesal.

Jhon sedari tadi memperhatikan tingkah laku Tuannya yang ternyata niatnya datang ke hotel Raflesia bukan sekedar untuk melihat kondisi ruangan meeting untuk acara penting besok, rupanya kedatangannya ketempat ini mempunyai maksud lain, yakni agar bisa bertemu dengan Zara, dan itu tidak bisa di pungkiri lagi.

Akhirnya Sagara membopong tubuh Zara dan membawanya masuk ke dalam Hotel, lagi dan lagi gosip miring tentang hubungan spesial antara Zara dan Sagara kembali mencuat dan semakin memanas terutama Lina dan juga kawan-kawannya, mereka tampak syok, bahkan sampai kebakaran jenggot saat melihat Tuan Sagara membopong tubuh Zara.

"Dasar brengsek kau Zara, aku yang sedari dulu mengincar Tuan Sagara, tapi kenapa justru dengan mudahnya kamu bisa sedekat itu dengannya? awas saja kamu, aku akan membuat perhitungan denganmu Zara!" ucapnya sangat geram, kedua tangannya sampai ia kepalkan.

Bersambung...

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

1
ana cahaya
Luar biasa
Sunaryati
Ingat Saga istrimu sedang hamil, jangan bermain api nanti terbakar kau yang rugi. Namun aku percaya padamu kamu merupakan suami yang setia pada pasangan yang sah, contohnya kau mencintai Naura, hatimu bekusampai betah menduda lama, baru cair setelah bertemu Adiknya.
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: Saga memang type pria yang setia Bun, hanya saja memang kisah masalalu nya belum terselesaikan, itu sebabnya ia selalu menghindar agar tidak bertemu dengan sang mantan
total 1 replies
Ana
hmmmm🤔 penasaran, sebenarnya apa sih yang disembunyikan saga dan apa yang mau disampaikan monalisa
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: aku juga sebenarnya gak tega sih, tapi memang alurnya di buat seperti itu kak
Ana: waduh apa nih, kasihan nanti zara 🥺
total 3 replies
Ana
wah jangan jangan mantan saga nih 😁
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: bisa jadi 😁
total 1 replies
Ana
apa mantan saga lebih cantik 🤭
Ana: setelah lihat visual nya ternyata cantikan zara 😁
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: sepertinya begitu kak 🤭
total 2 replies
Sugiharti Rusli
kenapa dulu mereka bisa putus yah, apa terjadi sesuatu dulu sama mereka yah🙄
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: pastinya Bun, nanti akan ada jalan ceritanya, kenapa Saga dan Mona bisa sampai berpisah
total 1 replies
Nar Sih
kak thorr jgn sampai ada drama calon pelakor hadir ,lanjutt kakk👍
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: Saga dan Mona memang belum menyelesaikan kisah mereka di masalalu, nanti akan ada jalan ceritanya kak
total 1 replies
Rania Hurin
lagi2 masa lalu..belum lagi sahabat2 laknat yg tidak menghargai perasaan isteri sang sahabat lainnya
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: betul banget kak, tidak memikirkan. perasaanya Zara
total 1 replies
retiijmg retiijmg
masa lalu datang apalagi blm move on..
makin seru ceritanya
ditunggu upnya kak
retiijmg retiijmg: sama2 kak
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: siap kak, terimakasih kak 🙏😊
total 2 replies
Ana
ternyata saga punya mantan toh hmmmm🤔 aku juga penasaran
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: /Determined//Determined//Determined//Facepalm//Facepalm/
Ana: hadeeh ntar zara cemburu lagi 🤭
total 3 replies
Ana
hadeeeh🤦‍♀️ dasar saga
Ana
🤣🤣🤣🤣🤣
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Nar Sih
hahaha😂😂klau urusan tengok menengok byi wah..paling seneng nih suami mu zara ,
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: senengnya pake buanget kak 🤣🤣🤣
total 1 replies
꧁♥𝑨𝒇𝒚𝒂~𝑻𝒂𝒏™✯꧂
siapakah mantan kekasih Saga
semakin penasaran nih thor...
ayo lanjutin episode selanjutnya 😘
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: ok siap kak
total 1 replies
꧁♥𝑨𝒇𝒚𝒂~𝑻𝒂𝒏™✯꧂
Alhamdulillah syukur..
Saga dan Zara semoga bahagia menerajui bahtera rumahtangga bersama. aamiin 😆
Sugiharti Rusli
jadi ikutan penasaran sama mantannya Saga nih😁😁😁
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: /Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle/
total 1 replies
Sugiharti Rusli
judulnya sekali tangkap malah dapat tangkapan dobel dan besar pulak yah komisaris Wira,,,
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: betul itu Bun, auto langsung naik jabatan nih Komisaris
total 1 replies
Sugiharti Rusli
waduh Sagara mau dijadikan pion rupanya bagi kejahatan mereka
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: untungnya gagal ya Bun 🤭
total 1 replies
Nar Sih
ahamdulilah,ahir nya semua selesai dan dewi bisa tertolong,moga kedepan sdh ngk ada mslh seperti ini
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: sepertinya tidak kak, semuanya sudah tuntas
total 1 replies
Aries suratman Suratman
Aku suka banget dengan karakter Jhon, orangnya baik tegas dan menjadi pelindung Zara
💞Eli P®!w@nti🐼🦋: terimakasih kak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!