NovelToon NovelToon
Cinta Kepada Mas Duda

Cinta Kepada Mas Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah seorang dokter tentara berpangkat mayor yang jatuh hati kepada seorang apoteker di rumah sakit tempat mereka bekerja waktu pertama kali sang gadis datang wawancara. Mayor Jonathan Benjamin nama sang dokter, dia memiliki seorang anak perempuan usia enam tahun. Bertemu dengan Sophia Abigail seorang apoteker yang sudah memiliki seorang pacar yang adalah CEO David Alexander. Bagaimana kisah mereka???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jodoh David

Sofi ke apotek karena, ada dokter yang mau membuka praktek di apoteknya dia adalah Dokter Nathalia Anastasya spesialis bedah jantung. Sofi membaca proposalnya dan dia tersenyum. Rapat singkat bersama ketiga apoteker dan staf admin akhirnya mereka mengijinkan Dokter Nathalia Anastasya membuka prakteknya di apotek Abigail punya Sofi. Urusan perjanjian dan sebagainya akan di lakukan oleh Staf Adminnya yang bertugas sebagai manager di apotek ini. Dan Sofi bersedia mengeluarkan alat - alat penunjang dokter bedah jantung.

"Mas, dokter Nathalia akan membuka praktek di apotek ku???"

"Apa maksudnya??"

"Aku profesional dalam bekerja. Aku aman. Kalau mas??" Nathan menepikan mobilnya. Meskipun ada susternya Liu di belakang. Dia tidak malu menyatakan perasaannya.

"Yang ada di hatiku hanya kamu sayang, Sophia Abigail Stevanus, mami dari anak - anakku."

"Sus, bapak lagi alay."

"Ibu, sus pikir bapak lagi serius."

Sudah sebulan, Dokter Nathalia membuka praktek di apotek milik Sofi istrinya Nathan, dan dia baru tahu bahwa apotek ini milik istrinya Nathan. Tujuan Nathalia membuka praktek disini karena biar dekat bersama Nathan. Padahal mereka sering ketemu di rumah sakit. Dengan adanya dokter Nathalia, terus terang pendapatan di apotek bertambah karena pasiennya dokter Nathalia yang banyak.

Di perusahaan, menjelang jam pulang, Sofi dan Max di kagetkan dengan kondisi kesehatan Daniel. Akhirnya Sofi mendaftarkan Daniel ke dokter Nathalia Spesialis Jantung dan meminta pegawainya agar Daniel urutan pertama. Karena dia mengeluh soal jantungnya. Mereka langsung menuju tempat praktek di apotek Abigail. Bertepatan dengan hadirnya dokter Nathalia.

Sofi sudah menghubungi suaminya Nathan. Akhirnya Nathan membawa Liu bersama susternya ke rumah mama dan papanya. Karena dari apotek ke rumah orangtuanya dekat. Dan di lanjut ke tempat praktek.

Waktu dilakukan pemeriksaan ternyata, ada penyumbatan di jantung David dan harus ada tindakan operasi pemasangan ring. Karena Daniel mau dokter Nathalia yang menangani, Daniel di rujuk ke rumah sakit tentara. Max, Sofi dan Nathan yang membawanya ke rumah sakit. Memang hari ini Nathan tidak menerima pasien. Biasanya kalau tidak menerima pasien. Ners Debby datang membersihkan semua ruangan. Agar besok praktek suasana ruangan terasa segar.

Semua urusan administrasi sudah Sofi dan Nathan urus. Kemudahan bisa saja diperoleh mengingat Nathan adalah kepala rumah sakit tentara. Tidak lama Max datang membawa semua keperluan Daniel. Jelas malam ini Max yang akan menemani Daniel, yang masih menahan sakit.

Sofi sudah menghubungi mami dan papi David di Inggris. Mereka langsung berangkat hari ini dengan menggunakan Jet pribadi milik sahabat mereka yang perna digunakan Sofi pulang ke Indonesia waktu lagi hamil. Sedangkan mami dan papi Sofi juga, besok pagi dengan penerbangan pertama juga akan datang dari kalimantan.

David memang sudah lemas. Sofi dan Nathan kasihan melihatnya. Namun dia masih sempat menanyakan Liu.

"Kalian berdua disini bagaimana anakku??"

"Liu aman, sekarang dia dirumah mama dan papa. Malah sudah tidur." David langsung lega.

"Besok pagi biar aku yang akan mengurus perusahaan."

"Berarti aku yang akan menemani David."

"Mami dan papi karena tiba hampir bersamaan, biar aku dan supir yang jemput. Karena harus menenangkan mereka."

Pukul sebelas malam sebelum Nathan dan sofi mau pulang. Dokter Nathalia datang memeriksa David sekali lagi. Sekarang dia sudah puasa. Kondisi tubuh David siap untuk operasi besok pagi pukul sepuluh.

Nathan dan Sofi kembali ke rumah dinas. Kali ini mereka berdua bujang karena anak mereka ada di rumah mama dan papa. Sofi dan Nathan karena sudah malam, jadi tidak kesana. Jika sudah di tangan orangtua, mereka tidak kuatir lagi.

"Sayang karena anak kita tidak dirumah. Bagaimana kalau kita buat adik buat Liu."

"Adekan masih pakai alat kontrasepsi."

"Besok konsultasi di dokter kandungan ya. Siapa tahu kamu hamil lagi."

"Kalau begitu ayo tidur."

"Mana bisa sayang, mas mau."

"Kan maunya buat adek buat Liu, karena besok baru ketemu dokter berarti malam ini kita tidur."

Nathan langsung menyium istrinya yang menurut Nathan sudah nakal. Tidak butuh waktu lama, penyatuan kedua insan pun terjadi. Permainan kali ini sedikit lama. Dua puluh lima menit. Suara tubuh beradu terdengar ditambah desahan Sofi yang berkali - kali melakukan pelepasan. Membuat Nathan semakin semangat. Dan pada menit ke dua puluh lima mereka bersama - sama melakukan pelepasan.Tidur bersama dalam pelukan sampai pagi.

Sesuai rencana, selesai apel pagi Nathan menemani David, Max di perusahaan, dan Sofi menjemput kedua pasang orangtuanya. Jangan ditanya bagaimana Sofi mengatasi mereka. Sangat repot. Akhirnya mereka langsung di rumah sakit. Yang paling kuatir kedua mami mereka. Mami Olive dan Ester. Nathan kembali menjelaskan apa yang David derita. Tidak lama dokter yang menangani David datang. Dokter Nathalia menjelaskan sama seperti yang sudah Nathan Jelaskan.

"Sayang, aku akan membantu dokter Nathalia mengoperasi David. Selesai operasi kita berdua ke dokter kandungan." Sofi memukul lengan Nathan.

David sudah di dorong ke ruang operasi. Kami semua tunggu di depan ruangan. Max datang membawa kopi dan kue buat kami. Ada dua jam lebih operasi dilakukan. Sampai lampu di ruang operasi dimatikan pertanda operasi sudah selesai di lakukan. David sudah didorong kembali ke ruangannya. Semua alat - alat kembali terpasang.

Dokter Nathalia datang memerika dan memberitahukan kondisi David. Sedangkan suami Sofi sedang memeriksa pasien. Akhirnya kedua pasang orangtua ini menyusun jadwal bergantian menjaga anak laki - laki mereka. Namun tetap tidak mendapat garis temu kesepakatan karena mereka tidak mau pisah. Akhirnya Sofi dan Nathan mengijinkan mereka berada di rumah sakit selama David di rawat. Untung ada ruangan khusus ini ada dua ruangan yang bisa di gunakan untuk keluarga tinggal.

"Jangan Liu disitu mas, nanti dia mukul dada kamu." Liu malah asik menyium unclenya. Malah Liu asik tertidur dalam pelukan unclenya. Waktu dokter Nathalia datang memeriksa keadaan David.

"Anaknya pak??"

"Iya, bisa di bilang begitu. Anak bersama."

"Ini anak saya dokter, dia dekat dengan unclenya." Nathan langsung menjawab. Nathan langsung mengendong putranya karena David unclenya mau periksa.

Satu minggu David dirawat dan kondisi kesehatannya sudah membaik. Hari ini dia sudah di ijinkan pulang. Seperti biasa kedua keluarga ini akan berada pada satu apartemen. Karena makanan David harus di perhatikan selama pemulihan. David akan mengontrol luka operasi dan kesehatannya di apotik abigail, tempat praktek Dokter Nathalia. Sesuai permintaan David.

Dengan di temani Max, David pergi ke tempat praktek dokter Nathalia. Pegawai lama di apotek ini, kenal betul siapa David Alexander. Seperti biasa dia akan meminta urutan yang pertama dari antrian pasien.

1
Riskazputri
maksud nya
Ceisye: Briel mau menjelaskan jika mukanya sama seperti omanya yang sudah dari kecil dia panggil mama. 🤭🤭🤭
total 1 replies
Lisa
Lebih baik Sofie sama dokter Nathan aj drpd sama si David tuh yg jelas² selingkuh 🤭
Lisa: oke Kak Ceisye..aku baca dulu ya
total 4 replies
Lisa
Aku mampir Kak
Lisa: sama² Kak Ceisye
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!