.
" bunda aku najwa melihat ayah bawa tante seksi masuk kamar kemarin. " cerita najwa pada bunda nya naura.
naura terkejut dengan ucapan sang putri, anak yang berumur 4 tahun itu menceritakan apa yang dia lihat.
" terus apa yang mereka lakukan di sana sayang. " tanya naura.
" najwa melihat ayah naik di tubuh tante itu mereka tidak menggunakan baju bunda. " kata najwa.
" waktu tante itu datang siapa aja di rumah. " tanya Naura dengan lembut.
" semua orang ada kok bunda.. tapi nenek dan kakek tidak marah liat ayah bawa tante itu di bawa masuk kamar sama ayah. " cerita najwa kembali.
ternyata benar yang di ucap kan teman-teman nya kalau suaminya berhianat pada nya..
" astaghfirullah aku tidak menyangka mas Bram tega menghianati aku padahal selama ini aku sudah setia dengan nya. " batin Naura..
Di balik senyum cantik nya itu banyak hal yang naura simpan baik tentang jati dirinya maupun yang lain. akan kah banyak rahasia yang terungkap.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 23
"Kenapa dokter Deon lebih memilih Naura ketimbang aku, padahal dokter tahu kalau aku sudah lama menyukai dokter" tanya cantika.
Deon lagi berada di parkiran klinik untuk menjemput Naura.
"Karena saya hanya menganggap kamu sekedar rekan sesama dokter dan itu tidak lebih" jelas Deon.
"Kenapa dokter tidak membuka hati sedikit pun sama aku sih,, aku lebih baik dari Naura. Apa yang dokter cari dari nya dia hanya seorang janda anak satu".
"Meskipun Naura janda tapi saya tulus cinta dan sayang sama dia jadi stop ganggu hubungan kami" tekan Deon.
Naura pun keluar dari klinik dan menghampiri mereka berdua..
"Kamu ngapain di sini cantika" tanya Naura.
"Aku mau merebut apa yang seharusnya jadi milik aku" ketus nya.
"Mas Deon maksud mu".
"Ya, siapa lagi.. Gara-gara kamu aku gagal jadi pacar nya dokter deon".
"Stop cantika, kamu jangan salahkan calon istri saya lagi.. Ini bukan salah nya.. Dari dulu saya tidak punya perasaan apapun sama kamu.. Cuma Naura yang saya cinta dari dulu".
" sekarang sudah jelaskan, jadi stop bilang saya perebutan mas Deon..
Mas Deon aja hanya menganggap kamu cuma rekan saja " tekan Naura.
"Kenapa kamu seperti ini Naura,, padahal kamu adalah temen ku".
" aku capek baik sama kamu, semakin lama kamu semakin ngelunjak. Kamu kira aku tidak tahu apa yang kamu perbuatan di sini" kata Naura.
Flashback on.
Seorang suster menghampiri Naura ke ruangan dengan sedikit takut. Naura yang melihat suster itu ketakutan jadi penasaran.
"Nina ada apa sebenarnya, kenapa kamu seperti orang yang ketakutan dan khawatir" tanya Naura.
"Ini buk dokter, saya mau kasih tahu dokter tentang kelakuan dokter cantika".
" apa yang di buat, kamu jujur aja dan gak usah takut " suruh Naura.
"Begini dokter Naura, dokter cantika selalu bersikap semena-mena sama kami di sini, kalau kami tidak menuruti semua perintah nya pasti dia marah. Supaya lebih jelas dokter Naura silahkan lihat CCTV saja" ucap nina.
Naura pun melihat CCTV dan melihat semua kelakuan buruk cantika,, dia juga berani ngambil sebagian gaji tim medis lain. Kalau gak di kasih cantika mengancam akan memecat mereka semua.
"Sejak kapan dia memperlakukan kalian seperti ini" tanya Naura.
"Sudah 4 bulan buk dokter".
"Lalu kenapa kalian tidak kasih tahu saya".
" kami takut buk dokter, maaf baru sekarang kasih tahu buk dokter karena kami sudah capek di perlakuan seperti ini" ungkap nina.
"Kalian tenang aja, kejadian ini gak akan terulang lagi, bilang sama yang lainnya kalau ada yang menindas kalian lagi segera laporkan sama saya".
" baik buk dokter, kalau begitu terima kasih " nina keluar dari ruangan Naura.
"Aku salah kasih orang kepercayaan kalau begini.. Cantika ternyata jahat juga" Naura memutuskan untuk memecat cantika setelah melihat semua kelakuan cantika.
Ternyata selama ini dia suka membentak para pasien dan keluarga pasien yang tidak menurut dengan semua perkataan nya.
Flashback off.
"itu semua fitnah Naura, aku tidak pernah memperlakukan mereka seperti itu" elak cantika.
"kamu tidak usah bohong cantika, aku sudah melihat semua nya lewat CCTV jadi percuma kamu membela diri".
"itu bukan aku Naura" ucap cantika dengan sedikit tinggi.
"mulai besok kamu gak usah ke sini lagi, aku tidak mau punya dokter yang semena-mena sama pasien dan tim medis lainya".
" kamu memecat saya Naura ".
" ya, ini gaji mu selama 1 bulan ini" .
"kamu akan menyesal Naura" cantika pun pergi dari sana.
*******
Naura sudah mengenal mamanya Deon,, mereka berdua sangat dekat sekali. Keluarga Deon tidak mempermasalahkan tentang naura yang seorang janda.
Hari Ini Naura menemani arum pergi ke mall, sebelum berangkat mereka menjemput najwa dari sekolah dulu.
Maureen tidak bisa menjemput sang cucu karena lagi pergi ke luar negeri bersama sang suami untuk hal penting,, Maureen mau mengajak najwa tapi najwa masih sekolah.
Orang tua Naura juga sudah dekat dengan orang tua Deon. Mereka sudah tidak sabar menunggu mereka berdua menikah.
"Bunda yang jemput aku ke sini?".
"Ya sayang, kan oma kamu sama opa lagi pergi keluar negeri jadi tidak bisa jemput kamu sayang".
"Oh ya aku lupa".
"Ayok kita ke mall sebelum pulang, di dalam mobil ada nenek arum juga" ajak Naura.
"Aku mau beli eskrim bunda".
" baik sayang, ayok Lin".
"Mari buk" mereka pun langsung berangkat menuju mall.
Tiba di mall arum menggandeng tangan najwa, sebelum keliling mall mereka mau cari makan dulu.
"Beruntung banget ibu, lihat mamanya dokter Deon sangat menyayangi najwa loh".
" kamu benar alin.. Aku sangat bersyukur keluarga mas Deon tidak hanya menerima aku saja tapi najwa juga ".
"Sudah waktunya ibu bahagia dengan pasangan yang terbaik" ucap alin.
"Nenek aku mau beli eskrim" tunjuk najwa.
"Boleh sayang, ayok kita kesana" ajak arum.
Perempuan yang beda usia itu menuju stan eskrim, Naura dan alin mengikuti dari belakang sambil ngobrol.
Di stan itu mereka bertemu dengan surti yang lagi membelikan dimas eskrim juga. Surti di ajak sama Bella untuk jalan-jalan ke mall.
"Eh najwa kamu ngapain di sini" ketus surti.
"Mau beli bakso udah tahu ini tempat jualan eskrim malah nanya gitu" kata najwa dengan sangat polos.
Surti terbelalak dengan ucapan najwa, sudah lama mereka tidak pernah bertemu.. Surti juga tidak ada niat cari kabar cucu pertama nya itu.
"Bisa gak yang sopan bicara dengan saya,, saya ini nenek kamu najwa".
" gimana najwa mau anggap anda neneknya buk surti, anda aja tidak pernah bertemu dengan nya sudah lama" kata Naura dari belakang.
"Betul itu buk, kok sekarang bilang nenek padahal dari dulu tidak pernah menganggap najwa cucunya" lanjut alin.
"Oh jadi ini nenek najwa yang dari ayahnya" arum tidak kalah sinis menatap surti.
Surti langsung pergi dari sana setelah melihat tatapan arum yang seram.. Dia tidak mau cari masalah lagi dengan Naura.
Bella memperhatikan dari jauh,, dia tidak mau ikut campur.. gimana dia tidak percaya diri Naura jauh lebih cantik ketimbang dirinya.
"semakin hari Naura semakin cantik saja,, kalau orang yang baru kenal dengan nya pasti mengira Naura masih gadis.. dia tidak seperti janda anak satu" oceh Bella.
"ayok Bella kita pergi dari sini".
" ayok buk.. kita gak usah cari masalah dengan Naura dan yang lainnya " .
Bella dan surti pun pergi dari stan eskrim itu,, mereka mau cari kado untuk bram yang sebentar lagi mau ulang tahun.. Bella mau kasih hadiah spesial untuk sang suami tercinta.
mstinya mkin dwsa,mkin baik hbungn kkluargaannya....
cwok ko julid....mna ftnah pula.....
mstinya sdr sm klkuan'nya yg bjingn,ni mlah sntai bgt ngmong ky gt....mga nyesel s'umr hdp....
udh tua tp msih ga sdar jg....pdhl ccunya jg ga cma 1,tp yg d syang cm 1 doang.....wjar aja kl ank dn ccunya yg lain mnjauh....
..
apa lg kluarga mrstui....