NovelToon NovelToon
Diculik Cinta

Diculik Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:526.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Vie Junaeni

Nyari ide itu susah lho, so please jangan plagiat!

Aliyah memutuskan untuk lari dari rumah karena perjodohan yang ayahnya buat tanpa persetujuannya.
Sialnya, saat berada di bank untuk menguras tabungannya, ia terjebak dalam sebuah perampokan bersenjata.

Salah satu perampok yang bernama Alex tak sengaja menampakkan wajahnya di hadapan Aliyah dan membuat gadis itu langsung merasa jatuh cinta pada pandangan pertama.

Saat para perampok itu butuh beberapa sandera untuk terbebas dari kejaran polisi, ide gila di pikiran Aliyah pun muncul. Gadis itu ingin diculik oleh kawanan Alex, sekaligus akan membuatnya terhindar dari perjodohan.

Apa jadinya jika gadis cantik tapi sangat ceroboh seperti Aliyah menyerahkan diri pada si perampok untuk diculik, dan mampukah Aliyah mendapatkan cinta dari seorang perampok yang baru saja ia kenal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Junaeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23 - Pria Normal

Sesampainya di lobby depan apartemen Alex.

"Aku lelah sekali setelah merajut bersama para nenek," ucap Aliya seraya merentangkan tangannya sampai memukul wajah Alex.

"Ouch!"

"Eh maafkan aku, sakit ya, duh...."

Aliya segera mengusap dan meniup wajah Alex yang tak sengaja terpukul itu.

"Wow, kalian benar-benar romantis ya," tegur Nanny.

Pakaian super ketat itu membuatnya tampak seksi dengan gundukan besar di bagian depan tubuhnya. Saat hendak menggendong anaknya, belahan dadanya terlihat oleh Aliya dan Alex.

Sontak saja Aliya langsung menutupi kedua mata Alex.

"Kau tak boleh lihat!" seru Aliya.

"Apa-apaan sih kau ini," protes Alex seraya menepis tangan Aliya.

"Hahaha... gadismu ini lucu sekali ya, Alex itu bahkan pernah melihat tubuhku tanpa sehelai kain apapun saat membantu proses persalinanku enam bulan lalu, dan kau tahu... tak ada reaksi apapun yang terjadi padanya. Semenjak itu aku curiga kalau dia tak menyukai perempuan," ucap Nanny sambil tertawa kecil menggunjingkan Alex.

"Hei! apa-apaan kau ini, bisa-bisanya kau bilang aku tak suka perempuan," hardik Alex.

"Buktinya, kau belum apa-apakan gadismu ini kan? Kau hanya membual di hadapan Brian, ya kan?" Nanny melirik Alex dan Aliya yang langsung merona wajahnya tak berani saling tatap.

"Sudah, sudah sana, aku mau naik," ucap Alex berusaha menghindar dan masuk ke dalam lift menuju apartemennya.

"Hei, tunggu aku!" seru Aliya.

"Dah, Nyonya..." ucap Aliya melambai pada Nanny lalu menekan tombol lift untuk menutup.

Aliya memandangi Alex dari ujung kepala sampai ujung kaki.

"Apa yang kau lihat?" tanya Alex.

"Aku hanya berpikir, benarkah pria sepertimu itu... guy?" tanya Aliya dengan suara pelan.

"Ya, aku memang guy, guy itu kan artinya laki-laki, dan aku memang laki-laki!" seru Alex dengan wajah kesal lalu keluar dari lift dengan segera.

"Ummm... maksudnya penyuka sesama jenis," lirih Aliya.

Alex langsung menatap Aliya dengan tatapan tajam bagai singa yang siap menerkam mangsanya.

"Kau mau bukti?"

Alex langsung menarik tangan Aliya masuk ke dalam apartemen miliknya dan membanting tubuh ramping Aliya ke atas ranjang lalu menindihnya. Kedua tangan Aliya dia tahan dengan kuat. Kedua mata mereka kini saling bertatapan.

"Kenapa aku tak bereaksi memandang tubuh Nanny saat ia melahirkan?" tanya Alex dengan desahan nafas yang terhembus ke wajah Aliya.

"A-aku, aku tak tahu," jawab Aliya.

"Coba kau bayangkan, tubuhnya penuh darah dan sedang berjuang melahirkan tanpa ke rumah sakit, mana ada pria yang tergoda dengan keadaan seperti itu," keluh Alex.

"Lalu, kenapa kita seperti ini?" tanya Aliya dengan nada takut-takut.

"Kau mau bukti kan, apa aku masih suka perempuan atau tidak, hah?"

Aliya terdiam, lalu ia berkata, "Tidak," tetapi kepalanya mengangguk.

Alex tersenyum sinis lalu menjilat leher Aliya dan kemudian menggigit leher putih mulus gadis itu dan menghisapnya sampai mengerang kesakitan. Tanda kepemilikan langsung tampak di leher Aliya.

"Aku pria normal, dan aku akan selalu menyukai lawan jenis, tapi sayangnya, kau membuatku tak tertarik."

Alex langsung meninggalkan tubuh Aliya yang masih membeku. Gadis itu tak menyangka akan diperlakukan seperti itu oleh Alex. Ia lalu menyentuh lehernya yang terasa sakit. Darahnya masih terasa panas mengalir di dalam tubuhnya.

Kemudian pria itu masuk ke dalam kamar mandi, mendinginkan tubuhnya di bawah kucuran air dingin. Jantungnya masih berdetak kencang. Alex memukul kepalanya sendiri dengan kesal.

"Apa yang kau lakukan, Alex? tadi itu hampir saja aku tak bisa mengendalikan diriku sendiri aargghh..." lirihnya.

Sepuluh menit kemudian pintu kamar mandi terbuka, Aliya langsung beranjak dari atas ranjang Alex menuju sofa.

"Kau tidurlah di situ, aku mau keluar."

Alex meraih baju ganti dan menanggalkan handuknya begitu saja di hadapan Aliya.

"Ya Tuhan, cobaan apa lagi ini, setelah yang dia lakukan padaku tadi, sekarang... aarggh..." Aliya menyembunyikan wajahnya di balik sofa. Gadis itu tak mau menatap tubuh Alex yang selalu menggodanya.

Dengan menggunakan jaket hitam, celana jeans, serta memakai topi, Alex pergi ke luar.

"Kau mau kemana?" tanya Aliya.

"Bukan urusanmu!"

Brak!

Pintu itu Alex tutup dengan kencangnya tanda ia tak memperbolehkan Aliya untuk bertanya lebih dalam lagi dan mencegahnya pergi.

"Hah, serius dia meninggalkanku begitu saja? haissshhh...."

***

"Di gudang dekat pelabuhan, Alex bertemu dengan Jae dan Tuan Egan. Mereka membicarakan mengenai jadwal kejahatan barunya.

"Tugas kalian selanjutnya menculik anak pengusaha tambang emas bernama Shiro," ucap Tuan Egan.

"Bagaimana dengan keberadaan Bos Yuta?" tanya Jae.

"Dia pergi ke kampung halamannya untuk membela kelompok yakuza di sana."

Tuan Egan menyalakan cerutu mahal yang ia pegang itu lalu menghisapnya.

"Tapi, aku akan mulai bekerja menjadi seorang model," ucap Alex.

Sontak saja ucapannya barusan membuat Tuan Egan dan Jae tertawa terbahak-bahak.

"Kau mau menjadi model?" ledek Jae masih menertawakan Alex.

"Sebenarnya ini gara-gara putri Tuan Sahid, hal ini kulakukan karena untuk merebut perusahaanya kembali, dan aku akan membuat perusahaan itu jadi milikku," ucap Alex.

"Memangnya kau tak minta tebusan pada Tuan Sahid?" tanya Tuan Egan.

"Dia bangkrut, karena kecerobohannya yang kalah judi, ia serahkan perusahaannya pada Nona Marie," sahut Alex.

"Marie Abraham? anak dari pemilik gangster di bagian Barat kota ini yaitu Tuan Abraham?" Tuan Egan membanting cerutunya ke tanah lalu menginjaknya.

"Entahlah, aku belum tahu," jawab Alex.

"Jika benar dia orangnya, ini bisa jadi ajang pembalasan dendam untukku, kau sekarang fokus dekati Marie, kuras habis uangnya bahkan buat dia menderita, aku sudah tak peduli lagi dengan anaknya Tuan Sahid."

Alex mengangguk lalu pamit pergi meninggalkan pertemuan itu.

"Alex tunggu!" Jae menahan Alex pergi.

"Ada apa lagi," sahut Alex seraya membuka pintu mobilnya.

"Jika kau sudah bosan pada gadis itu, berikan padaku!" pinta Jae.

"Maksudmu, Aliya?"

"Oh namanya Aliya, anak Tuan Sahid itu, kan?"

Alex mengangguk.

"Iya, berikan dia padaku, dengan senang hati aku akan membuatnya bersenang-senang," ucap Jae.

"Tidak akan!"

Alex langsung menutup pintunya dan menyalakan mesin mobilnya, lalu pergi meninggalkan Jae.

*******

To be continue...

Mampir juga ke Novelku lainnya.

- Pocong Tampan

- With Ghost

- 9 Lives

- Kakakku Cinta Pertamaku

- Gue Bukan Player.

Vie Love You All...

1
Santyyna
🤣🤣🤣 berawal diculik mlh jdi keluarga
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor yg menghibur
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
Ran Aulia
👍
a y a
semangat terus kak vie nulis novel yang menghibur, sukses yaaa
✨Susanti✨
semangat terus berkarya kakak, sukses ya
✨Susanti✨
semangat terus kak dalam berkarya,, sukses ya
Wati Simangunsong
lahh, trus brian bgimna thu critanya
Wati Simangunsong
jdi edie ank buah abraham dlu
Wati Simangunsong
slah kau abraham mlukai darah daging mu sndri,, mnyesal lah kau s umur hdupp
Wati Simangunsong
smga aliya baik2 saja dan ad org baik yg menolong dia
Wati Simangunsong
x nie kk vie hebatt deh buat cerita actions
Wati Simangunsong
akhirnya sah jga
Wati Simangunsong
aku yakinn amirr ,,hbis nie loe akn skor dr kantor
Wati Simangunsong
mati z kau amir jllekk
Wati Simangunsong
kau trnya laki2 lbih brengsekk dr alex amirkhan,, ku hrap alex cpt2 dtg
Wati Simangunsong
jngn trbuai alex ,,ad gadis org yg menangis nnti
Wati Simangunsong
ku hrap kau amir berubah pikirann
Wati Simangunsong
abraham ayah dr marie sengklekk itu.. itu psti krn abraham tdk tau mngenai aliyah
Wati Simangunsong
sabarr aliya, akn indah pda wktunya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!