NovelToon NovelToon
Secret Baby Twins CEO

Secret Baby Twins CEO

Status: tamat
Genre:CEO / Single Mom / Anak Genius / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:13.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Reinata Ramadani

Anastasia, wanita berhijab itu tampak kacau, wajahnya pucat pasi, air mata tak henti mengalir membasahi wajah cantiknya.

Di sudut rumah sakit itu, Ana terduduk tak berdaya, masih lekat diingatannya ketika dokter memvonis salah satu buah hatinya dengan penyakit yang mematikan, tumor otak.

Nyawanya terancam, tindakan operasi pun tak lagi dapat di cegah, namun apa daya, tak sepeser pun uang ia genggam, membuat wanita itu bingung, tak tahu apa yang harus di lakukan.

Hingga akhirnya ia teringat akan sosok laki-laki yang telah dengan tega merenggut kesuciannya, menghancurkan masa depannya, dan sosok ayah dari kedua anak kembarnya.

"Ku rasa itu sudah lebih dari cukup untuk wanita rendahan seperti mu... ."

Laki-laki kejam itu melempar segepok uang ke atas ranjang dengan kasar, memperlakukannya layaknya seorang wanita bayaran yang gemar menjajakan tubuhnya.

Haruskah Anastasia meminta bantuan pada laki-laki yang telah menghancurkan kehidupannya?
IG : @reinata_ramadani

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reinata Ramadani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesakitan itu

°°°~Happy Reading~°°°

Ana melangkah gontai menaiki satu per satu jajaran anak tangga rumah sakit. Tangannya yang gemetar kini mencengkeram kuat pegangan tangga seolah kakinya tak lagi mampu menumpu.

Nafasnya tersengal. Tangis yang sedari tadi ditahannya kini akhirnya pecah, Ana terisak.

Keadaan Mallfin semakin parah setiap harinya. Putra kecilnya bahkan menunjukkan gejala yang begitu menyesakkan dada setiap ibu di dunia.

Mallfin tak lagi dapat mengingat dirinya. Bocah laki-laki itu bahkan melupakan segalanya. Keluarganya, kehidupannya, dan segala yang pernah ia alami dalam hidupnya.

Apa yang harus ia lakukan?

Tiga hari lagi jadwal operasi diagendakan. Namun dirinya bahkan belum bisa melunasi biaya operasi yang ada.

Harus dibawa kemana langkah itu untuk melunasi biaya operasi yang tak sedikit jumlahnya?

Tidak adakah yang bisa membantunya?

Memberikannya uang meski harus merelakan apapun dalam hidupnya?

Tubuh itu akhirnya merosot. Begitu berat beban hidup yang harus di tanggung hingga pundak kecil itu tak sanggup lagi menahan beban yang ada.

Tuhan... .

Dimanakah diri-Mu sebenarnya?

Ana hampir saja putus asa sebelum akhirnya mengingat kedua buah hatinya.

Maurin dan Mallfin.

Ana semakin tergugu.

Rasanya ia sudah tak sanggup. Tapi bagaimana dengan keduanya. Mereka sudah tak memiliki siapapun. Hanya dirinya, dan mungkin ayah yang tak ia ketahui keberadaannya.

Laki-laki yang dengan tega merenggut kesuciannya, laki-laki yang tanpa permisi telah menitipkan benih di dalam rahimnya. Laki-laki yang dengan tanpa hati mencaci maki dirinya setelah puas menikmati tubuhnya.

Ana mengingat itu dengan sangat jelas. Kesakitan itu, Ana tak akan pernah melupakannya.

Flashback on

Ana, perempuan dengan penampilan pelayan itu tengah wara-wiri menyajikan minuman pada para tamu undangan. Acara peresmian sebuah hotel bintang lima itu begitu meriah digelar. Banyak tamu-tamu penting dengan pakaian mahalnya datang sekedar memberikan selamat pada sang pemilik yang tentunya bukan sembarang orang.

"Nona... ."

Salah seorang laki-laki berjas hitam yang bisa Ana perkirakan masih berusia 30 tahun kini datang menghampirinya.

"Ya, tuan. Bisa saya bantu?"

"Tolong kamu antarkan minuman ke kamar nomor 503 di lantai 5 untuk tuan saya."

Jelas Ana masih mengingat bagaimana nasehat atasannya. Bersikap ramah dan jangan menolak permintaan tamu.

Ini adalah pekerjaan pertamanya setelah susah payah mencari pekerjaan hanya dengan ijazah SMA. Tapi permintaan ini, entah kenapa Ana takut untuk menyanggupinya.

"Tidak apa. Tuan saya bersama dengan istrinya. Mereka kelelahan jadi memutuskan untuk kembali lebih cepat."

Ya, dalam acara peresmian itu pula, pihak hotel memberikan kesempatan pada para tamu undangan untuk menginap secara cuma-cuma. Karena inilah, pesta akan berakhir hingga larut dan bayaran yang didapat pun akan lebih tinggi dari biasanya.

"Tenang saja. Saya akan berikan tips." Laki-laki itu meletakkan beberapa lembar pecahan ratusan ribu di atas nampan Ana. Membuat Ana sedikit tergiur. Tapi uang bukan segalanya. Ia tak bisa menyangkal jika hatinya kini resah entah kenapa.

"Apa anda keberatan?"

Melihat wajah penuh kecewa itu Ana sontak menggeleng. Jangan sampai laki-laki itu sampai mengadu akibat ketidakpuasannya. "Ahhh, tidak tuan. Saya tidak keberatan."

"Dimana saya harus mengantar minumannya?" tanya Ana mengonfirmasi.

"Lantai 5, kamar 503."

"Baiklah."

Ana lantas melesat ke kamar yang tadi disebutkan. Lorong tampak sepi karena sebagian besar tamu masih asik menikmati pesta.

Tok tok tok

Baru ketukan pertama, pintu sudah terbuka. Ternyata pintu tak terkunci karena sebuah sepatu menahannya hingga membuat pintu tak bisa tertutup sempurna.

Ana perlahan masuk dengan langkah mengendap. Ruang kamar yang dibiarkan gelap tanpa ada cahaya lampu yang meremang, membuat Ana sedikit gemetar.

'Aku harus segera menyelesaikan ini dan keluar secepatnya."

Diletakkannya nampan minuman itu di atas nakas. Selesai. Ia harus segera kembali atau rekan-rekannya akan bingung mencarinya.

Tubuhnya lantas berbalik, namun sentuhan dingin seketika membuatnya kembali berbalik.

"Tuan?!" Ana membeliak saat mendapati sosok laki-laki kini mencengkeram sebelah tangannya. Nafasnya memburu, tubuhnya basah kuyup, tetesan air bahkan masih berjatuhan dari rambutnya yang berantakan.

"Kau mau kabur, huhhh... Kau bahkan belum melakukan apapun. Hahhh... ."

Entah apa yang terjadi pada laki-laki itu. Suaranya terdengar begitu berat. Nafasnya bahkan memburu hebat. Cengkraman itu sungguh terasa begitu kuat. Membuat Ana semakin mengernyit ketakutan.

"S-saya sudah menyelesaikan tugas saya. Saya-- harus keluar, sekarang."

Gadis itu memberontak kecil agar segera dilepaskan. Namun usahanya tampak sia-sia. Tenaganya tak seberapa.

Hingga tangan kekar itu akhirnya menyeret tubuhnya. Ana memekik. Teriakan putus asa itupun terganti oleh tangisan lirih saat laki-laki itu menghempaskannya ke atas ranjang tanpa permisi.

Flashback off

🍁🍁🍁

Annyeong Chingu

Sepi-sepi aja nih, hehehe

Happy reading

Saranghaja 💕💕💕

1
Riken Anjani
so sweet 😍
Khaerani Suherman
ak selalu rewatch yg babybtwins ceo yg ini baru baca setelah sekian tahun😍
Ida Setiarti
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Slight//Slight/
Sunarmi Narmi
Ini sdh yg ke 3 kali baca Thor...ngak bosan...asyik akan kejahilan maurin 😁😁😁😁
Hari Saktiawan
lucunya 🤣😂🤣😂🤣😂🤣😂🤣😂🤣😂
Neneng Tejaningsih
Luar biasa
Titin Atik
😭😭😭😭😭😭😭ya Allah kasihan
Kw01
Luar biasa
Citra Julinar
💕💕💕🌹🌹🌹
Iluh Sukreni
🥰😍
Emilia Yusuf
Buruk
Erlinda
sumpah benci banget lihat kelakuan si ana ini lebay dan luar biasa goblok nya...sorry Thor aq stop sampai disini malas aq membaca nya
Arie: kalo malas, gak usah baca
gitu aja kok repot
total 1 replies
Erlinda
emang luar biasa goblok nya si ana...hadeeeh aq muak banget melihat sosok yg super lebay bodoh ..yg ga pernah menggunakan otak nya utk berpikir..mulai membosankan kan
Arie: saya juga muak lo sama komenan anda
kalo baca tu jangan cepat"
dr awal cerita sampai bab ini, ana cm kenal stephani sebagai dokter marfin waktu sakit
gak ada tu ana dikenalkan sama stephani
bikin cerita sendiri lah yg karakternya gak goblok, gak lebay, sesuai pikiran anda
total 1 replies
Erlinda
bertele tele ga helas
Erlinda
ana nya terlalu lebay .
Erlinda
benci banget aq sama sikap ana yg luar biasa goblok dan penakut nya. .
Erlinda
Thor jujur ya kenapa para author selalu membuat tokoh wanita nya bodoh .lemah .dan cengeng .selalu begitu .tapi begitu udah menikah .lansung ngelunjak...malah terkesan lebay ..
Erlinda
ya Allah Thor kamu kok jahat banget sih udah mereka ga punya bapak hidup miskin dikasih penyakit .dan biaya yg sangat mahal lagi..tega banget kamu thor
Erlinda
ya Allah anak sekecil itu mulut nya jahat sekali..gimana cara Mak dan bapak nya ngajarin dia ya kecil aja perkataan nya udah segitu kotor nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!