NovelToon NovelToon
Dua Wajah Satu Cinta

Dua Wajah Satu Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Henny

Eilaria Thomson tak pernah menduga kalau pria yang dicintainya ternyata memiliki saudara kembar.

Gabriel Dawson dan Gabrian Thomson adalah saudara kembar yang saling menyayangi. Mereka akan melakukan apa saja untuk membuat saudara kembarnya bahagia.

Demi mengejar cinta sejatinya, Eilaria rela menikah diam-diam. Setelah menikah itulah, Eilaria tahu ada yang berbeda. Antara Gabrian dan Gabriel, Siapakah yang sesungguhnya ia cintai? Dan siapakah yang akhirnya ia nikahi?

Cerita ini Kisah hidup keluarga Thomson (cerita : I HATE YOU BULE, 3 HATI 1 CINTA) dan kisah anak2 Giani dan Jeronimo (MENIKAHI SELINGKUHAN KAKAK IPARKU)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Henny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Janji Kembar (part 3)

Rasanya Gabrian baru saja tertidur saat sebuah tepukan di bahunya membuat ia harus membuka matanya. Ia langsung berhadapan dengan Gerry.

"Maaf membangunkan anda, tuan. Tapi ada masalah penting yang terjadi. Katanya, pihak kepolisian sudah menggeledah perusahaan dan mengambil beberapa dokumen penting perusahaan."

"Apa? Kenapa mereka lakukan itu? Mengapa tak menunggu Iel sebagai pemimpin perusahaan?" Gabrian yang tertidur di sofa ruang tunggu langsung terbangun. Badannya terasa sakit semua namun rasa kantuknya langsung hilang.

"Mungkin karena tuan menghilang beberapa hari ini."

"Ayo kita ke Jakarta! Aku tak mau kalau mereka sampai menghancurkan perusahaan adikku yang sudah dibangunnya dengan susah payah. Iel sangat bangga dengan perusahaan nya itu sampai terkadang ia mengabaikan perusahaan daddy."

"Tapi tuan Iel...."

"Aku akan meminta daddy untuk datang." Gabrian menatap adiknya dari balik kaca. Aku akan melakukan apa saja untukmu, Iel. Kamu tenang saja.

Setelah menelepon papanya, Gabrian dan Gerry kembali ke Jakarta.

**********

2 hari membereskan pekerjaan di sana membuat Gabrian merasa sangat lelah. Ia kembali ke Bogor karena papanya menelepon ada sesuatu yang terjadi pada Iel.

"Ada apa, dad?" tanya Gabrian saat ia tiba di rumah sakit.

"Kami akan membawa Briel ke Jakarta. Kondisinya sama sekali tak berubah. Malahan kata dokter semakin kritis saja."

"Mana bunda dan yang lain?"

"Bunda mu sakit, Ian. Ia bahkan tak mau makan. Ia di rawat di lantai dua."

"Apakah kita sudah boleh melihat Iel?"

"Boleh. Ijinlah pada dokter."

Setelah mendapatkan ijin dari dokter, Gabrian masuk le dalam ruangan perawatan Gabriel dengan menggunakan baju hijau dan masker. Hatinya hancur melihat keadaan Gabriel yang sangat pucat seperti mayat hidup saja.

"Iel, ayo semangat! Jangan seperti ini! Kau harus berjuang untuk mendapatkan kesehatanmu. Kami semua menunggumu untuk membuka matamu." kata Gabrian tanpa bisa menahan air matanya. Ia memegang tangan saudara kembarnya itu.

Tiba-tiba tubuh Gabriel menjadi kejang-kejang. Gabrian langsung menekan tombol untuk memanggil dokter.

"Eil.....Eil.....!" sangat jelas terdengar kalau Iel menyebut nama Eil saat penutup oksigennya terbuka.

Dokter pun datang dan meminta Gabrian keluar. Agak lama mereka menangani Gabriel membuat Gabrian dan Jero yang menunggu di luar menjadi sangat gelisah.

"Bagaimana, dok?" tanya Jero saat melihat dokter.

Dokter Anggara menggeleng. "Tak ada yang berubah. Tubuhnya agak panas penunjukan ada infeksi dalam. Saya sarankan untuk membawanya saja ke Jakarta, ke rumah sakit yang lebih lengkap. Saya sendiri yang akan mengantarnya dengan tim medis yang lengkap untuk menjaga nya selama di ambulance."

Jeronimo mengangguk. "Baiklah, dok."

"Aku akan minta supaya Gerry menyiapkan semuanya." kata Gabrian akan melangkah namun Jeronimo menahan tangannya

"Ian, kau lupa dengan janjimu pada, Iel? Ini sudah 3 hari. Eilaria pasti cemas menunggunya di vila itu."

"Dad, aku tak bisa. Aku tak mau menipu gadis itu."

"Hanya untuk sementara, Ian. Iel tak ingin istrinya tahu mengenai keadaannya. Ia begitu menyayangi Eilaria sampai tak ingin gadis itu khawatir."

"Tapi, dad."

"Mendekatlah pada Iel. Bisikan bahwa kau akan menjaga istrinya. Daddy yakin itu akan menenangkan Iel. Alam bawa sadarnya pasti tahu kalau kau masih di sini dan belum pergi menemui Eilaria."

Sebenarnya Gabrian sangat berat untuk melakukan ini. Namun ia sudah berjanji akan menjaga Eilaria.

Yang Gabrian takutkan adalah perasaannya pada gadis itu. Karena setiap kali melihat Eil, jantung Ian selalu berdetak sangat cepat. Ian takut justru akan semakin terjerumus dengan perasaannya itu. Dan akhirnya ia tak bisa melepaskan Eil.

Saat Gabriel sudah dimasukan dalam ambulance, Gabfian mendekatinya.

"Cepat sembuh, Iel. Jangan terlalu lama kau bobo terus. Aku nggak bisa tanpamu. Usahakan untuk cepat bangun ya? Aku akan menjaga Eil untukmu. Walaupun ia sangat berat bagiku untuk melakukannya, namun aku akan berusaha menjadi dirimu agar Eil tak sedih."

Gabrian akan turun dari ambulance saat ia melihat dari sudut mata Iel keluar air mata. Hati Gabrian semakin sedih.

"Ya. Cepatlah sembuh! Aku akan pergi sekarang untuk menjaga Eil." Gabrian mencium dahi saudaranya dengan dada yang sesak. Ia kemudian turun ambulance. Menemui mama dan kedua saudaranya.

"Selin, Stev, jaga bunda ya?"

Kedua adik perempuannya itu tersenyum sambil mengangguk.

"Bunda, jangan sedih ya? Aku yakin Iel akan sembuh."

Gabrian memeluk mamanya. Mengusap kepala perempuan yang sudah membesarkannya dengan penuh kasih.

"Ian, terima kasih mau melakukan semua permohonan Iel."

"Sebenarnya ini sulit, Bun. Namun aku harus melakukannya karena aku sudah berjanji." Gabrian memeluk mamanya. Ia kemudian mengantar Giani masuk ke dalam mobil.

Setelah kepergian ambulance yang membawa Gabriel, Gabrian berdiskusi dengan Gerry menyangkut masalah yang terjadi di perusahaan.

"Tuan, apakah tidak sebaiknya tuan mandi dan ganti baju dulu?" tanya Gerry.

"Aku akan mandi di hotel namun sebelumnya Kita cari baju dulu karena aku tak membawa banyak baju."

"Aku lihat di sekitar sini ada butik."

Gerry pun mengantar Ian ke butik. Karena tubuh Gabrian yang agak tinggi, maka ia kesulitan mencari ukuran yang pas. Pilihannya jatuh pada sebuah kemeja hitam dan celana hitam. Lagi pula Ian memang menyukai baju hitam.

Selesai mandi, Gabrian yang membawa mobilnya dari Jakarta segera diantar oleh Gerry sampai ke dekat Villa. Gerry menunjukan letak villa itu dan menceritakan sedikit kisah Iel dan Eil sampai akhirnya menikah di sana.

***********

Gabrian kembali dari lamunannya. Ini sudah hari yang ketiga ia berpura-pura menjadi Iel demi perusahaannya dan juga demi Eilaria. Soal perusahaan walaupun Gabrian harus mengasa otaknya sedemian rupa namun bisa di hadapinya. Tapi soal Eilaria, inilah yang Gabrian takutkan. Ia akan jatuh dalam pesona gadis itu.

Eilaria pasti akan curiga saat Gabrian tak menyentuhnya jika lukanya sudah sembuh. Ia tak tahan saat terlihat gadis itu begitu ingin agar Gabrian menyentuhnya. Dan terbukti, saat mereka berciuman, gadis itu dapat merasakan perbedaannya.

Baru 3 hari dan Gabrian merasa kalau ia hampir kehilangan kendali atas tubuhnya sendiri. Gabrian tak mau munafik. Eilaria memang wanita pertama yang diciumnya. Hasrat dalam dirinya mendorong dia untuk menyentuh gadis itu. Ia sudah berusaha menolak keinginan nya itu. Namun setiap kaki Eilaria menyentuhnya, Gabrian hampir gila dibuatnya. Makanya Gabrian ingin mencari cara untuk menghindari Eilaria. Namun bagaimana caranya? Ia juga gak mau gadis itu kecewa dan sedih.

"Sayang ...., kau di dalam?" terdengar suara Eilaria bersamaan dengan dibukanya pintu ruang kerjanya.

Wajah Eilaria langsung tersenyum melihat suaminya.

"Kenapa bangun?" tanya Gabrian berusaha menahan detak jantungnya yang cepat seolah mau lepas dari tempatnya setiap kali ia bertatapan dengan Eilaria.

Eilaria mendekat dan tanpa diduga, ia duduk di pangkuan Gabrian dan melingkarkan lengannya di leher pria itu. "Aku bangun untuk buang air kecil dan merasa kalau ranjang di sebelahku sudah terlalu dingin. Kamu ngapain di sini sendiri?" tanya Eilaria dengan penuh kasih sambil punggung tangannya membelai pipi Gabrian.

"Aku sedang memikirkan perusahaan ku."

Eilaria mendekat dan mencium pipi Gabrian. "Jangan takut ya sayang? Oma Faith selalu mengatakan kalau kebenaran itu selalu akan menang. Kita memang harus sedikit berjuang dan bersabar untuk membuktikan kebenaran itu."

Gabrian merasakan seluruh kulitnya terbakar menerima ciuman Eilaria. Walaupun ciuman itu hanya di pipi, namun sentuhan Eilaria di kulitnya, dan posisi Eilaria yang duduk di pangkuannya membuat ia merasa sangat tersiksa.

"Ayo kita tidur lagi." kata Gabrian berusaha mematikan sesuatu yang mulai menguasai tubuhnya.

"Ok." Eilaria turun dari pangkuan Gabrian dan membuat cowok itu menarik napas lega.

Tangan Eilaria melingkar di pinggang Gabrian membuat cowok itu mau tak mau harus melingkarkan tangannya di bahu Eil. Keduanya masuk kamar dan segera naik ke atas tempat tidur.

"Sayang, jika lukamu sudah sembuh, kita pergi jalan-jalan ya? Aku sangat ingin bulan madu denganmu." kata Eil sambil memeluk tubuh Gabrian. Keduanya saling berhadapan dan membuat Gabrian merasa harus menahan hasratnya lagi.

"Baiklah."

Eilaria tersenyum bahagia. "Kau aneh setelah menikah."

"Aneh?"

"Waktu pacaran, saat kita selalu berduaan, bibirku tak sedikitpun kau biarkan sendiri barang 5 menit saja. Kau akan selalu menciumiku, memelukku dan bermanja-manja di pangkuanku. Namun setelah menikah aku merasa kalau kau berbeda. Bahkan saat kita sedekat ini pun kau tak menciumiku."

Gabrian menyentuh wajah Eilaria. "Aku kan sudah bilang ingin menyentuhmu jika sudah benar-benar sembuh. Mencium mu akan membuatku lupa dengan lukaku. Nanti saat pertama kita kurang berkesan."

"Memangnya mengecup saja tak boleh?"

Gabrian mengecup bibir Eilaria. "Sudah?"

Eilaria tersenyum malu-malu. Lalu ia memejamkan matanya. Mencoba kembali ke alam mimpi lagi. Tak lama kemudian gadis itu pun tertidur tanpa ia sadari kalau Gabrian semakin tersiksa dengan posisi seperti ini.

**********

Terima kasih sudah membaca part ini

dukung emak terus ya

1
pipi gemoy
tamat baca2x 🙏🏼😎
👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼
pipi gemoy: 👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼☕
total 1 replies
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼🌹
Nameera
bgs bgtt
Ketika Kepercayaan Dihianati
jangan bilang anderea mati waktu melahirkan sikembar terus ank ny diasuh oleh alana 🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️
aku tetap se7 ian bersama Andrea
Ketika Kepercayaan Dihianati
Andrea knpa gk hamil padahl berhubungan berkali2,sedangn Oliver cm semalam lngsng mlendung anehhhh 🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️
sak karepmu thor km yg bikin cerita kok 🤣🤣🤣
Ketika Kepercayaan Dihianati
ruwet,emng klw eil cerai trs mau mengejar ian,klw aku sih ogah wlpn cinta tp melihat mntan serumh mau ditarok kemna mukanya,klw ibarat turun ranjang atw naik ranjang itu klw salh satunya mati la ini masih sehat alias masih hidup,los ah tmbh ruwet tmbh ngawor 🤭🤭😁
Ketika Kepercayaan Dihianati
sebenarnya konflik ny sepele klw ahorny gk dibikin belibet,andrea keguguran,eilira cpt hamil dengn eil,habis perkara 🤣🤣
tp kn emng dunia tipu2 jdi nikmati alurny aja,apa lgi aku datang terahir bacanya 🤣🤣
gia nasgia
untuk yg kesekian kalinya 😘
宣宣( 𝓧𝓾𝓪𝓷 𝓧𝓾𝓪𝓷 )
💗💗💗💗💗💗
Dayu Dwita
Luar biasa
Rina Yulianti
aku kecewa thor aku maunya lan sama eil .mereka kan cinta pertama ayo dong persatukan mereka
Rina Yulianti
jangan dong thor kasihan eil dong dia sudah melepas lel jangan permainkan cinta yg tulus dong ...semoga mereka tidak jadi bercinta ya thor please
Rina Yulianti
sedih sekali thor nyesek aku bacanya
Rina Yulianti
sangat bagus dan penuh pengorbanan
Darmiati Thamrin
aq suka alur ceritamu thor jelas.. aq suka semua karyamu ceritanya beda
Darmiati Thamrin
ini kan bukan lel
ʀɨtǟ ɮǟʀǟí
penulisannya Vakum aja dulu
ʀɨtǟ ɮǟʀǟí
Helle dudul banget yg buat novel ini. JUDULNYA SAJA 2 WAJAH 1 CINTA. KOK lari Ian bertanggung jawab menggantikan kayak kisah mommynta. 🤣🤣🤣.... dasar. bengek bacanya.
ʀɨtǟ ɮǟʀǟí
mimin ceritanya kayak benanng kusut. tdk ada satu masalh slesai. ntah apa hidup ga pernah selesai dgn masalah.
Aghna
menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!