NovelToon NovelToon
MASIH MENCINTAIMU

MASIH MENCINTAIMU

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Keluarga / Cintapertama
Popularitas:4.3M
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Ethan dan Dira berpisah karena salah paham. Semuanya di mulai dari Kara, keponakan kesayangannya jatuh ke jurang. Belum lagi saat ia melihat Dira dan Jeremy bercumbu dalam keadaan telanjang. Hubungan keduanya hancur

6 tahun kemudian mereka dipertemukan kembali. Dira kebetulan bekerja sebagai asisten dari adik Damian bernama Zora. Ethan masih membencinya.

Tapi, bagaimana kalau Dira punya anak dan anak itu adalah anak kandungnya? Bagaimana kalau Dira merahasiakan sesuatu yang membuat Ethan merasa bersalah dan benar-benar hancur? Akankah Ethan berhasil mengejar cinta Dira lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesta

Dua hari kemudian, Zora mengajak Dira ikut dengannya ke sebuah pesta ulang tahun kakak iparnya. Namanya Bima. Dira kenal, pria itu adalah kakak kandung Arsen. Awalnya Dira menolak dengan alasan harus menjaga Raka di rumah sakit. Tapi Zora sudah meminta beberapa anak buah Arsen untuk membantunya menjaga Raka malam ini.

Dira masih hendak menolak karena ia ingat si kecil Arel di rumah, tapi kalau dia bilang dia punya anak, Zora akan tahu dia menipu perusahaan. Akhirnya dia setuju dan menelepon mbak Ella untuk menjaga Arel, setidaknya sampai dia pulang dari pesta.

Arel sudah tertidur pulas ketika Dira keluar dari rumah. Mbak Ella adalah orang kepercayaannya. Jadi dia tidak khawatir. Apalagi akhir-akhir ini wanita itu memang sering jagain Arel di malam hari, kalau Dira memang harus menginap di rumah sakit temenin Raka.

Ia mengenakan gaun sederhana berwarna pink salem. Gaun yang dia beli tahun lalu ketika ada teman kuliahnya di bandung yang mengundangnya di pesta ulang tahunnya juga.

Harusnya sih tidak akan ketemu dengan Damian atau bahkan Ethan. Mereka bukan circle kakaknya Arsen suami Zora. Taksi yang ia tumpangi berhenti di depan gerbang sebuah rumah mewah. Setahunya kakak Arsen juga dokter. Tapi buka klinik sendiri. Bukan bekerja di rumah sakit besar seperti dokter Julian. Teman Zora yang menangani adiknya sekarang.

Lampu-lampu taman menyala hangat, memantul di dinding marmer dan jendela kaca tinggi rumah itu. Dari luar saja sudah terdengar alunan musik jazz lembut bercampur tawa para tamu. Dira menarik napas panjang sebelum melangkah turun dari taksi.

"Terima kasih, pak," ucapnya pelan, lalu menatap pagar besi tinggi yang terbuka otomatis.

Di dalam, halaman luas itu dipenuhi mobil-mobil mewah. Pelayan berseragam hitam putih hilir mudik membawa nampan minuman. Dekorasi bunga putih dan emas mendominasi, elegan tanpa terlihat berlebihan. Orang kaya memang beda.

"Dira!"

Suara Zora terdengar dari arah tangga teras. Wanita itu melambai ceria, mengenakan gaun biru navy dengan rambut terurai. Di sampingnya berdiri Arsen, tampak lebih formal dari biasanya dengan setelan jas hitam. Dira tersenyum dan mendekat.

"Maaf agak telat."

"Enggak kok, baru mulai," jawab Zora sambil menggandeng lengannya.

"Kak Bima lagi di dalam. Yuk, aku kenalin."

Dira agak malu-malu, tapi membiarkan Zora menarik tangannya. Begitu masuk, suasana terasa semakin hidup. Ruang tamu utama yang luas sudah disulap menjadi area pesta. Lampu kristal menggantung di langit-langit tinggi. Meja panjang penuh hidangan tertata di sisi kanan, sementara di sisi kiri beberapa tamu berbincang sambil memegang gelas wine.

Dira berusaha terlihat tenang. Ia jarang datang ke pesta seperti ini. Apalagi pesta orang kaya. Jadi rasanya aneh saja. Begitu masuk, ia langsung dikagetkan dengan seseorang yang berdiri di depan sana. Lagi-lagi mereka bertemu.

Siapa lagi kalau bukan Ethan. Padahal sudah lebih dari seminggu hidupnya nyaman-nyaman saja karena tidak bertemu laki-laki itu lagi. Eh, yang tidak ia duga-duga malah terjadi. Ethan juga ada di sini, di pesta ulang tahun kakaknya.

"Kak Bima, kak Ethan!"

Zora menyebut nama kedua pria yang tadinya sedang ngobrol itu.  Dira menelan ludah. Berpura-pura seperti mereka adalah orang asing yang baru pertama kali bertemu. Ethan juga bersikap biasa saja, seolah tak ada apa-apa di antara mereka.

"Kenalin, ini Dira. Asisten aku."

Bima orang pertama yang menyapa Dira dengan senyum sopan. Bukan yang terlalu ramah, tapi tidak dingin atau cuek juga. Seperti Ethan.

"Hai Dira," Dira membalas uluran tangan Bima.

"S-selamat ulang tahun." Bima tersenyum.

"Terimakasih. Zora selalu cerita dia punya seorang asisten yang rajin dan pekerja keras, setelah melihatmu, keliatannya memang begitu."

Dira tersenyum tipis, agak canggung. Karena ada Ethan di sini tentu saja. Saat ia menatap Ethan, pria itu mengulurkan tangannya ke depannya.

"Ethan," kata pria itu sengaja berakting mengikutinya.

Dira membalas uluran tangan pria itu. Ia sedikit kaget karena Ethan meremas tangannya kuat. Matanya menatap tajam.

"Ow, akhirnya kau mau kenalan dengan wanita juga." Bima angkat suara menertawai Ethan. Pasalnya sejak tadi, saat ada perempuan yang mendekatinya dan mengajak kenalan, Ethan sengaja menjauh.

Ethan biasa saja. Tetap datar dan dingin seperti biasanya. Zora ikut menggoda Ethan.

"Apa tipe wanita kak Ethan itu seperti Dira ya?"

Dira langsung terbatuk-batuk. Ethan diam saja, namun pandangannya tetap tak berpindah dari Dira, sampai suara MC terdengar. Dira ingin berdiri di sebelah Zora, tapi dia tidak enak ada Arsen. Jadi ia memilih sedikit menjauh, terutama menjauh dari si kaku Ethan.

MC mulai memandu acara dengan suara ceria. Para tamu berkumpul menghadap meja utama tempat kue ulang tahun besar dengan lilin emas berdiri megah. Tepuk tangan terdengar ketika Bima maju ke depan.

Dira berdiri agak di belakang, memegang segelas jus yang sejak tadi tak benar-benar ia minum. Ia bisa merasakan kehadiran Ethan tidak jauh darinya. Bukan karena melihat, tapi karena suasana di sekitarnya berubah setiap kali pria itu terasa dekat.

"Semoga klinik pak Bima makin berkembang pesat!" ucap MC sebelum mempersilakan tiup lilin. Semua orang menghitung bersama. Tepuk tangan kembali pecah.

Dira ikut bertepuk tangan, mencoba fokus pada acara. Jangan lihat dia. Jangan lihat.

Acara berlangsung meriah, lalu di lanjutkan dengan makan-makan. Zora memanggilnya untuk bergabung dengan mereka tapi Dira bilang dia ingin mencicipi ayam bakar yang ada di ujung belakang. Tak jauh dari kolam berenang. Padahal dia memang sengaja ingin menghindari Ethan.

Rasanya dia ingin cepat-cepat pulang sekarang. Tapi dia tidak enak pada Zora, bos-nya. Ia pun memilih menikmati makanan. Tapi, dari tempatnya berdiri, ia mendengar bisik-bisik yang sangat jelas dari jarak sekitar tiga meter di belakangnya. Seperti sengaja memang di tujukan padanya.

"Lihat wanita itu, gaunnya murahan sekali. Mungkin cuma beli dipasar yang harganya 50rb-an."

"Betul. Kok bisa ya dia di undang ke pesta konglomerat sekelas dokter Bima? Sudah di undang, eh malah pake baju murahan pula, gak sopan. Dia pikir dokter Bima itu orang kaya biasa apa?"

Dira menelan ludah. Ia menaruh piring makannya di atas meja dan berjalan hendak pergi ke tempat yang lebih sepi dan tidak ribut. Tapi begitu ia melewati ketiga perempuan yang membicarakan dengan sengaja tadi, gaunnya sengaja di injak oleh salah satu dari mereka hingga robek, dan perempuan satunya lagi pura-pura tidak sengaja menyenggolnya hingga tubuhnya terlempar masuk ke dalam kolam.

Dira tidak bisa berenang.

Air dingin langsung menelan tubuhnya. Gaun pink salem itu mengembang berat, menariknya ke bawah. Dira panik. Tangannya menggapai-gapai, tapi kakinya tak menemukan pijakan. Air masuk ke hidung dan mulutnya.

"Tolong ...phh ..." suaranya teredam.

Beberapa tamu berteriak kaget. Namun sebelum ada yang benar-benar bergerak, seseorang melompat tanpa ragu ke dalam kolam.

Ethan.

1
Lilik Juhariah
ahirnya laharnya gunungnya keluar
Lilik Juhariah
kok aku yg senyum senyum sendiri ya, ini mah obrolan suami istri real wkkw
Lusi Sabila
plong rasane Yoo Ethan 😂😂😂🤣🤣🤣
Hanima
🔥🔥
irma hidayat
sehat sehat kuat dira buat siap2 bayar utang k suamimu🤭
irma hidayat
bantu sembuhkn hipernya dgn olah raga ethan
Sh
sweet banget.. bangun tidur baca beginian..emang kuat tunggu selama itu
LiNda D'priNcess Zara
apakah keguguran disebabkan oleh nur
soalnya di cerita satunya anaknya Ethan cuma ada 2
Fitria Syafei
KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😘😘
Azzahra Sevita Hanum Dimitry
mungkin anak ke 3 Dira ini keguguran dan penyebabnya mungkin Nur. menurutku sih gitu. hehe
Dwiwinarni
Dira paling pintar memanjakan suaminya sampai ethan dibuat rilek😃sabar ya ethan dira lagi hamil tahan dulu ya🤭
sangat penasaran sekali dira hamil anak ketiga, tapi dinovel kael dan kamara anaknya hanya dua...
tapi ikuti aja alur ceritanya nanti juga akan tahu..ethan makin posesif sama dira setelah dinyatakan hamil...
ethan sangat memanjakan bumil tidak boleh capek-capek😃adem banget ethan dan dira rumahtangganya bahagia dan harmonis...

jangan ada lagi pertengkaran/salah paham lagi, tapi masih penasaran sama si nur apakah nantinya penyebab dira keguguran, secara sinur kayaknya tertarik sama ethan pertama kali melihatnya...
elistya suci
dicerita kamara kael dira cuma punya anak 2,kira2 kegugurankan anak yg ke 3 ini???😌
Ipehmom Rianrafa
lnjuut💪💪💪
ardiana dili
lanjut
Susi Yanti
kenapa Dira seceroboh itu sih,apa nggak sadar si Ethan sgt marah dan cemburu jika ada laki2 yg sampai menyentuhmu ?
Rita
dah diem tinggal pasrah ae
Rita
hhmmm apa bkln ada kejadian
Himura
penasaran sma anak buah ny Ethan Thor hehe cariin jodoh ny juga atuh Thor ... Penasaran sma sosok Gerald sma Ruis aku Thor ...
🤭
Daulat Pasaribu
jangan buat ulah lah sinur...kayaknya mau jadi pelakor
Yunita aristya
di sini Dira hamil ,tapi tadi di cerita kael cuma arel Sama Arion
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!