NovelToon NovelToon
MASIH MENCINTAIMU

MASIH MENCINTAIMU

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Keluarga / Cintapertama
Popularitas:486.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Ethan dan Dira berpisah karena salah paham. Semuanya di mulai dari Kara, keponakan kesayangannya jatuh ke jurang. Belum lagi saat ia melihat Dira dan Jeremy bercumbu dalam keadaan telanjang. Hubungan keduanya hancur

6 tahun kemudian mereka dipertemukan kembali. Dira kebetulan bekerja sebagai asisten dari adik Damian bernama Zora. Ethan masih membencinya.

Tapi, bagaimana kalau Dira punya anak dan anak itu adalah anak kandungnya? Bagaimana kalau Dira merahasiakan sesuatu yang membuat Ethan merasa bersalah dan benar-benar hancur? Akankah Ethan berhasil mengejar cinta Dira lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesta

Dua hari kemudian, Zora mengajak Dira ikut dengannya ke sebuah pesta ulang tahun kakak iparnya. Namanya Bima. Dira kenal, pria itu adalah kakak kandung Arsen. Awalnya Dira menolak dengan alasan harus menjaga Raka di rumah sakit. Tapi Zora sudah meminta beberapa anak buah Arsen untuk membantunya menjaga Raka malam ini.

Dira masih hendak menolak karena ia ingat si kecil Arel di rumah, tapi kalau dia bilang dia punya anak, Zora akan tahu dia menipu perusahaan. Akhirnya dia setuju dan menelepon mbak Ella untuk menjaga Arel, setidaknya sampai dia pulang dari pesta.

Arel sudah tertidur pulas ketika Dira keluar dari rumah. Mbak Ella adalah orang kepercayaannya. Jadi dia tidak khawatir. Apalagi akhir-akhir ini wanita itu memang sering jagain Arel di malam hari, kalau Dira memang harus menginap di rumah sakit temenin Raka.

Ia mengenakan gaun sederhana berwarna pink salem. Gaun yang dia beli tahun lalu ketika ada teman kuliahnya di bandung yang mengundangnya di pesta ulang tahunnya juga.

Harusnya sih tidak akan ketemu dengan Damian atau bahkan Ethan. Mereka bukan circle kakaknya Arsen suami Zora. Taksi yang ia tumpangi berhenti di depan gerbang sebuah rumah mewah. Setahunya kakak Arsen juga dokter. Tapi buka klinik sendiri. Bukan bekerja di rumah sakit besar seperti dokter Julian. Teman Zora yang menangani adiknya sekarang.

Lampu-lampu taman menyala hangat, memantul di dinding marmer dan jendela kaca tinggi rumah itu. Dari luar saja sudah terdengar alunan musik jazz lembut bercampur tawa para tamu. Dira menarik napas panjang sebelum melangkah turun dari taksi.

"Terima kasih, pak," ucapnya pelan, lalu menatap pagar besi tinggi yang terbuka otomatis.

Di dalam, halaman luas itu dipenuhi mobil-mobil mewah. Pelayan berseragam hitam putih hilir mudik membawa nampan minuman. Dekorasi bunga putih dan emas mendominasi, elegan tanpa terlihat berlebihan. Orang kaya memang beda.

"Dira!"

Suara Zora terdengar dari arah tangga teras. Wanita itu melambai ceria, mengenakan gaun biru navy dengan rambut terurai. Di sampingnya berdiri Arsen, tampak lebih formal dari biasanya dengan setelan jas hitam. Dira tersenyum dan mendekat.

"Maaf agak telat."

"Enggak kok, baru mulai," jawab Zora sambil menggandeng lengannya.

"Kak Bima lagi di dalam. Yuk, aku kenalin."

Dira agak malu-malu, tapi membiarkan Zora menarik tangannya. Begitu masuk, suasana terasa semakin hidup. Ruang tamu utama yang luas sudah disulap menjadi area pesta. Lampu kristal menggantung di langit-langit tinggi. Meja panjang penuh hidangan tertata di sisi kanan, sementara di sisi kiri beberapa tamu berbincang sambil memegang gelas wine.

Dira berusaha terlihat tenang. Ia jarang datang ke pesta seperti ini. Apalagi pesta orang kaya. Jadi rasanya aneh saja. Begitu masuk, ia langsung dikagetkan dengan seseorang yang berdiri di depan sana. Lagi-lagi mereka bertemu.

Siapa lagi kalau bukan Ethan. Padahal sudah lebih dari seminggu hidupnya nyaman-nyaman saja karena tidak bertemu laki-laki itu lagi. Eh, yang tidak ia duga-duga malah terjadi. Ethan juga ada di sini, di pesta ulang tahun kakaknya.

"Kak Bima, kak Ethan!"

Zora menyebut nama kedua pria yang tadinya sedang ngobrol itu.  Dira menelan ludah. Berpura-pura seperti mereka adalah orang asing yang baru pertama kali bertemu. Ethan juga bersikap biasa saja, seolah tak ada apa-apa di antara mereka.

"Kenalin, ini Dira. Asisten aku."

Bima orang pertama yang menyapa Dira dengan senyum sopan. Bukan yang terlalu ramah, tapi tidak dingin atau cuek juga. Seperti Ethan.

"Hai Dira," Dira membalas uluran tangan Bima.

"S-selamat ulang tahun." Bima tersenyum.

"Terimakasih. Zora selalu cerita dia punya seorang asisten yang rajin dan pekerja keras, setelah melihatmu, keliatannya memang begitu."

Dira tersenyum tipis, agak canggung. Karena ada Ethan di sini tentu saja. Saat ia menatap Ethan, pria itu mengulurkan tangannya ke depannya.

"Ethan," kata pria itu sengaja berakting mengikutinya.

Dira membalas uluran tangan pria itu. Ia sedikit kaget karena Ethan meremas tangannya kuat. Matanya menatap tajam.

"Ow, akhirnya kau mau kenalan dengan wanita juga." Bima angkat suara menertawai Ethan. Pasalnya sejak tadi, saat ada perempuan yang mendekatinya dan mengajak kenalan, Ethan sengaja menjauh.

Ethan biasa saja. Tetap datar dan dingin seperti biasanya. Zora ikut menggoda Ethan.

"Apa tipe wanita kak Ethan itu seperti Dira ya?"

Dira langsung terbatuk-batuk. Ethan diam saja, namun pandangannya tetap tak berpindah dari Dira, sampai suara MC terdengar. Dira ingin berdiri di sebelah Zora, tapi dia tidak enak ada Arsen. Jadi ia memilih sedikit menjauh, terutama menjauh dari si kaku Ethan.

MC mulai memandu acara dengan suara ceria. Para tamu berkumpul menghadap meja utama tempat kue ulang tahun besar dengan lilin emas berdiri megah. Tepuk tangan terdengar ketika Bima maju ke depan.

Dira berdiri agak di belakang, memegang segelas jus yang sejak tadi tak benar-benar ia minum. Ia bisa merasakan kehadiran Ethan tidak jauh darinya. Bukan karena melihat, tapi karena suasana di sekitarnya berubah setiap kali pria itu terasa dekat.

"Semoga klinik pak Bima makin berkembang pesat!" ucap MC sebelum mempersilakan tiup lilin. Semua orang menghitung bersama. Tepuk tangan kembali pecah.

Dira ikut bertepuk tangan, mencoba fokus pada acara. Jangan lihat dia. Jangan lihat.

Acara berlangsung meriah, lalu di lanjutkan dengan makan-makan. Zora memanggilnya untuk bergabung dengan mereka tapi Dira bilang dia ingin mencicipi ayam bakar yang ada di ujung belakang. Tak jauh dari kolam berenang. Padahal dia memang sengaja ingin menghindari Ethan.

Rasanya dia ingin cepat-cepat pulang sekarang. Tapi dia tidak enak pada Zora, bos-nya. Ia pun memilih menikmati makanan. Tapi, dari tempatnya berdiri, ia mendengar bisik-bisik yang sangat jelas dari jarak sekitar tiga meter di belakangnya. Seperti sengaja memang di tujukan padanya.

"Lihat wanita itu, gaunnya murahan sekali. Mungkin cuma beli dipasar yang harganya 50rb-an."

"Betul. Kok bisa ya dia di undang ke pesta konglomerat sekelas dokter Bima? Sudah di undang, eh malah pake baju murahan pula, gak sopan. Dia pikir dokter Bima itu orang kaya biasa apa?"

Dira menelan ludah. Ia menaruh piring makannya di atas meja dan berjalan hendak pergi ke tempat yang lebih sepi dan tidak ribut. Tapi begitu ia melewati ketiga perempuan yang membicarakan dengan sengaja tadi, gaunnya sengaja di injak oleh salah satu dari mereka hingga robek, dan perempuan satunya lagi pura-pura tidak sengaja menyenggolnya hingga tubuhnya terlempar masuk ke dalam kolam.

Dira tidak bisa berenang.

Air dingin langsung menelan tubuhnya. Gaun pink salem itu mengembang berat, menariknya ke bawah. Dira panik. Tangannya menggapai-gapai, tapi kakinya tak menemukan pijakan. Air masuk ke hidung dan mulutnya.

"Tolong ...phh ..." suaranya teredam.

Beberapa tamu berteriak kaget. Namun sebelum ada yang benar-benar bergerak, seseorang melompat tanpa ragu ke dalam kolam.

Ethan.

1
Yuliana Purnomo
untygak ada drama yg panjang untuk pertemuan mereka
Mutia Efrida
Gak suka sama sikap Ethan ke dira. Dia yg bodoh, orang lain yg disalahin, udah bodoh, ngotot pulak. ih ngeselin
Esther
Bahagia ya Arel sudah ketemu papa Ethan.
🌸🍣わたなべ_Ryuzu👘🌸
👍💪💪
Etty Sumaryanti
😭😭😭 kirain akan nolak dlu aril y 🤭 ril bikin mama sm papa bersatu jgan sampe pisah lg 😇
moenay
mau ikutan mewek ah sama arel😭😭😭😭😭😭😭😭
Atik Marwati
sangat penting Dira...
Rida Arinda
😭😭😭😭😭
astr.id_est 🌻
aww aril 🥺 tiba2 air mata ku keluar saat baca adegan ini 😢
Ita rahmawati
lah jd Terharu aku 🥺🥺
Kamsia
y iyalah dira sngt penting walaupun benci papanya tapi naluri ibu hrsnya dari dulu di bicarakan.ke depannya nurut ama suami dira jgn ad mslh kabur ke t4t gak jls dan mabuk hrs di rubah sifatnya udh ad ank 🙏🙏 ok thor
Heny Janitasari
❤️
RiriChiew🌺
ikuttt terharu aku inii 🥲 Arel sangat rindu papa nya dan akhirnya bisa meluapkan kerinduan itu yaa nak
Ririn Danayanti
di tunggu up selanjutnya
Ririn Danayanti
makasih KK author sudah up
Anik Purwani
bagus sekali
Dari
kaya nya ini bakalan byk bawang nya dah ah ..
Dian Rahmawati
terharu
Yopa
jangan dong Thor nga kasihan sama Dira menderita melulu hidup nya, sekarang giliran Ethan yg merasakan bucin nya buat ngejar cintanya dira
Fitria Syafei
wow akhirnya ketemu juga mereka....tetap ajaa Ethan egois 😏 kk cantik terimakasih 🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!