Apa arti bertahan menurutmu?Lari dari luka dan segala problematika atau menetap hingga tak tahu kapan akhirnya.Pilihan itu sulit bukan?
Katanya takdir mempertemukan seseorang agar saling mengenal dan memahami.Entahlah, nyatanya benci dan cinta itu beda tipis.Samuel Prasaja, dipertemukan dengan gadis yang menurutnya unik,hingga dendam menghancurkan segalanya.Cinta itu datang tiba-tiba dan tanpa di minta.Tak bisa memilih kepada siapa hati kita berlabuh dan menetap.Semuanya terjadi begitu saja.Lantas bagaimana sifat CEO perusahaan ternama itu ketika perasaannya terombang-ambing oleh sebuah dendam.Hana yang merupakan putri dari mafia dan akankah dendam antara keluarga bisa terselesaikan dengan sebuah cinta tulus?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anisa mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 22
Tidak ada angin tidak ada hujan Violetta mengundang beberapa orang dari wedding organizer ke dalam mention saat Sam sedang berada di kantor.
Ada yang dari pencetakan undangan pernikahan ada juga orang dari toko perhiasan pernikahan sepertinya Violetta mempunyai maksud terselubung mengundang orang orang tersebut ke mansion.
Dia tidak mengetahui jika mengundang orang tanpa sepengetahuan Sam akan mendapatkan hukuman dari Sam karena pemilik mention sangatlah tidak menyukai mentionnya dimasuki oleh orang orang yang tidak dikenal.
Pelayan pelayan disana mencoba memberitahu Violetta agar segera mengusir orang orang yang diundangnya tapi tidak ada yang berani menghadapi Violetta hanya pelayan Tina lah yang berani maju untuk berbicara dengan Violetta.
"nyonya Maaf jika saya lancang tapi Tuan sangat tidak menyukai jika mention nya dimasuki oleh orang asing"kata pelayan Tina. kepala pelayan itu juga sangat jengah dengan tingkah Violetta yang seenaknya sendiri.
"mau apa kau? sudah pergi kerjakan pekerjaan mu tenanglah sam tidak akan marah denganku lagipula aku sedang mengandung anaknya"kata Violetta merasa kesal pada pelayan Tina Karena mengganggu dirinya yang sedang memilih milih beberapa kartu undangan.
"eh Vio itu kenapa? pelayan kaya gitu sih pecat aja berani beraninya ikut urusan majikan"kata seorang pria yang merupakan pemilik toko perhiasan langganan Violetta tampangnya seorang pria tapi bicaranya seperti seorang wanita memiliki jari lentik dan rambut yang berwarna merah muda.
"Iya tenang aja, pastinya akan ku depak pelayan itu dari mention ini tapi tidak sekarang"ujar Violeta menatap geram ke arah pelayan Tina.
Mendengar ucapan dari Violetta pelayan Tina naik darah Ingin rasanya Dia menjambak rambut wanita itu lalu memaki maki nya tapi keinginan nya tidak akan terjadi karena posisinya hanyalah seorang pelayan dimension ini.
"wanita sialan awas aja kau"batin pelayan Tina lalu pergi dari hadapan Violetta dan beberapa orang di sana.
"Mau memilih yang mana nona sepertinya konsep ini cocok dengan keinginan nona"kata seorang wedding organizer menunjukkan konsep pernikahan bernuansa elegan dan mewah.
"benar ini sungguh mewah Baiklah aku mau milih yang ini nanti akan aku kabari jika sudah mendapatkan gedungnya"ujar violita mengiyakan.
Mereka berbicara cukup nyaring hingga terdengar oleh Hana yang sedang membersihkan taman bersama tukang kebun yang bernama Pak Pardi.
"itu apa ya Pak kok berisik banget sepertinya ada tamu?"tanya Hana pada Pak Pardi yang sedang melihat lihat varian bunga baru.
"saya juga nggak tahu neng kayaknya sih ada tamu Tapi mana mungkin Tuan Sam jam segini membawa tamu ke rumah apalagi beliau sedang ada di kantor!"seru Pak Pardi mengira ada tamu di mansion.
"ya udah deh Pak nggak usah dipikirin kita lanjutin bersihin taman ini aja"Kata Hana mendapat anggukan kepala dari Pak Pardi seorang tukang kebun.
Kembali ke ruang tamu yang penuh dengan beberapa teman teman Violetta yang merupakan orang dari wedding organizer dan perancang busana.
"Kamu ya Vi hamil kok ngga bilang bilang emang kamu udah nikah apa? setahuku kan kamu masih diprancis jadi model!"tanya wanita yang merupakan perancangan busana langganan Violetta.
"Oh itu aku udah nikah kok tapi belum diresmikan makanya aku akan resmiin pernikahan ini"Jawab Violetta berbohong mana mungkin dia menjawab kalau dirinya hamil di luar nikah.
semua yang ada di sana pun manguk manguk mengerti dengan jawaban Violetta ya walaupun agak ganjil dengan jawaban Violetta.
makasi tor semangat selalu y