NovelToon NovelToon
Masa Lalu Mengubah Hidupku

Masa Lalu Mengubah Hidupku

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:301.3k
Nilai: 5
Nama Author: Republik Septy

Takdir tak selalu buruk untuk kita. Jadikan masa lalu menjadi pelajaran untuk lebih baik di masa depan.
Seperti yang di alami seorang guru cantik bernama Aretha Zayba Almira. Ia sempat terpuruk dengan masa lalu kelam dan trauma mendalam yang di ciptakan mantan kekasihnya. Harus kehilangan kehormatan yang ia jaga hingga hampir mati bunuh diri. Tapi ia bisa bangkit dan merubah hidupnya menjadi lebih baik. Sempat menutup hati pada beberapa pria yang datang padanya, hingga takdir menemukannya dengan seorang pria yang mau menerima semua masa lalu dan memperlakukan Amira seperti seorang ratu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Republik Septy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia bukan pria baik

Trauma masa lalu yang di tinggalkan Andre sangat membekas di hati bahkan kehidupan Amira. Amira menghela nafas nya berat nya. Serasa ada batu yang sangat besar menghimpit dada nya.

Sekelebat masa lalu menghempas perasaan nya. Menyisakan rasa perih yang teramat sakit meski hanya sekedar untuk di ingat.

" Amira " Terdengar suara Lidia di seberang telepon.

" Ya.. " Sahut Amira lemah. Ia terduduk lemas diatas ranjang nya. Kaki nya pun sedikit bergetar seakan tak kuat bertumpu pada tempatnya.

" hallo Amira. Apa kamu masih disitu ?" tanya Lidia. Terdengar suara cemas nya.

Amira memejamkan mata nya. Memukul pelan dada nya yang terasa amat sesak. Sudah tujuh tahun lamanya kejadian mengerikan itu terjadi, tapi kenapa sangat sulit untuk nya melupakan.

" Aku masih disini Lid. " ujar nya pelan.

" Maaf Ra. Aku tidak tahu apa yang terjadi padamu di masa lalu bersama Andre. Jika kamu berkenan, bisakah kamu menceritakan nya padaku? Mungkin akan sedikit mengurangi beban mu."

" Ya. Nanti pasti akan ku ceritakan Lid. Tapi bukan sekarang. "

" Baiklah. Kapan pun kamu siap, aku pun akan siap menjadi pendengar yang baik untuk mu."

" ya. baiklah. "

Amira pun mengakhiri panggilan telepon nya bersama Lidia. Ia pun meletakkan kembali ponsel nya keatas nakas.

Ia mencoba merebahkan tubuh mungil nya. Ia memejamkan mata indah nya dan mencoba menghalau perasaan sedih nya.

" Ya Allah. mengapa hati ini terasa sangat sesak jika mengingat kejadian tujuh tahun lalu. Bukan nya aku tidak menerima takdir. Tapi rasanya sangat sulit bagi hamba untuk melupakan nya."

Amira pun menangis tersedu melampiaskan perasaan nya. Mengenang nama Andre, seolah membuka kembali luka yang mulai kering.

Cukup lama Amira menangis yang terdengar sangat menyayat hati. Kamar nya menjadi saksi bisu atas kesedihan nya saat ini. Hingga tak lama Amira pun terbuai dalam mimpi. Melupakan sejenak kehidupan nyata yang tak seindah mimpi.

******

Amira terbangun dengan nafas yang memburu. Mimpi buruk nya datang kembali menghampiri nya. Merusak mimpi indah Amira.

" Astaghfirullah haladzim"

Jam dinding menunjukkan pukul 03.00 dini hari. Amira pun bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan mengambil wudhu. Ia melaksanakan shalat tahajjud dan bermunajat kepada Allah sang Maha pencipta.

Setelah shalat dan sembari menunggu azan subuh berkumandang, Amira mengambil Al-Qur'an dan mulai membuka serta membaca nya. Melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan suara merdu. Melantunkan setiap ayat dengan fasih.

Siapapun yang mendengarnya akan terpesona akan indahnya suara Amira. Amira terus saja melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an hingga azan Subuh berkumandang. Amira pun menyudahi bacaan nya.

" Sodakallahul adzim"

Amira segera menyimpan kembali Al Qur'an nya dan mulai menunaikan kewajiban nya dengan shalat subuh dua rakaat. Setelah selesai, Amira segera membuka mukenah yang ia gunakan dan melipat nya.

Setelah selesai, Amira memakai hijab simpel pet yang sederhana miliknya dan mulai keluar dari kamar. ia menuruni anak tangga dan menuju dapur. Belum terlihat bik Ijah disana.

"Mungkin sedang sholat" pikirnya

Ia membuka kulkas dan mulai mengeluarkan beberapa sayuran. Ia berencana akan membuat nasi goreng. Selama satu jam Amira berada di dapur, hingga selesai ia pun membawa masakannya ke meja makan.

Ia pun mulai menikmati nasi goreng buatannya sendiri. Merasa sangat sepi, karna papa mama nya sedang berada diluar kota. Tadi malam ada pekerjaan mendadak yang mengharuskan papa nya pergi meninggalkan ibukota.

Mama nya tidak pernah absen menguntit papa nya. Karena papa nya itu sangat bucin. Papa Amira tidak bisa berjauhan dengan istri tercinta nya. Tidak heran jika mereka terlihat sangat romantis meski sudah berumur.

Terlihat bik Ijah keluar dari tempat pencucian pakaian.

" Eh non Amira udah makan ? Maaf non, bibik tadi nyuci dulu , jadi belum sempat masak. "

" nggak apa-apa bik. Biasanya kan Amira juga masak sendiri kalo lagi pengen. "

Bik Ijah pun hanya tersenyum tidak enak.

" bibik udah makan belum?"

" belum non. " ujar bik Ijah jujur.

" kalo gitu, ayo sini duduk sebelah aku. Nih nasi goreng nya masih banyak nih " ajak nya pada bik Ijah.

" ahh terimakasih non. Nanti bibik makan di dapur aja" tolak nya kemudian.

" Amira kesepian bik. nggak enak makan sendiri. sini bik, duduk sini" ajak Amira sambil menepuk kursi di sebelah nya

Bik Ijah masih berdiri tak bergeming. Ia merasa sangat Canggung dan serasa tidak sopan jika harus duduk dengan anak majikannya.

" Bibik nggak kasihan sama saya ? " Amira mulai mencebik dan memasang wajah puppy eyes nya.

Akhirnya bik Ijah pun luluh dan tidak bisa menolak permintaan nona muda nya ini.

Amira pun sangat senang. Segera ia menuangkan nasi goreng buatannya ke piring bik Ijah.

Sontak saja bik Ijah merasa sangat tidak enak dengan perlakuan Amira terhadap nya.

" Biar saya ambil sendiri aja non."

" Biar Amira aja bik"

" Seharusnya Bibik lah yang harus melayani non. Tapi kok malah kebalik ya. " ujar bik Ijah.

Amira pun tersenyum.

" Bagi Amira , bibik itu udah seperti ibu kandung"

Amira menyodorkan sepiring nasi goreng kehadapan bik Ijah. Bi Ijah memandang Amira dengan mata berkaca-kaca. Amira selalu baik kepada nya. Tidak pernah memberi batasan antara pembantu dan majikan. Itulah yang membuat bi Ijah betah mengabdi kepada keluarga ini.

Terdengar suara bel berbunyi. Amira saling pandang dengan Bi Ijah. Siapa yang sepagi ini sudah bertamu. pikir mereka berdua.

Bi Ijah akan berdiri saat Amira mencegah nya.

" Biar Amira aja bik. Bibi terusin aja makan nya " ujar Amira mengulas senyum.

Bi Ijah pun hanya menurut tanpa bisa menolak. Ia pun kembali duduk dan meneruskan sarapannya.

Amira berjalan menuju pintu utama. Dan segera membuka pintu besar rumahnya dengan perlahan.

" Gilang " desisnya.

Gilang pun menyunggingkan senyum manis nya.

" Assalamualaikum Bu guru yang cantik " goda Gilang.

" waalaikumsalam." balas Amira.

" Ada apa sepagi ini kamu sudah ada dirumah ku? " tanya Amira langsung.

Gilang meringis dan menggaruk kepalanya yang memang terasa gatal.

" Kenapa kamu? kutuan ? " ketus Amira.

Gilang pun jadi salah tingkah di buat nya.

" ketus amat sih. Ntar cantiknya ilang loh " goda Gilang.

" udah. pagi-pagi Nggak usah gombal deh. Nggak kenyang. Pagi-pagi itu sarapan. Biar ada tenaga buat menghadapi kenyataan " ketus Amira.

" ya elah galak amat sih. Aku kesini cuma mau nanya sama kamu. " Ujar Gilang dengan serius.

" Apa ? kayak nya serius banget " tanya Amira penasaran.

" Apa benar kamu udah menerima lamaran dari Arif ?" tanya Gilang hati-hati.

Amira mengernyitkan dahinya.

" iya. memangnya ada apa. kayak nya serius banget sih. " ujar Amira semakin penasaran.

" Ra. Aku mohon sama kamu, please batalin khitbah dia ke kamu. Dia itu bukan pria baik-baik Ra. "

Degg...

" Kemarin Daffa, sekarang Gilang. Apa sebenarnya yang sudah terjadi. Aku tidak mengerti dengan semua ini. Apa benar jika Arif bukan pria yang baik." ujar nya dalam hati.

***

**Happy reading 💖💖💖

mohon dukungan nya dengan like koment and vote...

terima kasih 🥰🥰**

1
Sulaiman Efendy
BERHARAP MIRA DGN DAFFA... KECEWA ..
👑A_s3p
sampai sini dulu Thor baca nya,GX kuat😊
👑A_s3p
sukses selalu,😊😊
👑A_s3p
karya sangat menyentuh 😥
👑ꪖꪶ 'ᠻꪖɀɀꪖ
jejak dukungan 💝
👑ꪖꪶ 'ᠻꪖɀɀꪖ
fav and rate bintang⭐⭐⭐⭐⭐
👑ꪖꪶ 'ᠻꪖɀɀꪖ
semangat dek, kakak mampir 😘
🦢 DARAH BIRU
kakak full boomlike disini dek sayang 😘
Nina ♋
Malam Minggu kenapa wee
🏁Nyno_Ever🏁
Eiiittts Daffa cekatan banget dah
Jazz ♋
👏👏👏👏
KIA Qirana
Nah, Lidia...gimana hayo, Gilang merinduman kalian. Eh Lidia, mengapa malah ngomong sama Cicak 🤔🤔 apa Cicaknya lebih tampan 🤦🤦
✨ĐⱤ₳₥₳: 🆀🆄🅴🅴🅽 🅱 👑
semangat berkarya kak🤩🤩
👑: yuhuuuu 😘😘 makasih bnyak

semangat jg buat kk🤗🤗🤗
total 1 replies
Jazz ♋
Itu mah bukan teman, tapi....teman 😂
Nina ♋
Dino, aku sependapat denganmu, eh daripada apelin bu guru, mending apelin aku aja kan 🤔🤔
⭕𝓡𝓱𝓮𝓲𝓷𝓱𝓪𝓻𝕯🔰π¹¹
kebanyakan bawangni novel
KIA Qirana
Selamat pagi Author cantik
KIA Qirana
Sengaja, ataupun tidak
Emosi tetaplah emosi
Kesal dan sakit hati, jelaslah
Betapa tidak 🙄🙄
manakala sesuatu yang menyakitkan terpampang didepan mata
Aina
Almira keren....uwwu 💜💜💜💜💜💜💜♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌹🌹🌹🌹🌹💐💐💐💐💐💮💮💮💮💮💮💮🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Anita
Like like like
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!