NovelToon NovelToon
Wajah Lain Di Balik Topeng

Wajah Lain Di Balik Topeng

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Putri asli/palsu / Fantasi Wanita
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Senjaku02

Apa yang kalian pikirkan tentang putri tertukar? Sang putri asli menderita? Oh kalian salah tentang Aurora Bellazena, gadis cantik bermata Dark Hazel itu adalah putri kandung yang tertukar. Kesalahan pihak rumah sakit membuat Aurora tertukar dengan Anjani Harvey.
Kembali ke rumah keluarga asli tak membuat Aurora di cintai. Namun, apa ia peduli? Tentu tidak ia hanya butuh status untuk menutup sesuatu yang berbahaya dalam dirinya, siapa Aurora sebenarnya? Ikuti perjalanan gadis cantik bermata Drak Hazel itu dalam novel ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senjaku02, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20

  Adeline hanya tersenyum dia bangga dan bahagia melihat Aurora bisa di Terima dan adaptasi dengan kehidupan ini. Akan ia buat sang putri pantas untuk menjadi salah satu ahli waris keluarga Harvey.

  Anjani menatap benci Aurora, dia tak suka Ibu dari Arion justru memuji Aurora, jelas semua orang tahu bagaimana ia harus bersusah payah mendekati Elva yang sedikit cuek itu.

  "Tante, maaf baru menyapa!" ucap Anjani, dia agak menyingkirkan Aurora dan itu membuat Aurora mendengus sinis.

  "Tidak apa," jawab Elva.

  "Tante, dimana Arion?" Anjani mencari sekeliling ballroom hotel, demi menemukan Arion.

  "Di sana, sedang bersama teman-temannya." Elva menunjukkan keberadaan Arion.

  Anjani menoleh begitu pula dengan Aurora dan matanya menyipit melihat bagaimana di Playboy itu mencari mangsa.

  'Dasar Playboy,' batin Aurora sinis.

...****************...

  Di sisi lain, Araina tak sengaja menangkap pandangan dingin Aurora yang terpaku ke arah mereka. 

  Sebuah ide nakal tiba-tiba berkelip di matanya. "Hei, Aurora! Sini, gabung sama kita!" teriak Araina penuh semangat, suaranya membelah keramaian seperti tantangan terbuka.

  Arion langsung panik. Matanya cepat-cepat mengunci tatapan sinis Aurora, seolah itu cambuk yang menyayat jantungnya. "Gawat," gumamnya pelan, tapi cukup keras untuk didengar oleh teman-temannya.

  "Hayooo, bos! Ketahuan deh sama Aurora. Jangan-jangan dia langsung ilfil sama kamu sekarang," goda Galaxy, suara penuh canda tapi menusuk.

  "Wah, ini baru seru! Drama mulai berjalan!" sela Bulan dengan senyum penuh makna, matanya menari-nari menanti reaksi berikutnya.

  Udara mendadak menjadi panas, seolah ketegangan mereka membentuk badai kecil yang siap menerjang. 

  Semua mata kini tertuju pada Arion, menunggu bagaimana dia menyelamatkan dirinya dari pusaran rasa bersalah yang mulai mengikat erat.

  Aurora terpaku sejenak saat namanya dipanggil oleh Araina. Tak punya pilihan, dia melangkah mendekat, diikuti oleh Aruna dan Anjani yang tak ingin kalah dari Aurora. 

  Namun sebelum itu, ia akan berpamitan terlebih dahulu pada ibu dan nyonya Draco.

  "Ma, Tan, aku pergi dulu ya," ucap Aurora dengan suara lembutnya. 

   "Iya, sayang/cantik," seru Adeline dan Elva serempak, dengan suara mereka yang lembut.

  Lalu Aurora melangkah pergi ke tempat Araina dan teman-temannya berada. 

  Anjani yang melihat itu buru-buru berpamitan pada ibu dan nyonya Draco. 

  "Kami juga ikut kesana, Ma, Tan," timpal Anjani dengan nada percaya diri, mencoba menyemangati dirinya sendiri. 

  Adeline menatap Aruna dan Anjani tajam, suaranya bergetar saat mengingatkan, "Ingat, jangan sampai membuat masalah di acara penting ini." 

  "Siap, Ma," jawab Aruna dan Anjani serentak, seolah membawa beban janji yang tak boleh mereka langgar. 

...****************...

  Langkah Aurora terhenti perlahan di dekat Araina. Matanya menatap Araina dengan bibirnya tersenyum. “Ada apa, Araina?" Tanya Aurora dengan suara lembut namun tegas.

  Araina menjawab dengan ringan, seolah tanpa beban, “Enggak ada apa-apa, cuma ingin kamu gabung dengan kami saja.” 

   helaan napas panjang keluar dari bibir Aurora. Lalu Matanya lantas terpaku pada Seina yang berdiri tak jauh, memancarkan makna yang lebih dalam. 

  Seina mengedipkan mata, isyarat halus bahwa semuanya tetap terkendali, atau setidaknya, itulah yang ingin dia tunjukkan.

  Di sisi lain, Arion sudah berada tepat di samping Aurora. Tatapannya tak pernah lepas dari sosoknya, penuh kekaguman yang nyaris membakar udara di sekitarnya. 

  “Cantik sekali,” gumam Arion tanpa sadar, suaranya nyaris terdengar hingga ke telinga semua orang.

 Seluruh mata langsung tertuju padanya, lalu terdengar suara penasaran dari kerumunan, “Siapa yang cantik?” 

  Arion terpancing, suara terceplos, “Aurora, eh...” Dia cepat-cepat menutup mulutnya, menahan malu dan kebingungan yang baru saja keluar tanpa sadar. 

  Detik itu, suasana menjadi sunyi sejenak, seolah udara pun menahan napas, menanti kelanjutan dari bisikan hati yang tak mampu disembunyikan lagi.

...****************...

  Aurora tiba di depan kumpulan para putri dan putra orang-orang kaya, ia tak akan asing melihat wajah-wajah yang sering kali di beritakan dalam sosial media dan infotainment.

  Dia tak tahu kenapa para gadis menyukai Arion padahal walaupun tampan. Tapi, jelas mereka hanya di jadikan hiburan.

  Mereka terus bersorak saat mendengar pujian Arion pada Aurora, sedangkan yang di puji hanya diam seolah tak terjadi apapun.

  "Arion, hay!" sapa Anjani, dia berusaha mendekati Arion.

  Arion hanya menatap datar, tak menggubris sapaan itu sama sekali. Bukan karena ada Aurora, tapi karena ia memang tak suka pada Anjani.

  Anjani cemberut, dia menghentak kesal dan merajuk manja pada Aruna yang hanya bisa diam.

  "Aurora, kemari!" Araina melambaikan tangannya.

  Aurora mendekat, ia duduk di samping Araina dengan Arion di sebelah kirinya.

  "Kau cantik sekali!" Arion kembali memuji, dengan bisikan pelan di telinga Aurora.

  "Rayuan mu tak akan mempan Arion," balas Aurora, dia tak melirik Arion sedikit pun.

  Arion mengusap tengkuknya, dia malu sebab ternyata Aurora tetap sama, seperti gadis kecil dulu yang tak bisa ia rayu dengan ketampanan yang dirinya miliki.

  "Jangan merayu dia lagi, Arion! Jelas sekali kalau Aurora itu gadis mahal," Araina terkekeh kecil saat melihat kelakuan sang Kakak kembar.

  Arion menatap sinis Araina, dia kesal dan jika ini di rumah akan ia jitak kening gadis nakal itu.

BYUR!

PYAR!

  Semua menoleh, saat sebuah suara nyaring terdengar menggema di ruangan itu. Suara gelas jatuh ke lantai menghasilkan bunyi gemerincing yang tajam.

  "Anjani, apa yang kamu lakukan?" tanya Araina.

  "Maaf, aku tak sengaja," ucap Anjani, dia akan menarik tisu. Namun, cekalan tangan Aurora menghentikan gerakan Anjani.

  "Aku tak butuh bantuan mu!" ujarnya sinis, dia menatap dingin Anjani.

  "Rora, aku hanya ingin membantu, kenapa kamu malah berucap kejam seperti itu?" tanya Anjani dengan wajah pura-pura sendu.

  "Apa aku peduli? Kau tahu jika tisu itu untuk membersihkan gaun ini maka semua tambah kacau," sinis Aurora, dia ini bukan gadis bodoh yang bisa di bully oleh Anjani begitu saja.

  "Ak-aku hanya ingin membantu dan bukan itu maksudnya," kilah Anjani.

  Aurora malas berdebat, dia akhirnya berlalu meninggalkan mereka semua dalam keheningan yang mendadak menyesakkan.

  Arion menatap marah Anjani, dia menggagalkan rencananya yang ingin makan bersama Aurora.

  "Anjani, kenapa kamu melakukan hal itu?" tanya Aruna.

  "Aku hanya kesal Kak, sebab Aurora itu berani merebut Arion dariku," kata Anjani kesal.

  "Kau tahu Kak Kaynen akan marah jika ia tahu semua masalah ini karena ulahmu," Aruna memberikan pengertian pada Anjani.

  "Kak Kaynen tidak akan tahu jika tidak ada yang memberitahukan kejadian ini" ucapnya, "Aku akan ke toilet dulu," imbuhnya, dan setelah itu berlalu meninggalkan Aruna di sana dalam keadaan kesal.

1
MataPanda?_
terus kak semangat trus..
selalu d berikan kesehatan😄
Senjaku02: Aamiin. terimakasih ☺️
total 1 replies
MataPanda?_
trus semangat kak up banyak"😄
Senjaku02: siap🫡
total 1 replies
Nadira ST
🥰🥰🥰🥰🥰🥰💪💪💪💪💪💪💪
Nadira ST
kereeennnn🥰🥰🥰🥰🥰🥰💪💪💪💪💪💪☕☕☕☕☕
Allea
kirain mo bilang besok kamu akan dikembalikan ke keluarga kandungmu ternyata bukan
Allea
maaf thor drak hazel apa dark hazel
Senjaku02: dark hazel. maaf kalau typo😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!