Wang Ryu, seorang pria modern, tiba-tiba menemukan dirinya terlempar ke masa lampau, lengkap dengan status setengah dewa yang misterius.
Di dunia yang asing ini, di mana kelangsungan hidup adalah prioritas utama, Wang Ryu memutuskan untuk menggunakan pengetahuannya dari masa depan untuk membangun sebuah bisnis.
Dengan kecerdikan dan sedikit sentuhan magisnya sebagai setengah dewa, dia berusaha keras untuk tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga menciptakan jejaknya sendiri di zaman kuno.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Resmi Berbisnis
Keesokan harinya Wang Ryu dengan pakaian tang, rambutnya tertutup kain dengan kerudung tipis hitam yg menutupi wajahnya.
Leher putihnya terlihat dari setelan pakaian yg dia kenakan.
Tangannya mengupas buah persik dengan cekatan.dia sudah sibuk didapur pukul 7 pagi toko akan dibuka pada jam 9 dan tutup pikul 3 sore.
wang Ryu meminta Bibi Meng untuk mencuci perabotan di sumur didekat pintu belakang dapur yg kusus dibuat untuk mencuci perabotan dapur saja.
Dia mengkhususkan selama didapur membuat kue Bibi Meng akan membantu Pelayan DiToko,dia tak membiarkan siapapun menganggu nya saat memasak.
para Pelayan sedang membersihkan toko dan paman Feng sibuk menata Kasir dan membersihkan rak kaca.Anak-anak sudah kemana ke asrama.
Wang Ryu berencana membuat 7 kue dari masing-masing menu yg ada.bagaimanapun ini hari pertama mereka buka.
Dia juga sudah meminta paman Feng membuat pelakat bertuliskan Jam buka dan Tutup untuk toko mereka. didepan jendela toko yg pasti akan langsung dilihat oleh orang-orang.
Juga dia secara kusus mengatakan jika tak ada pelanggan yg makan ditempat, Pelayan Ming dan Pelayan Xing akan berganti an berkerja masing dengan waktu kerja 3 jam.
"Tuan muda ada pelayan dari kediaman Zhang memesan 2 kue apel dan 3 kue persik....." Pelayan Ming menengok ke arah dapur.
Mereka membuat dapur terhubung dengan jendela penyajian. Dimana ada pelayan Ming yg menjaga stan dan pelayan Xing yg melayani jika ada pelanggan yg makan ditempat.
" Ahk ....?" Wang Ryu baru saja memanggang kue buah kering terkejut.
siapa kira mereka menjadi pelanggan utama.
Untungnya semua kue hampir tersedia,dia hanya perlu membuat puding susu. Wang Ryu menaruh dua nampan yg berisi kue persik dan kue apel ke jendela.
Pelayan Ming mengambilnya dengan cekatan menyusun nampan dalam rak kaca,rak kaca hanya muat 4 nampan diatas dan 4 nampan dibawah .
Sedangkan untuk puding buah dan pusing susu dimasukan ke dalam kotak kayu berisi es,yg akan dibuat langsung saat ada pelanggan memesan.
Pelayan Ming mengambil kotak kayu dan menaruh kue-kue pesanan itu dengan rapi, setelah dia menutupnya lalu membungkusnya dengan kain bercorak bunga persik.
"Gadis kecil jika kamu ingin membeli lagi,bawa kotak ini untuk menaruh kue,karena kami tak menyediakan kertas minyak itu akan merusak kuenya..."
" Baiklah...."Gadis itu mengangguk,lalu pergi untuk membayar pada pelayan Feng."...tuan 5 kue berapa harganya?"
"Masing-masing kue berharga 200 sen jadi semuanya 1 tael.." Jelasnya.didepan paman Feng terdapat buku catatan untuk semua kue yg terjual ditoko.
Untungnya dia bisa membaca dan berhitung jadi ini tak sulit baginya.
"Baiklah ini dia..."Gadis pelayan itu memberikan sesuai.paman Feng menerimanya."...pergilah perlahan..."
Gadis membalasnya dengan baik,dan keluar dari toko.
Tak lama kereta lain datang dari arah Kota Hu,seorang pelayan pria kecil masuk ke dalam Toko dia melihat dengan takjub keadaan toko yg lebih mewah dari dikota Wu.
Dan baunya sangat harum.disini juga sejuk tak sepanas diluar.
"Ada yg bisa dibantu nak?" Tanya Paman Feng melihat pelayan kecil yg kebingungan.
"Tuan bagaimana cara memesannya?"pelayan kecil itu menghampiri meja Kasir yg memang diletakkan didekat pintu keluar.
" kamu pergi ke pelayan disana dan memesan, katakan kamu mau membawa pulang atau dimakan disini..." Tujuknya pada pelayan Ming.
"...setelahnya kamu bisa datang pada ku untuk membayarnya...."
" Terimakasih....!" anak itu pergi ke Pelayan Ming,dia melihat etalase kaca bening yg berisi kue-kue cantik berbentuk seperti buah,apel,persik dan jeruk terlihat benar-benar seperti nyata.
Matanya berbinar-binar.
"Pelayan kecil Silahkan memilih menu..."Pelayan Ming dengan senyum ramah memberikan kertas menu pada anak itu.
Semua menu berada pada nomer dan harga juga tertera semuanya nampak enak.Tapi,anak itu tidak tau yg disuka Tuan muda.
Dia hanya disuruh membeli karena Tuan kuda penasaran dengan pelakat Toko yg tergantung diatas tiang panjang.
"Apa kamu masih bingung?" Tanyanya melihat anak itu nampak sulit memilih.
bocah 12 tahun itu tersenyum canggung."...Ya saudara ku,kue apa yg paling enak?"
Pelayan Ming tersenyum."Apa ini untuk tuan mudamu...?"
Anak itu mengangguk.
pelayan Ming ingat bahwa dia harus bertanya soal selera pelanggan atau hal pantangan apa yg tak bisa dimakan oleh pelanggan.
"Apa rasa yg disukai Tuan muda mu, seperti manis atau asam,ringan atau kuat?"tanyanya.
"Tuan tak terlalu suka manis ,jika asam tak masalah...." Anak itu menjawab dengan patuh.
Pelayan Ming mengangguk dan merekomendasikan nya."....Kalau begitu kamu bisa mengambil kue apel dan persik ,ada Juga kue Jeruk mereka tak terlalu manis dan sedikit masam...."
"Baiklah saya akan membeli masing-masing satu...."Dia setuju sambil melihat kearah kue-kue yg dimaksud.mereka terlihat sangat mengunggah selera.
"Aku akan mengemasnya untuk mu...."Pelayan Ming berdiri dari kursinya dan pergi ke rak dan mengambil 3 kue itu dan memasukkan ke dalam kotak kayu yg muat untuk ketiga kue itu.
Selesai membungkusnya dengan kain . dia kembali berkata bahwa jika Anak itu ingin membeli lagi,dia bisa membawa kotak ini untuk membeli.
karena mereka tak menyediakan kertas minyak untuk wadah karena itu akan merusak kue.
Pelayan kecil itu mengangguk,dengan hati-hati dia membawa kue dan membayar pada Paman Feng dengan harga 600 sen.
Setelah nya dia pergi ke arah kereta dan mengetuk Jendela kereta,jendela kereta terbuka dan Sebuah tangan terulur mengambil kotak itu.
Anak itu membantu menutup Jendela dan kembali duduk disamaping kusir dan kereta berhegas pergi.
" Tuan ...Kue apel sisa 5 dan kue persik sisa 3...."laporannya pada Wang Ryu yg masih berada didapur.
"Tidak apa-apa kita habiskan sisa kue saja,ini baru hari pertama jangan membuat terlalu banyak....juga jangan lupa berganti dengan Xing saat jam istirahat nanti...."
"Saya tidak akan lupa...."jawab Ming dengan senyum, sebelum kembali ke tempat duduknya.
Sedang Xing dan penjaga parkir dan bibi Meng diminta untuk istirahat saja.
Awalnya Mereka ragu,namun paman Feng berkata bahwa Tuan muda sangat toleran asalkan kalian tak melewatkan batasnya.
Juga itu perintah dari Tuan muda sendiri jadi tak masalah.tapi tetap saja dia mengingatkan mereka untuk bekerja dengan serius.jangan kecewakan Tuan muda.
Pelayan juga mengingatkan Bibi Meng untuk memasak makan siang bagi mereka nanti.
Dikelinik dokter Han.
"Han Yi kamu membelinya dimana?"tanyanya dengan senyum senang dengan kue indah yg dibawa keponakannya.
"Ditoko Kue dekat jalan kota,tepat disebrang sungai Wu...."jelasnya agak bingung jga pada paman nya.
dia juga tak menyangka kue yg iseng di beli ya karena tertarik dengan pelakat toko yg sangat mencolok Bisa sangat enak dan bentuknya benar-benar mirip dengan buah.
"Hah?apa ada yg seperti itu?"Dokter Han ingat tempat tua itu berisiko kena banjir jika musim hujan.
kenapa ada yg mau berbisnis disana.
"Benar paman, seperti baru dibuka...."Dia bisa melihat dari jendela kereta bahwa itu bangun baru.
Dokter Han menggelengkan kepalanya.menyesal."sayang sekali kue-kue ini enak ...tapi kenapa pemiliknya memilih tempat seperti itu untuk berbisnis...?"
"Entahlah...."jawa Han yi dengan tawa kecil,dia jarang pergi ke kota Wu jadi dia tak benar-benar tau apa yg terjadi.
" ...tapi aku harus mencoba membelinya nanti...."Dokter Han masih enggan melepaskan makan enak yg cocok dengan seleranya.
"Biarkan Sisi yg pergi..." Han Yi melambaikan tangannya pada bocah kecil yg duduk tak jauh darinya.
Mendengar kata-kata tuan ya ,sisi jadi ingat bahwa sepertinya banyak meja didalam toko jadi dia berkata."...Tuan Toko itu sangat luas dan terdapat meja dan kursi,saya rasa mereka menerima pelanggan yg makan ditempat...."
"Benarkah?" Keduanya terkejut.pasalnya jarang ada yg membuat tempat seperti itu kecuali kedai-kedai teh.
Sisi mengangguk dengan semangat menceritakan apa yg dia lihat disana."Ya itu lebih dari 20 meja tersedia..juga tempat itu benar-benar mewah dan...."
"Ada apa?"tanya Dokter Han tak sabar.
Bocah itu menggaruk kepalanya."Mereka memiliki rak kaca untuk menyimpan kue-kue mereka..."
"Sangat boros...pantas saja kotak kue ini begitu mewah...." Dokter Han melihat kotak kayu diatas meja teh yg bahkan baru di sadari terdapat ukiran lambang buah persik ditutupnya.
" Paman apa anda mau pergi dan melihat?"Han Yi tiba-tiba menjadi penasaran untuk melihatnya.
"Baiklah ayo pergi....."