NovelToon NovelToon
Jeratan Dalam Pernikahan Dini

Jeratan Dalam Pernikahan Dini

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:16k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Leticha gadis 22 tahun harus terjebak dalam pernikahan yang dijodohkan oleh ayahnya demi menyelamatkan perusahaan. Seharusnya saudaranya yang dijodohkan, tetapi karena menurut sang ayah Leticha membutuhkan seorang pemimpin dalam keluarga, membuat sang ayah memilih untuk menjodohkannya.

Leticha berusaha dengan semampunya untuk membatalkan perjodohan dengan pria berusia 36 tahun. Pria agamis dengan segala ilmu pengetahuan, tetapi usahanya tidak berhasil yang akhirnya membuatnya menikah dengan pria tersebut.

Tidak sampai di sana, Leticha masih terus mencari cara agar bisa berpisah dari tingkah lakunya agar tidak disukai, tetapi suaminya memiliki hati dan sifat yang benar-benar sabar.

Jangan lupa terus ikuti cerita saya.
Terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22 Persaingan

Letisha seperti biasa berada di rumah dan dipenuhi dengan kesibukannya dengan mendesain, lantai terlihat begitu berantakan dengan gulungan kertas yang sudah tercoret-coret.

Letisha harus menciptakan karya pertamanya yang sudah mendapat dukungan dari suaminya. Bahkan juga akan mengikuti pameran besar dengan acara lelang. Letisha bahkan bersaing dengan ibunya jika karya tersebut masuk nominasi yang akan dilelang.

"Assalamualaikum!" Rakash baru saja pulang dari kantor. Letisha menjawab salam tersebut hanya dengan bergumam tanpa melihat ke arah pintu.

Mata Rakash melihat pada lantai dan banyaknya kertas yang berserakan. Rakash menghela nafas dan kemudian melangkah menghampiri Letisha dengan meletakkan paper bag di atas meja.

"Apa ini?" tanyanya.

"Makanlah," jawab Rakash.

"Letisha begitu penasaran membuka paper paper bag tersebut,"

"Donat," ucapnya ketika melihat isinya berupa donat dengan banyak rasa.

"Tahu saja perutku keroncongan," ucap Letisha.

Rakash tidak menanggapi memilih ke dapur dengan mengambil air putih, Rakash selalu baik pada istrinya dan bahkan masih sempat-sempat meletakkan di atas meja.

"Terima kasih," ucap Letisha tersenyum lebar.

"Tunggu!" Rakash hendak pergi dan langsung ditahan Letisha.

"Ada apa?" tanya Rakash.

"Coba lihat, kira-kira diantara yang dua ini mana yang paling bagus untuk diproduksi?" tanya Letisha meminta saran dari sang suami.

Rakash memperhatikan dengan teliti.

"Kamu bisa produksi keduanya," ucap Rakash.

"Benarkah?" tanya Letisha.

"Bukankah jika kamu memproduksi keduanya dan maka kita akan mendapatkan uang lebih banyak karena aku akan membeli keduanya," ucap Rakash.

"Iya juga sih, tetapi apa ini akan lolos seleksi untuk acara pameran dan lelang nanti?" tanya Letisha terlihat tidak percaya diri.

"Seorang desainer itu tidak semua harus berjalan dengan mulus, sudah pasti pernah gagal, ada desainer 5 tahun baru berhasil menciptakan karya yang disukai publik dan juga menjadi bahan lain dan ada juga mungkin sampai saat ini belum memiliki desain yang memikat hati publik, jadi jika kamu gagal dalam seleksi pertama kali, itu bukan satu hal yang harus dipermasalahkan tetapi justru menjadi motivasi untuk kedepannya lebih giat dalam mendesain," jawab Rakash dengan sangat bijak memberikan pengertian pada istrinya.

"Baiklah! Kalau begitu aku akan mengganti desain yang lain dan kali ini desainnya benar-benar akan aku buat serius dan akan langsung diproduksi dan menjadi barang yang juga akan aku ajukan sebagai seleksi," ucap Letisha dengan tegas.

"Baiklah! Kamu bisa lakukan apapun yang kamu mau dan menurut kamu bagus," ucap Rakash membuat Letisha menganggukkan kepala.

*****

Perusahaan Jwell.

Letisha sekarang terlihat mulai memproduksi perhiasan atas karyanya.

"Hmmmm, saya mau di bagian pinggirnya desainnya harus halus agar terlihat lebih rapi," Letisha sejak tadi mulutnya tidak berhenti merocos pada orang yang membantunya untuk mendesain perhiasan tersebut.

"Hey jangan seperti ini? Saya tidak suka jika di bagian tengahnya bahannya terlalu tebal, teksturnya akan terlihat norak," ucap Letisha tidak berhenti protes.

"Letisha!" di tengah-tengah produksi dari perhiasan hasil desain yaitu tiba-tiba seorang wanita menegurnya membuat Letisha menoleh ke arah wanita tersebut dan tak lain itu adalah Maudy.

"Ada apa?" tanya Letisha.

"Kita memiliki dua versi dalam proses produksi desain dari hasil gambar. Kamu bisa mendesain sendiri dan juga bisa meminta bantuan tim produksi, dan sepertinya kamu boleh berbicara sendiri untuk mendesain sesuai dengan keinginan kamu, jadi serahkan ke ruangan sana untuk memproduksi sendiri," ucap Maudy.

"Kenapa kamu jadi mengatur saya? terserah saya ingin menggunakan produksi yang mana. Ini adalah desain pertama saya dan wajar saja jika saya menginginkan hal yang terbaik dan bukankah juga wajar jika saya meminta bantuan kepada orang-orang yang sering memproduksi dan jika tidak berdasarkan pengawasan saya maka hasilnya tidak akan sesuai dengan yang saya desain!" tegas Nafisah meras tersinggung dengan apa yang dikatakan Maudy.

"Saya tidak bermaksud apa- apa Letisha. Hanya saja saat ini Perusahaan harus mengeluarkan produk yang banyak untuk pasar dan jika kamu terlalu banyak permintaan itu sama saja mengganggu waktu orang-orang yang bekerja, saya hanya tidak ingin keberadaan kamu mengulur pekerjaan para karyawan," ucap Maudy.

"Kamu mengatakan bahwa saya mengulur pekerjaan karyawan, hey saya....."

"Ada apa ini?" Letisha tidak jadi mengeluarkan unek-uneknya ketika saat itu juga Rakash datang.

"Ada apa ini?" tanya Rakash.

"Suamiku!" Letisha menghampiri Rakash dengan memeluk lengan Rakash.

"Lihatlah dia, dia melarangku untuk memproduksi desain itu di tempat ini dan menyeruku untuk memproduksi sendiri," Letisha dengan manja mengadu kepada Rakash.

Mata Rakash melihat langsung ke arah Maudy.

"Aku sama sekali tidak bermaksud apa-apa Rakash. Letisha sejak tadi mengganggu banyak karyawan, Perusahaan kita harus mengejar target pengeluaran produk dan belum lagi harus menyiapkan salah satu desain untuk acara pameran nanti, tetapi sejak tadi pagi masalah Letisha tidak berhenti dan tidak ada yang sesuai dengan keinginannya,"

"Aku hanya memberi saran untuk dia memilih memasuki ruang produksi sendiri dan bukankah apa yang diringankan sesuai dengan yang dia mau tanpa harus mengganggu orang lain!" jelas Maudy.

Rakash melihat ke arah istrinya seolah menanyakan apakah benar permasalahan yang terjadi seperti apa yang dikatakan Maudy.

"Ini adalah desain pertamaku dan bukankah wajar jika aku minta bantuan tim produksi. Kamu juga mengatakan seperti itu dan memproduksi sendiri aku pasti masih gugup," ucap Letisha mencari pembelaan.

"Sudahlah, tidak perlu ada keributan. Tim produksi bukan satu dua orang saja. Saya meminta dua orang tim produksi untuk menemani Letisha menyelesaikan desainnya dan selebihnya kalian selesaikan desain masing-masing!" tegas Rakash mengambil langkah untuk kebijakan yang harus diutuskan.

"Maudy, jika menegur seseorang tidak perlu seperti itu. Kamu mengetahui siapa Letisha, dia merupakan istri saya dan dia bukan bekerja di sini. Jadi jika kamu menghargai saya, maka tolong hargai istri saya," ucap Rakash memberi teguran kepada Maudy.

"Maaf, aku tidak bermaksud," ucap Maudy dengan tertunduk malu. Letisha sudah pasti merasa begitu sangat bahagia dan bagaimana tidak. Jika saat ini Rakash benar-benar berpihak kepadanya dengan membela diri.

****

Letisha di depan perusahaan sedang memegang ponselnya.

"Apa dia belum selesai?" Letisha bertanya-tanya melihat ke dalam perusahaan tersebut.

Di tengah-tengah seperti itu tiba-tiba saja Maudy berdiri di sebelahnya dan tidak tahu wanita itu datang dari mana.

"Ada apa?" tanya Letisha merasa tatapan itu terlalu sinis kepadanya.

"Kamu tersinggung dengan apa yang saya katakan tadi?" tanya Maudy.

"Tidak! untuk apa juga aku harus bersih dan aku justru mengungkapkan bahwa kamu memiliki sifat iri kepadaku? Kenapa? apa jangan-jangan kamu menyukai suamiku karena ketika aku melihat pertama kali kamu mengetahui bahwa dia sudah menikah, wajahmu terlihat begitu kaget dan wajahmu juga tidak terlalu suka ketika melihat aku datang ke perusahaan ini," ucap Letisha dengan semua dugaannya.

"Hah!" Maudy mendengarnya tersenyum miring.

"Kamu salah paham dan aku tidak menganggap sama sekali bahwa kamu adalah saingan. Aku hanya tidak suka ketika kamu mengambil seluruh karyawan untuk mengurus suatu desain dan ujung-ujungnya desain itu juga tidak dipamerkan dalam pasaran maupun di perusahaan," tegas Maudy.

"Kau merendahkan diriku seakan-akan aku tidak bisa melakukannya?" tanya Letisha memastikan.

"Bukan merendahkan dan hanya mengatakan apa adanya," jawab Maudy.

Letisha jelas sangat tersinggung dengan ucapan wanita di depannya itu.

"Letisha, aku mendengar dari suamiku bawa ini adalah desain pertamanya seperti yang kamu tegaskan tadi, tetapi kamu harus merepotkan seluruh orang di perusahaan untuk mengurus desainmu dan aku hanya takut semua sia-sia. Jadi jangan pernah beraktivasi apapun itu, karena jelas bahwa desain tidak lebih baik dari apapun!" tegas Maudy.

"Apa maksud wanita ini? dengan apa yang dia katakan sudah jelas bahwa dia tidak menyukaiku," batin Letisha dengan penuh kekesalan.

Bersambung......

...Jangan lupa saya juga memberikan karya terbaru yang berjudul Kesucian Istri Kapten Arrogant. Saya sangat senang membuat cerita belakangan ini dan semoga saja cerita ini disukai para pembaca dan jangan lupa memberikan dukungan like komen subscribe dan vote sebanyak-banyaknya....

...Jangan pernah menabung bab dan bacalah dari bab 1 sampai bab akhir karena setiap bab pasti memiliki kejutan,...

...Salam cinta dari saya Author.........

1
Dew666
💜💜💜💜💜
Alifa Nurdima Nurdima
sukurin si vanila 🤣🤣🤣🤣
Juriah Juriah
emang enak kamu vanilla rasain sukurin makanya jangan dzolim sama lethisa...ya udh nikmati saja gmn rasanya jadi istri ke 4 si Gus gusan itu🤣... lanjut kak semangat 💪🙏
Tamirah Spd
Untuk seorang suami spt Rakhas rasa nya gak cocok untuk mendapatkan pasangan spt Letisha maupun vanila., mereka perempuan' perempuan munafik gak layak jadi pasangan hidup.tapi karena ini di dunia halu apa kata author nya saja mau dibawa kemana cerita ini.
vitrienoor99
kasian banget nasib kamu vanilla, udah menghayal bakalan lebih bahagia dari lethisa, makanya jangan punya sifat iri dengki
Juriah Juriah
tolong lah kak author KLO ngasih nama tokoh utama yg Istiqomah dong misalnya nya nama tokoh lethisa kadang berubah jadi Aluna, Nafisa... trus tokoh Rakash jadi Rafas, Faras yg bener ygn Thor bingung bacanya 🙏
falea sezi
hahahaha kapok
Oma Gavin
Alhamdulillah jadi istri ke 4 orang paham agama sampai ngumpulin istri demi keturunan udah ringan tangan kasar perlakuan nya semoga segera hamil kamu vanila biar kamu lebih disayang adam berdoalah
Oma Gavin
wkwkwk ternyata istri kedua dimadu karena butuh keturunan mampusss kamu 😂
Alifa Nurdima Nurdima
sukurin 🤣🤣🤣🤣
vitrienoor99
🤣🤣 ternyata vanilla dijadikan istri ke empat, makanya vanilla jangan sombong
Dew666
🏆🏆🏆🏆🏆
vitrienoor99
kapok kamu vanila, jangan jangan perempuan perempuan yang bercadar itu istri istrinya agam🤭🤣🤣
falea sezi
lanjut
falea sezi
g suka karakternya kayak. bloon sok.
vitrienoor99
bentar lagi launching rakadh junior ini kalau digempur terus terusan😄😄
vitrienoor99
akhirnya rakash belah duren juga
vitrienoor99
pinter banget jawaban lethisa, biar kapok itu Liana dan vanila
Alifa Nurdima Nurdima
sukurin itu si Liana 🤣 lanjut thoorrrr
Dew666
💎💎💎💎
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!