NovelToon NovelToon
Pewaris Kekuatan Dewa Api

Pewaris Kekuatan Dewa Api

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Harem / Tamat
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Wang Qiu'er

Di benua Xuanyuan yang luas, di mana kekuatan kultivasi menentukan segalanya, keluarga besar Lin menguasai wilayah Selatan dengan gemilang. Lin Feng, putra sulung dari garis keturunan utama, seharusnya menjadi harapan masa depan keluarga. Namun, saat upacara pembukaan dantian di usia 12 tahun, kebenaran kejam terungkap: dantiannya rusak parah sejak lahir, meridiannya tersumbat, dan qi langit & bumi tak mampu mengalir masuk.

Sejak saat itu, julukan "Tuan Muda Sampah" melekat padanya. Saudara-saudara tiri yang iri, tetua keluarga yang kecewa, serta para pelayan yang dulu merendah kini berani menghinanya secara terang-terangan. Tunangannya yang cantik dari sekte terkemuka membatalkan pertunangan dengan alasan "tak layak", dan ayahnya sendiri, Patriark Lin, hanya bisa menghela nafas sambil menatap sedih anaknya.

Namun, takdirnya mulai berubah ketika Lin Feng mewarisi kekuatan Dewa Api.
Bagaimana kisah Lin Feng? Yuk, ikuti kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wang Qiu'er, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Pagi di Kota Kekaisaran Xuan Yuan terasa hidup dengan energi qi yang tebal. Menara Api Surgawi berdiri megah di pusat distrik kultivator, dan dari balkon suite mereka, Lin Feng dan Ye Qingyu bisa melihat kerumunan besar mengalir menuju Plaza Artefak Utama, tempat Pameran Artefak Besar Kekaisaran digelar setiap tahun. Ribuan kultivator dari berbagai sekte, klan, dan bahkan bangsawan kekaisaran berkumpul, mencari harta karun yang bisa mengubah nasib mereka.

Ye Qingyu berdiri di belakang Lin Feng, tubuhnya masih hangat dari malam tadi. Jubah hitamnya sudah rapi, tapi belahan dada sedikit terbuka sengaja, memperlihatkan kulit putih mulus dan belahan kedua puncak kembarnya yang menggoda. Ia memeluk pinggang Lin Feng dari belakang, dagunya bersandar di bahu pria itu.

“Kau siap?” bisiknya, bibirnya menyentuh telinga Lin Feng pelan. “Aku bisa merasakan api mu berdenyut lebih kencang. Apa yang kau incar di pameran ini?”

Lin Feng memutar tubuhnya, menarik Ye Qingyu ke pelukannya. Tangan kanannya langsung merayap ke pinggul gadis itu, meremas lembut tubuh bagian belakangnya montok yang masih terasa kenyal dari malam sebelumnya.

“Aku mencari Kristal Api Primordial,” jawabnya serak. “Artefak yang bisa memperkuat Tungku Api Abadi-ku hingga tahap akhir. Tapi kalau ada yang lebih baik… aku akan ambil semuanya.”

Ye Qingyu tersenyum manja, tangannya menyusup ke dada jubah Lin Feng, membelai otot dada yang keras. “Kalau begitu, aku akan lindungi punggungmu. Dan kalau kau menang besar… malam ini aku akan beri hadiah spesial.”

Lin Feng menciumnya singkat tapi dalam, lidah mereka bertemu sebentar sebelum berpisah. “Jangan godaku terlalu banyak. Nanti aku tarik kau ke gang lagi sebelum masuk pameran.”

Ye Qingyu tertawa kecil, suaranya menggoda. “Janji?”

Mereka turun bersama, berjalan berdampingan seperti pasangan kultivator biasa. Tapi aura mereka api keemasan Lin Feng dan bayangan gelap Ye Qingyu membuat orang-orang di sekitar mundur memberi jalan tanpa sadar.

Plaza Artefak Utama luas seperti lapangan perang, dikelilingi paviliun-paviliun mewah dari berbagai kekuatan besar. Di tengah plaza berdiri panggung utama tempat lelang dimulai. Ribuan orang berkumpul, suara tawar-menawar dan aura qi saling bertabrakan menciptakan tekanan yang mencekam.

Lin Feng dan Ye Qingyu masuk ke area VIP, berkat token yang Lin Feng rampas dari cincin ruang angkasa Klan Huo. Mereka duduk di barisan depan, dekat panggung.

Ye Qingyu menempel erat ke sisi Lin Feng, kakinya yang panjang jenjang menyentuh paha pria itu di bawah meja. Tangan kirinya diam-diam merayap ke paha dalam Lin Feng, membelai pelan melalui kain jubah. “Aku bosan menunggu,” bisiknya sambil menggigit bibir bawah. “Kalau lelangnya lama, aku mau kau sentuh aku di sini… diam-diam.”

Lin Feng menahan desahan kecil, tangannya langsung menangkap pergelangan Ye Qingyu tapi tidak menolak. Jarinya malah menyusup ke balik jubah gadis itu, menyentuh paha mulus yang sudah hangat. “Kau nakal sekali hari ini.”

“Karena kau membuatku begini,” balas Ye Qingyu, matanya berkilau nakal.

Lelang dimulai. Artefak pertama adalah pedang es tingkat surgawi dilelang dengan harga tinggi oleh perwakilan Sekte Bunga Salju yang tersisa. Lin Feng hanya melirik dingin, tidak tertarik.

Artefak kedua: **Cincin Penyimpanan Api Abadi**—bisa menyimpan api murni tanpa hilang. Lin Feng langsung naikkan tawaran. Harga melonjak cepat, tapi akhirnya cincin itu jatuh ke tangannya dengan 500.000 batu roh kelas tinggi.

Ye Qingyu bertepuk tangan pelan di sampingnya, lalu berbisik, “Hadiah pertama. Malam ini aku akan pakai cincin itu… dan tidak pakai apa-apa lagi.”

Lin Feng tersenyum miring, tangannya meremas paha Ye Qingyu lebih kuat di bawah meja, membuat gadis itu menggigit bibir untuk menahan desahan.

Artefak berikutnya membuat seluruh plaza gempar: **Kristal Api Primordial**—batu merah keemasan sebesar kepalan tangan, berdenyut seperti jantung hidup. Penawarannya langsung meledak. Sekte Api Emas, Klan Huo, bahkan perwakilan Istana Kekaisaran ikut bertarung.

Huo Ling’er muncul di barisan VIP seberang plaza, jubah merah darahnya berkibar, matanya langsung tertuju ke Lin Feng. Di sampingnya, ayahnya—Huo Zhan Tian—duduk dengan wajah pucat, dantiannya masih rusak permanen. Huo Ling’er menatap Lin Feng dengan campuran benci dan… hasrat yang tak bisa disembunyikan.

“Lin Feng,” katanya keras dari seberang, suaranya menggema. “Artefak itu milik Klan Huo. Serahkan, atau aku akan buat kau menyesal pernah lahir.”

Lin Feng berdiri pelan, aura api keemasan meledak dari tubuhnya. Seluruh plaza terasa panas mendadak. Ye Qingyu berdiri di sampingnya, bayangan gelap mulai melingkari tubuhnya seperti pelindung.

“Ling’er,” jawab Lin Feng dingin, “kau masih ingat betapa mudahnya aku hancurkan ayahmu? Artefak ini… akan jadi milikku. Dan kalau kau coba ganggu… aku akan bakar kau di depan semua orang.”

Huo Ling’er menggigit bibir, matanya berkilat. Ia bisa melihat Ye Qingyu yang menempel erat di sisi Lin Feng, tangan gadis itu melingkar di pinggang pria itu dengan posesif. Rasa cemburu membara di dadanya, tapi ia tidak bisa bergerak—kekuatan Lin Feng sudah terlalu menakutkan.

Lelang berlanjut. Harga Kristal Api Primordial melonjak hingga 2 juta batu roh. Perwakilan Istana Kekaisaran mundur. Sekte Api Emas kalah. Akhirnya, hanya Lin Feng dan seorang elder misterius dari Klan Bayangan Kuno yang bertahan.

Elder itu tersenyum dingin. “Anak muda, artefak ini bukan untukmu.”

Lin Feng tidak menjawab dengan kata-kata. Ia hanya mengulurkan tangan. Api keemasan meledak dari telapaknya, membentuk tekanan murni yang membuat elder itu terhuyung.

“3 juta,” kata Lin Feng tenang.

Plaza sunyi. Elder itu menghela napas, mundur. Kristal jatuh ke tangan Lin Feng.

Tapi sebelum lelang selesai, suara ledakan terdengar dari luar plaza. Pasukan berjubah hitam menyerbu masuk—pembunuh bayaran dari kekuatan misterius, mata mereka menyala merah karena kutukan api terlarang.

“Lindungi artefak itu!” teriak salah satu pemimpin mereka.

Lin Feng tersenyum dingin. Ia menarik Ye Qingyu ke belakangnya, lalu melangkah maju.

“Qingyu, lindungi dirimu. Ini… akan jadi pesta api pertama kita di kota.”

Ye Qingyu mencium pipi Lin Feng cepat. “Aku di belakangmu. Bakar mereka semua… lalu malam ini, bakar aku lagi.”

Lin Feng tertawa kecil, api keemasan meledak dari seluruh tubuhnya.

Pertarungan di Pameran Artefak Besar… baru saja dimulai.

1
Dian Pravita Sari
gak gaya tamat Curtis ngambang srmua
Dian Pravita Sari
dlogok jarang gak teks aku pules kau smbil. links. gak tanggung jawab jgn hynkejst kontrak yo. lejat reputasi fukl th mana bagian boro konsumen mau aku protes biar do blek. list kmli
Lekat Wahyudi
😍👍👍
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Ceritanya menarik untuk dibaca 👍
Wang Chen: semoga terhibur ya kak
total 1 replies
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Awal cerita sudah bagus 👍
Wang Chen: terimakasih, kak.
total 1 replies
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
mantap
Wang Chen: terimakasih kak
total 1 replies
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
ok
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
Mulai baca
Wang Chen: selamat membaca kak
total 1 replies
Wang Chen
Jika suka dengan karya ini, jangan lupa kasih like, comment, share, subscribe, dan follow ya hehe
Wang Chen
bantu likom ya gess
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!