Radit, seorang pemuda yang dikhianati dan dipandang rendah, mendadak mendapatkan sistem misterius yang mengubah nasibnya. Dari mahasiswa biasa, kini bangkit menjadi sosok bertopeng putih yang bengis. Seluruh kekuatan, duniah bawah, dan kejayaan diraihnya.
Di tengah puncak, ia kembali menemukan arti hidup melalui cintanya pada Rania. Namun, tragedi kampus merenggut segalanya. Amarah dan dendam bangkit kembali menghancurkan dunia.
Setelahnya pembalasan tersebut, Radit memulai hidup baru dan meninggalkan segalanya hanya demi satu hal. Dirinya yang kuat dan menemukan kembali cintanya yang hilang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aprilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22
" Kita akan membahas perubahan arus investasi dan... Sosok misterius yang di sebut topeng putih itu. "
Beberapa hadirin saling pandang. Nama itu telah menyebar terlalu cepat terlalu sunyi, dan terlalu dalam. Pintu aula terbuka.
TAP.... TAP.... TAP....
Langkah kaki bergema, seorang pria berjubah hitam melangkah masuk dengan tenang. Wajah nya ter tutup topeng putih polos. Suasana langsung berubah.
Tekanan? Tidak ada.
Aura? Tidak terasa.
Namun justru karena itu lah, seluruh aula menjadi senyap.
" Dia datang.... " Bisik seseorang.
Ketua Diandra mengangkat tangan, menghentikan reaksi berlebihan. Tatapan nya tajam, penuh wibawa seorang pengusaha kelas satu.
" Wilayah barat menyambut tamu. " Kata nya.
" Topeng putih, kau berani hadir di pertemuan yang di selenggara kan keluarga kelas satu. Sebut kan tujuan mu. "
Topeng putih berhenti di tengah aula.
Di balik topeng....
[ SISTEM AKTIF ]
Mode topeng putih : AKTIF
Ranah pengguna : TERSEMBUNYI TOTAL.
Otoritas deteksi keluarga kelas satu : DI TOLAK.
" Aku datang sebagai pembisnis. " Jawab nya datar.
" Bukan sebagai musuh. "
Beberapa orang tertawa kecil, namun cepat terdiam ketika menyadari satu hal. .. Tidak satu pun dari mereka bisa membaca ke kuatan sosok ini.
" Kau pikir kami akan percaya begitu saja ? " Ujar perwakilan keluarga Helior, dengan suara dingin. " Nama perusahaan, Modal. "
Topeng putih mengangkat satu map tipis dan meletak kan nya di meja utama.
" PT. AR RADITYA PUTRA. " Ucap nya singkat.
Nama itu membuat beberapa wilayah berubah.
" Perusahaan investasi bayangan. "
" Modal muncul tiba tiba di empat wilayah.... "
" Pusat nya... Wilayah barat."
Ketua Diandra menyipit kan mata. " Jadi kaulah di balik nya. "
" Aku hanya perwakilan. " Jawab topeng putih tenang.
"Namun setiap angka, setiap keputusan. .. Melewati tangan ku. "
Suasana semakin menegang.
" Lalu apa mau mu? " Tanya seorang tetua keluarga kelas satu lain. " Wilayah Barat bukan tempat ber main keluarga kelas dua. "
Topeng putih menggeleng pelan.
" Aku tidak datang untuk bermain. " Kata nya.
" Aku datang untuk bermitra. "
Ia menekan satu tombol di meja. Layar besar menyala, menampil kan grafik dan aliran dana.
" Dalam tiga bulan. " Lanjut nga.
" PT. AR ADITYA PUTRA Mampu mengendali kan dua puluh persen arus investasi lintas wilayah. "
Desahan tertahan terdengar.
" Dan aku menawarkan..... "
" Akses. "
Ketua Diandra berdiri. Tekanan ranah master akhir di lepas kan sejenak . .. Cukup untuk menguji. Namun hasil nya sama, Kosong! Seolah topeng putih tidak berada di ranah mana pun.
" Kau sosok berbahaya. " Ujar Diandra pelan.
" Bisnis sebesar ini.... Tanpa Ranah yang bisa kami baca. "
Topeng putih menatap nya .
" Ketidak pastian. " Kata nya.
" Adalah bentuk kekuatan paling mahal. "
Hening panjang menyelimuti aula. Akhir nya Diandra tersenyum tipis. Senyum seorang predator yang menemukan lawan setara.
" Baik. '' kata nya.
" Wilayah barat mengakui kehadiran mu. "
Namun tatapan nya mengeras.
" Namun ingat ... Jika kau berkhianat, bahkan bayangan pun akan kami bakar. "
Topeng putih mengangguk sekali.
" Aku tidak berkhianat. " Jawab nya.
" Aku hanya memilih pihak yang menguntung kan. "
Ia ber balik dan melangkah pergi. Saat pintu tertutup salah satu tetua berbisik dengan suara gemetar.
" Dia... Bukan keluarga kelas duan. "
Ketua Diandra menatap pintu lama.
" Bukan juga kelas satu. " Gumam nya.
"Dia sesuatu yang lain "
Di luar gedung topeng putih berhenti sejenak. Dan jauh di dalam diri nya api yang sama masih menyala... Api yang ber nama Radit.
Malam turun perlahan di kota Barat. Lampu- lampu gedung kampus satu per satu padam. Setelah mengantar Rania pulang , Radit kembali ke apartemen nya yang sederhana , tempat yang selama ini ia gunakan sebagai titik aman, jauh dari mata keluarga besar.
Pintu tertutup. Keheningan menyelimuti ruangan. Radit duduk bersila di tengah ruang tamu. Tirai di tutup rapat, segel isolasi energi yang ia pasang aktif sepenuh nya. Jika ada kultivator, tingkat tinggi lewat sekalipun , mereka akan merasakan ruangan kosong.
Baru lah ia membuka mata nya. " Sistem." Ucap nya tenang.
\[ Sistem aktif.\]
Status : Stabil.
Kondisi mental : Optimal.
Hadiah tersembunyi tersedia . Apakah anda ingin membuka nya ?
Radit mengangguk pelan.
" Buka."
Udara di depan nya ber getar. Sebuah panel cahaya muncul, di ikuti oleh sebuah kartu hitam ke emasan yang melayang perlahan. Permukaan nya di penuhi simbol - simbol kuno yang terus berubah, seolah hidup.
[ Hadiah Tersembunyi Terbuka.]
Nama kartu : Kenaikan Ranah .
Tingkat : Grandmaster Awal.
Syarat : Jiwa stabil, Fondasi sempurna.
Status : Terpenuhi.
Alis Radit sedikit terangkat.
" Langsung Grandmaster awal ?" Ia tahu betul apa arti Ranah itu.
Di antara keluarga kelas dua. Grandmaster awal cukup untuk menjadi pilar utama. Bahkan di keluarga kelas satu, itu bukan ranah yang bisa di remeh kan.
Dan sistem memberikan nya... Bukan karena pertarungan , bukan karena pembunuhan. Melain kan karena ketenangan Jiwa.
" Gunakan.". Ucap Radit tanpa ragu.
Kartu itu pecah menjadi cahaya emas pekat... Detik berikutnya....
BOMM ... !!!!
Energi murni membanjiri tubuh Radit. Tulang - tulang nya ber getar . Meridian nya Ter buka paksa, namun tanpa rasa sakit . Setiap sel seolah di bongkar dan di susun ulang menjadi versi yang lebih sempurna.
Aura Radit melonjak. Jika bukan karena segel ruangan, getaran itu bisa di rasakan hingga beberapa kilometer .
Di dalam lautan ke sadaran nya. Sebuah gerbang raksasa terbuka. Dan akhir nya....
GRANDMASTER AWAL
Radit membuka mata. Sorotan nya lebih dalam, lebih tajam... Namun justru terasa lebih tenang. Aura yang keluar bukan menekan, Melain kan seperti samudra yang sunyi namun tak berdasar.
\[ Kenaikan ranah berhasil .\]
Ranah saat ini : GRANDMASTER AWAL.
Sinkronisasi sistem : 78%
Bonus pasif :
- Kontrol aura sempurna.
- Penekanan ranah otomatis.
- Ketahanan jiwa tingkat tinggi.
Radit menghela napas panjang.
"Jadi ini lah Grandmaster ."
Ia mengepal kan tangan.
Udara di sekitar nya terlipat, lalu kembali normal. Semua terjadi tanpa ledakan, tanpa suara. Jika aku mau... Keluarga kelas dua bisa runtuh hanya dengan satu langkah.
Namun wajah Radit tetap datar. Ia berdiri, jalan ke jendela, menatap kota yang ter tidur. Di pikiran nya, wajah Rania terlintas.
" Aku tidak boleh gegabah. "
Karena sekarang.... Setiap langkah bisa mengguncang keseimbangan dunia. Di kejauhan , di sebuah kediaman keluarga kelas satu.... Seorang tetua tiba tiba membuka mata.
" Aura itu... " Gumam nya, wajah nya serius.
" Grandmaster awal.. Dan usia nya masih muda. "
Di tempat lain , sebuah sosok ber topeng putih berdiri di atap gedung. Seolah - olah dia menyatu dengan bayangan malam. Tak ada yang tahu. Radit telah melangkah ke ranah yang seharus nya belum ia capai.
Dan mulai malam itu... Papan permainan benar benar mulai berubah.
Pagi kembali menyapa universitas, langit yang cerah, angin sejuk berembus di antara gedung gedung fakultas. Para mahasiswa datang dengan wajah mengantuk, sebagian lain sibuk membicara kan tugas dan ujian tengah semester.
Bersambung......
lanjut kk, tetap semangat ya. saran aja sih, kalau ada waktu, sebelum lempar up, sebaiknya swasunting dulu, biar nggak terlalu banyak typo. 😊🙏🙏
ada beberapa typo ya thor, kalau sempet, ayo kita revisi. 💪
ceritanya bagus Thor, langsung subscribe, satu vote, dan dua iklan, untukmu. 😊.
ayo kita saling mendukung ya😊