NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Paman Suamiku

Terjerat Cinta Paman Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Saling selingkuh / Cinta Terlarang / Menikah dengan Kerabat Mantan / Penyesalan Suami
Popularitas:11.8k
Nilai: 5
Nama Author: FT.Zira

"Ketika cinta datang disituasi yang salah"

Rieta Ervina tidak pernah menyangka, jika keputusannya untuk bekerja pada Arlan Avalon, pria yang menjadi paman dari suaminya justru membuat ia terjebak dalam lingkaran cinta yang seharusnya tidak ia masuki.

Pernikahan tanpa cinta yang awalnya ia terima setulus hati berubah menjadi perlawanan saat Rieta menyaksikan sendiri perselingkuhan suaminya bersama wanita yang menjadi rekan kerjanya. Dan di saat yang sama, paman dari suaminya justru menyatakan peraasaannya pada Rieta.

"Cinta ini adalah cinta yang salah, tapi aku tidak peduli." Arlan.

Apa yang akan Rieta lakukan setelahnya? Akankah ia menerima cinta yang datang? Atau tetap bertahan pada pernikahan bersama suami yang sudah mengkhianati dirinya?

Ikuti kisah mereka...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FT.Zira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22.

Acara pesta yang harusnya dihiasai dengan suka cita, nyatanya tidak dirasakan Evan saat netranya menangkap sosok penuh Rieta yang berjalan bersama Arlan di sampingnya. Gaun malam berwarna biru yang Rieta kenakan sangat serasi dengan setelan jas abu gelap yang Arlan kenakan berhasil menarik perhatian semua tamu yang hadir dalam acara pesta.

Hati Evan memanas tanpa ia minta, kedua tangannya terkepal di sisi tubuhnya, rahangnya mengeras menahan amarah. Tetapi ia tidak bisa mendekat di bawah tatapan semua orang. Di lubuk hatinya, ia baru menyadari, Rieta adalah sosok sempurna seorang istri. Wanita itu bahkan mampu bersikap dewasa diusia dini, memberikan perhatian padanya, menjalankan tugasnya layaknya seorang istri, dan sialnya ia mengabaikan semua itu.

Dan sekarang ia menyesal?

Ya, untuk pertama kalinya, Evan menepis tangan Rihana yang bergelayut manja di lengannya, matanya terus terpaku pada Rieta yang berjalan dengan begitu tenang di samping Arlan.

"Lihat! Tuan Avalon datang bersama sekretaris barunya."

"Ternyata sesuai rumor, sekretaris baru Tuan Avalon kali ini masih sangat muda dan cantik."

"Aku merasa mereka serasi sekali."

"Lihat saja, Tuan Avalon yang biasanya anti disentuh, sekarang malah membiarkan sekretaris baru menggandengnya."

Suara bisik-bisik yang masuk ke dalam pendengaran Evan membuat hatinya kian memanas. Rasa tidak rela yang sebelumnya selalu ia tepis kini menggerogoti hatinya tanpa sisa. Dan bagaimana reaksi Evan terhadap Rieta tak lepas dari perhatian Rihana.

"Aku tidak akan membiarkan kamu berpaling dariku setelah semua yang sudah aku lakukan untukmu, Evan," Rihana berkata dalam hati dengan kedua tangan terkepal, netranya tertuju pada Rieta dengan sorot kebencian. Benaknya mulai menyusun rencana untuk menjatuhkan tanpa usaha besar, dan ia tahu cara apa yang bisa digunakan.

Sementara itu, di saat Rihana dan Evan bergelut dengan pikiran mereka sendiri, Rieta justru tampak begitu tenang berdiri di sisi Arlan, tersenyum menawan pada semua relasi bisnis Arlan yang datang mendekat untuk menyapa, menjawab pertanyaan dengan gerakan begitu anggun, yang praktis membakar hati Evan saat itu juga. Setiap senyum itu, gestur lembut itu, tidak pernah lagi Evan lihat sejak ia pulang dengan pakaian bernoda lipstik malam itu.

Dan acara pesta pun di mulai.

Di tengah kesibukan pesta yang sedang berlangsung, tepatnya ketika obrolan ringan tengah mengalir antara Arlan bersama relasi bisnisnya, seorang pelayan mendekati tempat di mana Rieta dan Arlan berdiri, menawarkan minuman pada keduanya dan berlalu pergi setelah mereka berdua mengambil gelas masing-masing.

"Rie..."

Merasa namanya dipanggil, Rieta menoleh, hanya untuk menemukan sosok penuh Rihana tersenyum hangat padanya.

"Kamu terlihat sangat cantik malam ini, Rie," puji Rihana.

Arlan yang berada di samping Rieta menoleh, menaikkan alis singkat, dan kembali berbalik menghadap para relasi bisnisnya.

"Kakak juga terlihat sangat cantik," Rieta balas memuji, netranya memindai penampilan Rihana dari atas sampai bawah.

Seksi.

Satu kata itu terngiang, dan Evan menggunakan satu kata itu untuk memuji Rihana

Kilasan saat melihat wanita di depannya di toko kala itu tiba-tiba melintas. Suara desahan pelan dari Rihana sempat memenuhi pikirannya, tetapi segera ia tepis mengingat suaminya justru menanggapinya dengan senang hati. Dia sudah memiliki istri, tetapi memilih menyentuh wanita lain.

Meski ia juga tahu, mereka tidak mungkin melakukan hal tidak pantas di ruang ganti, tetapi dari suara Rihana yang ia dengar, ia yakin keduanya pergi ke hotel setelah keluar dari toko itu.

Rihana tersenyum. "Gaun milikmu terlihat indah, di mana kamu membelinya?"

Rieta balas tersenyum, memberikan jawaban jujur yang membuat kedua mata Rihana melebar singkat. "Benarkah? Aku juga membeli di toko itu. Tapi yang aku tahu, harga gaun di toko itu memiliki harga fantastis."

Siratan dari kalimat yang Rihana ucapkan segera Rieta tangkap. Rihana ingin mengorek informasi dari mana uang yang gunakan untuk membeli gaun. Hal yang justru membuat Rieta bisa menyimpulkan jawaban dari pertanyaan yang selama ini ia pendam.

"Tidak juga." Rieta menjawab tenang, menyesap minuman dari gelas di tangannya. "Aku mendapatkan tawaran harga yang sangat bagus dari toko untuk gaun ini. Justru gaun kakak-lah yang terlihat sangat indah."

"Kekasihku yang membelikannya," jawab Rihana dengan nada bangga.

Binggo!

Pengakuan itulah yang Rieta butuhkan. Setidaknya, setelah ini ia bisa memutuskan apa yang akan ia lakukan setelahnya meski tuntutan hutang budi itu masih memberatkan hatinya.

"Sepertinya kakak memiliki kekasih yang sangat mencintai Kakak," Rieta berkomentar.

"Tentu saja. Dia sangat mencintaiku, selalu membelikan semua yang aku inginkan, selalu ada di saat aku membutuhkannya, rela meninggalkan kesibukannya hanya untukku, dan masih banyak hal lain yang dia lakukan untukku," jawab Rihana.

"Kakak sangat beruntung," Rieta berkomentar, menutupi getir yang hatinya rasakan.

"Bukankah kamu juga sama? Kamu beruntung," balas Rihana.

Rieta kembali menyesap minumannya, tanpa menyadari Rihana melirik gelas di tangannya dengan senyum samar. Dalam gerakan nyaris tak terlihat, Rihana juga melirik ke arah Arlan yang tengah menenggak minuman di gelasnya dalam satu kali napas, menumbuhkan senyum puas di bibirnya.

Dan tak membutuhkan waktu lama, Arlan mulai menunjukkan reaksi yang Rihana harapkan.

"Rie," Rihana memanggil pelan.

"Ya?"

"Tuan Avalon tampaknya tidak baik-baik saja," bisik Rihana.

Rieta menoleh, dan benar saja, Arlan bergerak tidak nyaman, meletakkan gelas di tangannya ke nampan pelayan yang lewat, kemudian melonggarkan dasinya seolah suhu panas dalam ruangan pesta meningkat.

"Aku akan memeriksanya sebentar," ucap Rieta, menutupi rasa khawatirnya di balik sikap tenang yang ia tunjukkan pada Rihana.

Rihana hanya mengangguk, mengamati Rieta memegangi lengan Arlan, dan melihat Rieta membawa Arlan menjauh dari kerumunan pesta.

"Saatnya membuat pertunjukan."

. . . .

. . . .

To be continued..

..

Duhhhh.... Maaf yaa sahabat pembaca semua...😫😫

hari minggu udah gak up, sekarang up nya telat.. Kerjaan Author gak bisa ditinggal.🤧🤧🤧

Jangan pada kabur yakk... Hidup Author sepi tanpa kalian... Hikss🥲🥲😭

1
Dewi Payang
Si paman gak may kalah sama Wvan di sebelah🙈
Dewi Payang
Jedag jedug nih si Re dengar🤭
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
ini juga ngapain nyosor duluan🤣
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
astaga🙄🙄🙄 gak tau tempat banget ya🤣🤣🤣 astagfirullaaaah
〈⎳ FT. Zira: /Shhh//Shhh//Shhh/
total 1 replies
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
ayo mau ngapain ke hotel
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
ketahuan kan🙄🙄
Zhu Yun💫
Aku ngarepnya adegan panas mereka bukan karena obat malah, biar lebih alami perselingkuhannya, bukan karena salah satu melakukannya karena paksaan 🤭🤣🤣🤣✌️
〈⎳ FT. Zira: oiiik/Curse//Curse//Curse//Curse/
total 9 replies
Zhu Yun💫
Bilang saja kamu yang ingin dimakan 😅😅😅
〈⎳ FT. Zira: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Zhu Yun💫
Obat nganu 🤣🤣🤣
Zhu Yun💫
Masukkan aja kedalam troli dan dorong, Rie 🤣🤣🤣
〈⎳ FT. Zira: ide bagus
total 1 replies
Zenun
malah memberi keuntungan Buat si paman😁
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: lha iyo, mlh si paman dapat apem legit, si evan gigit jari, salah sendiri milih kue bolong🤭🤭🤭, kaboooorrrr
total 2 replies
j4v4n3s w0m3n
lalalal kelicikan yg udah biasa di lakukan sama ulat.bulu yg suka menaruh seauatu di minuman orang...ya biarunlah rieta tidur sama.arlan bagus malahan jd gak sama evan udah terlalu sakit rieta sama evan
〈⎳ FT. Zira: /Facepalm//Facepalm/
total 3 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat , semoga tfk kejadian arlan dan reta , takut kalau dividio orang tak bertanggung jwb itu
〈⎳ FT. Zira: anuu pokoknya kak🤭🤭
total 1 replies
Dewi Payang
Udah Re, tueuti aja si bos, biar kamu tampil beda nanti, Eihana mah lewat, dah tuir, ups🤭🤭🤭🤭🤭🤭
Dewi Payang
Ini modus ya kan paman.....🙈
Dewi Payang
Sepeduli itu si Paman....
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
gk usah sungkan rie, ambil aja. si paman itu punya lumbung duit kok🤭
〈⎳ FT. Zira: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
yes, that's a good idea
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
caritahu dong🧐
〈⎳ FT. Zira: harusss
total 1 replies
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
kamu cuma belum tahu aja🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!