NovelToon NovelToon
KOK

KOK

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Time Travel / Epik Petualangan / Kutukan
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mbak Bashi

SEMUA GARA-GARA PARIJI

Ini Novel harusnya horor, tapi kenapa malah komedi, saya yang nulis juga bingung, tapi pasti hororlah.

KOK dengan huruf yang terbalik, ya semua serba terbalik di dalam novel ini, tidak ada yang sesuai dengan semestinya, dan jangan berpikir dengan nalar, karena nggak akan masuk di otak kita.

Jangan dipikir dengan otak normal, karena akan bikin kram otak.

kebalikan adalah keasikan, ingat baliklah hidup kalian agar mengalami sesuatu yang luar biasa!



KOK,
Kalok dibilang time travel kok rasanya nggak jugak, tapi ada yang hilang dan bertambah di dalam diriku.

KOK gini rasanya, KOK aku ada disini, KOK aku diginiin, KOK aku harus ada di sini, KOK sakit gini, KOK KOK KOK KOK semua harus KOK.

Jangan takot, gitu kata orang yang aku temui, tapi KOK rasanya takot tapi enak dan menyenangkan..

Itulah KOK yang dibalik

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Bashi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. KOK GILA GINI!

“Astaga ini kan pak Ruslan!”

Bagian hidung keatas memang belum bersih benar dari tanah, tapi sudah jelas yang ada di depanku ini dosenku pak Ruslan.

Mayat dengan mata terpejam dan….. Yang mengerikan adalah sebuah kuntila raksasa yang masuk hingga ke mulutnya, itu benar-benar dosenku.

Aku mulai nderedeg, tanganku bergetar ketika membersihkan sisa tanah yang ada di wajah pak Ruslan, aku sampai nggak kepikiran siapa yang mengajar kami di kampus apabila mayat pak Ruslan ada disini.

“Ji, liaten itu yang ada di dalam mulut pak Ruslan, bukankah itu juga kuntila seperti punyak ente itu?” gumam Celenk pelan

“Iya Lenk, tapi kuntilanya masuk hingga ke mulutnya”

“Kalok ini mayat pak Ruslan, lalu yang ngajar kita itu siapa JI?”

“Yah memang itu mayat Ruslan anak-anak, ayo sekarang bersihkan bagian wajahnya hingga benar-benar bersih”

“Ayo cepat jangan ngobrol aja..... bersihkan dia nak” bentak mbah Wito

“Duuh, akuh udah nggak tahan!......Nanti kita pulang ke rumah ya ganteng” gumam mbah Wito tiba-tiba dengan nada suara yang endel

Eh lhadalah, kok ada kalimat mengerikan yang keluar dari mulut mbah Wito, yancok aku kok merasa ada yang nggak beres disini.

Nggak beresnya bertubi-tubi, sekarang makin nggak karuan nggak beresnya, aku rasanya wis pasrah dengan keadaan yang ada sekarang.

Kulihat Celenk, ternyata dia kayaknya juga merasakan ada yang janggal dengan kalimat yang barusan diucapkan oleh mbah Wito.

“Tapi mbah…..”

“Sudah jangan banyak tanya nak, nanti mbah akan ceritakan apa yang terjadi di dengan Ruslan, tapi kalau mbah nggak males cerita ya hihihih!”

“Eh mbah…..kok gitu” potong celenk

“Apanya sih yang gitu hihihihih, emang kamuh ciapah hihihihi” jawab mbah Wito

Yancok, cara bicara mbah Wito kok jadi aneh gini, agak endel ethes gitu cara dia tadi barusan bicara yang diakhiri dengan tertawanya yang agak gimana gitu.

Sepertinya Celenk juga merasa aneh dengan cara mbah Wito bicara barusan, tapi ya sudah tetap saja kami ikuti cara permainan ini saja.

Aku sudah tidak takut dan nggak ndredeg lagi, kuanggap mayat yang ada di depanku ini adalah patung pak Ruslan, dan kuanggap mbah Wito ini orang yang mungkin kurang waras.

Aku berdiri untuk melemaskan kakiku yang pegal karena dari tadi jongkok….

“Dik Pariji, nanti kalau wajah Ruslan sudah bersih, tolong ujung kelamin dik Pariji usapkan ke wajah Ruslan yach…” bisik mbah Wito di telingaku

Yancoook, onok opo maneh iki, kenapa aku kok dipanggil dik, tapi aku diam saja….. Aku nggak jawab apa yang barusan dikatakan mbah Wito, tapi yang pasti orang tua ini makin aneh saja.

Makin gila aja orang tua ini, rasanya geli sekali dengar suara lakik yang berbisik di telingaku, rasanya asyu sekali.

Tanah yang mengotori wajah Ruslan sudah bersih, tinggal beberapa lagi yang tersisa di keningnya. Tapi yang kami bersihkan kan hanya bagian depannya saja, untuk bagian kepala belakang pasti masih kotor.

Tinggal si celenk yang masih membersihkan sisa tanah yang ada di rambutnya pak Ruslan.

“YANCOOOK AAAAAAAHHHH!” teriak Celenk tiba-tiba

“MATAMNYA… MATANYA PAK RUSLAN!” teriak Celenk yang terjengkang ke belakang

Darahku rasanya berhenti ketika kulihat mata pak Ruslan terbuka lebar seperti melotot.

“Udah minggir kalian sanah!, sekarang biarkan embah saja yang urus, Ruslan sudah datang, kalian minggir dulu ajah”

“Saat ini biar mbah aja yang ambil alih, nanti tugas kalian adalah menggandeng Ruslan, di kanan kiri kalian paham!”

“Kamu nak Pariji, nanti mbah kasih tanda apabila mbah butuh bantuanmu”

“Sementara mbah akan atur agar Ruslan tetap ada disini dulu” suara mbah Wito terdengar lebih tegas daripada yang endel dan ethes tadi

“Maksudnya gimana mbah?” tanya Celenk

“Jangan banyak tanya nak Celenk!” bentak mbah Wito tiba-tiba

Aku mundur beberapa langkah, begitu juga Celenk yang agak menjauh dari lubang yang berisi mayat Ruslan yang melotot matanya.

Mbah Wito berjalan mendekati lubang dangkal yang berisi mayat dosen kami si Ruslan, kemudian dia menoleh kepada kami dan memberi tanda dengan mengibaskan tangannya, sepertinya dia menyuruh kami untuk menjauh.

Aku nggak tau apa yang dilakukan mbah Wito, tapi dari sudut netraku aku bisa melihat kegiatan seperti orang yang sedang bercumbu.

Aku merasa bahwa bahaya sekarang sedang merayap, yang aku tau adalah mayat si Ruslan entah sudah hidup atau apalah namanya, tapi yang pasti aku merasa hidupku akan berakhir kalau tidak segera pergi dari sini.

Kukasih tanda si Celenk agar kita mundur lebih jauh dari mbah Wito yang entah sedang apa dengan mayat Ruslan.

Kami berdua semakin jauh jaraknya dengan mbah Wito yang sepertinya masih sibuk bercumbu dengan Ruslan.

“Ssssstttttt kalian kemari cepat” bisik sebuah suara yang berasal dari belakang kami

“Tak butak, awakmu dengar nggak tadi ada yang manggil kita dari belakang?”

“Iyo Lenk aku  dengar… tapi aku nggak berani noleh ke belakang Lenk”

1
Yuli a
loh kok jadi horor mbak.... kayak ada serem-seremnya nih...duh... suasananya jadi Maghrib kan ....padahal subuh..../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Yuli a
berat banget perjuangan kalian itu ya....😪
Yuli a: oh.... njenengan tinggal Nang Semarang..???
Mbak Bashi: laah podo... saya nggak pulang ke surabaya, wis di semarang wae.. duite wis kanggo sekolahe anak hihihihi
total 4 replies
Yuli a
hiiiiiiiii serem juga ya... itu bumbu mungkin yang baunya sama kayak diruangan Ruslan...🤣🤣🤣🤪
jadi benar Ruslan itu mayat yang suka ditusuk sama Mbah siapa itu ya... pas dikuburkan pariji sama celeng gali mayat ternyata Ruslan....
Yuli a: iya.. emang ada nama Wito... tapi lupa sih...😂
Mbak Bashi: nah udah mulai bisa ditebak kan mbakyu.... coba diingat ingat nama Wito. heheheheh
total 2 replies
Yuli a
asbaknya ternyata ada ditaman depan kamar Hendrik.. ini si Hendrik tanda2 awal mula kayak fariji kan ya.... pertama kuntila hilang... nanti menggede...
Yuli a
makin kesini udah ada titik temu ya.... sedikit demi sedikit udah mulai terkuak... misteri perkuntila yang sangat rumit.. 😂😂
Yuli a: aku sebenarnya juga nggak tau apa itu kuntila mbk.... 😂😂😂 ngikut2 aja bahasa yang dinovelnya.../Doubt//Doubt/
#pura-puranggaktauaja...
Mbak Bashi: perkuntilaan itu artinya banyak kuntila berdendang gitu ya mbakyuuu
total 2 replies
Yuli a
kasihan Budi... udah mau subuh tapi masih dihutan.... dan paginya langsung jagain warung kopi... pasti lelah letih lesu lunglai.... tambah nguuuantuk banget..../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Yuli a: baik sekali...😂
Mbak Bashi: budi baek hati
total 2 replies
Yuli a
hayo loo.... Hendrik udah mengalami apa aja selama ini...????
Yuli a
jangan-jangan Jatmiko ini tubuhnya pariji..../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Yuli a
ya ampun... kira-kira kecebur nggak nih.... kok ada-ada saja ya ... jalan rusak kayak gitu nggak diperbaiki . padahal dana desa besar Lo....😂😂😂
Yuli a: 😂😂😂😂 sebenarnya sabung ayam dll kayak gitu ngasilin duit Nggak sih .. kok perasaan pada suka banget ...
Mbak Bashi: duuuh dana desanya buat pengamanan sambung ayam kak
total 2 replies
Yuli a
loh kok jadi aneh ya... kira-kira muka siapa yang dipake pariji... apakah muka si Wito ya...🤣🤣🤣 apa Burhan.../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Al Fatih
Dan akhirnya qta pun akan liat wajahnya pariji 😅
Yuli a
tragis banget kematian parijik..
ini mungkin pas parijik tiba-tiba di bak sampah itu kali ya... yang bauknya minta ampun... tapi kok bisa pindah-pindah tubuh begitu ya...
Al Fatih
Apa jiwa mereka berpindah tubuh yaa Kaka
Mbak Bashi: ho'oh igh, tenan ogh saya memang nggak suka sama pariji, mengko kapan-kapan tak aplod fotone deh.
mangkelke bocahe kui yancok kok
Al Fatih: manut wae aq mbak,, kayaknya jenengan memang ad dendam pribadi sama si pariji ini🤣. Jadi uripe pariji sudah kayak nano2 rasane 😄
total 5 replies
Yuli a
harusnya kalau mau ngasih ya tadi to setelah kamu selesai bungkus lagi . nasi Padang kan harus buru-buru dimakan. karena kalau kelamaan Nggak enak ji...
Yuli a: ya ampun., jahat banget...🤣🤣🤣🤣
Mbak Bashi: ben keracunan rencanaku mbak.. tapi ora sido, mesake
total 2 replies
Yuli a
ya ampun... mungkin dia bukan parijik...🤣🤣🤣
Yuli a
lanjut kk,
Yuli a
oh... pariji udah meninggal...
dan juga tu jiwanya yang berpetualang kemana-mana gitu... kasihan...🥺🥺🥺
Yuli a: ya mungkin... bisa jadi...
makin dijelaskan kok makin puyeng...🤣🤣🤣 pura-pura ngerti aja lah.../Facepalm/
Mbak Bashi: nganu mbak, cerita ini berhubugan dengan dunia pararel yang saling bertautan. banyak perubahan akibat dari aktifitas yang bertentangan antara satu dan lainya.

mungkin gitu ya penjelasanya mbakyu....
total 4 replies
Yuli a
aha.... aku tau... mungkin kamu disuruh bawa tu asbak... makanya kamu dibawa kesitu lagi.. kesitu lagi...
Yuli a: jadi bisa....🤣🤣🤣🤣
Mbak Bashi: HIHIHIHHI BISA JADI MBAK YU
total 2 replies
Yuli a
piye to...??? nggak jelas amat ji.....
Yuli a: 🤣🤣🤣 emang beneran to mbk yu... kecubung bisa gawe mendem...???
Mbak Bashi: semakin kesini semakin nggak jelas mbakyu, semakin buram dan semakin penuh dengan ilusi.
apa si Pariji itu lagi mendem kecubung ya mbak?
total 2 replies
Yuli a
ya ampun... makin kesana kok makin kesini...🤣🤣🤣🤣 bingung sendiri mau komen apa ji.../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Yuli a: penyegaran tu es buah mbk... seger.....🍨
Mbak Bashi: nggak papa mbakyuuuu, bingung itu awal dari penyegaran
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!