Alya Nimas
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alya Nimas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode.22
Sesampainya di Rumah Hana langsung menuju kamarnya.Saat itu ada Nyonya Farida yang berada di Dapur,Hana berjalan menghampiri Nyonya Farida.
"Mama!" ujar Hana.
"Eh Hana! Udah pulang kamu nak?" ucap Nyonya Farida.
"Iya udah ma! Mama lagi ngapain ma?" balas Hana.
"Lagi bikin susu nak buat kakak kamu!" kata Nyonya Farida.
"Oh kak Heni udah pulang ma?" tanya Hana.
"Udah nak,sekarang dia lagi istirahat di Kamarnya!" jawab Nyonya Farida.
"Kalau begitu Hana ke Kamar kak Heni dulu ya!" ucap Hana.
"Iya sayang!" kata Nyonya Farida.
Hana langsung bergegas naik melalui tangga yang ada di Rumahnya dan berjalan menuju Kamar Heni.Sesampainya di Kamar Heni,Hana langsung masuk.Hana melihat Heni yang sedang terbaring lemas di Ranjangnya.
"Kak!" ucap Hana sambil memegang tangan Heni.Heni terbangun saat Hana memanggilnya.
"Eh lo Han! Udah pulang sekolahnya?" balas Heni.
"Udah kak! Gimana keadaan lo udah enakkan belum?" kata Hana.
"Alhamdulillah gw udah enakkan Han!" balas Hana.
"Syukurlah kalau begitu,lo cepat sembuh ya biar kita bisa sekolah bareng!" ujar Hana sambil tersenyum.
"Iya Han!" balas Heni sambil membalas senyuman Hana.
Tiba-tiba Nyonya Farida datang membawa dua gelas susu.
"Hana,Heni! Ini mama buatkan susu buat kalian!" ujar Nyonya Farida sambil memberikan gelas susu kepada Hana dan Heni.
"Makasih mama!" ucap Hana.
Hana dan Heni pun minum susu buatan Nyonya Farida.
"Hana ke Kamar dulu ya!"
"Iya sayang!" ucap Nyonya Farida.
"Cepat sembuh ya kak!" kata Hana sambil mencium kening kakaknya.
Lalu Hana pun pergi meninggalkan kamar Heni dan berjalan menuju kamarnya.Saat berada di Dalam Kamar tiba-tiba hp Hana betdering,ternyata yang menelepon Hana adalah Fero.
"Hallo Fer! Ada apa?" ucap Hana.
"Nanti jadi kan?" kata Fero.
"Iya jadi!" balas Hana.
"Yaudah kalau gitu!" kata Fero.
"Lo nelepon gw cuma mau nanya itu?" ujar Hana.
"Hehe iya...!" balas Fero sambil tertawa.
"Idihh...yaudah kalau gitu gw mau istirahat dulu!" ujar Hana.
"Iya Han!" balas Fero.
Hana langsung mematikan sambungan teleponnya dengan Fero,dan segera mengganti pakaian nya lalu istirahat.
🍒🍒🍒
Sore pun tiba Hana bangun dari tidurnya lalu segera bergegas untuk mandi.Setelah usai mandi Hana berjalan menuju Kamar Heni.
"Hallo kak!" ujar Hana.
"Hallo Han!" balas Heni.
"Lo ngak mandi kak?"
"Masih ngak boleh mandi dulu badan gw masih sedikit panas!" kata Heni.
"Owalah gitu!" balas Hana.
Tiba-tiba Tuan Imam dan Nyonya Farida masuk ke Dalam Kamar Heni.
"Heni! Bagaimana keadaan kamu nak?" tanya Tuan Imam.
"Alhamdulillah udah membaik pa!" balas Heni.
"Syukurlah kalau udah membaik!" kata Tuan Imam.
"Papa tumben sore-sore gini udah pulang!" sahut Hana.
"Papa sengaja pulang awal soalnya papa mau nemanin Heni!" balas Tuan Imam.
"Makasih ya pa!" sahut Heni.
"Iya sayang kamu cepat sembuh ya! Hana kamu juga jaga kesehatan ya sayang biar ngak sakit kayak kakak kamu gini!" ujar Tuan Imam.
"Iya papa Hana pasti jaga kesehatan kok!" balas Hana sambil tersenyum.
"Papa ngak mau lihat kedua putri papa yang cantik ini sakit!" ucap Tuan Imam sambil tersenyum.
"Iya papa!" balas Hana.
Lalu Hana memeluk Tuan Imam dan Heni pun memeluk Tuan Imam juga.Nyonya Farida sangat senang melihat kedua putrinya dan suaminya itu berpelukan dengan penuh kasih sayang.
"Heni kamu makan ya nak!" ujar Nyonya Farida.
"Heni ngak lapar ma!" ucap Heni.
"Mama udah bikin bubur buat kamu nak!" kata Nyonya Farida.
"Lo harus makan kak! Emang lo ngak mau cepat sembuh?" sahut Hana.
"Ya mau lah Han!" kata Heni.
"Yaudah mending lo makan sekarang! Kasihan mama udah bikinin lo makanan masak lo gamau makan!"
"Lo makan ya! Biar gw suapin!" ujar Hana.
Heni pun mengangguk lalu Hana menyuapkan makanan kepada Heni.
"Lo harus makan sampai habis pokoknya biar lo cepat sembuh! Kalau lo sakit gini ngak ada lagi yang gw ajal ribut di Rumah!" ujar Hana.
Heni tertawa mendengar ucapan Hana begitu juga dengan Tuan Imam dan Nyonya Farida.Setelah makanan Heni habis Hana langsung berpamitan untuk siap-siap pergi bersama Fero.
"Ma,Pa! Hana mau izin pergi dulu ya!" ucap Hana.
"Kamu mau kemana Hana?" tanya Tuan Imam.
"Hana udah ada janji sama teman pa buat jalan!" balas Hana.
"Kamu pergi sama Nayla dan Nisa nak?" tanya Nyonya Farida.
"Ngak ma! Hana pergi sama Fero!" kata Hana.
"Fero yang kemarin nganterin kamu pulang itu?" tanya Nyonya Farida.
"Iya ma sama dia! Nanti dia yang jemput Hana kok jadi Hana ngak sendiri!" ujar Hana.
"Hahaha...lo pergi sama Fero! Bukannya lo benci banget sama dia?" ucap Heni sambil tertawa.
"Apaan si lo kak gw terpaksa juga kali pergi sama dia!" balas Hana kesal.
"Hati-hati nanti lo suka lagi sama dia hahaha..." kata Heni yang membuat Hana merasa kesal.
"Apaan si lo!" balas Hana dengan nada kesal.
"Udah jangan ribut! Hana kalau kamu mau pergi hati-hati ya sayang pulangnya jangan malam-malam!" kata Nyonya Farida.
"Iya mama! Hana berangkat dulu ya!" balas Hana.
Hana pun meninggalkan kamar Heni dan segera bersiap-siap untuk pergi bersama Fero.
Bersambung....
gk ada kelanjutanny hampir SEBULAN ckckckk MAAF gk paforit lagi 🙏🏻
semangat🔥
semangat selalu yah..
semangat up nya✊
dapet salam Mengintip Jodohku
semakin sukses kedepannya....
Jangan lupa Feedback The Gangster Boy🤗
semangat terus berkarya 💪🏻