NovelToon NovelToon
Fobia Pria Tampan

Fobia Pria Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Imelda Agustine

Kisah seorang wanita bernama Kiko, karena trauma masa lalu nya membuat Ia jijik jika di sentuh oleh seorang pria.

Lebih parahnya akan membuat Ia panik, gemetar bahkan Pingsan.

apalagi Pria itu Tampan.

kemudian Ia bertemu dengan seorang Pria Tampan dan anehnya Ia bisa bersentuhan langsung dengannya, Karena hal itu lah yang membuat Kesalah Pahaman ini Terjadi.

Kiko tidak tahu bahwa Pria tersebut adalah Pria mapan, tampan dan berhati dingin. banyak di Gilai oleh banyak kaum hawa.

Pria tersebut tak lain bernama Dion, pengusaha muda sukses yang memiliki kuasa serta segalanya.


ikutilah Kisah mereka, jangan di lewatkan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Imelda Agustine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berkenalan

saat menginjakkan kaki, suasana akan lestoran Jepang sudah sangat kental dengan ornamen jembatan merah, pun pada jendela juga berhias bunga sakura serta banyak sederet lampion di pajang untuk menyambut kedatangan tamu di lestoran.

suasana Jepang yang otentik sangat terasa, mulai dari jembatan merah lainnya, hingga tiap dinding memiliki ornamen berbeda.

Ada sushi yang diletakkan di piring saji berbentuk jembatan, pesawat terbang, kereta Shinkansen, bahkan bentuk bom yang dinamai Bomb Roll. Begitu banyak pilihan di menu yang membuat Kiko tak sabar ingin mencicipnya.

"kau mau memesan yang mana?" tanya Dion

"Gyukatsu" jawab Kiko antusias

"saya samakan saja" ucap Dion kepada pelayan

"Uhhh pasti enak sekali, Daging sapi lembut yang dibalut tepung roti lalu dipanggang dan dicampur dengan saus. ah aku sudah tak sabar"

"cih, usap tuh ilermu! sebentar lagi kan sudah datang"

"he he" Kiko mengusap liurnya yang sedikit keluar

lama kemudian makanan pun datang dan disajikan. buru buru Kiko langsung melahapnya dengan puas.

"ohya, bukankah mamamu orang Jepang?" tanya Dion

Kiko mengangguk, "iya benar, mendiang mamaku orang Jepang dan mendiang papaku asli orang sini"

"maaf aku tidak tahu" Dion menyesal

"ah tidak apa apa Tuan, tapi Tuan tahu darimana kalau saya blasteran Jepang?"

"ya tau lah kan biodata...", Dion hampir saja keceplosan, "matamu sangat jelas" sahutnya kemudian

"ahh begitu, memang banyak sih yang bilang kalau mata saya khas orang Jepang he he"

"oh ya, kau tadi ngapain diruang arsip?"

"bekerja lah Tuan"

"kau menyebalkan ya", degus Dion membuat Kiko terkekeh, "ya tentulah bekerja tapi kan masih banyak pekerjaan lain yang jauh lebih berguna untuk kau kerjakan selain hanya menata ulang arsip"

"nah itu masalahnya, saya itu sedang dikerjai oleh atasan saya"

"jika kau tahu, kenapa tidak coba melawannya?"

"itu adalah hal bodoh yang tak dapat saya lakukan, kalau saya dipecat bagaimana? saya sudah bersusah payah penuh perjuangan agar mendapat pekerjaan yang layak, apalagi perusahaan ternama seperti THORY GROUP"

cih, bersusah payah penuh perjuangan apaan. menggelikan.

"bagaimana dia bisa memecatmu? dia bahkan tidak mempunyai wewenang untuk melakukan hal itu"

"si Dewi itu mengancam akan melaporkan saya pada atasan jika saya tak menurut"

oh jadi namanya Dewi

"atasan dalam divisi saja suka semena mena begitu, apalagi Presdir THORY GROUP ya?!"

"hei, apa maksudmu?" teriak Dion tak sengaja

"kenapa Tuan berteriak? lagian memang betul begitu kok", sahut Kiko seraya berbisik, "katanya nih ya.. Presdir THORY GROUP itu orangnya dingin angkuh bahkan wajahnya buruk rupa"

"siapa yang mengatakan hal itu?" Dion menggertakkan rahangnya

"rata rata semua karyawan sih" jawab Kiko enteng sambil melahap makanannya

rata rata? sialan, kenapa aku tidak tahu gosip tentangku ini.

"mereka itu salah, Presdir THORY GROUP itu adalah pria yang sangat tampan, bahkan banyak wanita kelas atas berebut ingin menjadi kekasihnya. dia itu bertubuh tinggi berkulit putih, dia rupawan dan juga kaya raya bahkan dia itu s e m p u r n a" Dion menjelaskan dengan memberikan penekanan dalam setiap katanya.

"benarkah? darimana Tuan tahu?"

Doeng!!

seketika Dion mati akal, Ia memutar otaknya kembali guna mencari sebuah alasan.

"dia atasanku" jawabnya singkat

"hah, jadi Tuan juga bekerja di THORY GROUP? tapi kenapa aku tidak pernah melihat Tuan bahkan aku bekerja terlebih dahulu dibanding Tuan?"

"ya karena aku s u p i r" sahut Dion tanpa banyak berpikir

"supir pribadi Presdir?" tanya Kiko sambil tercengang

"bukan, tapi supir sekretarisnya"

"oh begitu" Kiko mengangguk mencoba menelaah.

"jadi, pikiran bahwa Presdir itu buruk rupa kau harus buang jauh jauh!"

"ah iya, baik Tuan he he"

****

Kini mereka berdua pulang setelah selesai mengenyangkan perut mereka masing masing.

"wahh malam ini cukup cerah ya Tuan?" Kiko menatap langit dan bulan yang bersinar terang

"ya kau benar", sedangkan Dion menatap wajah Kiko yang terpancar oleh cahaya rembulan secara langsung

saat Kiko menoleh, Dion refleks memalingkan wajahnya agar tak ketahuan kalau sedang memandangi wajah Kiko yang terlihat sangat cantik jika dilihat lebih dekat.

"oh ya Tuan, sampai sekarang saya bahkan belum tahu nama Tuan"

"kau mengejekku atau apa hah? bisa bisanya kau bahkan tak tahu namaku"

"bu..bukan begitu Tuan, tapi kan kita memang belum sempat untuk berkenalan"

"ah iya kau benar"

Dion menghentikan langkahnya kemudian disusul oleh Kiko dan mereka saling berhadapan.

Dion mengulurkan telapak tangannya untuk berjabat tangan dengan Kiko.

"namaku Dion"

Kiko sedikit ragu untuk membalas berjabat tangan tapi tak urung juga Ia lakukan dengan jemarinya yang telanjang.

"panggil saja namaku, mulai hari ini kau tak usah lagi berbicara formal padaku", pinta Dion setelah mereka berhasil berjabat tangan.

"baik Tuan, eh, Dion" sahut Kiko canggung

seperti sebuah keajaiban, ini sudah ke tiga kalinya mereka saling bersentuhan tapi Kiko tak ada perasaan jijik atau getaran sedikitpun.

hal itu membuat Kiko senang dan tersenyum walau Ia masih belum tahu pasti kenapa Dion pengecualian untuknya, karena seharusnya saat Kiko menyentuh seorang Pria. Ia akan berakhir pada pembersian diri bahkan lebih parahnya, bisa mual dan gemetar.

lagi lagi aku bisa menyentuhnya, seandainya dia tidak seperti itu. pasti aku akan sangat bersyukur malam ini karena lambat laun traumaku pasti akan hilang. Demi mendiang kedua orangtuaku, aku harus melanjutkan hidupku dengan baik. aku harus berjuang.

Kiko tersenyum senang karena Ia merasa punya pengharapan hingga Ia tak menyadari bahwa ada sebuah tumpukan kerikil sehingga dapat melicinkan jalan.

Kiko tak sengaja menginkak tumpukan kerikil dan hendak membanting tubuhnya ke tanah, tapi untunglah dengan sigap Dion meraih tubuh Kiko.

Dion menahan tubuh Kiko yang sudah setengah miring, mata mereka pun saling berhadapan, begitu sangat dekat dan membelalak.

Disis lain Gogo sudah menunggu lama di depan pintu, disusul oleh Nina yang ingin bermain bersama.

"maaf, And siapa ya?" tanya Nina

"ah, perkenalkan nama saya Gio fernandez, panggil saja Gogo" menunduk memberi hormat

"salam kenal, saya Nina"

"oh Anda teman Nona Kiko ya?"

Nina mengangguk, "kau teman kerja Kiko?" tebak Nina

"iya Anda benar"

"kenapa kau tidak masuk?" tanya Nina kemudian

"maaf, tapi sepertinya Nona sedang tidak ada ditempat. saya sudah tiba sedaritadi"

"argh, kemana sih Kiko itu?", Nina pun menoleh dan melihat bahwa Dion dan Kiko sedang datang dari kejauhan.

telah lama Dion dan Kiko, masih bertahan pada posisi yang mirip seperti drama romantis dan legend.

"ehem ehem"

suara deheman membuat Dion sadar dan menoleh

"kalian berdua lagi ngapain?" tanya Nina dengan Gogo yang sudah menunggu didepan rumah.

refleks Dion langsung saja melepas Kiko yang Ia tahan daritadi.

BRUKK!!

Kiko jatuh dan mengerang kesakitan.

"tidak, bukan apa apa. kalian salah paham" sahut Dion canggung.

****

1
Gracely Sumendap New
udah 2023 ga lanjut thor, abis idea? 💪
Sulistiyo Wati
ceritanya persis film lee minho
Erstinowsky
aduh ngakakkk banget😂😂😂😂😂😂
Deli Momoidea Pelangiran
😁😁😁
Dafina Delisha
Awal ug seru... langsung favorit nih...
Endang Susilawati Polly
good
ceritanya sangat menarik
Bonaria Simbolon
heran ya, knp cerita ini belum up juga smpi skrg.
Bonaria Simbolon
lanjut up lg dong thor cerita nya ?
Bang Chan
Novelnya sangat menarik
Wahyu Mu'in
siap lembur ....
Wahyu Mu'in
menarik .....lanjut
Nur Adam
lnjht
玫瑰
lucu sangat
玫瑰
Wah.. ibu bapa mereka dulu teman baik..
agasaka
aneh
agasaka
jorok dan pastinya bau naga
agasaka
nenk sihir
agasaka
a mampir tor suka pisualnya ngena bnget.
Satya David
kelamaan ceritanya kebanyakan mengulur ngulur kesel2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!