NovelToon NovelToon
Memilikimu Dalam Hati 2

Memilikimu Dalam Hati 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:118k
Nilai: 5
Nama Author: Lhanly

"Memilikimu Dalam Hati 2" merupakan kelanjutan kisah Velix dan Jesi pada novel "Memilikimu Dalam Hati" sebelumnya. Dalam kisah ini, cinta Velix dan Jesi pun kembali diuji meski mereka sudah hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga yang bahagia. Dibandingkan dengan versi 1, di versi ini akan lebih banyak konflik yang menguras emosi pembaca.
Nanti keseruan ceritanya... Dan selalu tunggu updatenya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lhanly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidur di Kamar Tamu

"Mmm... maksud ku jika dipernikahan sebelum nya Velix juga gagal memperoleh keturunan. Bisa jadi kondisi kesehatan Velix lah yang bermasalah." Jawab Sesil.

"Tapi, bukankah ada kemungkinan jika mereka tidak berusaha?" Jawab Jessi.

"Tidak berusaha?" Tanya Sesil sedikit tidak mengerti.

"Maksud ku, tidak berusaha karena hubungan mereka yang kurang harmonis." Jawab Jessi.

"Maksud mu mereka tidak pernah melakukan hubungan suami istri?." Tanya Sesil.

"Bisa jadi kan?" Jawab Jessi tanpa ingin memperjelas hubungan pribadi antara Mey dan Velix pada Sesil.

"Mana mungkin. Hubungan mereka berdua sudah sangat lama sejak pacaran. Belum lagi usia pernikahan mereka pun sudah beberapa tahun. Laki laki mana sih yang tidak akan terpengaruh. Apa lagi Mey itu memang sudah sah menjadi istri nya." Jawab Sesil.

"Tapi ini juga baru dugaan ku sementara. Ada baiknya jika kita menunggu hasil chek up kesehatan kalian saja." Sambung Sesil

"Iya, baiklah. Akan ku usahakan secepat nya." Jawab Jessi.

Kemudian Jessi mengakhiri teleponnya bersama Sesil. Sejenak Jessi termenung memikirkan penjelasan Sesil barusan.

"Jika benar yang dikatakan Sesil, bahwa kondisi kesehatan Velix bermasalah, berarti ada kemungkinan apa yang dikatakan Mey pada ku dulu itu semua bohong." Ujar Jessi dalam hati.

"Tapi, Velix juga mengakui jika dia tidak pernah menyentuh Mey sama sekali. Itu sebab nya mereka tidak memiliki anak pada pernikahan mereka. Ahh... yang mana yang harus aku percaya?" Sambung Jessi.

Jessi tak henti bertanya tanya dalam hati nya. Sedikit demi sedikit Jessi mulai terpengaruh dengan kata kata Sesil yang di anggapnya juga masuk akal itu.

"Dddrrrrttt... dddrrrrttt...." Ponsel Jessi tiba tiba berdering lagi.

"Halo Wan..." Sahut Jessi saat menyadari Wandy yang menelpon nya.

"Dari tadi aku menelpon mu tapi ponsel mu sibuk." Jawab Wandy.

"Maaf Wan, aku sedang terima telepon dari Sesil." Jawab Jessi.

"Apa? Wanita itu mengganggu mu lagi?" Tanya Wandy.

"Tidak begitu Wan, hanya kami sedang membicarakan sesuatu. Oh ya ada apa menelpon ku?" Tanya Jessi.

"Tadi suami mu menelpon ku, katanya kau membutuhkan pendapat ku dalam pekerjaan. Maaf merepotkan mu." Jawab Wandy.

"Sama sekali tidak merepotkan, hanya saja ada beberapa berkas yang butuh tanda tangan mu." Jawab Jessi.

"Aku juga sedikit bingung mempersiapkan proyek kita dengan tuan Erick. Karena itu aku butuh pendapat mu." Sambung Jessi.

"Baiklah Jess, aku akan mulai masuk kantor besok. Sebenarnya aku juga hanya tidak semangat jika bekerja tanpa kamu. Tapi karena kamu sudah kembali, semangat ku juga kembali. Kita akan selesaikan proyek ini dengan baik." Jawab Wandy bersemangat.

"Hahahaha... kau ini bisa saja. Baiklah, sampai bertemu besok." Jawab Jessi sambil menutup teleponnya.

"Kau bicara dengan si brengsek itu?" Ujar Velix yang tiba tiba sudah berada tepat di belakang Jessi.

"Kau ini mengagetkan ku saja." Jawab Jessi sedikit terkejut.

"Apa? Aku mengagetkan mu? Apa kalian menyembunyikan sesuatu sampai kedatangan ku membuat mu kaget seperti itu?" Tanya Velix.

"Apa maksud mu?" Tanya Jessi.

"Bukannya menjawab pertanyaan ku, kau malah balik bertanya." Jawab Velix.

"Ada apa dengan mu?" Tanya Jessi kebingungan dengan sikap Velix.

"Aku meminta mu menemani ku menonton bola, tapi kau menolak karena sudah ngantuk. Dan ternyata di kamar kamu bukannya tidur, malah asik asik kan bercanda di telepon dengan si manager brengsek itu. Lalu kau tanya ada apa dengan ku?" Jawab Velix kesal.

"Kau tidak dengar bagaimana dia membuat ku kesal barusan? Tapi sekarang kau malah bicara dengan nya." Sambung Velix.

"Bercanda katamu? Aku bicara masalah pekerjaan dengan nya." Jawab Jessi.

"Kau menelpon nya hanya untuk bicara masalah pekerjaan semalam ini?" Tanya Velix.

"Bukan aku, tapi Wandy yang tiba tiba saja menelpon ku. Dan benar kami hanya bicara masalah pekerjaan saja, tidak lebih dari itu." Jelas Jessi.

"Itu hanya alasan kalian saja. Si brengsek itu juga sudah mengakui nya. Dia hanya memanfaatkan pekerjaan ini untuk mendekati mu." Jawab Velix.

"Wandy tidak seperti yang kau pikirkan." Jawab Jessi.

"Oh, jadi sekarang kau sudah mulai membela nya." Tanya Velix.

"Sudahlah, aku tidak mau berdebat terus dengan mu." Jawab Jessi sambil melangkah ingin keluar dari kamar itu.

"Apa jangan jangan kau memang sudah mencintai Wandy?" Tanya Velix.

Mendengar kata kata dari mulut Velix membuat langkah Jessi untuk keluar dari kamar itu terhenti. Dengan emosi nya Jessi berbalik dan mendekatkan wajah nya di depan wajah Velix sambil berkata..

"Jika kau tidak berhenti bersikap ke kanak kanakkan seperti ini, aku bisa saja akan mulai mencintai nya." Jawab Jessi tegas.

Kemudian Jessi pergi meninggalkan Velix sendiri di dalam kamar mereka.

"Jess, tunggu Jess. Aku belum selesai bicara." Panggil Velix.

Namun Jessi tidak menghiraukan panggilan dari Velix. Dengan emosi nya dia pergi meninggalkan Velix.

"Berani nya dia bersikap seperti itu pada ku." Ujar Velix dalam hati.

Malam itu Jessi memilih untuk tidur sendiri di kamar tamu. Kepalanya terasa mau pecah karena harus mendengarkan pertengkaran kedua lelaki itu setiap hari.

Di tambah lagi dengan pendapat Sesil tentang kondisi kesuburan Velix. Dia masih harus memastikan apakah Mey dan Velix tidak merekayasa hubungan mereka hanya untuk membuat Jessi percaya. Tapi Jessi belum menemukan waktu dan cara yang tepat untuk menanyakannya langsung pada suami nya.

"Tok tok tok..." Pintu kamar Jessi diketuk.

Terdengar suara Velix dari luar sedang memanggil manggil nama Jessi. Jessi bergegas membukakan pintu nya tanpa bicara sepatah kata pun pada Velix.

"Jadi kau mau pindah di kamar ini?" Tanya Velix saat Jessi sudah berdiri tepat di depan nya.

"Aku tidak ingin berdebat dengan mu, jadi biarkan aku tenang." Jawab Jessi.

"Ayo kembali ke kamar kita." Perintah Velix.

"Tidak, aku ingin sendri. Jangan mengganggu ku dulu sampai sikap mu benar benar sudah berubah." Jawab Jessi dengan wajah tanpa senyum.

"Jadi kau mengancam ku?" Tanya Velix.

"Aku tidak pernah bermaksud mengancam mu, tapi jika kau ingin di ancam aku bisa melakukan nya." Jawab Jessi.

"Hanya karena ingin membela pria brengsek itu kau berani melawan ku seperti ini?" Tanya Velix.

"Hmmm... terserah apa kata mu. Sudah ku katakan aku tidak mau berdebat masalah ini terus dengan mu." Jawab Jessi.

"Baiklah jika itu mau mu. Tidur di sini saja sepuas mu." Jawab Velix sangat kesal dan kemudian bergegas ke kamar meninggalkan Jessi.

Sepanjang malam ke dua pasangan ini sulit untuk tertidur. Sebelumnya mereka berdua tidak pernah bertengkar sebesar ini. Setiap kali Velix merasa kesal dengan Wandy, Jessi selalu mengalah dan meminta maaf pada Velix.

BERSAMBUNG...

1
CebReT SeMeDi
lanjut
CebReT SeMeDi
next ya
CebReT SeMeDi
semangat berkarya
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
lanjut
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
lanjut
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
lanjut
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
🎀ᵀᵗᵇ'ˢ 80'™
udah end kah?🤔🤔
Shen月呀: halo kak jangan lupa mampir juga di karyaku 🙃
total 1 replies
CebReT SeMeDi
lanjut kak
CebReT SeMeDi
cemburu ya
CebReT SeMeDi
semangat
CebReT SeMeDi
lanjut
CebReT SeMeDi
jesyy dih
love💕
Semangat thor
🎀ᵀᵗᵇ'ˢAni Rhoma❤️
semangat berjuang vina 😍 kamu pasti bisa mendapatkan Wandy 💪
Shen月呀: halo kak jangan lupa mampir juga di karyaku 🙃
total 1 replies
T!@n9α£it
samawa buat jefri dan sesil😍

trs semangat ka Lhanly🤗😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!