NovelToon NovelToon
SERIBU LANGKAH PAPA

SERIBU LANGKAH PAPA

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Keluarga / Chicklit
Popularitas:52k
Nilai: 5
Nama Author: Hellena24

Ellena adalah sosok gadis yang mandiri, kuat, keras kelapa, sedikit kasar, namun hatinya baik dan murah hati. Ellena sangat sering membantu teman-teman di daerahnya yang kurang mampu.

Ia dibesarkan dari sepasang suami istri yaitu Papa dan Mamanya, yang memulai hidup berumah tangga dari O saat mereka menikah, sampai mereka membuka bisnis dan hidup berkecukupan.

Masa pertumbuhan Ellena, ia mendapat didikkan yang sangat keras oleh Papanya. Karenaa banyaknya pengalaman saat merantau semasa muda, menjadikan Papa Ellena sangat keras dalam mendidik anak-anaknya. Begitu juga dengan Ibunya yang menjadi guru SD dan SMP didaerahnya. Ia adalah wanita mandiri.

Papa Ellena sering melayangkan tangan, kaki, barang atau pun dengan ucapan yang keras dan kasar kepada Ellena dan Mamanya.

Ellena memilih satu Adik laki-laki yang sangat di sayangi oleh Papanya. Dibanding terbalik dengan Ellena.

Karena semua itu, bertahun-tahun lamanya, Ellena memendam kebencian terhadap Papanya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hellena24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jam Istirahat di Kampus

Ellena, Tutu, Esi, Katarina, Pipit, Mila, Farista, Mega dan Widia keluar dari ruangan kelasnya. Lalu turun tangga bersama menuju ke kantin sambil menceritakan berbagai macam hal satu sama lain.

Dengan pakaian yang mereka kenalan hari ini, membuat mereka terlihat sangat kompak. Karena setiap hari senin mereka wajib menggunakan pakaian yang sama, yaitu putih-putih almamater kampusnya.

Ellena berjalan berdampingan dengan Farista di barisan paling belakang. Farista memang teman Ellena, yang bisa dikatakan dia adalah wanita seutuhnya. Dia lemah lembut gemulai, sikapnya dewasa dan ke ibuan.

Farista juga menjadi salah satu teman curhat Ellena yang lebih dominan dari pada teman-teman yang lain.

“Say… Kamu kenapa?” kata Farista lembut, sambil meraih lengan Ellena dan mengunci dengan lengannya.

Ellena langsung salah tingkah. Wajah nya memerah dan matanya langsung berkaca-kaca. Sungguh sulit menyimpan masalah ini sendirian. Tidak bisa di pungkiri, Ellena membutuhkan wadah untuk berbicara.

“Emm… Gak ada Say…” jawab Ellena. yang tidak mau menolehkan wajahnya kepada Farista.

“Aku tahu kamu Say. Kamu gak akan diam begini kalau gak ada apa-apa” kata Farista lagi memancing dengan lembut.

Selama mata kuliah Ekonomi Bisnis 2 berlangsung tadi, Ellena memang sudah berusaha happy dan berusaha mengembalikan semangatnya seperti biasa lagi. Tetapi ternyata, ia tidak mampu menutupi kenyataan yang ada di dalam batin terdalam.

Sebesar apa pun usaha untuk terlihat baik-baik saja di hadapan teman-temannya, ternyata masih tidak bisa ia lakukan dengan maksimal.

Tanpa Ellena sadari, air matanya jatuh mengalir di pipi. Dalam hati kecilnya pertanyaan ‘Kamu kenapa?’ itu sebenarnya yang ia butuhkan dan ia tunggu-tunggu.

Mungkin ini terjadi bukan hanya kepada Ellena saja. Ketika siapa pun itu, saat sedang terlihat murung dan tidak bersemangat. Orang tersebut sebenarnya juga membutuhkan pertanyaan itu.

Farista menyadari bahwa air mata Ellena jatuh mengalir di pipinya dan dia berkata “Iya udah Say… Kalau belum mampu cerita sekarang, nanti saja tunggu kamu siap ya…”

Ellena menganggukkan kepalanya. Farista pun mengelus bahu Ellena.

Ellena menghadapkan wajahnya ke atas menatap langit biru yang indah hari itu, untuk menghentikan air mata yang terus mengalir.

“Huffffffff…” Ellena menarik napas sambil mengelus dadanya.

“Semangat terus, Say. Kamu gak sendirian kok, ada Tuhan dan ada kita juga di sini…” kata Farista menenangkan sahabatnya.

Farista yang sudah tahu banyak mengenai kehidupan pribadi Ellena, seakan tahu apa yang sedang di alami oleh Ellena.

Ya… Karena tidak ada hal lain yang membuat Ellena sedih kalau bukan masalah keluarga. Ia tidak pernah sedih atau menggalau karena pacar atau lelaki. Ellena bukan gadis yang bisa menangis atau sedih seperti ini karena seorang lelaki.

Cinta? Apa itu cinta? Ellena bahkan sangat membenci lelaki, ia sangat mudah merasa ilfil dengan tingkah polah lelaki. Hubungan yang di sebut pacaran oleh anak gadis seumurannya, malah sering dijadikannya permainan.

Ia memang tulus mencintai dan menyayangi, tetapi lama kelamaan ia akan merasa jijik dan timbul kebencian terhadap pasangannya. Ada lelaki yang juga tulus mencintai dan menyayanginya, tetapi tetap tidak bisa ia bertahan dalam waktu yang lama. Karena ia sangat membenci hal itu.

Tidak sedikit teman-teman atau kenalan lawan jenis yang suka padanya, tetapi ia tidak tertarik. Pandangan Ellena terhadap lelaki seperti sudah tertutup oleh kebencian besar di hati karena seorang yang dia panggil Papa.

Bagi anak gadis pada umumnya akan menyebutkan bahwa Papa adalah cinta pertama mereka. Tetapi tidak untuk Ellena.

“Makasih Say… Makasih sudah ngertiin aku… Makasih sudah peka dengan apa yang sedang aku sembunyikan” kata Ellena sambil menggenggam kuat tangan Farista.

“Iya Say… Aku ngerti kamu… Aku tahu kamu… Apa yang bisa membuat kamu sedih juga kehilangan semangat dan ceria mu cuma satu hal” kata Farista lagi.

“Iya Say… Nanti kalau aku sudah siap, aku main ke kontrakan kamu ya untuk curhat” jelas Ellena.

“Iya Say, datang aja seperti biasanya ya…” Farista dan Ellena pun kembali tersenyum.

Ellena mengelap area mata dan hidung nya, serta merapikan rambut dan mereka kembali melanjutkan perjalanannya ke kantin.

“Jadi tambah bengkak itu mata mu” kata Farista.

“Hah? Kelihatan kah?”

“Iya kelihatanlah! Kamu kalau nangis kan gak bisa di sembunyiin, Say” kata Farista lagi.

“Iya, mau gimana lagi lah” jawab Ellena pasrah.

Terlihat di depan teman-teman yang lain sudah sampai ke kantin langganan mereka.

“Lama kali klean berdua jalan” kata Mila berteriak dari depan kantin.

Semua orang yang ada di kantin-kantin lain melihat ke arah mereka. Ellena dengan teman-temannya ini memang bar-bar. Kadang gak sadar kalau di dunia ini bukan cuma mereka.

Tapi walau begitu mereka tidak pernah mengganggu atau rese dengan orang lain duluan. Kecuali ada yang gangguin mereka atau salah satu dari mereka, sudah pasti akan di serang secara bersamaan. Seperti kata sindiran yang berbunyi “Jangan senggol duluan kalau gak mau di senggol balik”.

Sesampai Ellena dan Farista di kantin, masih ada Mila dan Pipit yang masih berdiri antri memesan makanan. Teman-teman yang lain sudah duduk di kursi biasa, tempat mereka duduk di dalam kantin itu.

“Kamu makan kah, Len?” tanya Mila pada Ellena.

“Gak! Aku gak makan dululah, mau minum es sama makan gorengan aja” jawab Ellena.

“Sama lah aku makan roti aja, Say” sambung Farista.

“Yang lain pada makan kah?” tanya Ellena lagi pada Mila dan Pipit.

“Iya Len” jawab mereka bersama. “Jadi bingung aku, mau makan atau ngemil aja” kata Mila lagi.

“Kita nanti jadi karaoke?” tanya Ellena.

“Iya jadi dong” kata Mila.

“Nah kalau jadi kan nanti balik kuliah kita pasti makan siang lagi, baru pergi ke tempat karaoke nya. Mendingan ngemil aja sekarang, nanti sebelum karaoke baru makan nasi” jelas Ellena.

“Benar juga Len. Sip sip… Ya udah aku ngemil keripik aja sama gorengan juga” kata Mila.

“Aku pengen soto ayam, gak usah pakai nasi ya Bu” pipit memesan makanannya.

Ellena mengambil piring gorengan yang sudah di sediakan di meja kantin itu. Ellena mengambil bakwan dua dan kroket isi mie bihun dua, lalu menuangkan cabai khusus gorengan itu di atasnya.

“Bu es teh manis nya satu ya” kata Ellena.

“Pipit juga mau Bu, es teh manis juga ya” kata Pipit sambil berjalan ke meja di dalam.

“Oke…” kata pemilik kantin itu.

Sementara Ellena yang masih berdiri memegang piring berisi gorengan nya di bagian depan meja cemilan kantin, menunggu Mila dan Farista mengambil makanannya.

“Say, aku pengen gorengan juga…” kara Farista manja.

“Iya udah ambil lah” jawab Ellena singkat.

“Tapi aku lagi diet ni” kata Farista dengan wajah manyunya.

“Udah ah tidak usah pusing-pusing, mau makan aja pusing kamu Say. Hari minggu tar kita senam lagi buang lemaknya” kata Ellena.

“Oke oke benar ya hehehe…”

Ellena, Farista dan Mila pun bergabung bersama yang lain.

1
Di babb ini kita dapat menyimpulkan .. jangan menunda-nunda pekerjaan yang bisa kita kerjakan sekarang... 🤭🤭🤭
Malaikat berhati batu 😂😂 bukan nya yang namanya malaikat gak punya hati ya 🤭🤭🤭maaf klo salah 🤭🤭🤭🤭🤭🏃🏃🏃🏃🏃
Ela Jutek
seng sabar non tu pasti chat lupa waktu jadi ribet sendiri😂😂
玫瑰
next please
𝒯ℳ
Keren
𝒯ℳ
Numero ☝️ buat komen dan like oyeeeeee
𝒯ℳ
Orange seharusnya
𝒯ℳ: Kalah taruhan ?
total 4 replies
𝒯ℳ
Sunblock dan eyeliner..... maap kepo ratu
Siti H: lha.. bisa2nya tau alat make up🤣🤣😅😅🤭
total 1 replies
𝒯ℳ
Hairdryer seharusnya ratu
𝒯ℳ
Harusnya alarm ratu... bkn alaram 🙏🙏🙏
玫瑰
Kehidupan kampus yang sungguh dirindui..
🦋⃟ℛ⚜️ʜᴇʟʟᴇɴ⭐️🌸💜ᴬ∙ᴴ࿐: yuk kak kita ikut bus ellena dkk aja 😂
total 1 replies
🦋⃟ℛ★Bintang☀️✡️ᴬ∙ᴴ࿐
Esi pemborosan 🤣, belanja sesuai kebutuhan bukan ke inginkan. Tapi kalau uang sudah banyak sih gak masalah haha
🦋⃟ℛ★Bintang☀️✡️ᴬ∙ᴴ࿐
Iyaa sama suka pink juga wkwk
🦋⃟ℛ★Bintang☀️✡️ᴬ∙ᴴ࿐
Compalek wkwk, itu seperti di tawarin makan harus di colet
🦋⃟ℛ★Bintang☀️✡️ᴬ∙ᴴ࿐
Terus aja es, terusss sampai sana. Masih terus lagi 🤣🤣
🦋⃟ℛ★Bintang☀️✡️ᴬ∙ᴴ࿐
Kebayang dua cewek ini duduk di atas motor wkwk
玫瑰
Next
🦋⃟ℛ⚜️ʜᴇʟʟᴇɴ⭐️🌸💜ᴬ∙ᴴ࿐: Done kk hihi
total 1 replies
Ela Jutek
nah kan ada yg lupa lagi tu si Esi, untung belom malem coba bawa koper aja ntar kalo udah tutup toko nya ya hee
Ela Jutek: hooh bener tu kak😂
total 6 replies
Alhamdulillah akhirnya up juga meski hanya satu babb 🥰🥰🥰.... semangat kk ..
next next
🦋⃟ℛ⚜️ʜᴇʟʟᴇɴ⭐️🌸💜ᴬ∙ᴴ࿐: Makasih dek udah doain jadi kk up hari ini wkwk
total 3 replies
🥀⃟ʙʀ 🎀 🅐🅨🅐 🎀
kehidupan yg sangat keras dihadapi oleh Ellena dan keluarganya..ikut kesel bacanya ngelihat kelakuan papanya yg gk punya hati bgt..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!