NovelToon NovelToon
Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Status: tamat
Genre:Petualangan / Kultivasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ardian Uzumaki

Mampir karya ongoing Author juga...
- Reinkarnasi Sang Pahlawan
- Pahlawan Di Dunia Moderen

===

Lanjutan dari novel Pahlawan Di Dunia Kultivator book 1, jadi jika ingin membaca book 2 maka baiknya membaca book 1 dulu.

Kekacauan di Benua Langit akan dimulai, Sekte Lembah Siluman sudah mulai melakukan pergerakan.

Shin bersama teman-temannya akan berjuang, untuk menghentikan kekacauan ini.

Apakah nantinya Dewa Siluman akan berhasil bangkit kembali? Bagaimana Shin akan menghentikan Dewa Siluman jika makhluk itu benar-benar bangkit?

Ikuti lanjutan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ardian Uzumaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Monster Jelek

Xu Huang masih dalam pertarungan melawan Tetua Duan Chu.

Namun pertarungan ini terlihat berat sebelah, Xu Huang dari awal pertarungan lebih unggul dari Tetua Duan Chu.

Namun Tetua Duan Chu tetap memberikan perlawanan sengit pada Xu Huang.

Xu Huang sendiri masih belum menggunakan kekuatan penuhnya, dia tidak menggunakan Mata Pedang untuk melawan Tetua Duan Chu, namun itu sudah membuat Tetua Ke-dua Sekte Lembah Siluman itu terdesak.

Sudah belasan menit mereka bertarung, namun sudah tidak terhitung berapa banyak mereka bertukar serangan.

Sekuat apa pun Tetua Duan Chu melakukan serangan, semuanya dapat di patahkan oleh Xu Huang.

Tidak bisa dipungkiri, Tetua Duan Chu mengakui jika kemampuan Xu Huang berada jauh diatasnya, meskipun kultivasi mereka sama ditingkat Martial Saint.

Xu Huang bergerak cepat, seketika dia sudah berada di depan atas Tetua Duan Chu, kemudian menebaskan pedangnya secara vertikal dari atas kebawah, mengincar kepala Tetua Duan Chu, berniat membelah tubuhnya.

Namun reaksi Tetua Duan Chu cukup bagus, dia langsung menyilangkan pedang pendeknya, menahan serangan Xu Huang.

Suara dentingan keras terdengar saat senjata mereka berbenturan, menyebabkan gelombang angin kencang disekitar mereka.

Meskipun Tetua Duan Chu dapat menahan serangan Xu Huang, namun tetap saja kekuatan Xu Huang terlalu tinggi, hal ini membuatnya terpental jatuh ke bawah menghantam tanah dengan keras.

"ugh!" Tetua Duan Chu meringis kesakitan.

"Kekuatan orang tua itu benar-benar berada diatas ku, aku tidak bisa mengalahkannya dengan kekuatan ku saat ini" gumam Tetua Duan Chu.

Tiba-tiba Tetua Duan Chu merasakan dua aura kegelapan pekat yang terpancar cukup jauh dari tempatnya.

Ledakan aura kegelapan dari siluman tingkat Martial Saint.

Tidak hanya Tetua Duan Chu yang merasakannya, namun juga Xu Huang.

Xu Huang sangat terkejut merasakan dua aura kegelapan kuat yang tiba-tiba muncul, dia langsung menoleh kearah dimana aura kegelapan itu muncul, menatap jauh kearah sana dengan mata menyipit.

"Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa tiba-tiba bisa ada dua aura kegelapan siluman yang kuat?" gumam Xu Huang.

Keningnya berkerut, ada sedikit rasa khawatir dihatinya jika saja dua aura kegelapan siluman ini membantu orang-orang dari aliran hitam.

Dengan dua tambahan Martial Saint dari pihak siluman, jelas akan mempersulit pihak mereka, itulah yang di pikirkan Xu Huang, dia tidak tau jika dua aura siluman itu berasal dari dua Tetua Sekte Lembah Siluman yang telah berubah.

Berbeda dengan Xu Huang, Tetua Duan Chu justru wajahnya terlihat cerah dengan senyum menyeringai lebar.

"Hahaha...!" Tetua Duan Chu tertawa keras, dia tau dari mana asal dari dua aura kegelapan itu "Ternyata mereka berdua telah memutuskannya! Baiklah, kalau begitu aku juga tidak boleh kalah!"

Tiba-tiba aura kegelapan meledak keluar dari tubuh Tetua Duan Chu, menyebar kesegala arah, membuat tubuhnya tidak lagi terlihat saking pekatnya aura kegelapan itu.

Di dalam aura kegelapan itu, tubuh Tetua Duan Chu mulai mengalami perubahan, mulai dari kulitnya yang hitam kehijauan, mata biru dengan pupil merah tajam, satu tanduk hitam di keningnya, dan gigi-gigi tajam yang runcing.

Tubuh Tetua Duan Chu juga membesar hingga membuat bajunya robek, memperlihatkan punggungnya yang kini terdapat duri-duri besar dan kecil, begitu juga dengan pundak dan lengannya.

Kini Tetua Duan Chu terlihat bagaikan monster yang hanya mengenakan celana saja.

Setelah perubahan tubuh Tetua Duan Chu selesai, aura kegelapan yang menyebar itu d Ngan cepat kembali menyusut masuk kedalam tubuhnya, sehingga tubuhnya kini bisa dilihat dengan jelas.

Tetua Duan Chu bangkit berdiri kemudian menatap Xu Huang dengan tajam.

"Roooaaarrrhhh...!!!" Tetua Duan Chu meraung keras, mulutnya terbuka sangat lebar memperlihatkan giginya yang ternyata masih terdapat belasan barisan gigi lain di bagian atas dan bawah.

Xu Huang membeletakkan matanya, sangat terkejut melihat perubahan pada tubuh Tetua Duan Chu, tidak hanya tubuh namun semua hal lainnya.

"Bagaimana bisa kau berubah menjadi siluman?!" tanya Xu Xuan dengan tatapan tajam, aura kuat mulai keluar dari tubuhnya.

"Apakah perlu aku memberitahukan pada mu?" Ucap Tetua Duan Chu dengan seringai lebar, menatap rendah kearah Xu Huang, jelas menganggap jika kekuatannya berada diatas Xu Huang "Heh! Sekarang aku telah mendapatkan kekuatan, sebelumnya kau bisa lebih unggul dari ku, tapi sekarang kau tidak lebih dari seorang pria tua kurus Dimata ku!"

Xu Huang tersenyum tipis "Kurus ya, ini kedua kalinya aku mendengar kata-kata itu"

Aura kuat ditubuh Xu Huang semakin besar, bersamaan dengan tubuhnya yang juga semakin besar, penuh dengan otot kekar.

Beberapa saat kemudian, kini tubuh Xu Huang tidak kalah besarnya dengan Tetua Duan Chu, namun terlihat ada perubahan lain yang sangat signifikan pada penampilan Xu Huang.

Dimana sekarang dia tidak lagi terlihat tua, namun terlihat seperti pria dewasa berusia 30-an yang sangat tampan.

Xu Huang kemudian tersenyum mengejek "Sekarang kau tidak lebih dari seorang monster jelek di mata ku!"

"Kau!" emosi Tetua Duan Chu jadi memuncak mendengar kata-katanya yang dikembalikan oleh Xu Huang.

"Akan ku bunuh kau!!" Tetua Duan Chu langsung melesat menyerang Xu Huang, begitu juga sebaliknya.

***

Sementara itu, Shin sekarang masih dalam pertarungan sengit melawan Wu Ming, Tetua Pertama Sekte Elang Hitam.

Pertarungan mereka yang awalnya berimbang, namun kini Wu Ming mulai tertekan.

Shin yang masih menggunakan Tanda Elemen Petir dengan Pedang Bintang Emas ditangannya mampu membuat Wu Ming terdesak.

Terlebih dengan teknik pedang milik Shin yang sangat tinggi, membuat Wu Ming kewalahan.

Sebenarnya yang membuat Wu Ming tertekan adalah Pedang Bintang Emas yang digunakan Shin.

Pedang itu sudah membuat keretakan pada tombak miliknya.

Tombak yang dia gunakan adalah senjata tingkat suci, senjata langka yang sangat diinginkan semua kultivator.

Namun hanya setengah jam pertarungan melawan Shin sudah membuat tombaknya mengalami keretakan di beberapa bagian, mungkin jika diteruskan, tidak akan lama lagi sebelum tombaknya hancur.

"Senjata macam apa yang sebenarnya digunakan bocah ini? Pedang emas yang dia gunakan sepertinya lebih tajam dari senjata tingkat suci" gumam Wu Ming.

Nafasnya sudah memburu, dengan luka disekujur tubuhnya, hal ini tentu disebabkan oleh Mata Pedang Emas milik Shin.

Meskipun dari segi kekuatan Wu Ming menang dari Shin, namun dalam segi kemampuan, Shin lebih unggul dari Wu Ming.

Shin bisa membuat Wu Ming tertekan juga karena Mata Pedang miliknya.

Wu Ming yang belum pernah menghadapi pengguna Mata Pedang sebelumnya, tentu saja kesulitan menghadapi Shin.

Energi tebasan yang terus bermunculan dari segala arah membuat Wu Ming kerepotan.

Terlebih saat dia mendekat dan berniat menyerang dengan kuat, tiba-tiba energi yang dia keluarkan menghilang begitu saja.

Meskipun sekarang dia sudah tau kenapa hal itu terjadi, namun tetap saja masih sulit menghadapi Shin.

1
anton prasetya
Luar biasa
Khairul Azman Abdul Kahar
kenapa tidak diambil cincinnya
tobias
Luar biasa
☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️
aku akan 😄😄
☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️
yg paling lemah
Erwan Triawan
Luar biasa
Erwan Triawan
Lumayan
Raditya Vicky
Luar biasa
Hari Kuswanto
kenapa sering banget salah nama ya?
Hari Kuswanto
typo nya harus dikurangi thor, review dulu sebelum release
Bima Sakti
Luar biasa
Junaidi Abdullah
Lumayan
Junaidi Abdullah
Biasa
Vision Utama
top
Wiji Antono
Luar biasa
Andre Stefan
thanks thor sdh menamat kan cerita ny/Casual//Casual//Casual//Casual//Good//Good//Good//Good/
teguh andriyanto
yah, sok bijak lg..
teguh andriyanto
betina banksad emang ini
Teguh
Mc sok naif
Teguh
Mc tolol goblocq
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!