NovelToon NovelToon
SENYUMAN ANAK YANG TERBUANG

SENYUMAN ANAK YANG TERBUANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:23.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Desi sukma

Khoirunnisa Fajriansyah Seorang anak remaja yg sangat disayangi keluarganya.hingga tiba saat orang tuanya memilih berpisah dikarenakan orang ketiga,dan sang ayah lebih memilih selingkuhannya daripada dirinya dan ibunya.Bertahun tahun tinggal dengan keluarga yg lengkap membuat dirinya merasa begitu asing saat kata cerai terlontar dari ayahnya yg dia banggakan selama ini.Hidup nya yg dulu bahagia dengan semua kasih sayang orang tua dan teman terdekat kini semuanya menghilang.Ibunya pun berubah setelah mengenal duda kaya dan menikah.Ibunya lebih memilih merawat anak dari duda tersebut ketimbang dirinya anak kandung sendiri.temannya pun menjauhinya karna dianggap sial.

Lalu bagaimana kisah selanjutnya tentang perjalanan gadis tak berdosa itu,mampukah dia bahagia????

Bantu like dan Koment ya biar makin semangat ,Makasih❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desi sukma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Belajar Ikhlas

Nisa keluar dari kamar dengan tergopoh2,terlihat banyak para pelayat yang masih berdatangan kerumah Niko setelah pulang dari pemakaman.

Kaki Nisa bergetar saat melihat bendera hijau bertuliskan Innalillahiwainnalillahirojiun dengan tulisan arab terbentang di depan rumah Niko.

Ini bukan mimpi,ini adalah kenyataan yang harus Nisa terima.

Nisa berusaha tegar,menguatkan hatinya.

Nisa mencari keberadaan adiknya yang ntah dimana saat ini,Nisa sdikit berkeliling dirumah sederhana Niko hingga dia melihat sang adik sedang bermain dengan anak seusianya di sebuah kamar yang pintunya sedikit terbuka.

" Claraaa " Panggil Nisa pelan.

" Kakakkkkk " Teriak Clara berlari ke arahnya.

" Maafkan kakak sayang,kakak ngak sengaja ngebiarin kamu " Sesal Nisa memeluk adiknya.

" Kakak angan angis,kata Om Niko Cala halus buat akak telsenyum " Hibur Clara menatap manik kakaknya.

Deggg....jantung Nisa bergerak tak beraturan.

Bahkan Niko pun sudah menyuruh Clara untuk membuatnya bahagia.

" Kakak ngak nangis sayang,kakak cuma kelilipan " Jawab Nisa tersenyum tapi air matanya terus menetes.

" Cala anji akan buat kakak bahagia,soalnya Cala uga udah anji cama Om Niko " Kata Clara tersenyum menghapus air mata Nisa dengan jemari mungilnya .

" Iya sayang,makasih ya udah semangatin kakak,kakak ngak akan nangis lagi,kakak janji " Kata Nisa berusaha kuat dengan tersenyum manis kepada adiknya.

*

Hari sudah hampir malam,Nisa pingsan sangat lama karna memang berapa hari ini dia kekurangan istirahat menjaga Niko dan Clara bersamaan.

Yang disesali Nisa adalah ia tak sempat melihat Niko dimakamkan dan mengucapkan selamat tinggal untuk kekasih hatinya.

" Nisa kamu udah sadar Dek ?? Tanya Kakak Niko menghampiri Nisa dan Clara.

" Iya Kak,maaf Nisa ngerepotin kakak " Sendu Nisa menunduk.

" Ngak papa sayang,kakak ngerti perasaan kamu.Kamu harus ikhlas ya atas kepergian Niko " Kata kakak Niko yang bernama Sera.

" Iya kak,bismillah Nisa bisa ikhlasin Niko pergi untuk selama lamanya " Kata Nisa pelan dengan mata berkaca kaca.

" Udah sayang,kami masih ada untuk kamu Nis,anggap Keluarga Niko keluarga kamu juga."Hibur Sera tersenyum sendu.

" Makasih Kak "

" Ya udah,kamu makan dulu ya tadi Bunda kasih tau kakak bahwa kamu belum makan dari pagi tadi " Ajak Sera menuntun Nisa bangun.

" Iya Kak " Nisa bangkit dan ikut Sera kedapur.

Hingga malam hari suasana masih ramai,para tetangga dan kerabat Niko datang untuk mengadakan tahlilan.

Nisa duduk diam di pojokan dengan memeluk Clara bermain sendiri,disampingnya Bunda Maya dengan tangisan membaca surat Yasin untuk Niko.

Nisa hanya diam mematung sambil mendengarkan,sungguh bukan ini yang Nisa mau,Dia ingin bahagia bersama Niko,senyuman Niko,kekonyolan Niko serta gombalan"nya yang membuat Nisa sangat bahagia.tapi kini semunya tinggal kenangan,Nisa tak mempunyai lagi sahabat sekaligus pacar yang selalu menjaganya,menyayanginya apapun kondisi mereka.

Dengan Diam Air mata Nisa seolah tak bisa berkompromi dengan dirinya.ia jatuh dengan sendirinya.

Bunda Maya tersedu sedu saat seorang ustad menyebut nama Anak dan nama Alm Suaminya untuk mengirim doa.

Hari berduka itu sangat dirasakan Nisa dan Keluarga Niko.Sera selaku kakak Niko tak henti2 nya menangis membaca doa untuk adiknya tercinta.

Hingga pembacaan doa selesai,dari arah luar Reno dan orang tuanya datang kerumah Niko,para tetangga sedikit terkejut karna kedatangan Reno dan orang tuannya mengendarai Mobil mewah dan membawa berupa bantuan pokok untuk kelangsungan 7 malamnya Niko.

" Assalamualaikum " Salam Reno memasuki rumah.

Nisa yang mengenali suara itu pun tersadar dan mendongak keatas.

" Waalaikum salam " Jawab Serempak yang berada dirumah Niko.

Nisa terkejut melihat Reno yang juga melihatnya dengan tatapan Iba.

" Kak Reno " Gumam Nisa pelan.

" Kamu kenal dia Nak ?? Tanya Bunda Maya.

" Iya Bun,kak Reno atasan aku dikantor " Kata Nisa pelan.

" Oh ya udah,kamu samperin gih " Suruh Bunda Maya.

Nisa pun bangkit dengan Clara yang berlari kearah Reno saat dia tak sengaja melihat siapa yang datang.

Reno mengendong Clara yang berlari kearahnya dan mencium pucuk kepala Clara gemash sekaligus rindu.

" Iya Bun,ayo Nisa kenalin sekalian " Ajak Nisa tersenyum.

Nisa dan bunda Maya pun menghampiri Reno dan kedua orang tuanya.

" Nisa " Gumam Reno pelan.

Mata Nisa sudah berkaca kaca menahan tangis,Bunda Maya dan kedua orang tua Reno bersalaman dan meninggalkan 2 orang itu.

" Kak Reno,Niko kak " Gumam Nisa pelan dengan air mata yang kembali menetes.

" Kamu yang kuat ya,ini udah takdirnya sayang,kamu harus ikhlas ! " Kata Reno menguatkan.

Baru kali ini Reno melihat Nisa dengan keadaan yang sangat kacau melebihi saat Nisa di jambak Pony saat itu.Nisa benar2 terlihat hancur.

" Niko pergi Kak,Niko ninggalin Nisa sendrian " Kata Nisa menutup wajahnya menangis tersedu sedu.

Reno langsung memeluk Nisa erat,membiarkan Nisa menangis menumpahkan seluruh isi hatinya.

Kedua orang tua Niko menitikkan air mata melihat Reno yang begitu menyayangi gadis yang ingin di lindunginya itu.

Bunda Maya tak dapat menahan laju air matanya,Nisa begitu kehilangan sama dengan dirinya.

" Yang sabar ya Jeng,semua udah takdir " Kata Ibu Reno memeluk Bunda Niko.

" Iya Mba,saya sudah sekuat tenaga menerima kenyataan ini " Jawab Bunda Maya.

Tuan Antoni juga melihat Nisa dan Reno dengan tatapan Iba.

Nisa masih memeluk Reno,menangis sepuasnya hingga matanya sudah bengkak,menangis seharian.

Nisa melonggarkan pelukannya saat dirinya baru tersadar sudah memeluk Reno lama.

" Udah ya jangan nangis lagi,udah hilang ni cantiknnya " Goda Reno seraya menghapus air mata dipipi Nisa.

Nisa masih sesegukkan,untuk berbicara pun dirinya susah.dia hanya menggangguk pelan.

" Kamu duduk dulu ya,kakak cari minum bentar " Bujuk Reno mendudukkan Nisa di kursi plastik itu.

Reno mencari minum sebentar dan memberinya kepada Nisa.

Nisa minum dengan pelan2 dan pamit ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya.

" Kakak tau dari mana kalo Niko meninggal ? Tanya Nisa masih sesegukkan tapi tak menangis lagi.

" Kakak tadi hubungin hp kamu,tapi ngak diangkat2,hingga berkali kali kakak telepon akhirnya diangkat sama suara wanita,dia yang kasih tau kakak keberadaan kamu dan Niko " Jawab Reno menjelaskan.

" Maaf ya Kak,mungkin pas kakak nelpon aku masih pingsan hehe " Cengenges Nisa.

" Ngak papa,yang penting sekarang udah ketemu " Kata Reno tersenyum maklum sembari merapikan anak rambut Nisa yang keluar dari hijabnya yang sudah berantakan.

" Rencana nya kapan mau balik ke kota ?" Tanya Reno hati2

" Kayak nya abis 7 harian Niko kak aku baru balik,aku mau doain Niko bersama dengan keluarganya disini " Putus Nisa.

" Dan Nisa juga mau berhenti bekerja di perusahaan kakak " Kata Nisa mantap.

" Kenapa berhenti,kamu tetap kerja masalah kamu ngak masuk bisa kakak atasi.kan kakak bosnya ! " Sombong Niko mengangkat alisnya sebelah.

" Sombong mentang2 bos " Gumam Nisa terkekeh pelan.

" Ya ngak papa dong,kan demi kamu juga " Kata Reno tersenyum penuh kemenangan.

" Ampun Bos " Kata Nisa tersenyum ramah.

" Teruslah tersenyum Nis,kakak janji akan selalu menyayangi kamu seperti Niko menyayangi kamu.Kakak akan membantu Niko agar kamu terus bahagia.Hati kamu sangat tulus Nisa.Kakak beruntung kenal orang seperti kamu " Batin Reno tersenyum hangat memandang Nisa yang masih tersenyum malu.

1
Ayunda Marbun
ngakak🤣
Ayunda Marbun
aku gak ngerti sama author nya ,masa smua dipanggil abg sama kakak ,sedangkan clara manggil nisa kakak masa ank nya manggil si clara kakak agak laen bahhh
Ayunda Marbun
kasian zaky
Sumarni Vicky
Author.saya mau tanya " Hendarawan itu siapa ?" mohon konfirmasinya ya 🙏🙏🙏, Terimakasih
Sumarni Vicky
loh Ibunya Reno namanya Meri atau Diana ? tolong di konfirmasi ya Author 🙏🙏🙏. Terimakasih.
Sumarni vicky
Luar biasa
Wibi Satrya Wiguna
🥰🥰🤩🤩
Femiliacebes Emilia
Luar biasa
Aleta Henderinahauteas
baca novelnya pas bgt baru kehilangan ponakan masih bujang juga sama kyk Niko pacarnya histeris bgt,,,jadi baca sambil mewek bgt kebawa kehidupan nyata😭😭😭😭😭😭😭
Rosmina Sumang
keselek aku thor pas makan sambil baca. keren, thor
Rosmina Sumang
benar2 keluarga bahagia. mantap thor
Rosmina Sumang
ketawa sendiri baca thor . mabtap
Rosmina Sumang
itu sdh kluar dr jalur reno krn main perempuan skalipun bxk uang
Rosmina Sumang
haruss aktam lbh mendekatkan diri sm sang Pencipta
Rosmina Sumang
itulah hidup ada suka duka dan pasrahksn semua sm sang Pencipta kehidupan krn semua pasti ada hikmahx
Rosmina Sumang
waduh ternyata pacaran yg tdk sehat.
Lisna Wati
ceritanya bagus
Rosmina Sumang
menegangkan
Rosmina Sumang
lucuxkluarga reno sampai senyum2 sendiri setelah sedih ada tawa bahagia.
Zhietha Shietha
sbanrnya agak gimana gitu,karna gak ada ade 😭😭 coba aja dia gk mnggal n aktam brjdoh ma siapa gtu,pasti sneng deh tp mau gimana,takdir ada ditangan si othor🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!