NovelToon NovelToon
Satu Alasan Untuk Bertahan

Satu Alasan Untuk Bertahan

Status: tamat
Genre:Gadis nakal / CEO / Cintamanis / Psikopat itu cintaku / Cinta pada Pandangan Pertama / Mafia / Tamat
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: LIXX

Elyra Azzahra mencintai Leonard Attahaya tanpa mengetahui siapa sosok Leonard sebenarnya.

Saat kebenarannya terungkap nyatanya perbedaan kasta dan jurang sosial menjadi titik kehancuran keyakinan Elyra akan cinta, namun dia tetap memilih bertahan.

Namun, harapan itu kembali runtuh ketika Leonard ternyata telah dijodohkan. Dalam kehilangan, Leonard memberontak, dan rela mengorbankan segalanya demi Elyra. Bagi Elyra dunia adalah cinta dan cinta bukan berarti dunia.

Mampukah Elyra bertahan demi cinta? atau justru menyerah dengan dunia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LIXX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32. Grebek Leon

Elyra batuk kecil beberapa kali, dadanya naik turun. Leon refleks berdiri dan menepuk punggungnya pelan.

“Pelan, sayang… minum yang banyak.” Elyra meneguk air sampai habis, lalu meletakkan gelas dengan tangan sedikit gemetar.

“Leon…” suaranya serak, “kamu barusan bilang apa?” Leon duduk kembali, menatapnya lurus tanpa senyum bercanda.

“Besok kita menikah.” Seketika hening. Sendok Elyra jatuh ke piring, bunyinya nyaring.

“Besok?” ulangnya pelan, seperti tak yakin itu kata yang benar.

“Iya.” Jawab Leon pasti, Elyra menepuk pipinya sendiri.

“Kamu bercanda kan?” Elyra terkekeh kecil, tapi tawanya kosong. “Ini bukan waktu yang lucu buat bercanda.” Lanjut Elyra, Leon menggeleng.

“Aku serius sayang.” Elyra mengedipkan matanya dan menghela nafas beberapa

Elyra berdiri tiba-tiba.

“Leon ini gila!” suaranya meninggi. “Nikah itu bukan beli gorengan di pinggir jalan!” Leon ikut berdiri.

“Aku tau.” Jawab Leon pasti, dia juga sudah berpikir berulang kali.

“Terus kenapa harus besok?!” Tanya Elyra lagi sedikit memaksa sebuah jawaban yang memuaskan.

"Karena aku gak mau kamu disakiti lagi,”jawab Leon tenang tapi tegas. Elyra terdiam.

“Aku denger sendiri omongan mereka hari ini. Aku lihat Fahmi datang ngamuk. Aku gak mau hidup kamu terus jadi bahan omongan.” Terang Leon, dia ingin menjaga Elyra dengan cara yang legal.

“Itu bukan alasan buat maksa nikah cepet-cepet…”

“Aku gak maksa.” Leon mendekat satu langkah. “Aku ngajak.” Elyra menggeleng pelan.

“Aku belum siap mental, Leon… aku masih sekolah… hidup aku berantakan belakangan ini…” Elyra sungguh belum siap, Leon mengangkat tangan Elyra lembut.

“Aku yang beresin semuanya.” Ungkap Leon, Elyra menatap mata Leon, napasnya berat.

“Kamu tau kan kalau nikah itu bukan cuma soal cinta?” Tanya lagi Elyra, Leon mengangguk mantap.

“Aku tau. Makanya aku berani.” Sunyi menyelimuti tempat itu kemudian.

“Kamu yakin gak cuma karena emosi hari ini?” Elyra berbisik. Leon menghela napas.

“Aku udah niat dari lama. Hari ini cuma bikin aku sadar… aku terlalu lama nunda.” Elyra menggigit bibir.

“Kalau besok aku nangis di pelaminan?” Leon tersenyum tipis.

“Aku hapus air matanya.”

“Kalau aku takut?”

“Aku pegang tangannya.”

“Kalau hidup kita susah?”

“Aku kerja lebih keras.” Mata Elyra mulai panas.

“Kamu jangan ngomong manis terus…” Leon mengusap pipi Elyra pelan.

“Aku ngomong janji.” Elyra terdiam lama.

“Onty Nuah dan semuanya tau?”

“Udah.”

“Keluarga kamu?”

“Udah.” Elyra membelalak lagi.

“Jadi aku doang yang belum tau?!” Leon terkekeh kecil.

“Aku mau kamu denger langsung dari aku.” Elyra menghembuskan napas kasar.

“Hidup aku tiba-tiba ngebut banget sih…” Leon melangkah ke belakang tubuh Elyra, dia menarik Elyra Leon memeluknya pelan.

“Tapi kamu gak sendirian.” Elyra bersandar di dada Leon.

“Leon…”

“Hm?”

“Aku takut…” Leon mengeratkan pelukannya.

“Takut boleh. Pergi jangan.” Air mata Elyra akhirnya jatuh.

“Kamu jahat tau bikin aku nangis gini.” Leon tersenyum kecil di rambutnya.

“Aku jahat karena mau nikahin kamu.” Elyra tertawa di sela tangis.

“Besok beneran ya?”

“Iya.”

“Kalau aku pingsan di akad?”

“Aku gendong.”

“Kalau aku salah sebut nama?” Leon tertawa kecil.

“Aku maafin.” Elyra menghela napas panjang.

“…Aku mau.”

Leon terdiam sepersekian detik, lalu memeluknya erat sekali.

“Serius?” Elyra mengangguk di dadanya.

“Iya. Aku mau jadi istri kamu.” Leon menutup mata, napasnya berat karena lega.

“Terima kasih sudah percaya sama aku.” Elyra tersenyum kecil.

“Tapi kamu traktir aku makan enak nanti,” Pinta Elyra, Leon terkekeh.

“Ibu calon pengantin minta apa pun aku turutin.” Elyra memukul dadanya pelan.

“Cieee sok suami.” Leon mencium keningnya lama.

“Besok resmi.” Elyra mengangguk diam dalam kehangatan itu.

Malam ini masih damai, namun sebelum adzan subuh berkumandang suara riuh terdengar di kediaman Ziyan yang saat ini di tempati Elyra.

"Dek, oy bangun!" Teriakan yang sangat familiar terdengar di telinga, dua manusia rusuh kini berdiri di kamar Elyra bersama dengan Sofia yang terkekeh.

"Kalian para pria, keluar sana!" Sofia mendorong tubuh kedua orang pria yang menggrebek kamar Elyra tanpa permisi.

"Baby?" Leon bergerak dari balik selimut yang sama dengan yang ditempati Elyra. Ziyan dan Kyun yang masih di ambang pintu serentak berbalik, dan Sofia menutup mulutnya sendiri.

"Wooy!!!" Teriak Kyun dan Ziyan, keduanya kompak melabrak Leon yang berada di atas kasur. Keduanya kompak menyeret Leon yang nyawanya belum terkumpul penuh.

"A-apa ini?" Leon mengerjapkan matanya, senyumannya mengembang saat matanya menangkap Elyra yang terkekeh di sampingnya.

"Sayang, ya ampun cantik banget." Leon hendak menerkam Elyra, namun telinganya sudah di tarik oleh Ziyan.

"Astaghfirullah saudara, anda suangat berdosyaa.." Kyun berkata agak dramatis.

"Udah keluar ayo! Astaghfirullah, benar-benar ya kamu Leon!" Ziyan menggelengkan kepalanya, sudah tak habis pikir dirinya.

"Kalo mau zina jangan di rumahku woy!" Kesal Ziyan lagi, Leon sontak menatap tajam.

"Kita gak ngapa-ngapain, Ziyan Malik! Aku cuma tidur disini gak ngapa-ngapain lagi, kita aman." Bantah Leon, karena baginya semua tingkahnya malam itu tak ada apa-apa.

"Zina itu bukan cuma buat anak di luar nikah oon! Tapi sentuhan, pelukan dan tadi apa tatapan kaya gitu heh! Itu juga zina mata Leonard Attahaya!" Kesal Ziyan, Kyun terkekeh dan membawa Leon keluar kamar.

"Baby tunggu aku di depan penghulu ya!" Teriak Leon saat tubuhnya sudah di tarik menjauh oleh kedua orang itu.

"Hahah, oke calon suami." Ucap Elyra, Sofia tersenyum dan duduk di samping Elyra.

"Sudah siap berhijab Ly?" Tanya Sofia, Elyra terdiam. Kepalanya menggeleng pelan, Sofia mengangguk dan mengusap kepala Elyra penuh sayang.

Meski Sofia dan Elyra jelas memilki usia yang tidak jauh, namun keduanya seperti adik dan kakak. Meski Sofia bukan tipe orang yang banyak bicara, namun sifat perhatiannya itulah yang membuat banyak orang menghargainya.

"Subuh dulu, kita akan mulai persiapan." Senyum Sofia, Elyra terdiam dan akhirnya mengangguk pelan.

"Lyra..!" Teriakan kembali terdengar, dan seorang wanita masuk ke kamar Elyra. Nuah nampak membawa tiga gaun putih dan banyak gaun lainnya. Sofia sampai terkejut di buatnya.

Pagi itu riuh begitu terasa di kediaman Ziyan, Ziyan dan keluarganya yang baru tiba di rumah. Kyun, dan keluarga Sofia juga turut hadir.

Kebanyakan di antara mereka memilih istirahat di rumah Nuah, sedangkan di rumah Ziyan sengaja di jadikan sebagai markas pengantin. Rumah Leon sendiri sudah di hias sedemikian rupa pagi, suasana romantis menyambut nanti malam mungkin.

Sedangkan acara akad nikah di langsungkan di sebuah Resort wedding yang memang sudah di pesan Leon sejak lama. Saat kemarin sore Leon mengutarakan niatnya, tak dapat dibayangkan bagaimana sibuknya para pengurus di sana. Di tambah Leon sebagai seorang VVIP, jelas saja semua itu pasti menguras banyak tenaga.

1
falea sezi
gantengan ini dr leon
falea sezi
kurang gahar Thor minimal bertato. lebih wahh gt
falea sezi
moga bagus ampe endingnya
sakura
...
Moms Rafialhusaini 🌺
aku mampir kak thor
vita
bagus ceritanya
LEX ALEX
menyala om Ziyan😍
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Rؚͬzͧoᷤnͧeͪ°ˢᵒᶠ
dia bilang "Jir, nanti anu gua jadi kecil pas hidup. Gua malu sama Elyra,"
🤣
LIXX: bener lagi🤣🤣
total 1 replies
LIXX
mang iya? wah Icut icut/Facepalm/
☠🏡⃟ªʸ🍾⃝ ᴀʏͩᴜᷞᴅͧɪᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ˢ⍣⃟ₛ
Ini nih yg gak bener, selalu membanding-bandingkan anak. Setiap anak itu berbeda, mungkin aja Fahmi emy gak jago di pelajaran. Tapi dia jago di bidang lain
☠🏡⃟ªʸ🍾⃝ ᴀʏͩᴜᷞᴅͧɪᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ˢ⍣⃟ₛ
Wahh ada calon idol nih
☠🏡⃟ªʸ🍾⃝ ᴀʏͩᴜᷞᴅͧɪᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ˢ⍣⃟ₛ
Ternyata begini ya awal pertemuan antara Lyra dan Leon.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!