NovelToon NovelToon
Suami Posesif Untuk Istri Cuek ( Xavier-Aruna)

Suami Posesif Untuk Istri Cuek ( Xavier-Aruna)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Balas Dendam / Mafia
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Kisah cinta Xavier dan Aruna yang harus melewati banyak hal dalam rumah tangga mereka. Xavier adalah tipe suami posesif. sedangkan Aruna adalah istri cuek. sehingga beda sifat mereka kadang membuat mereka berselisih dan berseteru.

Namun hal itu tak membuat cinta keduanya luntur dan menghilang begitu saja. Malah hal itu membuat mereka menjadi semakin saling mencintai.

namun di balik kebahagiaan mereka ternyata ada orang yang ingin memisahkan keduanya. mampukan mereka melewati badai besar dalam rumah tangganya? dan siapakah orang itu....ikuti terus kisah cinta mereka berdua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Xavier-Aruna 21

"Anda memanggil saya, Pak Devan?" tanya Danar kepada Papi Devan di ruangannya.

"Duduklah, Danar!" pinta Papi Devan, di sana juga ada Mami Violet.

"Ada yang harus kami diskusikan denganmu, Danar! Sepertinya kita harus mengumumkan pernikahan Aruna dan Xavier. Karena ada banyak orang yang salah paham dengan hubungan Aruna dan Xavier. Terlebih mereka juga tak tahu siapa Aruna. Sehingga banyak di antara mereka yang merendahkan Aruna. Aku tak mau melihat menantuku kembali menderita setelah sekian lama dia mengalami hidup yang sulit bersama dengan ayahnya. Aku tak perlu menceritakan padamu hal itu!" jelas Papi Devan.

"Bagaimana menurutmu, Danar?" tanya Mami Violet saat melihat Om Danar masih diam saja. Seolah dia berfikir dan mempertimbangkan semuanya.

"Apa Aruna sudah setuju dengan hal ini? Selama ini dia memutuskan untuk bersembunyi dari semua orang," tanya Om Danar memastikan.

"Sudah, aku sudah membicarakan hal ini dengan Aruna semalam. Aku tak tahan dengan hinaan orang kepada Aruna. Kau tahu sendiri bagaimana hidup Aruna selama dua kecil sampai remaja. Kamu mungkin tak akan merasakannya karena kamu dan anak-anakmu sempat mengalami hidup enak dengan memanfaatkan fasilitas Pak Mahardika. Sedangkan Aruna? Sedari kecil dia harus hidup menderita karena tak di anggap oleh siapapun kecuali ibunya. Anak-anakmu mendapatkan kasih sayang dan semua kebutuhan terpenuhi dengan cukup. Sedangkan keponakanmu? Yang dia terima adalah siksaan dan makian setiap hari!"

"Bahkan dia membiarkan kamu yang mengelola perusahaan Mahardika padahal dia yang memiliki tujuh puluh persen saham di sana. Itu karena dia menghargai kamu sebagai paman dan masih memikirkan keadaan istri dan anak-anakmu. Selama ini Aruna selalu berusaha memikirkan kebahagiaan orang lain tanpa memikirkan dirinya sendiri. Biarkan kali ini Aruna bahagia, Danar! Aku melihatnya sendiri bagaimana dia di rendahkan orang lain di depan mata dan kepalaku sendiri," ujar mami Violet.

Om Danar kembali terdiam, entah apa yang sebenarnya membuatnya berat untuk memperkenalkan Aruna dan Arkha sebagai cucu dari keluarga Mahardika. Padahal selama ini, Aruna yang sudah menyelamatkan dia dan keluarganya dari Wanda dan anak-anaknya. Bahkan Aruna kembali memberikan hak Danar sebagai anak dari Mahardika. Apa mungkin dia merasa kecewa karena ternyata Mahardika malah memberikan sebagian besar Kekayaannya kepada Aruna. Bahkan rumah mewah dan megah Mahardika itu adalah milik Aruna. Dan dia hanya mendapatkan tiga puluh persen saham saja tanpa mendapatkan kekayaan lainnya?

"Baiklah, kapan rencananya pengumuman pernikahan mereka?" tanya Om Danar setelah beberapa saat diam.

"Besok, lebih cepat akan jauh lebih baik, bagaimana menurut kamu? Biar aku yang mengurus semuanya," tanya Mami Violet.

"Baiklah, aku percayakan semuanya kepada kalian, Mbak. Keluargaku akan pulang dari luar negri dalam beberapa hari ke depan. Dan mereka juga memutuskan untuk tinggal di sini," jawabnya.

"Baguslah, akhirnya keluarga besar berkumpul. Anak-anakmu juga biar bisa lebih dekat dengan kedua keponakanmu. Sebagai saudara jangan sampai malah nantinya malah mereka tak saling mengenal karena kalian tak pernah mendekatkan mereka," jawab Papi Devan.

"Iya, bang! Aku juga berfikir seperti itu. Makanya aku meminta istri dan anak-anakku kembali ke sini. Anak pertamaku juga harus mulai belajar mengelola perusahaan," jawab Danar yang di angguki oleh keduanya. Setelahnya Danar pamit dari sana.

"Kenapa Mi?" tanya Papi Devan kepada istrinya.

"Entahlah Pi, mami merasa tak enak perasaan dengan Danar dan keluarganya. Apa mungkin hanya kekhawatiran aku saja?" ujar Mami Violet.

Dia merasa aneh saat membaca raut wajah Danar ketika memutuskan untuk menyetujui ide mereka. Danar terkesan berat memperkenalkan Aruna dan Arkha sebagai keturunan Mahardika.

"Kita awasi mereka, Mi. Semua demi menantu dan anak kita Arkha. Papi tak ingin ada siapapun yang kembali menyakiti mereka. Apalagi yang menyakitinya adalah dari lingkaran keluarganya sendiri kembali. Bukan maksud kita mencurigai Danar dan keluarganya. Tapi kita hanya mengantisipasi semua yang akan terjadi," jelas Papi Devan yang mengerti ke khawatir istrinya.

"Aku harap tak ada lagi orang yang akan menyakiti mereka. Selagi kita bernafas, kita lah yang akan menjadi garda terdepan untuk anak-anak dan menantu kita! Toh harta yang kita miliki tak akan di bawa mati dan tak ada artinya juga kalau tidak di nikmati anak dan cucu kita. Juga tak bermanfaat bagi orang lain, rasanya percuma dan sia-sia karena pada akhirnya malah akan menjadi rebutan," jelas Mami Violet berkaca dari kasus Mahardika.

"Iya Mi, kita Kana usahakan yang terbaik untuk anak-anak dan menantu kita. Papi juga sudah sangat sayang kepada mereka. Walau Danar mungkin pada akhirnya keberatan. Tapi dia juga tak bisa melupakan dan menghindari kenyataan jika perusahaan itu adalah milik Aruna. Beruntung kita menempatkan orang kepercayaan di posisi strategis untuk memantau perusahaan Mahardika,"

"Mami itu tak suka dengan cara anak dan istrinya Danar memandang dan berbicara kepada Aruna. Mereka semua seolah tak menyukai Aruna setelah Mahardika memberikan sebagian besar Kekayaannya untuk Aruna. Padahal, jika bukan Aruna yang menyelamatkan mereka semua. Maka mereka sudah ma-ti di tangan Wanda dan Sandy. Awas saja kalau mereka berani menyakiti Aruna dan Arkha! Tangan Mami sendiri yang akan membalaskan semuanya!" geram Mami Violet kembali mengingat ekspresi Danar dan keluarganya saat Pak Elan mengatakan jika Aruna mendapatkan kekayaan dirinya jauh lebih banyak.

"Panggil Elan juga, Pi! Kita harus bicara empat mata dengannya! Kuta lihat dari pembicaraannya dia berpihak kepada siapa? Kepada Aruna atau Danar. Karena selama ini, mami hanya tahu kalau dia berpihak kepada Aruna. Tapi tak tahu juga setelah ini! Apakah masih sama atau berubah! Tapi bagaimana mungkin dia berubah, Toh dia juga sudah di percaya Aruna. Dan dia juga tahu siapa dan seperti apa Aruna dan kita kalau dia berani macam-macam!" mami Violet terlihat semakin emosional.

"Iya mi, papi akan panggil Elan juga. Ingatlah, mami jangan dulu emosional, kita harus bisa membaca situasi dan keadaan saat ini. Semua demi kebahagiaan anak-anak kita, bukan masalah harta Aruna. Toh harta yang kita miliki saja bahkan berlebih dan bisa mencukupi kebutuhan Aruna dan Arkha! Aku hanya ingin keadilan untuk mereka!" jawab Papi Devan yang di angguki oleh Mami Violet.

Dia berusaha menenangkan dirinya sendiri sebelum Elan datang. Karena pembicaraan setelahnya juga akan lebih serius lagi. Mereka juga tahu selama ini Danar tak pernah dekat dengan Elan karena selalu merasa sirik kepada asisten pribadi ayahnya itu. Mahardika lebih percaya mengurus segala sesuatunya kepada Elan di bandingkan dirinya.

1
Heni Mulyani
lanjut
nely_48
kurung az s merlyn k kandang ular pyton,, biar dia d jadiin merlyn presto, lunak sampe tulang belulang nya
nely_48
njiiir serem oge sang ibu suri klau murka 🤭
nely_48
sundel bolong kau meylin
nely_48
wah s ulet nangka busuk beraksi nih,, salah lawan kau merlyn,, tunggu kehancuran mu dlm hitungan menit ya merlyn
nely_48
babang Xavier terllope lope lah pokok na mh
nely_48
kasian sekali nasib mu rexa,, meningan jd TKI az daftar tg k Jepang biar kau bebas dr siluman ubur² s Renata sekeluarga itu
nely_48
udh ter bucin bucin kan Xavier sm aruna
rexa kau jd kekesed na Renata ternyata
nely_48
akhirnya runa n Xavier udh akur, semoga Xavier junior cepat loncing 💃💃💃
nely_48
jd lah ratu d istana hananta ya runa,, dampingi putra mahkota Xavier, tenang ada ibu suri mami vio n pemegang tahta tertinggi hananta papi devan,,, 😍😍😍
Ria Lita
jgn lama2 thor lanjut cerita nya
Ria Lita
kenapa kok reka hrs tunduk dgn keluarga Renata katanya reka ortu nya punya perusahaan kan
Heni Mulyani
lanjut
Ria Lita
iya thor bener kata kak Winda aku jadi bingung judul nya aja udah beda lha gimana kakek Aruna dan bima udah dapet balesan belum gan kakek Aruna udah tau belum kebenaran tentang Aruna dan kok tiba2 si arka udah sama Aruna aja
nely_48
yakin nih ga ada belah duren d mlm pertama ❓❓
Yam_zhie: puasa 😭🙏
total 1 replies
nely_48
pasangan pengantin baru nih
nely_48
menantu mami vio itu, lady runa
awas az s danar berulah n mulai culas n tamak harta
Ayu Juwita
haadduuuhhh
ini mah harus baca ulang dari awal
Baek chanhun
kapan Mahardika dan bima meninggal dunia, di bab mana thort
thanks teh 💪
Diana Dwiari: yang ayah aku kembali? kog aku belum baca yg itu ya,kayaknya baru rencana mau gulingkan si bima,tapi penyerangannya belum,si kakek juga belum mati di buku itu
total 2 replies
partini
ya kalau yg mikir pasti ada kan yg ga mikir kata nanti ada badai datang dalam rumah tangga mereka,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!